cover
Contact Name
Muhammad Ikrar Yamin
Contact Email
ikrar@istn.ac.id
Phone
+6221-7866 6955
Journal Mail Official
sinusoida@istn.ac.id
Editorial Address
Jl. Moh. Kahfi II, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan 12630
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Sinusoida: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
ISSN : 14114593     EISSN : 27220222     DOI : -
Sinusoida adalah jurnal ilmiah bidang teknik elektro diterbitkan oleh kampus Institut Sains dan Teknologi Nasional Jakarta yang dikelola oleh program studi Teknik Elektro Sinusoida menerbitkan artikel penelitian dari berbagai topik di bidang elektronika, teknik tenaga listrik, telekomunikasi dan sistem kontrol, termasuk tetapi tidak terbatas pada topik-topik berikut: • Analisis Sistem Tenaga Listrik • Analisa Pembebanan dan Distribusi Tenaga Listrik • Analsisa Keandalan Tenaga Listrik • Sistem Kontrol Konvensional • Sistem Kontrol Modern • Sistem Distribusi Tenaga listrik • Analisa Jaringan listrik • Perancangan jaringan distribusi tenaga listrik • Pembangkit Tenaga Listrik Mikro • Energi Listrik Alternatif Terbarukan • Sistem Informasi dan Komunikasi Data Tenaga Listrik • Sistem Monitoring dan Kontrol Daya Listrik • Penerapan Artificial Intellegence dalam Sistem Kontrol • Robotika • Perancangan atau pembuatan kontrol sistem
Articles 129 Documents
ANALISIS SUSUT UMUR TRANSFORMATOR AKIBAT BEBAN LEBIH DENGAN PENAMBAHAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI SISIPAN A. Sofwan; R. Dayang Tias; N. Lubis
Sinusoida Vol 20 No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika transformator dibebani di atas 80 % secara terus menerus dalam waktu yang lama maka akan meningkatkan susut umurnya. Hal ini disebabkan karena peningkatan suhu hot spot minyak trafo distribusi yang dipengaruhi oleh kenaikan beban. Transformator diharapkan dapat beroperasi selama 30 tahun. Di PLN Rayon Lubuk Basung terdapat 2 transformator dengan beban >80 %, yaitu transformator A dan transformator B. Untuk menghindari terjadinya penyusutan umur pakai 2 buah transformator tersebut maka dilakukan penambahan transformator sisipan (transformator C) pada feeder yang sama. Kelebihan beban 27 % pada transformator A dan 31 % pada transformator B dipindahkan ke transformator C. Sehingga transformator C sekarang dibebani 58 % dari kapasitas daya pengenalnya. Beban transformator A dan B yang dipindahkan tersebut tidak boleh melebihi 80% dari kapasitas daya pengenal transformator C (50 kVA). Setelah dilakukan penambahan transformator distribusi sisipan beban transformator distribusi A yang tadinya 81% sekarang berkurang menjadi 48%, dan transformator distribusi B yang tadinya 84% sekarang berkurang menjadi 47%. Selain beban yang berkurang, susut umur transformator distribusi A juga berkurang dari 3,3 tahun menjadi 0,13 tahun begitupun dengan susut umur transformator distribusi B juga berkurang dari 5 tahun menjadi 0.13 tahun.
RANCANG BANGUN MESIN CNC MINI UNTUK MENGAMBAR BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA 2560 Akirul Mukminin; Harlan Effendi
Sinusoida Vol 20 No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin CNC mini adalah sebuah alat CNC yang digunakan untuk menggambar dengan menggunakan softwer otomatis. Alat ini dioperasikan oleh sebuah komputer, oleh sebab itu alat ini disebut CNC mini (Computer Numerical Control) yang berarti "komputer kontrol numerik". Alat ini menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560 sebagai pemroses data yang di berikan oleh komputer. Bagian mekanik di rancang mempergunakan CDRom. CDRom dari sebuah PC komputer yang dirancang sedemikian rupa guna menjadi suatu alat yang dapat digunakan sebagai alat menggambar otomatis . Dua buah motor stepper digunakan sebagai X dan Y axis, dan1 buah motor servo digunakan sebagai Z axis. Motor-motor tersebut memerlukan driver agar outpu dari arduino dapat disinkronkan dengan motor-motor yang digunakan. Driver yang dimaksud adalah Sheild Driver Motor L293D driver ini berfungsi sebagai penerima data dari arduino dan kemudian di hubungkan ke motor stepper dan motor servo. Pada bagian software menggunakan software inscape untuk mengubah gambar ke ekstensi G-Code, software processing 3 sebagai pengubah gambar ke dalam coding dan mentransfer coding tersebut ke arduino, dan software arduino Ide digunakan untuk membuat coding yang kemudian dumasukan ke dalam Ic arduino mega 2560.
Simulasi Sistem Navigasi Berbasis-Perilaku dan Kontroler PID pada Manuver Mobile Robot Edy Supriyadi; Aktsar Abdikar; Nizar Rosyidi A.S
Sinusoida Vol 20 No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merancang dan mengimplementasikan algoritma kendali behavior based (berbasis perilaku) pada mobile robot beroda tipe differential steering dan kontroler PID (Proporsional, Integral, Diferensial) pada manuver robot ini. Tugas robot ini adalah menyusuri dan mencari target yang diletakan secara acak (random) pada suatu citra (environment) yang terdiri dari dua: citra sederhana dan citra labirin. Kendali berbasis perilaku menggunakan modul-modul perilaku yang bekerja secara bersamaan membentuk perilaku robot yang ingin dicapai.Masing-masing perilaku sifatnya independen, memiliki hubungan langsung dengan sensor dan aktuator. Selain menerapkan kendali berbasis perilaku laporan penelitian ini juga merancang dan mengimplementasikan kontroler PID pada manuver robot maze terhadap jarak dinding citra. Kontroler PID bertujuan untuk memuluskan pergerakan robot saat menelusur ruangan/lorong citra dan labirin.Dengan bantuan kontroler PID robot maze mampu bermanuver dengan aman, halus, responsif dan cepat. Hasil parameter kontroler PID yang dicapai dari penelitian laporan penelitian ini diperoleh dari hasil tuning eksperimen metode Trial and Error dengan hasil Kp = 17, Ki = 5 dan Kd = 0 pada citra sederhana dan Kp=10, Ki= 2, dan Kd=0 pada citra labirin.
RANCANG BANGUN SISTEM DETEKSI ORANG DALAM RUANGAN UNTUK MENGATUR NYALA/MATI LAMPU DAN AC BERBASIS MIKROKONTROLER AVR ATMEGA16 Ikram Fauzi; Irmayani Irmayani; Poedji Oetomo
Sinusoida Vol 20 No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merencanakan suatu sistem kontrol yang mengendalikan nyala/mati lampu berdasarkan deteksi deret tempat duduk terisi atau kosong, dan kontrol AC (Air Conditioner) berdasarkan jumlah banyaknya orang dalam ruangan secara otomatis, sehingga penggunaan energi listrik dapat terkontrol. Sistem ini menggunakan mikrokontroler, signal input akan diambil dari infrared detector dan sensor LDR, jumlah orang dalam ruangan akan ditampilkan pada 7-segment. Sebagai penggerak akhir atau keluaran dari mikrokontroler adalah sinyal digital yang memicu driver relay yang digunakan sebagai saklar lampu dan sinyal PWM sebagai kontrol kecepatan fan AC. Sistem ini berbasis lokal kontrol, yaitu satu alat sistem kontrol untuk satu ruang perkuliahan.
IMPLEMENTASI DUAL WAN WIRELESS VPN PADA MESIN ATM DENGAN METODE LOWEST LATENCY Liya Nur Aini; Djoko Suprijatmono
Sinusoida Vol 20 No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tulisan ini membahas tentang sebuah implementasi penggunaan mesin ATM dimana pada umumnya menggunakan jaringan VSAT namun saat ini sudah bisa dengan menggunakan dual WAN wireless GSM sebagai transmisinya. Seiring dengan berkembangnya IOT solusi ini tentu bisa memberikan kemudahan dari segi instalasi dan juga dapat dijadikan sebagai solusi dari segi keterjangkauan biaya. Dimana biasanya setiap perusahaan harus tetap menjalankan operasionalnya tanpa terhalang dengan budget yang ada. Metode yang digunakan dalam tulisaan ini dengan metode lowest latency yang dapat membuat link komunikasi tetap berjalan lancar meskipun latencynya tinggi sebab metode ini hanya bisa melanjutkan link yang memiliki latency tinggi di fail over ke link yang latencynya rendah.Implementasi ini menghasilkan kuat sinyal primary yang terukur -74 dBm dan hasil kuat sinyal link secondary yang terukur -88 dBm. Hasil kuat sinyal dari keduanya dikatakan bagus karena sesuai dengan standard parameternya yaitu >-90 dBm. Dari hasil kuat sinyal tersebut dapat membuktikan jika mesin ATM yang menggunakan transmisi jaringan wireless GSM juga dapat beroperasi dengan baik. Baik tidaknya suatu mesin ATM juga dapat berdasarkan pada hasil download yang dihasilkan, yaitu pada link primary yang didapat terukur 3.97 Mbps dan hasil download pada link secondary terukur 7.41 Mbps. Hasil download dari kedua link tersebut merupakan hasil yang bagus karena bandwidth yang diatur pada mesin ATM ini adalah sebesar 2 Mbps, sehingga hasil dari kedua pengukuran download dari implementasi ini sudah sesuai dengan standard parameter yang ditentukan.Dengan menggunakan jaringan radio pada komunikasi ATM ini dapat dijadikan sebagai solusi alternative selain VSAT. Dimana perusahaan juga bisa lebih efisien terhadap biaya yang dikeluarkan.
AUTOMASI SISTEM PELUMASAN TERUKUR PADA PERAKITAN ELEMEN-ELEMEN MESIN BERBASIS MIKROKONTROLER Surya Alimsyah; Luthfi Mawaryuningtyas
Sinusoida Vol 20 No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam produksi kendaraan bermotor, proses perakitan elemen-elemen mesin harus mendapat pelumasan secara terukur dengan kuantitas pelumas tergantung standar pelumasan dari tiap-tiap elemen. Pada penelitian ini dirancang dan dibuat sebuah prototipe sistem otomatisasi pelumasan secara terukur guna meningkatkan efektifitas kerja yang awalnya manual menjadi otomatis, serta guna meningkatkan standarisasi kualitas yang mulanya pelumasan berdasarkan kuantitas perkiraan oleh operator menjadi terukur otomatis. Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroler Arduino Mega 2560 yang terintegrasi dengan tampilan layar sentuh TFT 2,4 inci yang akan mengatur buka-tutup oil spreader berupa katup solenoida hidrolik 220VAC ½”x½” bertekanan fluida 0,5 − 8 bar. Keluaran oil spreader disetel melalui layar sentuh dengan parameter volume pelumas dan periode pelumasan. Kedua parameter ini dapat diubah-ubah hingga maksimum 35 ml dan 25 detik secara mandiri untuk masing-masing spreader sesuai dengan kebutuhan, tanpa mengubah program pada mikrokontroler. Pelumas dialirkan oleh pompa Bilge 1100 GPH dari tangki utama dan dari sub tank yang dilengkapi dengan sensor level, menghasilkan tekanan teruji di setiap katup besarnya bervariasi antara 0,5 bar sampai 0,9 bar tergantung jarak katup dari pompa sub tank dan jumlah spreader aktif. Sedangkan keakuratan keluaran volume pelumas mencapai 70,3% dan 99,5% untuk keakuratan periodenya, dengan fungsi-fungsi otomatis 100% terpenuhi.
PERANCANGAN SISTEM START & PENGAMAN SEPEDA MOTOR VIA SMARTPHONE (ANDROID) BERBASIS ARDUINO NANO Muhammad Afiq; Ariman Ariman
Sinusoida Vol 20 No 3 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor dan smartphone merupakan 2 barang yang penggunaannya semakin banyak dan mencakup banyak kalangan, namun penggabungan 2 teknologi ini jarang dilakukan oleh produsen sepeda motor dan smartphone. Semakin banyaknya penggunaan sepeda motor berbanding lurus dengan angka pencurian sepeda motor yang juga semakin tinggi, pencurian tidak hanya terjadi ketika kendaraan dalam keadaan parkir juga pada saat kendaraan sedang digunakan (perampasan kendaraan dengan kekerasan/begal). Guna menghindari pencurian dan perampasan sepeda motor maka perlu dibuat sistem pengaman yang sekaligus dapat mengontrol sistem start sepeda motor dari jarak jauh (±10 meter) menggunakan smartphone. Penggunaan Arduino sangat membantu dalam berbagai jenis pekerjaan kontrol ataupun modifikasi kelistrikan karena fungsinya yang luas dan dapat dibuat sesuai dengan keperluan. Dalam proyek akhir ini digunakan Arduino Nano yang terhubung dengan Bluetooth HC-05 dan 4 channel relay. Bluetooth HC-05 sebagai penerima informasi dari Smartphone kemudian informasi di translasi oleh Arduino menuju aktuator akhir yaitu 4 channel relay yang memutuskan dan menyambungkan kunci kontak sepeda motor, saklar start dan saklar rem tangan.
Studi Perencanaan Pusat Listrik Tenaga Surya Off Grid 50 kWp Gusti Ayu Dyah Adnya Pranitha; Nasrun Lubis
Sinusoida Vol 20 No 3 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi energi matahari di wilayah Indonesia sangat besar mencapai 4,8 kWh/m2/hari. Rasio elektrifikasi Indonesia pada semester I-2017 baru mencapai 92.79 %. Untuk Wilayah Kalimantan Utara baru 73,48 % yang terlistriki. Desa Long Berang terletak di Kecamatan Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, tercatat terdapat 300 bangunan rumah yang belum mendapatkan listrik. Pemakaian energi listrik perhari oleh masyarakat sebesar 151,7 kWh/hari. Sistem Pusat Listrik Tenaga Surya di desa Long Berang sebesar 50,4 kWp, direncanakan akan mampu menyuplai listrik ke masyarakat. Sistem PLTS Off Grid dengan sistem AC Coupling tersebut terdiri atas 168 unit modul surya dengan kapasitas 300 Wp, energi tersimpan dalam baterai dengan kapasitas total 808 kWh yang mampu memasok ke beban selama 4 hari. Perencanaan posisi arah hadap modul surya yang ideal ke arah selatan dengan kemiringan 100.
IMPLEMENTASI LINK CAPACITY ADJUSMENT SCHEME UNTUK MENJAGA KINERJA LAYANAN SISTEM JARINGAN FIBER OPTIK Eva Rinawati; Irmayani Irmayani; Poedji Oetomo
Sinusoida Vol 20 No 3 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada makalah ini dibahas mengenai Implementasi LCAS (Link Capacity Adjusment Scheme) untuk menjaga kinerja layanan sistem jaringan fiber optik. Proses pengiriman paket sering mengalami kegagalan ataupun gangguan jalur transmisi pada jaringan fiber optik. Oleh karena itu digunakan sistem proteksi yang difungsikan sebagai cadangan (back up) untuk mengatasi kegagalan pada jalur transmisi tersebut, hal ini dilakukan untuk tetap memenuhi kapasitas yang dibutuhkan pelanggan. Namun permasalahannya adalah apabila jalur utama dan proteksi mengalami kegagalan dalam mengirimkan paket dalam waktu yang bersamaan sehingga paket-paket tersebut tidak sampai ke penerima. Untuk tetap menjaga kinerja layanan sistem jaringan fiber optik maka digunakan LCAS. LCAS memiliki kontrol paket yang digunakan untuk mengontrol setiap member dari VCG (virtual concatenation group). Kontrol paket ini digunakan untuk menambah atau mengurangi member dari VCG apabila terjadi kegagalan link. Dari pengambilan data didapatkan bahwa LCAS memiliki peranan penting saat mengirimkan informasi berupa paket data pada jaringan fiber optik dan dapat dilihat hasilnya bahwa ketika tidak terjadi link failure kapasitas yang diterima adalah sebesar 1000 Mbps, pada saat terjadi link failure kapasitas yang diterima sebesar 930 Mbps. Meskipun kapasitasnya berkurang, namun dapat dibuktikan bahwa penggunaan LCAS dapat menjaga kinerja layanan jaringan fiber optik.
Implementasi OTN Pada Sistem Transmisi DWDM S. El Yumin; Mifta Hul Fitri
Sinusoida Vol 20 No 3 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optical Transport Network (OTN) merupakan suatu teknologi yang dapat meningkatkan bandwidth dan realibility (kehandalan) jaringan dengan membangun fungsi – fungsi jaringan ke dalam jaringan optik. Sebuah OTN terdiri dari satu set elemen jaringan optic yang dikoneksikan dengan link serat optic. OTN dapat menyediakan kegunaan dari transport, multiplexing, perutean, manajemen, supervision dan ketahanan dari kanal optic yang membawa sinyal klien.Dalam paper ini, menjelaskan implementasi OTN pada sistem transmisi DWDM.Penilaian kualitas transmisi menggunakan parameter – parameter seperti Optical Signal to Noise Ration (OSNR) dan Bit Error Rate (BER). Hasil dari implementasi OTN ini membuktikan bahwa FEC mampu memperbaiki error yang terjadi sebagai akibat adanya noise, dispersi maupun redaman yang muncul pada saat proses transmisi berlangsung. Hal terpenting dalam pengukuran performance adalah nilai factor Q, karena semakin besar nilai factor Q berarti bit errornya semakin kecil serta performance dari jaringan tersebut semakin baik.

Page 6 of 13 | Total Record : 129