cover
Contact Name
Bakhoh Jatmiko
Contact Email
djatcair@gmail.com
Phone
+6285284849000
Journal Mail Official
journal@sttni.ac.id
Editorial Address
Jl. SANI, Bokoharjo, Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, 55571
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi
ISSN : 20888236     EISSN : 27220079     DOI : https://doi.org/10.46495/sdjt.v9i1.57
SANCTUM DOMINE : Jurnal Teologi is a theological journal focusing on publishing the original research articles, review articles from contributors, and the current issues related to theological issues. The main objective of SANCTUM DOMINE : Jurnal Teologi is to provide a platform for the international scholars, academicians, and researchers to share the contemporary thoughts in theology discourses especially on Wesleyan-Arminian Theology, Biblical studies on Old Testament and New Testament, Apologetics, Christian Education, Christian Counseling, Contemporary Theology, Church History. of biblical studies in Old and New Testament, Apologetics, Christian Education, Christian Counseling, and Contemporary Theology.
Articles 163 Documents
Dinamika Gereja dalam Menyikapi Fenomena Pernikahan Dini: Studi Kasus GKAI Jemaat Tumut, Boyolali, Jawa Tengah Jeki Sepriandi Amanit; Verry Willyam
SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI Vol 15 No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Nazarene Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46495/sdjt.v15i1.374

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang masih sering terjadi di berbagai daerah Indonesia, termasuk di GKAI Jemaat Tumut, Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Fenomena ini dipengaruhi oleh faktor ekonomi, budaya, tingkat pendidikan, serta tekanan sosial yang kuat. Dampak pernikahan usia dini sangat luas, mulai dari risiko kesehatan, rendahnya kesejahteraan, hingga ketidakstabilan rumah tangga. Dalam perspektif gereja, pernikahan bukan hanya ikatan sosial tetapi juga komitmen spiritual, sehingga menuntut kesiapan fisik, emosional, dan iman yang matang. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran gereja dalam menyikapi pernikahan dini melalui pendampingan pastoral. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan etnografi, melalui observasi, wawancara dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat, serta analisis dokumen gerejawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, pembinaan moral, dan bimbingan pastoral untuk membantu kaum muda memahami pentingnya kesiapan sebelum menikah. Gereja juga berperan membangun kesadaran jemaat mengenai dampak negatif pernikahan dini serta mendorong terbentuknya kebijakan gerejawi yang lebih responsif. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa gereja perlu hadir secara aktif dalam menghadapi tantangan sosial melalui pendekatan pastoral yang komprehensif dan berkelanjutan.
Kajian Teologis-Konseptual tentang Pandangan Dunia dan Signifikansinya bagi Guru Kristen Binsen Samuel Sidjabat
SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI Vol 15 No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Nazarene Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46495/sdjt.v15i1.386

Abstract

Tulisan ini membahas signifikansi pandangan dunia Kristen bagi guru dalam konteks sekolah. Pertanyaan yang menjadi penuntunnya ialah bagaimana sepatutnya guru Kristen memiliki dan menghadirkan pandangan dunia berdasarkan ajaran Alkitab ke dalam profesi keguruan? Pertanyaan itu dijawab melalui penelitian yang bersifat teologis, konseptual dan reflektif. Dikemukakan bahwa guru Kristen dapat dan patut memiliki pandangan dunia berdasarkan iman supaya menghadirkan nilai-nilai kristiani dalam tugas dan tanggung jawabnya, dalam peran sebagai garam dan terang dunia melalui profesinya. Tulisan ini berkontribusi bagi pemerhati dan praktisi pendidikan Kristen konteks sekolah dan dapat mengembangkan kajian yang lebih luas.
Gereja Sinodal sebagai Rumah Bersama bagi Migran dan Perantau: Suatu Pendekatan Pastoral-Eklesiologis Oktavianus Gili Leo; Alexandro Rikardinho Bhoke; Octavianus Dea; Galganius Adriano Ngala
SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI Vol 15 No 1 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Nazarene Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46495/sdjt.v15i1.390

Abstract

The phenomenon of global migration presents social, cultural, and pastoral challenges that call the Church to live out synodality as communio, participation, and mission. This article aims to analyze how a synodal Church can become a common home for migrants and sojourners through an exploration of theological foundations, an ecclesiological understanding, and the formulation of an integrative pastoral model. This study employs a qualitative theological approach through an analysis of Church documents, particularly the encyclical Sollicitudo Rei Socialis (1997), the document For a Synodal Church: Communion, Participation, Mission (2024), as well as a range of contemporary pastoral literature on migration. The findings reveal three main points: first, synodality requires the Church to cultivate a spirituality of listening and journeying together rooted in human dignity; second, the Church is called to strengthen dialogical pastoral forms that correspond with the magisterium’s teaching on solidarity and universal fraternity; third, a transformative pastoral approach is needed to empower migrants as subjects of mission, without neglecting ecclesiological principles. The discussion highlights the need for an integrative pastoral model encompassing processes of listening, discerning, acting, empowering, and building networks as an expression of the Church’s synodal identity. This article concludes that a synodal ecclesiology enriches the Church’s ministry to migrants while renewing its missionary character through hospitality, solidarity, and the participation of the entire People of God.