cover
Contact Name
Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwari
Contact Email
journal@lppm.unair.ac.id
Phone
+6285230081552
Journal Mail Official
journal@lppm.unair.ac.id
Editorial Address
Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM), Universitas Airlangga Gedung Kahuripan Lantai 2 Kampus C Universitas Airlangga Mulyorejo, Surabaya 031) 5995246, Mulyorejo, Kec. Mulyorejo, Kota SBY, Jawa Timur 60115
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service)
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 25808680     EISSN : 2722239X     DOI : 10.20473/jlm.v3i2.2019.50-52
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) (p-ISSN: 2580-8680 , e-ISSN: 2722-239X) is a scientific journal that publishes articles of community service from the application of various scientific disciplines. The purpose of this journal publication is to disseminate the results of community service activities that have been achieved in the field of community service. JLM, in particular, focuses on the main problems in developing the following sciences in community service: health, social sciences, entrepreneurship, technology, and teaching education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 419 Documents
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH SAPI DI DESA JATITENGAH, KECAMATAN SUGIHWARAS, KABUPATEN BOJONEGORO Shochrul Rohmatul Ajija; Rumayya Rumayya; M Khoerul Mubin; Akhmad Jayadi
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v4i2.2020.339-351

Abstract

Desa Jatitengah merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro. Saat ini, masalah utama yang dihadapi desa Jatitengah adalah masalah limbah kotoran ternak sapi. Para petani belum mempunyai kemampuan dan keterampilan mengolah limbah kotoran sapi, dan selama ini petani memanfaatkan limbah kotoran sapi sebagai pupuk organik yang hanya dibiarkan di tempat terbuka. Hal ini kurang efektif untuk dilakukan, karena dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menyebabkan pemanasan global. Melihat kondisi tersebut, sangat perlu adanya penerapan Iptek pemanfaatan limbah kotoran sapi, agar petani dapat memanfaatkan limbah kotoran sapi secara mandiri, terutama menjadikan energi alternatif berupa biogas. Hasil yang dicapai pada program pengabdian masyarakat ini antara lain terbangunnya instalasi biogas, terlaksananya pelatihan dalam mengolah limbah sapi menjadi biogas, pelatihan dalam merawat instalasi biogas, dan terpasangnya kompor biogas serta terlaksananya penyaluran biogas ke rumah warga. Selain itu, petani dan atau peternak sapi menjadi lebih paham akan proses pembuatan biogas, dengan cara mengikuti pelatihan atau pengamatan secara langsung di lokasi. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di desa Jatitengah telah berhasil menghasilkan biogas sebagai energi alternatif bagi petani dan atau peternak sapi. Dengan demikian, petani dapat memanfaatkan biogas sebagai pengganti kayu bakar dan gas LPG, dan pada akhirnya kesejahteraan petani di desa Jatitengah dapat tercapai.
MEMIKIRKAN MODEL PENDIDIKAN LITERASI BERBASIS KESURABAYAAN UNTUK TAMAN BACA MASYARAKAT (TBM) DI SURABAYA Kukuh Yudha Karnanta, S.S., M.A
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v5i1.2021.65-74

Abstract

This community service program aims to develop a creative writing model based on Surabaya’s local values. Surabaya’s local values refer to identity and common worldview of ‘arek Suroboyo’ such as egalitarianism, urban, and multicultural. Those values are tied in the main theme a revitalization of Surabaya Identity. Participants are 115 junior high schools in Surabaya. The community service program is conducted through student-centered learning, while the strategies are discovery learning and project-based learning using inquiry technique. Learning materials are collected from archives such as photos, videos, and field trips to certain places. This community service program give a significant contribution to cultivating a cultural understanding of the Surabaya, as exposed in participants' literary works.
UPAYA PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA IBU BALITA DI DESA KALITIDU KABUPATEN BOJONEGORO Rifki Oksantika
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v4i2.2020.291-300

Abstract

Hipertensi pada masa kehamilan merupakan salah satu masalah kehamilan yang seringkali menyebabkan komplikasi. Komplikasi pada kehamilan memiliki risiko tinggi mengalami kematian prenatal dan neonatal. Berdasarkan hasil kuesioner, meskipun memiliki pengetahuan yang baik, perilaku yang dilakukan masyarakat masih tidak sehat. Melalui kegiatan penanggulangan hipertensi pada ibu balita dapat meningkatkan pengetahuan dan memotivasi ibu balita untuk meningkatkan status kesehatannya. Peningkatan status kesehatan penting dilakukan ibu, terutama bagi ibu yang sedang menyiapkan diri untuk hamil. Upaya penanggulangan dilakukan dengan melaksanakan tiga rangkaian kegiatan yakni Kupandu Makanmu, Pembina Selasih dan Tirakato. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung dengan sasaran ibu balita di Desa Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Melalui kegiatan tersebut, terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita mengenai hipertensi sebesar 80% serta 23 dari 36 keluarga menyetujui aksi Tirakato.
Peningkatan Pengtahuan Murid SMA Terkait Kesehatan Reproduksi Untuk Mencegah Stunting Di Desa Mayangrejo, Kalitidu astri dewi choirina
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v5i1.2021.233-240

Abstract

The period of the first 1000 days is often called the window of opportunities or often called the golden period which is a determinant of the quality of health in the next lifetime. Unfortunately, in every 1000 HPK there are various health problems that affect the health of the baby, which one of the problem is stunting. Stunting is a malnutrition condition related to insufficient nutrition. One of the factors in the occurrence of stunting is due to risky pregnancies such as pregnancy at a young age, a lack of knowledge of mothers about health and nutrition before and during pregnancy, and after giving birth. Community service efforts were carried out in Mayangrejo, Kalitidu, Bojonegoro to reduce the incidence of stunting. Community service is carried out in the form of implementing educational activities and socializing adolescent reproductive health to 11 and 12 grade students of Al-Aly Islamic High School, Mayangrejo, Kalitidu so that they can be responsible for their reproductive health and their future. This community service activity is expected to increase the knowledge and understanding of adolescents related to reproductive health and the impact of marriage and pregnancy at too young age so that it can reduce the prevalence rate of stunting toddlers in Mayangrejo.
EDUKASI PROTOKOL KESEHATAN NEW NORMAL DAN PENGENALAN DUNIA BISNIS DI TENGAH PANDEMI COVID-19 MELALUI MEDIA SOSIAL Calvina Izumi Atmajanti; Gavrial Caesarissa Richtiara; Kinanti Khairunnisa I.S; Dina Az-Zahra; Nadya Aliyya Sophia; Poppy Ayu Rahmawati
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v4i2.2020.472-478

Abstract

In the midst of the emergency situation that must be experienced by Indonesia, namely the pandemic caused by the COVID-19 virus caused a change in the system in the implementation of the Real Work Lecture. Previously, real work lectures that could be carried out in various regions with a variety of cross-regional students, had to undergo changes, namely the implementation of real work lectures according to the domicile of the student. Our work program is learning about new normal health protocols and introducing the business world to improve the economy during the pandemic through social media. This learning is expected to be able to educate the public about how to deal with new normal conditions so as not to increase the spread of the people who are infected with the COVID-19 virus. In addition, the introduction of the business world is expected to educate the public to educate the public in maintaining economic balance during the pandemic through minimalist businessabstrakDi Tengah situasi darurat yang harus dialami oleh Indonesia, yaitu masa pandemi yang disebabkan oleh virus COVID-19 menyebabkan perubahan sistem pada pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata. Yang sebelumnya Kuliah kerja nyata yang dapat dilaksanakan di berbagai daerah dengan ragam mahasiswa lintas daerah, harus mengalami perubahan yaitu pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata sesuai domisili mahasiswa tersebut. Program kerja yang kami lakukan adalah pembelajaraan mengenai protokol kesehatan new normal dan pengenalan dunia bisnis guna meningkatkan ekonomi selama masa pandemi melalui media sosial. Pembelajaran ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat mengenai cara menghadapi kondisi new normal agar tidak menambah angkat tersebar nya masyarakat yang terjangkit virus COVID-19. Selain itu pengenalan dunia bisnis diharapkan dapat mengedukasi masyarakat untuk mengedukasi masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekonomi di masa pandemi melalui bisnis yang minimalis.
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK UNTUK PENGEMBANGAN E-LEARNING SISTEM BAGI GURU: STUDI PADA GURU-GURU SMP MUHAMMADIYAH 14 PACIRAN LAMONGAN Philipus Keban; Yayan Sakti Suryandaru; Nanang Haryono
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v5i1.2021.84-94

Abstract

Learning media is an important part of the distance learning process, especially in the midst of the Covid-19 pandemic. Online learning implemented in the midst of a pandemic demands innovation. The process of learning media innovation with the use of information technology is a big part of the progress of education. E-learning as a learning model in education provides a big role and function for the world of education. E-learning as a distance learning model in the education sector provides a big function and role for the world of education, especially since the Indonesian Government since March 2, 2020 (kompas.com) is facing the Covid-19 outbreak where all students at all levels are studying at home. Teachers at all levels of education as the spearhead of the implementation of education need to be empowered by providing knowledge and skills in making innovative learning media using technology. Community service that has been carried out aims to empower teachers in making technology-based learning media. This is based on the special problems faced by teacher partners (SMP Muhammadiyah 14 Paciran), the difficulty in making innovative learning media using technology. After empowerment through lectures on the importance of e-learning, followed by training on innovative learning media with movavi, and direct assistance and use of zoom, it was concluded that (a) teacher partners of SMP Muhammadiyah 14 Pondok Pesantren Karangasem Lamongan have increased knowledge (b) Teachers are capable converting PPT into visual learning media using Movavi software, (c) The teacher is able to take pictures, edit using Movavi on a smartphone. (d) At this stage the teachers are able to make learning media starting from planning by selecting important materials, taking pictures, editing learning media, to rendering so as to produce learning media that attracts students. abstrakMedia pembelajaran menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran jarak jauh terlebih ditengah pandemi covid-19. Pembelajaran daring yang diimplementasi ditengah pandemi menuntut inovasi. Proses inovasi media pembelajaran dengan penggunakaan teknologi informasi bagian besar untuk kemajuan Pendidikan. E-learning sebagai model pembelajaran dalam pendidikan memberikan peran dan fungsi yang besar bagi dunia pendidikan. E-learning sebagai model pembelajaran jarak jauh sektor pendidikan memberikan fungsi dan peran yang besar bagi dunia pendidikan lebih-lebih saat ini Pemerintah Indonesia sejak 2 Maret 2020 (kompas.com) menghadapi wabah covid-19 dimana semua siswa pada semua jenjang belajar dirumah. Guru pada semua jenjang pendidikan sebagai ujung tombak pada pelaksanaan Pendidikan perlu diberdayakan dengan memberi bekal pengetahuan, ketrampilan dalam membeuat media pembelajaran yang inovatif dengan pemanfaatan teknologi. Pengabdian masyarakat yang telah dilaksankaan bertujuan untuk pemberdayaan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis teknologi. Hal tersebut didasari permasalahan khusus yang dihadapi mitra guru (SMP Muhammadiyah 14 Paciran) kesulitan dalam pembuatan media pembelajaran inovatif dengan penggunaan teknologi. Setelah dilaksankaan pemberdayaan melalui ceramah pentingnya pembelajaran e-learning, dilanjutkan dengan pelatihan inovasi pembaatan media pembelajaran dengan movavi, dan pendampingan baik melalui langsung dan penggunaan zoom disimpulkan (a)  mitra guru SMP Muhammadiyah 14 Pondok Pesantren Karangasem Lamongan  telah bertambah pengetahuannya (b) Guru mampu mengubah PPT menjadi media pembelajaran visual dengan menggunakan software movavi, (c) Guru mampu untuk pengambilan gambar, editing menggunakan movavi pada smartphone. (d) Pada tahap ini guru-guru mampu membuat media pembelajaran mulai dari perencanaan dengan memilih materi penting, pengambilan gambar, melaksanakan editing media pembelajaran, sampai rendering sehingga menghasilkan media pembelajaran menarik siswa.
EDUKASI HIGIENE SANITASI INDUSTRI PADA PEKERJA INDUSTRI RUMAH TANGGA KERUPUK DI DESA KANDANGAN KREMBUNG SIDOARJO M Nilzam Aly; Andhini Aurelia Putri; Indah Budi Lestari; Bunga Natanael Mega P; Maulidiyatun Nafiisah; Izza Mahendra; Neni Haqnanda Dimi; Rosaline Dinda Arista; Deviyanty Ristia Ayu; Berliana Purnaning Samsara
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v4i2.2020.400-406

Abstract

Industrial sanitation hygiene education program for crackers home industry workers in Kandangan village, Krembung sub-district, Sidoarjo district was chosen as the Community Work Study Program (KKN-BBM) because: (1) In 2020, in Kandangan Village there were around 52 crackers home industries which has entered the second generation so it must be maintained; (2) The application of sanitation hygiene in the crackers home industry in Kandangan Village is generally still far from the established standards; (3) Poor hygiene practices can cause things that are detrimental to consumers, such as food poisoning or food-borne diseases. The author involved 10 crackers home industry workers as fostered partners during KKN activities taking place in industrial sanitation hygiene education on crackers home industry workers. The program is carried out with the delivery of material regarding sanitary hygiene requirements to control risk factors for food contamination, both those originating of food ingredients, people, places and equipment. To evaluate this activity, pre-test is given before delivering the material and post-test after delivering the material. From the results of the activities, this program has been proven to increase worker’s knowledge regarding sanitation hygiene requirements that must be carried out by crackers home industry managers and workers. Even though industrial sanitation hygiene education activities are more material in nature, it is expected to be a trigger to increase worker’s awareness about the importance of implementing industrial sanitation hygiene and making it a daily habit. This is because one important factor that supports the creation of food security is the condition of good food processing sanitation and hygiene.abstrakProgram edukasi higiene sanitasi industri pada pekerja industri rumah tangga kerupuk di Desa Kandangan, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo dipilih sebagai program Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) karena: (1) Pada tahun 2020, di Desa Kandangan terdapat sekitar 52 industri kerupuk yang sudah masuk pada generasi kedua sehingga harus dipertahankan; (2) Penerapan higiene sanitasi pada industri rumah tangga kerupuk di Desa Kandangan umumnya masih jauh dari standar yang sudah ditetapkan; (3) Praktek sanitasi higiene yang kurang baik dapat menimbulkan hal-hal yang merugikan konsumen, seperti keracunan makanan maupun penyakit yang ditularkan melalui makanan. Penulis melibatkan 10 pekerja industri rumah tangga kerupuk sebagai mitra binaan selama kegiatan KKN berlangsung dalam edukasi higiene sanitasi industri pada pekerja industri rumah tangga kerupuk.Program ini dilakukan dengan penyampaian materi mengenai persyaratan higiene sanitasi untuk mengendalikan faktor risiko terjadinya kontaminasi terhadap makanan, baik yang berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan.Untuk mengevaluasi kegiatan ini dilakukan pemberian pre-test sebelum penyampaian materi dan post-testsetelah penyampaian materi.Dari hasil kegiatan, program ini terbukti meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai persyaratan higiene sanitasi yang harus dilakukan oleh pengelola industri rumah tangga dan para pekerja.Walaupun kegiatan edukasi higiene sanitasi industri lebih bersifat pembekalan materi tapi diharapkan dapat menjadi suatu pemicu untuk meningkatkan kesadaran para pekerja tentang pentingnya menerapkan higiene sanitasi industri serta menjadikannya kebiasaan sehari-hari.Hal ini dikarenakan salah satu faktor penting yang mendukung terciptanya keamanan pangan adalah kondisi sanitasi dan higiene pengolahan pangan yang baik.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN DETEKSI DINI DAN PENATALAKSANAAN GANGGUAN PENDENGARAN DI KALIBARU KULON BANYUWANGI Puguh Setyo Nugroho; Rosa Falerina; Nyilo Purnami; Rizka Fathoni Perdana; Alfian Nurfaizi
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v5i1.2021.95-102

Abstract

Hearing loss can disrupt communication, which has an impact on social, school, and work environments. Early detection and management of hearing loss can prevent it. The community is hoped to be contributed by raising awareness of hearing loss and its prevention. Therefore, educational activities in the form of counseling and training were carried out for various groups in Kalibaru Kulon village, Kalibaru Sub District, Banyuwangi District, East Java. The aim of the counseling and training on early detection of hearing loss for medical personnel is to increase their knowledge and skills at the Public Health Center (Puskesmas) to perform early detection and management of hearing loss. The purpose of hearing health counseling activities for “Satya Kencana” youth organizations is to increase their knowledge as a strategic age in the community to engage in early detection of hearing loss activities in the community. The training of medical personnel was conducted through lectures, practice skills, and questions and answers (Q&A), the average pre-test result was 47,67 (15,69) and the average post-test was 80,67 (22,73). The comparison of both results had significantly different results (p<0,0001). Hearing health counseling for “Satya Kencana” youth organizations was conducted with lectures and Q&A. The average pre-test result was 53,08 (13,72) and the average post-test result was 86,28 (20,81). The comparison of both results also showed significantly different results (p<0,0001).AbstrakGangguan pendengaran dapat mengganggu komunikasi yang berdampak pada lingkungan sosial, sekolah, dan pekerjaan. Gangguan pendengaran dapat dicegah dengan deteksi dan penatalaksanaan dini gangguan pendengaran. Diharapkan masyarakat dapat  berkontribusi dengan meningkatkan kesadaran terhadap gangguan pendengaran dan pencegahannya. Sehingga dilaksanakan kegiatan edukasi berupa penyuluhan dan pelatihan untuk berbagai kalangan di desa Kalibaru Kulon Kecamatan Kalibaru Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Tujuan kegiatan penyuluhan dan pelatihan deteksi dini gangguan pendengaran untuk tenaga medis adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga medis di puskesmas untuk melakukan deteksi dan penatalaksanaan dini gangguan pendengaran. Tujuan kegiatan penyuluhan kesehatan pendengaran untuk karang taruna Satya Kencana adalah meningkatkan pengetahuan karang taruna sebagai usia strategis di masyarakat untuk berperan serta dalam kegiatan deteksi dini gangguan pendengaran di masyarakat. Pelatihan tenaga medis dilakukan dengan metode ceramah, praktek ketrampilan, dan tanya jawab dengan hasil rata-rata pre test 47,67 (+15,69) dan rata-rata post test 80,67 (+22,73). Perbandingan hasil pre test dan post test  didapatkan hasil yang berbeda signifikan (p<0,0001). Penyuluhan kesehatan pendengaran untuk karang taruna Satya Kencana dilaksanakan dengan ceramah dan tanya jawab dengan hasil rata-rata pre test 53,08 (+13,72) dan rata-rata post test 86,28 (+20,81). Perbandingan hasil pre test dan post test didapatkan hasil yang berbeda signifikan (p<0,0001).
PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN TRADISIONAL MELALUI PENDAMPINGAN MANAJEMEN PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN PADA ISTRI NELAYAN DI KELURAHAN KEDUNGCOWEK, KECAMATAN KENJERAN, SURABAYA Wasiaturrahma Wasiaturrahma; Dina Heriyati; Chorry Sulistyowati; Shochrul Rohmatul Ajija
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v4i2.2020.361-368

Abstract

Pendapaan nelayan di Kelurahan Kedungcowek, Kecamatan Kenjeran, Kota  Surabaya, relatif rendah. Sehingga, membutuhkan peran seorang Istri untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan manajemen pengolahan dan pengawetan ikan pada istri nelayan di kelurahan Kedungcowek dalam rangka meningkatkan nilai jual ikan. Kegiatan ini menggunakan metode action research. Hasil dari kegiatan ini yaitu peningkatan kemampuan dan keterampilan para istri nelayan dalam meningkatkan nilai jual ikan. Pendapatan keluarga nelayan Kedungcowek menjadi lebih meningkat dari adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini.
POSITIVE DEVIANCE PROGRAM DEVELOPMENT TO IMPROVE NUTRITION OF CHILDREN IN MOJOSARI VILLAGE, KALITIDU Gita Rizki Amaliya
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v5i1.2021.212-220

Abstract

Nutrition is one of the things that is still a global problem, including in Indonesia. Inadequate nutrition from in the womb to birth can cause various health problems for both mother and baby. One of the health problems that can occur in children under five due to malnutrition is stunting. This community service activity was held in Mojosari Village, Kalitidu, Bojonegoro. Undernutrition of children under five is one of the problems that must be addressed by the village government of Mojosari because based on Posyandu data, it was noted that in 2019 there were 38 underfives who were malnourished. The purpose of this community service is as an effort to improve nutrition for malnourished toddlers in Mojosari Village. The community service stages started from problem identification by obtaining primary and secondary data from observations, FGD, indept interviews and questionnaires as well as data from posyandu, ponkesdes and puskesmas. The data then obtained several lists of problems which were then prioritized using the CARL method so that the priority problem was obtained, namely malnutrition. After that, look for the root of the problem using the problem tree diagram, then prioritize alternative solutions using the MEER method. The results of the calculation of the MEER method found the priority alternative solutions, namely the development of the positive deviance (PD) program. So that the community service program carried out is the BOHLAM HATI Program (Providing Processed Healthy Nutritious Food) which contains a series of activities, namely the provision of nutritious food, the innovation of the RAZIA (Children's Nutrition Report) book, socialization in the form of talk shows, cooking demonstrations, and food decoration competitions. This series of activities is expected to increase the participation of mothers and toddlers in the PD program so that it can improve nutrition and reduce the number of under-five malnutrition.

Page 11 of 42 | Total Record : 419