Jurnal Peduli Masyarakat
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
1,007 Documents
Workshop Standar Asuhan Keperawatan dan Sasaran Keselamatan Pasien pada Perawat di Rumah Sakit Tk II Robert Wolter Mongisidi Teling Manado
Silvia Dewi Mayasari Riu;
Norman Alfiat Talibo
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.757
Penerapan Asuhan Keperawatan dan penerapanan sasaran keselamatan pasien merupakan salah satu tolak ukur untuk menjamin kualitas pelayanan dalam setiap lembaga kesehatan. Perawat harus mampu memberikan pelayanan standar asuhan keperawatan pada pasien secara optimal sehingga terciptanya tingkat kesembuhan dan tingkat kepuasan pasien lebih meningkat serta hari rawat yang tidak berkepanjangan, begitu juga dengan penerapan sasaran keselamatan pasien yang harus mampu di pahami oleh perawat di rumah sakit sehingga mampu untuk mencegah kondisi yang mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cedera. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah setelah mengikuti Workshop ini, peserta mampu mengaplikasikan penggunaan standard asuhan keperawatan dengan buku 3S di ruangan rawat inap dan mampu memahapi pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di ruangan. Pengabdian kepada masyarakat ini di laksanakan dalam bentuk Workshop yang di laksanakan selama 1 hari pada tanggal 5 Desember 2020. Peserta workshop ini adalah sejumlah 40 Perawat di RS TK II Robert Wolter Mongisidi Manado. Metode yang di gunakan adalah di awali dengan memberikan kuesioner pada peserta, kemudian di lanjutkan dengan kegiatan workshop dan demonstrasi role play bagi perawat. Kemudian kegiatan di evaluasi dengan memberikan kuesioner kembali dan menyuruh peserta untuk melakukan role play kembali. Sasaran dari kegiatan ini adalah perawat di ruangan rawat inap maupun poli rawat jalan. Hasil pelaksanaan kegiatan ini yaitu perawat memahami penerapan standar asuhan keperawatan di ruangan, terkhusus penggunaan buku SDKI, SLKI, SIKI dalam proses asuhan keperawatan dan lebih memahami tentang penerapan sasaran keselamatan pasien di ruangan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pemahaman perawat tentang penggunaan buku standard asuhan keperawatan dan maningkatnya pemahaman dan keterampilan terkait pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit.
Pelatihan Cultural Awareness untuk Pembimbing Sebaya Madrasah Aliyah Perguruan Mu’alimat Qur’ani
Ari Khusumadewi;
Elisabeth Christiana;
Wiryo Nuryono
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.758
Kesadaran budaya merupakan permasalahan yang rentan dan masih menjadi masalah pada setiap wilayah. Perlunya pengetahuan budaya terhadap semua inidvidu merupakan latar belakang peneliti. Santri di Madrasah Aliyah Perguruan Mu’alimat Qur’ani mempunyai maslaah terhadap rendahnya komunikasi, masalah ini timbul karena banyaknya teman bermacam-macam budaya di lingkunan pesantren. Rendahnya komunikasi ini juga menyebabkan tindakan bullying pada teman sebaya. Dalam meningkatkan kesadaran budaya peneliti mengembangkan sikap kesadarn berbudaya yang mencakup beberapa materi yang disatukan menjadi modul pembelajaran. Pelatihan dilakukan oleh 20 orang santri Mu’alimat Qur’ani, dengan hasil 96,69 % berdampak pada peserta dalam peningkatan kesadaran budaya.
Pelatihan Cultural Skills untuk Pembimbing Sebaya Madrasah Aliyah Perguruan Mu’alimat Qur’ani
Ari Khusumadewi;
Elisabeth Christiana;
Wiryo Nuryono;
Evi Winingsih
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.759
Remaja merupakan masa yang usia 4-17 tahun rentan akan perubahan pada tahap peralihan, meningkatnya masalah. Hal ini dipicu oleh beberapa tuntutan yang harus dilaksanakan individu seperti salah satunya meninggalkan reaksi dan penyesuaian siakp/ perilaku yang kekanak-kanakan dan emngemabngkan komunikasi interpersonal. Dalam hal ini peneliti menemukan masalah di Madrasah Aliyah Perguruan Mu’alimat Qur’ani, dimana terjadinya rendahnya komunikasi yang salah satu pemicu yaitu konteks budaya. Banyaknya santri dari budaya berbeda yang berkumoul menjadi satu, yang menyebabkan penolakan terhadap budaya tertentu. Peneliti bertugas untuk meningkatkan keterampilan berbudaya dimana latihan ini meliputi pengetahuan dan praktek. Pelatihan dilakukan oleh 20 orang Santri MAP Mu’alimat Qur’ani. Dengan hasil 96,67 % mendapatkan manfaat dari sesi keterampilan berbudaya.
Edukasi Vaksinasi Covid 19
Dwi rahayu;
Elfi Quyumi Rahmawati;
Sucipto Sucipto;
Fajar Rinawati;
Puguh Santoso;
Didik Susetiyanto Atmojo
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.762
Pemutusan penyebaran Covid 19 tidak cukup hanya dengan pencegahan penularannya saja tetapi juga harus dibantu agar masyarakat memiliki imunitas tubuh yang baik untuk memerangi risiko virus Covid-19. Peningkatan imunitas tubuh bisa dengan mengonsumsi vitamin, pemanfaatan energi matahari di pagi hari dan aktivitas ringan selama beberapa menit, serta melakukan vaksinasi. Vaksin banyak sekali manfaatnya, selain untuk melindungi diri dari paparan virus, juga dapat mengurangi penyebaran virus tersebut. Minimnya pengetahuan masyarakat akan vaksinasi Covid 19 dan kurangnya informasi tentang vaksinasi Covid 19 menjadi salah satu faktor penyebab masyarakat takut akan vaksin. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan edukasi tentang vaksinasi covid 19. Penyuluhan dilakukan melalui metode paparan, tanya jawab. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Polsek Kota Kediri dengan sasaran masyarakat umum yang bersedia datang ke lokasi kegiatan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2021 jam 08.00 sampai jam 10.00 WIB di Polsek Kota Kediri. Kegiatan ini diikuti 50 peserta, pada pelaksanaan penyuluhan, pemateri sekaligus melakukan evaluasi dengan cara melakukan sesi tanya jawab dengan peserta penyuluhan. Pemberian edukasi tentang vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya vaksinansi covid 19 untuk memutus rantai penyebaran penyakit Covid 19.
Upaya Meningkatkan Dukungan Sosial terhadap Masyarakat dengan Komorbiditas di Masa Pandemi Covid-19
Endrat Kartiko Utomo;
Agung Widiastuti;
Sitti Rahma Soleman
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.763
Pemberitaan peningkatan kasus kematian akibat Covid-19 sangat meresahkan dan menyebabkan kecemasan muncul pada setiap orang. Hampir semua menjadi enggan dan takut melakukan aktivitas. Melihat masalah yang ada maka pengabdian kepada masyarakt ini ditujukan untuk memberikan dukungan motivasi kepada masyarakat untuk melanjutkan kehidupan di masa pandemic Covid-19. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 28 Juli 2021. Kegiatan ini dimulai dari tahapan pelaksanaan dengan melakukan survei ke lokasi mitra untuk mengetahui kondisi permasalahan yaitu di Desa Krapyak Boyolali. Dilanjutkan dengan membuat media edukasi terkait dukungan sosial dimasa Pandemi Covid-19. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode zoom dengan alasan kondisi kasus yang meningkat serta dari pemerintah baru melakukan pemberlakuaan pembatasan kegiatan masyarakat. Tahap akhir dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat ketercapaian tujuan kegiatan. Hasil menunjukkan target peserta 30 dan jumlah kehadiran 33 orang peserta, dengan demikian dapat dikatakan bahwa target peserta tercapai 100%. Ketercapaian tujuan peningkatan dukungan sosial secara umum sudah baik, dimana para peserta antusias diskusi dan memberikan saran kepada peserta lain sebagai langkah menjalani kehidupan selama masa pandemic. Ketercapaian target materi telah seluruhnya tersampaikan. Kemampuan peserta dilihat dari feedback dan keaktifan. Kegiatan ini dapat disimpulkan secara keseluruhan kegiatan ini dapat dikatakan berhasil. Keberhasilan ini selain diukur dari tiga komponen di atas dan juga dilihat dari kepuasan peserta setelah mengikuti kegiatan.
Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Mayarakat
Candra Dewi Rahayu;
Fifi Alviana
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.772
Lingkungan pedesaan memiliki fasilitas dan layanan kesehatan yang minimal bagi masyarakat desa. Solusi terbaik untuk masalah ini adalah menggerakkan kemandirian dari masyarakat desa, terutama dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan kesehatan. Masyarakat membutuhkan pembinaan kemandirian mengingat masyarakat masih seringkali panik dan berujung pada keterlambatan penanganan sehingga berakibat fatal. Tujuan kegiatan ini untuk menyiapkan masyarakat yang tanggap dan cekatan dalam kondisi kegawatdaruratan. Metode yang digunkan dalam pengadian masyarakat ini yaitu sosilisasi, demostrasi, simulasi dan mitra pendampingan. Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 25 masyarakat di Kelurahan Duren Sawit Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa 82% peserta pelatihan dan sosialalisasi mempunyai pengetahuan yang baik dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan, masyarakat mampu memerikan pertolongan pertama dalam kondisi kegawatan terutama pada penangan gigitan serangga berbisa, jatuh dari ketinggian perolongan pada kasus tersedak serta ketepatan identifikasi korban. Kegiatan pelatihan efektif meningkatkan penegetahuan dan keterampilan masyarakat dalam penanganan kegawatan, diperlukan pendampingan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan pemahaman dan penerapan penangan kegawatan dalam kehidupan sehari – hari.
Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) untuk Pemenuhan Nutrisi pada Balita Stunting
Nuraina Nuraina;
Cut Azizah;
M. Aqsal Rizkyan;
Rahmat Zaki;
Mohd. Rival Firdaus
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.773
Stunting merupakan permasalahan gizi yang harus segera di tuntaskan di Indonesia agar menghasilkan generasi cerdas dan berkualitas. Pemerintah mengupayakan untuk percepatan penurunan angka stunting di Indonesia dengan mengeluarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Hasil survei awal dan diskusi dengan bidan Desa Cot Keumudee terdapat 4 (empat) orang balita yang mengalami stunting. Stunting yang terjadi di desa Cot Keumudee disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat khususnya orang tua tentang gizi untuk kesehatan anak. Berdasarkan hal tersebut kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang edukasi pemanfaatan daun kelor sangat penting dilakukan agar kejadian balita stunting bisa di atasi di Desa Cot Keumudee. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat pemberian daun kelor kepada balita stunting serta memberdayakan masyarakat untuk menanam pohon kelor sehingga dapat dipergunakan dalam pemenuhan nutrisi kehidupan sehari-hari. Peserta kegiatan 47 orang ibu balita stunting dengan metode pelaksanaan penyuluhan dan pemantauan pada balita stunting. Hasil Pretest mayoritas berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 18 orang (38,30%) dan kategori cukup sebanyak 17 orang (36,17%). Sedangkan hasil Posttest mayoritas berada pada kategori baik yaitu sebanyak 20 orang (42,55%) dan kategori sangat baik dan cukup sebanyak 10 orang (21,28%).
Pelatihan Peningkatan Kosakata Bahasa Inggris dengan Media Permainan Kartu Domino bSiswa SD
Maria Theresia Priyastuti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.776
Permainan domino dalam pembelajaran merupakan suatu bentuk media pembelajaran yang berbasis permainan yang terdiri atas kartu-kartu domino untuk menyampaikan informasi berupa materi kata bergambar berisi kosakata Bahasa Inggris dan gambar warna-warni. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih para siswa sekolah dasar mempelajari perbendaharaan kosakata Bahasa Inggris bagi siswa kelas V SD melalui media permainan kartu domino kata bergambar. Dengan penggunaan media kartu domino kata bergambar tersebut, para siswa sekolah dasar mampu mempraktekkan kosakata bahasa Inggris dengan mudah. Peserta siswa SD kelas V yang mengikuti kegiatan pengabdian ini sebanyak 34. Metode pelaksanaan kegiatan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para siswa SD kelas V mampu membuat dan mengimplementasikan atau mempraktekkan media permainan domino kartu bergambar dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan kosakata para siswa.
Pembelajaran Implementasi Sistem Rujukan Terintegrasi (Sisrute) di Rumah Sakit Umum Daerah X
Sugeng Eko Irianto;
Achmad Djamil;
Alif Chandra Aryono
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.824
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menerapkan SISRUTE sehingga pasien yang dirujuk datang tanpa ada konfrimasi terlebih dahulu dari perujuk yang menyebabkan permasalahan diantaranya terjadi penumpukan antrian pasien sehingga waktu tunggu pasien menjadi lama, pasien tidak dapat dilayani dokter spesialis karena terkendala jadwal praktik, pasien di tolak karena ruang perawatan penuh. Selain itu kendala jaringan internet, serta nomor telepon RS rujukan vertikal yang sibuk menjadi kendala SISRUTE menjadi terhambat. Berdasarkan uraian pada latar belakang tersebut maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk melaksanakan pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap serta keterampilan kerja ilmu kesehatan masyarakat dalam hal dan untuk mengetahui dan optimalisasi implementasi SISRUTE, Kegiatan silakukan melalui obervasi, pelaksanaan dan evaluasi. Opportunities dalam implementasi SISRUTE adalah minat masyrakat ke RSUD X yang meningkat, perkembangan era digitalisasi, dukungan Jaringan internet bagus berdampak pada pengembangan pelayanan rujukan SISRUTE kedepanya menjadi lebih baik. Threats (ancaman) RSUD X dalam implementasi SISRUTE adalah Regulasi dan kebijakan tentang rumah sakit sering berubah, Perkembangan teknologi kesehatan, fluktiasi harga hardware dan sofrware semakin mahal, fluktiasi masyarakat cenderung mencari pelayanan yang lebih baik.
Sosialisasi Masalah Darurat Penggunaan Gadget Anak Usia Pra Sekolah di Desa Tibubeneng Kuta Utara
Ni Luh Made Asri Dewi;
Kurniasih Widayati;
Windu Astutik
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v3i4.827
Permasalahan penggunaan gadget pada anak usia dini menjadi masalah baru seperti anak mudah tantrum, tidak dapat bersosialisasi baik dengan teman sebaya, anak cenderung pasif, menarik diri, gangguan penglihatan, resiko obesitas yang berpotensi menghambat tahap perkembangan anak selanjutnya. Kondisi ini tidak terlepas dari peran orangtua dalam mengasuh anak yang cenderung abai dalam memfaatkan gadget sebagai wujud kemajuan teknologi. Orangtua menjadi pengasuh, pendidik serta pemberi stimulus utama pada anak usia dini. Tujuan dari pengabdian ini adalah sebagai media menambah pengetahuan, sharing seputar masalah penggunaan gadget pada anak di wilayah Desa Tibubeneng, sehingga dampak negatif penggunaan gadget dapat diminimalkan. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui tahap persiapan dengan melakukan wawancara kepada masyarakat dan kader posyandu, mengurus perizinan dan koordinasi kegiatan di Desa. Tahap pelaksanaan; menyiapkan materi, video, link zoom dan interaksi dengan audien, serta tanya jawab. Tahap evaluasi dilihat dari ketepatan jawaban responden dalam menjawab pertanyaan secara langsung. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 40 audien. Pencapaian target dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dapat diukur dengan hasil mencapai 90% pengetahuan meningkat. Kesimpulan bahwa penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan orangtua tentang masalah penggunaan gadget.