cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Edukasi Pentingnya Sarapan untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Sarni Anggoro; Tantiana Isnaningsih; Ahmad Khamid
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i3.707

Abstract

Anak sekolah merupakan investasi bangsa yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia harus dilakukan sejak dini, sistematis dan berkesinambungan. Indikator baiknya kualitas sumber daya manusia adalah kondisi angka kecukupan gizi baik kualitas maupun kuantitasnya. Sarapan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi di untuk antivitas dan konsentrasi saat di sekolah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan orangtua siswa tentang pentingnya sarapan. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu ceramah, praktek dan tanya jawab. Kegiatan ini dilaksanakan di MI Baqiuniyah Pleret Bantul pada bulan November 2021. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa dan orangtua tentang pentingnya sarapan. Hasil pretest menunjukkan pengetahuan siswa tentang pentingnya sarapan ≤ 60% menjadi ≥ 90% pada hasil posttest. Begitu juga pada nilai orangtua saat pretest dengan nilai ≤ 50% menjadi ≥ 95% pada hasil posttest. Selain itu orangtua juga telah mampu mempraktekkan membuat makanan sarapan yang menarik untuk anaknya. Melihat hasil yang ada maka dapat disimpulkan kegiatan penyuluhan dengan tema pentingnya sarapan untuk meningkatkan konsentrasi belajar dapat dikatakan berhasil dan berjalan lancar. Dari hasil evaluasi akhir terdapat peningkatkan pengetahuan siswa dan orang tua tentang pentingnya sarapan pagi serta orangtua telah mampun praktek pembuatan menu sarapan yang menarik untuk anak.
Duta Remaja Peduli Kesehatan Mental di Masa Pandemi Betie Febriana; Wigyo Susanto; Muhammad Farhan
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.709

Abstract

Upaya peningkatan kemampuan masyarakat terkait Kesehatan jiwa perlu ditingkatkan. khusunya di masa pandemic ini semua kalangan terdampak akan covid lebih lebih remaja. Sebagian besar, remaja mengalami hambatan dalam proses melewati masa krisis dalam dirinya. remaja merupakan entitas yang lebih menyukai berinteraksi dengan teman sebaya dibandingkan dengan orang tua atau dewasa lainnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dan ketrampilan remaja dalam menghadapi masa krisis selama pandemic covid-19. Program ini terdiri dari dua tahap yaitu ofline untuk pelatihan dan online untuk pemantauan dan konseling. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membentuk duta remaja terdiri dari 13 remaja kemudian diberikan pre test dan post test terkait pengetahuan dan ketrampilan yang diajarkan. Analisis deskriptif digunakan dalam pengabdian ini dengan menilai prosentase perubahan pengetahuan remaja terhadap Kesehatan mental, serta ketrampilan untuk mengatasi kecemasan pada dirinya dan teman sebaya. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan secara signifikan 78% dan 100% remaja mampu mempraktekkan Tarik nafas dalam serta kemampuan menghargai diri sendiri.
Peningkatan Konsep Diri dan Perawatan Luka pada Penderita Kusta di Panti Rehabilitasi Kusta Gema Kasih Galang, Sumatera Utara Ance Siallagan; Friska Ginting; Rusmauli Lumban Gaol; Maria Pujiastuti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.717

Abstract

Penderita kusta mengalami luka di bagian perifer seperti tangan dan kaki, yang penyembuhannya membutuhkan waktu yang lama serta perawatan luka yang intensif. Stigma masyarakat di lingkungan sekitar sering menjauh akibat ada luka di daerah kaki dan tangan, warna kulit yang tidak sama( perubahan fisik). Hal ini mempengaruhi konsep diri penderita kusta yang merasa dikucilkan,penderita merasa tidak berarti lagi karena dalam kehidupan bersosialisasi banyak masyarakat yang tidak dapat menerima keberadaan mereka. kecacatan yang dialami penderita mengakibatkan konsep diri terganggu. Salah satu factor mempertahankan konsep diri dalam konsep citra tubuh adalah merawat luka yang rutin diberikan, penderita kusta diberikan penyuluhan dalam merawat luka karena sebagian besar penderita kusta mengalami gangguan citra tubuh yang diakibatkan ada luka yang dapat mengakibatkan kecacatan. Dukungan dari masyarakat sangat membantu mengubah konsep diri penderita kusta. Konsep diri yang bersifat positif dapat membangkitkan semangat pendertita kusta untuk meningkatkan kualitas hidupnya, sudah merasa berarti dan dapat menghargai diri sendiri dan orang lain. Jumlah peserta pada pengabdian msyarakat ini berjumlah 28 orang yang merupakan penderita kusta dan keluarga. Tujuan dari Pengabdian kepada masyarakat ini Adalah Peningkatan Konsep Diri Dan Perawatan Luka Pada Penderita Kusta dilakukan di Panti rehabilitasi kusta Gema Kasih Galang, Sumatera Utara Peningkatan konsep diri ini dilaksanakan dalam bentuk perawatan luka penderita kusta serta penyuluhan konsep diri, sehingga diharapkan mereka memahami dan memiliki konsep diri yang positif.
Upaya Pemberdayaan Keluarga untuk Menurunkan Kecemasan Lansia Hipertensi pada Pandemi Covid-19 melalui Acceptance and Commitment Therapy Tantri Widyarti Utami; Bram Burmanajaya; Udi Wahyudi; Ni Putu Ariani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.719

Abstract

Pemberdayaan keluarga merupakan intervensi keperawatan yang dirancang dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan keluarga untuk merawat anggota keluarga dan mempertahankan kehidupan mereka. Hipertensi adalah kondisi medis serius yang banyak dialami lansia. Lansia dan pasien yang menderita penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, penyakit kardiovaskular, asma dan stroke merupakan kelompok yang rentan terinfeksi COVID-19. Kecemasan lansia hipertensi pada pandemi COVID-19 disebabkan karena lansia hipertensi merupakan kelompok risiko tinggi mengalami kematian apabila terpapar COVID-19. Acceptance and commitment therapy merupakan strategi penerimaan dan kesadaran dalam menghadapi suatu perubahan termaksud dalam pandemi COVID-19. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemberdayaan keluarga untuk menurunkan kecemasan lansia pada pandemi COVID-19 melalui acceptance and commitment therapy. Kegiatan ini dilakukan pada 20 orang keluarga yang memiliki lansia hipertensi dengan kecemasan . Metoda yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi dan redemonstrasi. Hasil yang didapatkan terjadi peningkatan kemampuan keluarga dalam melakukan ACT sebesar 50-70% terjadi penurunan kecemasan lansia pada a state anxiety sebesar 6,25%-8% dan a trait anxiety sebesar 3,87%-5,13%.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di Panti Asuhan Putu Indah Sintya Dewi; Ni Made Dwi Yunica Astriani; Aditha Angga Pratama
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.721

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja menjadi satu hal penting yang perlu diketahui oleh remaja. Hal ini dikarenakan selain dapat menjaga kesehatan reproduksi remaja juga mengetahui pencegahan penyakit menular seksual. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan informasi terkait dengan kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan penyakit menular seksual. Metode dari pengabdian masyarakat menggunakan tahap persiapan, pelaksanaan dan monitoring evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dimulai pada Agustus-Nopember 2021. Sasarannya adalah seluruh remaja yang tinggal di panti asuhan Dana Punia yang sukarela ikut dalam pengabdian masyrakat ini. Untuk karakteristik demografi dilakukan analisis univariat. Prosedur pelaksanaanya dimulai dengan tahap persiapan (koordinasi dengan tim pengabdian dan pihak panti asuhan), selanjutnya tahap pelaksanaan berupa pemberian informasi. Tahap akhir adalah monitoring dan evaluasi dari kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil yang ditemukan bahwa pengetahuan remaja mengalami peningkatan setelah diberikan informasi menjaga kesehatan reproduksi dan pencegahan penyakit menular. Hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan jika masih ada remaja yang belum mengalami peningkatan pengetahuan maka akan dilakukan pendekatan secara langsung melalui group whatsapp.
Implementasi Metode Edukasi E Learning dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan di Masa Pandemi Mohammad Arifin Noor; Suyanto Suyanto; Retno Setyawati; Dwi Nur Aini
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.738

Abstract

Adanya pandemi covid 19 menyebabkan perubahan dalam dunia terutama dalam hal penyebaran informasi kepada masyarakat. Khususnya adalah perubahan metode edukasi dimana dimasa pandemi, pembatasan orang berkumpul. Adanya pembatasan tersebut menyebabkan metode edukasi yang digunakan juga akan berubah. Perubahan ini tentunya bertujuan untuk mengurangi resiko tertular juga untuk memastikan bahwa tujuan edukasi tetap tersampaikan. Perubahan metode ini merupakan hal yang baru dan perlu adanya sosialisasi dan pelatihan. Metode edukasi dimaa pandemic yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan tidak bisa dilepaskan dengan sistem informasi dan teknologi (e-learning). Tujuan dari PKM ini adalah agar setiap peserta kegiatan (anggota karang taruna di RW VII) dapat meningkatkan kemampuan dalam menggunakan metode edukasi yang dilakukan di RW VII Kelurahan Wonolopo Mijen Semarang. Hasil akhir dari program ini yaitu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan anggota karang taruna RW VII dalam melakukan menggunakan berbagai metode edukasi untuk peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku di masa pandemi ini.
Penyuluhan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) bagi Para Guru SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, Bandar Lampung Pira Prahmawati; Dian Utama Pratiwi Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.739

Abstract

Peningkatan pegetahuan dan ketrampilan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) bagi para guru sekolah dasar merupakan hal yang sangat penting sebab dari pengetahuan dan ketrampilan dalam menangani kejadian kecelakaan di tempat kejadian akan mewujudkan bagaimana respon guru untuk dapat menyelamatkan hidup seseorang yaitu siswa siswi ataupun rekan sejawat bahkan masyarakat yang berada di dalam dan sekitar lingkungan sekolah dan guru dapat mencegah dampak kecelakaan lebih parah. Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para guru SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, Bandar Lampung dalam memberikan P3K kepada seluruh sivitas akademik khususnya kepada peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh 38 peserta (95%) dari total jumlah guru sebanyak 40 orang. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, tanya jawab dan demonstrasi terkait ketrampilan pada P3K. Materi yang disampaikan adalah kasus perdarahan, dislokasi dan fraktur, luka laserasi dan luka bakar, pingsan, mimisan dan keracunan, menghentikan perdarahan, perawatan luka dan membalut luka, pembidaian dengan elastic bandage pada kasus dislokasi atau cedera otot, pembidaian dengan spalk pada kasus fraktur, pembidaian dengan kain mitela. Hasil kegiatan ini adalah terjadi peningkatan aspek Pengetahuan dan ketrampilan tentang P3K pada guru-guru SDIT Muhammadiyah Gunung Terang Bandar Lampung dengan pengetahuan kategori baik dan sangat baik tercapai 82% dan keterampilan kategori baik dan sanagt baik tercapai 68%. Masih diperlukan modifikasi pada kegiatan ini dengan menambah waktu untuk demonstarsi dan ujian praktik serta metode praktik yang efektif.
Edukasi Pencegahan Stunting dan Pendampingan Ibu Hamil pada Masa Pandemi Covid-19 Supatmi Supatmi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.740

Abstract

Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang disebabkan oleh gizi buruk. Cara pencegahan stunting diantaranya memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan metode asset based community development atau penyuluhan dan pendampingan serta pemberdayaan komunitas dengan berlandaskan asset dan kekuatan dari komunitas. Kegiatan ini dimulai dari rapat koordinasi dengan perwakilan kader untuk rencana pelaksanaan penyuluhan ibu hamil tentang pencegahan stunting, sekaligus persiapan Pemberian Makanan Tambahan. Penyuluhan pencegahan stunting pada ibu hamil di era pademi diikuti 58 orang ibu hamil di wilayah kalurahan Seloharjo yang terdiri dari 16 dusun. Pelaksanaan Penyuluhan pada Sabtu, 16 Oktober 2021. Selesai penyuluhan dilanjutkan dengan Pemberian Makanan Tambahan dan pembentukan group whatsapp sebagai media pendampingan dan pemantauan ibu hamil. Kegiatan edukasi pencegahan stunting dan pendampingan ibu hamil pada masa pandemi covid-19 ini sangat perlu dilakukan Pemantauan dan peningkatan kesehatan ibu hamil harus tetap dilakukan baik dengan mencari informasi kesehatan dan meningkatkan gizi selama kehamilan. Penggunaan media yang tepat sangat dibutuhkan agar tujuan dari peningkatan kesehatan ibu dan anak tercapai dengan optimal.
Bimbingan Teknis Perancangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Edutaimen pada Pembelajaran Tematik untuk Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid 19 Eliana Yunitha Seran; Gabriel Serani; Imanuel Sairo Awang
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.741

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran salah satunya ditentukan dengan penggunaan media pembelajaran yang sesuai. Penggunaan media pembelajaran dapat membantu meningkatkan pemahaman dan daya serap siswa terhadap materi pelajaran yang dipelajari. Selain itu, penggunaan media pembelajaran sangat mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh seperti yang dilakukan pada masa pandemi COVID-19 sekarang ini. Kegiatan belajar dari rumah mensyaratkan penggunaan media pembelajaran yang dapat menghibur dan dikemas dengan suasana yang menyenangkan. Media berbasis edutainmen ini dapat dikembangkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran dari rumah. Kegiatan ini melibatkan 60 peserta yang terdiri dari guru SD Negeri 1 Rawak Hulu dan mahasiswa perserta PLP/KKM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Adapun proses dilaksanakan melalui enam (6) tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, tugas mandiri, evaluasi, perbaikan, dan publikasi. Hasil kegiatan bimbingan bimtek menunjukkan kegitan bimbingan teknis berjalan dengan menyenangkan serta menghasilkan video media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendidik siswa serta dapat diakses secara luas dari rumah masing-masing.
Program Sosialisasi Seks Bebas pada Kalangan Remaja di SMP Nurul Islam Semarang Priharyanti Wulandari; Dwi Nur Aini; Mariyati Mariyati; Menik Kustriyani; Arifianto Arifianto
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i4.754

Abstract

Pergaulan yang salah akan berdampak terhadap perilaku seks bebas. Peran orang tua sangat penting untuk mencegah hal tersebut tidak terjadi. Tetapi kenyataan yang banyak ditemukan bahwa karena kesibukan orang tua anak merasa kurang diperhatikan, terbatasnya waktu dalam memberikan pengawasan sehingga banyak anak remaja yang terjerumus dalam pergaulan bebas. Selain itu, pengaruh lingkungan (teman sebaya) dapat memberikan dampak negatif. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dengan memberikan penyuluhan tentang seks bebas di kalangan remaja, dan diharapkan terjadinya perubahan pengetahuan dan perilaku pada siswa-siswi terhadap seks bebas di kalangan remaja. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu mencari informasi terkait fenomena atau permasalahan pada remaja/siswa, menentukan alternatif pemecahan masalah, survei kelompok sasaran, identifikasi kebutuhan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi. dengan sasaran remaja di SMP Nurul Islam Semarang tentang seks bebas. Melalui pengabdian kepada masyarakat diharapkan remaja di SMP Nurul Islam Semarang dapat mengetahui dan memahami mengenai seks bebas meliputi pengertian, penyebab, bahaya dan pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan dua kali yaitu pertemuan pertama dengan memberikan penyuluhan tentang seks bebas di kalangan remaja, pertemuan kedua dengan membentuk peer group teman sebaya agar bisa saling memperhatikan dan mengingatkan sesame teman sebaya usia remaja. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan respon yang positif peserta dan terbentukknya peer group teman sebaya.

Page 11 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025