cover
Contact Name
Alfredo Tutuhatunewa
Contact Email
alfredo.tutuhatunewa@fatek.unpatti.ac.id
Phone
+6285235222230
Journal Mail Official
arika@fatek.unpatti.ac.id
Editorial Address
Ruang Program Studi Teknik Industri Lantai I Gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka - Ambon, 97233
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
ARIKA
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 19781105     EISSN : 27225445     DOI : -
Jurnal ARIKA merupakan Jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Pattimura. Jurnal ini membahas ilmu di bidang teknik industri, sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Ilmu Teknik Industri. Jurnal Arika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Pebruari dan Agustus. Fokus dan Ruang Lingkup Penelitian Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi Sistem Produksi Simulasi dan Pemodelan Optimasi Industri Manajemen Logistik dan Transportasi Manajemen Kualitas Rekayasa Sistem Manufaktur Perencanaan dan Pengendalian Produksi Statistik Supply Chain
Articles 240 Documents
Pengaruh Strategi Pemasaran dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen pada SiCepat Ekspres Ambon Richard A. de Fretes; Billy J. Camerling; Nil E. Maitimu
ARIKA Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2025.19.2.95

Abstract

Perusahaan jasa pengiriman seperti SiCepat Express semakin berperan penting dalam mendukung perkembangan ekonomi, terutama dalam sektor e-commerce. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan bahwa layanan yang diberikan memenuhi harapan konsumen agar dapat meningkatkan loyalitas dan kepuasan mereka. Berdasarkan data lapangan yang telah dilakukan kurangnya perhatian strategi pemasaran dalam peningkatan layanan klaim keterlambatan pengiriman, kurangnya informasi yang di berikan costumer service kepada beberapa konsumen, selain itu pelayanan yang belum maksimal dalam memenuhi harapan konsumen yang cepat, tepat, dan ramah sehingga konsumen merasa kurang puas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pada SiCepat Ekspres Ambon dengan menggunakan Analisis Regresi Berganda, Uji Hipotesis dan Koefisien Determinasi. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan penyebaran kusioner di lapangan. Hasil simulasi menunjukkan menunjukan bahwa secara parsial strategi pemasaran berpengaruh signifikan antara terhadap kepuasan konsumen, kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dan secara simultan strategi pemasaran dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen . Penelitian ini merekomendasikan SiCepat Ekspres harus tetap mempertahankan atau meningkatkan strategi pemasaran agar dikemudian akan berdampak positif terhadap konsumen.
Beyond the Ice: Value Chains and Strengthening the Competitiveness of Ambon Frozen Fish Ariviana L. Kakerissa
ARIKA Vol 19 No 2 (2025)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2025.19.2.113

Abstract

The frozen fish industry in Ambon Island plays a vital role in sustaining coastal economies while integrating into Indonesia’s global seafood trade network. This study examines the structure and governance of the frozen fish value chain to understand value distribution, institutional roles, and competitiveness challenges faced by local industries. Data were collected through field observations, stakeholder interviews, and value chain mapping. The findings reveal that buyers and exporters in Surabaya hold dominant control over pricing and quality standards, while fishermen and local processors remain in weak bargaining positions due to limited capital and logistics infrastructure. The regional government, through the Regional Inflation Control Team (TPID), acts as a balancing mechanism between export demands and domestic supply, although its effectiveness is constrained by institutional coordination. Two major structural issues were identified: high logistics costs and dependence on a single buyer. To enhance competitiveness, an integrated strategy is required, combining supply chain efficiency, market diversification, cold-chain infrastructure strengthening, and the adoption of traceability and digital value chain systems to support the development of geographical branding for Ambon’s fishery products. The study highlights the necessity of a structural shift toward a value-based, sustainable, and inclusive fisheries economy.
Penentuan Lokasi Gudang Ekspedisi Penyalur Logistik Pelabuhan Menggunakan Metode AHP dan Topsis Ardan Maulana Ishaq; Muhammad Fauzi; Muhammad Idrus; Evi Yuliawati
ARIKA Vol 20 No 1 (2026): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2026.20.1.26

Abstract

Pemilihan lokasi gudang logistik pelabuhan merupakan keputusan strategis yang berdampak langsung terhadap efisiensi distribusi dan operasional logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi optimal gudang ekspedisi penyalur logistik pelabuhan di wilayah Surabaya dengan pendekatan Metode AHP digunakan untuk menetapkan bobot kriteria dan subkriteria, sedangkan TOPSIS digunakan untuk pemilihan alternatif terbaik seperti biaya, kondisi transportasi, aksesibilitas, dan karakteristik lokasi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kriteria biaya memiliki bobot tertinggi, khususnya pada subkriteria biaya tanah. Kemudian, Metode TOPSIS diterapkan untuk menentukan peringkat dari lima pilihan lokasi yang tersedia: Surabaya Utara, Surabaya Selatan, Surabaya Timur, Surabaya Barat, dan Surabaya Pusat. Hasil akhir menunjukkan bahwa Surabaya Utara merupakan lokasi paling ideal karena memiliki biaya rendah serta nilai tinggi pada kondisi transportasi dan aksesibilitas. Penelitian ini memberikan pendekatan sistematis dalam mendukung pengambilan keputusan lokasi strategis gudang logistik pelabuhan. Batasan dalam penelitian ini mencakup jumlah responden yang tidak luas dan ruang lingkup geografis yang terbatas, sehingga direkomendasikan pengembangan studi lebih lanjut dengan melibatkan lebih banyak data lapangan.
Trends and Future Directions of Artificial Intelligence and Machine Learning in Supply Chain Risk Management Daniel Bunga Paillin; Jacobus Bunga Paillin
ARIKA Vol 20 No 1 (2026): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2026.20.1.35

Abstract

This study aims to map development trends, knowledge structures, and future research directions for AI and machine learning in supply chain risk management. This study uses a bibliometric approach with data taken from Scopus for the period 2016–March 2026. Analysis was conducted through keyword co-occurrence, network visualization, overlay visualization, and density visualization using VOSviewer. The results show that publications on artificial intelligence and machine learning in supply chain risk management have increased significantly, especially after 2021. The most dominant core themes include artificial intelligence, machine learning, supply chain, and supply chain resilience.In contrast, more recent emerging themes include predictive analytics, digital transformation, digital twins, big data, blockchain, and federated learning. These findings indicate a shift in research focus from an analytical approach to a more predictive, adaptive, and data-driven approach. This study confirms that the integration of artificial intelligence and machine learning in supply chain risk management still has significant room for improvement, particularly in end-to-end implementation, explainability, and digital technology integration.
Strategi Pengembangan Infrastruktur dan Fasilitas di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Erie untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Monalisa Manuputty; Ruth Phetrosina Soumokil
ARIKA Vol 20 No 1 (2026): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2026.20.1.1

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Erie memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perikanan tangkap di wilayah pesisir, namun efisiensi operasionalnya belum optimal akibat keterbatasan infrastruktur dan fasilitas. Permasalahan utama meliputi kapasitas dermaga yang kecil, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang belum dimanfaatkan secara optimal, tidak tersedianya area bongkar khusus, keterbatasan fasilitas pendukung, serta gangguan gelombang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting infrastruktur dan fasilitas, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi operasional, serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT melalui penyusunan matriks IFAS dan EFAS berdasarkan pembobotan dan penilaian responden. Hasil penelitian menunjukkan nilai IFAS sebesar −0,96 dan EFAS sebesar 0,20, yang menempatkan PPI Erie pada Kuadran III (WO – Turnaround Strategy). Hal ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan perlu difokuskan pada pemanfaatan peluang eksternal untuk mengatasi kelemahan internal. Keterbatasan infrastruktur dan fasilitas terbukti menjadi faktor utama penghambat efisiensi operasional, yang diperparah oleh faktor eksternal seperti kondisi gelombang dan dinamika persaingan. Oleh karena itu, strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi perluasan dermaga dengan desain adaptif terhadap gelombang, pembangunan TPI, penyediaan fasilitas rantai dingin (air bersih, es, dan cold storage), serta penguatan kemitraan dengan pihak swasta dan dukungan kebijakan pemerintah guna meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing PPI Erie.
Penentuan Supplier Kayu dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Promethee pada UD. Filkin Mebel Gilberth Casye Madilis; Mentari Rasyid; Billy J. Camerling
ARIKA Vol 20 No 1 (2026): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2026.20.1.15

Abstract

UD. Filkin Wayame merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi perabotan berbahan dasar kayu, yang bekerja sama dengan beberapa supplier untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kayu. Selama proses pengiriman Terdapat permasalahan dalam pemenuhan barang meliputi, kecacatan barang, keterlambatan pengiriman dan ketidaksesuaian jumlah, sehingga diperlukan metode pengambilan keputusan yang sistematis dalam pemilihan supplier. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot prioritas kriteria dan Promethee untuk perengkingan alternatif. Kriteria yang digunakan meliputi harga, kualitas, pengiriman, pelayanan, dan ketepatan jumlah. Hasil penelitian menunjukan bahwa kriteria kualitas merupakan kriteria terpenting dengan bobot 0,441. Dilanjutkan dengan metode Promethee, nilai net flow tertinggi diperoleh oleh supplier C (Werinama) dengan nilai 0,411, diikuti oleh supplier A (Kobisonta) dengan nilai 0,293 dan supplier B (Bula) dengan nilai -0,704. Dengan demikian supplier C (Werinama) direkomendasikan sebagai supplier terbaik bagi UD. Filkin Wayame.
Penerapan Lean Manufacturing dan Model Simulasi untuk Mereduksi Pemborosan pada Industri Kelapa Sawit di Seram Bagian Timur Marcy Lolita Pattiapon; Nil Edwin Maitimu; Richard A. de Fretes; Imelda Ch. Poceratu
ARIKA Vol 20 No 1 (2026): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2026.20.1.48

Abstract

Profit yang tinggi akan diperoleh jika perusahaan bisa menekan sekecil mungkin pengeluaran perusahaan dan melakukan efisiensi termasuk menekan pemborosan yang ada. Kelapa Sawit merupakan salah satu komoditi perkebunan yang menghasilkan minyak sawit mentah CPO yang menjadi andalan komoditi ekspor Indonesia. Faktor yang menjadi perhatian perusahaan yang harus diperbaiki saat ini adalah ketidaktepatan waktu pengiriman produk ke konsumen, hal ini disebabkan karena banyaknya pemborosan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pemborosan di sepanjang aliran pengolahan CPO serta mengurangi atau bahkan menghilangkan pemborosan melalui pendekatan konsep lean manufacturing sehingga pemenuhan order kepada konsumen dapat diterima tepat waktu. Penelitian ini menggunakan konsep lean manufacturing untuk mengeliminasi segala bentuk aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Berdasarkan hasil simulasi maka skenario perbaikan yang dipilih adalah dengan menambahkan jumlah operator pada proses pemindahan buah sawit ke tempat sortir, dari sebelumnya hanya terdapat 1 orang operator dan 1 fastrex, menjadi 2 orang operator dan 2 fastrex. Terjadi penurunan total waktu tunggu dari sebelumnya adalah 232,8063 menit, menjadi 194,5820 menit dengan peningkatan output rata-rata jumlah CPO dari 552 ton menjadi 679 ton.
Analisis Hubungan antara TQM dan Kinerja Manajerial pada Penerbit Harian Pagi Ambon Ekspres Menggunakan PLS-SEM Alfredo Tutuhatunewa; Victor O. Lawalata; Lorensius Kermatio
ARIKA Vol 20 No 1 (2026): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2026.20.1.59

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji hubungan yang terbentuk antara TQM dan Kinerja Manajerial pada Penerbit Harian Pagi Ambon Ekspres. Data dikumpulkan melalui survei ke 33 karyawan perusahaan menggunakan kuesioner tertutup. Metode analisis adalah PLS-SEM dengan menerapkan model second order factor dan latent score variabel (LSV). Hasil penelitian menyatakan bahwa TQM berpengaruh positif pada Kinerja Manajerial di Penerbit Harian Pagi Ambon Ekspres, namun TQM bukan merupakan predictor dominan bagi Kinerja Manajerial.
Optimasi Ketebalan Inner Bottom untuk Meningkatkan Keamanan Operasional Kapal Fiber Reinforced Plastic Debby Raynold Lekatompessy; Helly S. Lainsamputty; Sonja T. A. Lekatompessy
ARIKA Vol 20 No 1 (2026): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2026.20.1.68

Abstract

Getaran yang terjadi pada kamar mesin KM Cantika 88 melebihi standar yang diperbolehkan yaitu 0,05 mm > 0,02 mm. Pada lokasi inner bottom mencapai 0,157 mm. Getaran pada Inner Bottom kapal sangat berpengaruh terhadap kerusakan fisik struktur konstruksi serta pengaruh tingkat kenyamanan dalam operasional selama di kapal. Sistem penopang yang ada perlu dioptimalkan, ketebalan inner bottom ditambahkan agar kekakuan struktur meningkat. Ketebalan optimal diperoleh dengan menggunakan simulasi di mana nilai amplitudo menjadi parameter penentu ketebalan inner bottom yang efektif dalam mereduksi getaran yang terjadi pada sistem penopang. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa getaran yang terjadi akibat adanya aktifitas pada ruang mesin sangatlah besar dan melebihi batas izin Barkan untuk pondasi mesin yaitu >0,02 mm. Berdasarkan hasil penelitian getaran local pada inner bottom kapal ini getaran yang terjadi lebih besar dari getaran yang terjadi pada pondasi yaitu sebesar 1,57 x 10-1 mm namun setelah dilakukan penambahan ketebalan dengan menggunakan simulasi didapatkan 1,82 x 10-2 mm.Ketebalan awal 8 mm dan pada ketebalan 12 mm getaran yang berlebih sudah dapat diatasi dengan bukti nilai amplitudo masuk dalam batas amplitudo yang diijinkan.
Full Time Equivalent - Based Workforce Analysis of Head Truck Operators at Ambon Container Terminal Fatmawaty Fatmawaty; Marcus Tukan; Ariviana Lientje Kakerissa
ARIKA Vol 20 No 1 (2026): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2026.20.1.76

Abstract

Ambon Container Terminal plays an important role in supporting container loading and unloading operations. Terminal performance is influenced by workforce utilization, particularly Head Truck operators responsible for transporting containers between the quay and the container yard. This study aims to analyze the workload of Head Truck operators using the Full Time Equivalent (FTE) method. Data were collected through direct observation, stopwatch time study, Westinghouse performance rating, and calculations of normal time, standard time, and effective working time. The results showed a total FTE value of 17.82 with an average FTE of 0.74, indicating that all operators were classified as underload. Simulation results suggested that the optimal workforce requirement ranged from 17 to 18 operators, lower than the current workforce of 24 operators. These findings highlight the need to optimize workforce utilization and reduce waiting activities to improve terminal operational efficiency.