cover
Contact Name
Erwin Padli
Contact Email
erwinpadli@uinmataram.ac.id
Phone
+6281997667000
Journal Mail Official
jurnal.keislaman@uinmataram.ac.id
Editorial Address
https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/jpk/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keislaman
ISSN : 18296491     EISSN : 25809652     DOI : https://doi.org/10.20414/jpk.v15i2.1623
JPK: Jurnal Penelitian Keislaman (p-ISSN 2580-9652, e-ISSN 1829-6491) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang dikelola dan diterbitkan Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmuah Universitas Islam Negeri (UIN ) Mataram. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali setahun, yakni pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi platform jurnal akses terbuka yang menerbitkan dan menyebarkan gagasan kajian dan penelitian Islam. Fokusnya adalah mempublikasikan kajian dan penelitian asli (penelitian kualitatif, penelitian tindakan kelas, penelitian pengembangan/desain), analisis perpustakaan, dan book review tentang kajian Islam. Ruang lingkup (scope) kajian JPK meliputi: Studi Doktrin Islam Pemikiran Islam Hukum Islam Pendidikan Islam Sosial Keislaman
Articles 115 Documents
Dampak Kapitalisme Global terhadap Pendidikan Islam Emawati Emawati
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 14 No. 2 (2018): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.546 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v14i2.699

Abstract

Tujuan Kajian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak kapitalisme global terhadap pendidikan islam. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data, dalam hal ini penulis akan melakukan identifikasi wacana dari buku-buku, makalah atau artikel, majalah, jurnal, web (internet), ataupun informasi lainnya yang berhubungan dengan judul penulisan untuk mencari hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah dan sebagainya. Teknik yang digunakan dalam tesis ini adalah analisis data model Miles dan Huberman.Aktifitas analisis data model ini antara lain, reduksi data (data reduction), display data dan gambaran konklusi atau verifikasi (conclusion drawing/verification). Hasil kajian menunjukkan bahwa humanisme religius sebagai paradigma, maka orientasi pendidikan Islam dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi, formal, dan informal perlu diarahkan ke titik ini. Dengan paradigma ini, pendidikan Islam, khususnya konteks Indonesia (periferi), diharapkan mampu menyiapkan dirinya sebagai suatu sistem yang dapat diandalkan dalam menyiapkan peserta didik yang siap menghadapi segala dampak yang ditimbulkan akibat kapitalisme global yang dikuasai negara-negara Barat (center).Dengan paradigma ini, peserta didik dapat tumbuh kembang dengan segala potensi dirinya masing-masing, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai religius. Dengan demikian pendidikan Islam tidak akan mengabaikan pentingnya pendidikan jasmani dan rohani serta pendidikan alam, tidak mendikotomikan elemen-elemen tersebut. Pada akhirnya, Insan kamil adalah sasaran pendidikan dalam Islam, dan ini dapat disasar dengan menggunakan paradigma humanisme religius. Title: The Impact of Global Capitalism on Islamic Education Abstract: The objective of this study is to find out how the impact of global capitalism on Islamic education. This research belongs to the category of library research. In data collection techniques, the researcher identified discourses from books, papers or articles, magazines, journals, web (internet), or other information related to the writing title to look for the things or variables in the form of notes, transcripts , books, newspapers, magazines and etc. The technique used in this thesis was the data analysis of Miles and Huberman model. The data analysis activities of this model included data reduction, data display and conclusion drawing/verification. The results of the study showed that religious humanism is as a paradigm, so that the orientation of Islamic education from elementary level to university level, formal, and informal needs to be directed to this point. With this paradigm, Islamic education, especially in Indonesian context (periferi), is expected to be able to prepare itself as a system which can be relied on preparing students who are ready to face all impacts caused by global capitalism which is controlled by Western countries (center). With this paradigm, the students can grow and develop all potentials that they have, while they keep the religious values. Thus Islamic education will not ignore the importance of physical and spiritual education and natural education; it does not dichotomize those elements. In the end, Insan Kamil (perfect human) is the target of education in Islam, and it can be targeted by using the paradigm of religious humanism.
Fenomena Pernikahan Dini dalam Perspektif Islam (Studi Kasus di Desa Kalikuning) Siska Iriani
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 14 No. 2 (2018): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.559 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v14i2.700

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui fenomena pernikahan dini dalam pandangan Islam, (2) mengetahui dampak dari pernikahan dini yang terjadi di desa Kalikuning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus dengan alasan peneliti ingin mengetahui masalah dalam individu, kelompok, program, organisasi dan peristiwa yang biasa terjadi didalam secara sistematis. Untuk mendapat data yang tepat, maka perlu ditentukan informan yang sesuai dengan kebutuhan data (purposive). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data dimulai dari reduksi data, data dislay yang tahap akhirnya yaitu tahap verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus pernikahan dini di desa kalikuning masih tergolong tinggi yakni lebih dari 50% setiap tahunnya. Dampak pernikahan dini di desa kalikuning antara lain; Terhindar dari perbuatan zina, rendahnya pengetahuan warga Kaikuning akan perkembangan IPTEK dan Sumber Daya Manusia, meningkatnya angka pengagguran berdampak pada meningkatnya angka perantauan ke luar daerah. Title: The Case of Young Married In Islamic Perspectives Abstracts: This study aims to (1) find out of the young married case in Islamic perspektif (2) find out the impact of youth marriage that occurred in kalikuning. this research is a qualitative study with a case study. that researchers want to know the problems in individuals, groups, programs, organizations and ordinary events that occur in a systematic manner. data collection techniq used interviews, observation, documentation, and triangulation. the data analysis techniq are: data reduction, the data dislay and the verification stage. The results showed that the cases of young married in Kalikuning more than 50% in the year. The impact of the young merried in Kalikuning. hamlet includes; Avoiding adultery, the low knowledge of the citizens at kalikuning on the development of science and technology and human resources, the increasing number of unemployment has an impact on the increase in the overseas migrants.
Peningkatan Kinerja Guru melalui Program Akreditasi Madrasah A. Khalakul Khoir
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 14 No. 2 (2018): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.215 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v14i2.701

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang “Peningkatan Kinerja Guru Melalui Program Akreditasi Madrasah pada MTs Darul Hikmah Darek Lombok Tengah”. Penelitian ini dilaksanakan selama enam bulan, mulai dari bulan Mei sampai bulan Oktober 2018 dengan bentuk kegiatan melakukan penggalian data melalui observasi, wancara dan dokumentasi untuk menemukan dan mengumpulkan data-data yang riil tentang bagaimana program akreditasi meningkatkan kinerja guru.Isu yang hangat pada tempat penelitian ini adalah bahwa kinerja guru belum maksimal disebabkan oleh faktor-faktor tertentu, baik faktor internal guru maupun faktor eksternal. Faktor internal meliputi kualifikasi pendidikan dan motivasi intrinsik maipun inovasi guru yang perlu dikembangkan. Sedangkan faktor eksternal meliputi perlunya lembaga memberi perhatian khusus pada para guru dan mengupayakan kerjasama dengan lembaga-lembaga lain yang dapat mendukung terlaksananya program-program pendidikan pada MTs Darul Hikmah secara optimal.Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan dan menganalisis data adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Data yang diperoleh diklasifikasi dan diverifikasi, sehingga terkumpul data yang diharapkan. Setelah data terkumpul melalui beberapa instrumen, peneliti melakukan triangulasi untuk memastikan bahwa data-data yang diperoleh benar-benar tepat dan absah Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Upaya peningkatkan kinerja para pelaku pendidikan dilakukan melalui kreatifitas dan inovasi para pelaku pendidikan baik kepala sekolah, para guru maupun staf administrasi, disamping itu juga dilakukan melalui program-program madrasah bekerjasama dengan kementerian Agama dan Pemda setempat. Adapun program-program madrasah dalam mengoptimalkan kualitas tentu dengan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana lembaga dan scara kontinyu melakukan pembinaan-pembinaan bagi sluruh komponen madrasah yang secara keseluruhan program madrasah mendapat apresiasi yang baik dari pihak yayasan maupun dari kalangan masyarakat dan pemerintah. Title: The Improvement of Teacher’s Performance through the Islamic School (Madrasah) Accreditation Program Abstract: This research examines the Improvement of Teacher’s Performance through the Islamic school (madrasah) Accreditation Program. This research is a qualitative research by carrying out the collection of the data through observation, interview and documentation to find and collect the real data about how accreditation programs can improve teacher’s performance. The instruments used in collecting and analyzing data were observation, documentation and interviews. The data obtained were classified and verified, so that the expected data were collected. After the data were collected through several instruments, the researcher did triangulation to ensure that the data obtained were truly accurate and valid. The results of this research showed that the efforts of performance improvement of the education perpetrators are carried out through the creativity and innovation of education perpetrators both principal, teachers and administrative staff, besides that it is also carried out through Islamic school (madrasah) programs in collaboration with the Ministry of Religion and the local government. In optimizing the quality, Islamic school (madrasah) prepares various facilities and infrastructures of institution, it continuously carries out the coaching for all components of the Islamic school (madrasah) and overall Islamic school (madrasah) programs receive good appreciation from the foundation, the community and government.
Bagian Depan: Tim Penyunting, Pedoman Transliterasi, dan Daftar Isi Siti Hajaroh
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 14 No. 2 (2018): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.975 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v14i2.705

Abstract

Bagian Depan Jurnal: Tim Penyunting, Pedoman Transliterasi, dan Daftar Isi
Bagian Depan: Tim Penyunting, Pedoman Transliterasi, dan Daftar Isi Siti Hajaroh
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 14 No. 1 (2018): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.502 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v14i1.708

Abstract

Tim Penyunting, Pedoman Transliterasi, dan Daftar Isi
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK PADA KELAS 4 MIN 1 MALANG Nuril Nuzulia
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 13 No. 2 (2017): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.1 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v13i2.783

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran tematik pada kelas 4 MIN 1 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas 4, siswa kelas 4, dan Kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) guru dan kepala sekolah mengetahui tentang implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran tematik, 2) guru melaksanakan pendekatan saintifik dalam pembelajaran tematik yang mencakup 5 M pada tema cita-citaku yaitu: mengamati menanya, menalar, mencoba, dan mengkomunikasikan, yang dilakukan siswa dalam proses pembelajaran sudah terlaksana, 3) adanya hambatan yang ditemui dalam implementasi pendekatan saintifik yaitu, keberanian siswa dalam bertanya kurang, pada saat proses pembelajaran berlangsung siswa kurang berani untuk mengajukan pertanyaan. Abstract: This study aims to describe the implementation of scientific approach in thematic learning in 4th grade of MIN 1 Malang. This is a descriptive research. The subjects of this research are 4th grade teachers, 4th grade students, and the principal. Data collection techniques used were observation, interview, and documentation study. Data were analyzed by data reduction, data presentation, and conclusions. The technique of examining data validity using triangulation of sources. The results of research showed that: 1) the teachers and the principals know about the implementation of scientific approach in thematic learning; 2) the teacher implemented the scientific approach in thematic learning, which includes 5 M on the theme ‘my goals’ namely observing, questioning, reasoning, trying, and communicating, the students do in the learning process has been done; 3) the obstacles encountered in the implementation of the scientific approach that is the less students’ courage in asking, and during the learning process students are less courageous to ask questions.
Manajemen Hubungan Masyarakat dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat sekitar di Ma At-Tahzib Kekait Gunungsari Ahmad Sulhan
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 13 No. 2 (2017): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.624 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v13i2.784

Abstract

Abstrak: Kegiatan manajemen hubungan masyarakat mencakup fungsi-fungsi pokok manajemen secara umum, berfungsi dan bertujuan menciptakan dan mengembangkan persepsi terbaik bagi suatu organisasi lembaga pendidikan yang kegiatannya langsung ataupun tidak langsung mempunyai dampak bagi masa depan organisasi lembaga pendidikan itu. Penelitian ini dilakukan untuk menggali dan menggambarkan "Manajemen Hubungan Masyarakat dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Sekitar di MA At-Tahzib Kekait Gunungsari" dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana konsep manajemen hubungan masyarakat di MA At-Tahzib Kekait Gunungsari, bagaimana kondisi umum bentuk partisipasi masyarakat di MA At-Tahzib Kekait Gunungsari dan bagaimana model peran manajemen humas dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sekitar di MA At-Tahzib Kekait Gunungsari. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode pengumpulan datanya menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisa dengan tiga tahap yaitu verifikasi data, display data dan reduksi data. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep manajemen hubungan madrasah dengan masyarakat internal yang efektif memberikan konstribusi terhadap kelancaran hubungan madrasah dengan masyarakat eksternal. Melalui kebebasan berkomunikasi dilingkungan internal madrasah, semua warga madrasah mempunyai kesempatan yang sama untuk berkreasi dan mengeluarkan pendapat. Dengan demikian, lahirlah sejumlah kegiatan hubungan madrasah dengan masyarakat untuk menggalang partisipasi masyarakat. Kondisi umum bentuk partisipasi masyarakat melalui manajemen humas dimulai dengan perencanaan partisipatif dan pengorganisasian dalam bentuk panitia pelaksana dengan melibatkan semua unsur madrasah yang terkait. Proses selanjutnya adalah pengaktifan dalam bentuk komunikasi dan pelaksana kegiatan. Komunikasi yang paling akrab dilakukan madrasah dengan komite madrasah yang bertujuan menyerap aspirasi ide, dan kebutuhan masyarakat. Proses terakhir manajemen humas adalah pengendalian yang dilakukan terhadap proses kegiatan dan hasil kegiatan humas. Model peran manajemen humas dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sekitar di MA At-Tahzib Kekait Gunungsari difasilitasi dan digalang oleh komite madrasah. Partisipasi masyarakat dalam bentuk pengambilan keputusan, pelaksanaan program, pengambilan manfaat,dan evaluasi. Abstract: Public relations management activities cover the main functions of management in general, functioning and aims to create and develop the best perception for an organization of educational institution whose activities directly or indirectly have an impact on the future of the educational institution organization. This research was conducted to explore and describe "Public Relations Management in Increasing the Participation of Surrounding People in MA At-Tahzib Kekait Gunungsari" with the aim to know how is the concept of public relations management in MA At-Tahzib Kekait Gunungsari; how are the general conditions of community participation in MA At Tahzib Kekait Gunungsari; and how is the role model of public relations management in increasing the participation of surrounding communities in MA At-Tahzib Kekait Gunungsari. This type of research uses a qualitative approach, and the method of data collection uses in-depth interviews, participant observation, and documentation. Then the data is analyzed in three stages namely data verification, data display and data reduction. The results of this study indicates that the concept of madrasah relationship management with an effective internal society contributes to the smoothness of madrasah relationships with external communities. Through the freedom of communication within the internal madrasah, all madrasah residents have the equal opportunity to be creative and to express their opinions. Thus, a number of madrasah relationship activities were established with the community to mobilize the community participation. The general condition of community participation’s form through public relations management is begun with participatory planning and organizing in the form of the organizing committee by involving all elements of the related madrasah. The next process is the activation of communication form and executing activities. The most familiar communication of madrasahs with madrasah committees aimed at absorbing the aspirations of ideas, and the needs of society. The last process of public relations management is the control performed on the process of activities and the results of public relations activities. The role model of public relations management in increasing the participation of surrounding communities in MA At-Tahzib Kekait Gunungsari is facilitated and mobilized by the madrasah committee. While the community participations are shown in decision-making, program implementation, benefit-taking, and evaluation. Kata Kunci: manajemen, humas, partisipasi, masyarakat
Keterampilan Manajerial Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Relegius (Studi Kasus di SMP Negeri 7 Mataram) Maimun Maimun
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 13 No. 2 (2017): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.778 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v13i2.787

Abstract

Abstrak: Kepala sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang memiliki peran sentral dalam membawa keberhasilan lembaga pendidikan karena dia berperan memandu, menuntun, membimbing, membangun, memotivasi kerja, mengemudikan organisasi, menjalin jaringan komunikasi yang baik dengan komunitas sekolah, lingkungan sekitar dan yang lainnya.Kepemimpinan sebagai salah satu fungsi manajemen merupakan hal yang sangat penting untuk mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan adalah suatu kekuatan penting dalam rangka pengelolaan, oleh sebab itu kemampuan memimpin secara efektif (effective leader) merupakan kunci keberhasilan organisasi/sekolah. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Realitas budaya releigius yang dikembangkan Kepala Sekolah tercermin melalui nilai-nilai atau norma-norma yang cukup mewarnai aktivitas seluruh komponen sekolah; (2) Keterampilan Konsep kepala sekolah teraplikasi melalui penguatan karakter, yakni memiliki sikap dan prilaku keagamaan yang dicerminkan lewat bekerja maksimal, dan jujur; (3) Keterampilan manusiawi kepala sekolah dalam mengembangkan budaya agama melaui pembiasaan sikap saling pengertian dan saling percaya telah dalam diri warga sekolah, sehingga hubungan baik pun tercipta diantara mereka sekalipun berbeda keyakinan dan kepercayaan dalam agama; (4) Keterampilan Teknik kepala sekolah dalam mengembangkan budaya agama terwujud dari sikap kebersamaan seperti peringatan hari besar agama-agama di SMP Negeri 7 Mataram menjadi salah satu elemen yang dihidupkan oleh Kepala Sekolah dalam mengembangkan budaya religius agar warga sekolah memahami sekaligus menghargai beberapa macam dan model perayaan hari besar dari agama-agama yang berbeda; dan (5) Keterampilan Personal kepala sekolah dalam mengembangkan budaya agama terkristalisasi dalam Visi religius yang diemban oleh SMP Negeri 7 Mataram menjadi sebuah keharusan bagi warga sekolah untuk mewujudkannya dalam bentuk budaya religius. Abstract: The principal is an educational leader who has a central role in bringing the success of an educational institution because he plays a role in guiding, holding, supervising, building, motivating work, steering the organization, establishing a good communication network with the school community, the environment and others. Leadership as one of management functions is very important to achieve organizational goals. Leadership is an important force in the framework of management, therefore, the ability to lead effectively is the key to success of the organization/school. The research results showed: (1) The reality of religious culture developed by the Principal is reflected through the values or norms that adequately color the activity of all school’s components; (2) The concept skills of principals is applied through the characters’ strengthening that is to have attitudes and religious behaviors reflected through maximum work, and honest; (3) The principal’s humanity skill in developing a religious culture through the habit of mutual understanding and mutual trust within the school community, so that good relations are created among them despite their different beliefs in religion; (4) The principal's technical skill in developing the religious culture is manifested from the attitude of togetherness such as the commemoration of religious days in SMP Negeri 7 Mataram became one of the raised elements by the Principal in developing the religious culture so that the school’s member understood and appreciated several kinds and models the celebration of the great day of different religions; and (5) The principal’s personal skills in developing religious culture is crystallized in the religious vision carried by SMP Negeri 7 Mataram becomes a necessity for the school’s member to make it happen in the form of religious culture. Kata Kunci: keterampilan manajerial, budaya religius
Identifikasi Kemampuan Guru dalam Melakukan Penilaian Hasil Belajar Berbasis Kurikulum 2013 di MIN Punia Mataram Mulabbiyah Mulabbiyah
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 13 No. 2 (2017): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.029 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v13i2.788

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan guru MIN Punia Mataram dalam melaksanakan penilaian hasil belajar berbasis kurikulum 2013 yang mencakup kemampuan merencanakan penilaian, melaksanakan penilaian, melakukan pengolahan hasil penilaian dan menindaklanjuti hasil penilaian. Populasi penelitian berjumlah 20 orang guru dengan sampel penelitian berjumlah 13 orang guru yang dipilih secara purposive sampling. Adapun variabel dalam penelitian ini berupa kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil belajar. Data kemampuan guru diperoleh melalui instrumen berbentuk angket tertutup dan semiterbuka. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif berupa persentase, hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan guru MIN Punia Mataram dalam merencanakan penilaian tergolong sangat baik (90%), kemampuan melaksanakan penilaian tergolong baik (73,33%), kemampuan mengolah hasil penilaian tergolong sangat baik (93,33%) serta kemampuan memanfaatkan dan menindaklanjuti hasil penilaian tergolong baik (53,33%). Berdasarkan hasil ini disimpulkan bahwa kemampuan guru MIN Punia Mataram dalam melaksanakan penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum 2013 sudah baik. Abstract: This research is quantitative descriptive research which aims to identify the ability of MIN Punia Mataram teacher in conducting the learning outcomes assessment based on curriculum 2013 which includes the ability to plan the assessment, to carry out the assessment, to perform the processing of assessment result and to follow up the assessment result. The population of this research is 20 teachers with the research sample is 13 teachers selected by purposive sampling. The variable of the study is the of teachers’ ability in implementing assessment of learning outcomes. The data of teachers' ability is obtained through closed and semiterbased questionnaire instruments. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis in the form of percentage. The result showed that the ability of MIN Punia Mataram teachers to plan the assessment was very good (90%); the ability to carry out the assessment was good (73.33%); the ability to process the assessment result was very good (93, 33%); and the ability to utilize and to follow up the assessment result is quite good (53.33%). Based on these results, it is concluded that the ability of MIN Punia Mataram teachers in implementing the assessment of learning outcomes based on the 2013 curriculum is good.
Pandangan Mahasiswa Terhadap Radikalisme (Studi Penelitian Deskriptif di UIN Mataram) Husnul Hidayati
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 13 No. 2 (2017): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.386 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v13i2.789

Abstract

Abstrak: Dakwah, jihad, Islam memiliki korelasi parsial. Dakwah dalam pandangan setiap orang berbeda-beda, demikian pula jihad yang selalu identik dengan kekerasan. Seruan jihad dalam Islam bukanlah hal baru dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptip kualitatif. Penelitian ini melibatkan mahasiswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Dakwah sebaiknya dilakukan dengan mengedepankan kesantunan dan menghindari perilaku kekerasan karena sesungguhnya kemajemukan adalah bagian yang harus diutamakan; (2) Jihad sebagai bagian dari ajaran Islam jangan diartikan dalam makna yang sempit. Jihad sering diartikan sebagai upaya pembelaan agama pada saat perang dan banyak di dalilkan oleh pelaku teror. (3) Stigma bahwa Islam identik dengan kekerasan adalah sesat dan tidak dapat dibenarkan karena Islam sendiri bukanlah agama kekerasan, tetapi Islam sering dijadikan alat untuk meraih kekuasaan atau komoditas politik untuk menggaet kekuasaan. Abstract: Da’wah, jihad, Islam has a partial correlation. Da'wah in of each person’s view is different, jihad is also always synonymous with violence. The call for jihad in Islam is not new. This is a qualitative descriptive research. This research involves the university students as informants. The results showed that; (1) Da'wah should be done by promoting politeness and avoiding violent behavior because pluralism is a part that should take precedence; (2) Jihad as part of the Islamic teachings should not be interpreted in a narrow sense. Jihad is often interpreted as an effort to defend religion during the war and argued most of the time by the terror doer; (3) The stigma that Islam is synonymous with violence is heretical and can not be justified because Islam itself is not a violent religion, but Islam is often used as a tool to gain power or political commodities to gain power.

Page 2 of 12 | Total Record : 115