cover
Contact Name
Bandiyah
Contact Email
jurnaldikbud1@gmail.com
Phone
+6281288370671
Journal Mail Official
jurnaldikbud@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Sekretariat BSKAP Kemendikbud Gedung E, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta 10270 Telepon: (021) 57900405, Faksimile: (021) 57900405 Email: jurnaldikbud@kemdikbud.go.id; jurnaldikbud@yahoo.com
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : 24608300     EISSN : 25284339     DOI : https://doi.org/10.24832/jpnk.v5i1.1509
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is a peer-reviewed journal published by Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Agency for Research and Development, Ministry of Education and Culture of Republic of Indonesia), publish twice a year in June and December. This journal publishes research and study in the field of education and culture, such as, education management, education best practice, curriculum, education assessment, education policy, education technology, language, and archeology.
Articles 535 Documents
Pelaksanaan Evaluasi Hasil Belajar Mahasiswa Nelvia Adi
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 16 No. 9 (2010)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v16i9.523

Abstract

The purpose of this study is to determine the process of the evaluation conducted by the lecturers of UNP, including lattice-making testing, manufacturing problems, the implementation of measurement, assessment and administration of the assessment results. Results revealed that as man as 42 % of lecturers stated always pay attention to making the test grating. There were about 37% of lecturers stated always an often pay attention to the criteria in writing about. In the normal measurement of 75% of lecturers used to pay attention to implementation. In the normal scoring 47% of lecturers stated always and often pay attention to implementation. In conducting the assessment and administration of student learning outcomes, 53% of lecturers claimed always and often pay attention to implementation. Based on these reseaech results may imply that the implementation of the evaluation of learing outcomes by the lectures of UNP normally located in the category well enough, its implementation still needs to be improved again by the lecturers. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan evaluasi hasil belajar yang dilakukan oleh dosen Universitas Negeri Padang (UNP) yang meliputi: Pembuatan kisi-kisi tes, pembuatan soal, pelaksanaan pengukuran, pelaksanaan penskoran, pelaksanaan dan pengadministrasian hasil penilaian, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 42% dosen selalu membuat kisi-kisi tes. Dalam pembuatan soal 37% dosen selalu mempedomani criteria dalam pembuatan soal. Selanjutnya, dalam melakukan kegiatan pengukuran sebanyak 75% selalu melaksanakan pengukuran, sementara itu 47% dosen juga selalu melakukan penilaian dan melakukan pengadministrasian hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini dapat diartikan bahwa; pelaksanaan evaluasi hasil belajar oleh dosen UNP dapat dikategorikan baik. Karena belum semua dosen melaksanakan evaluasi hasil belajar dengan sempurna, maka hasil belajar mahasiswa perlu ditingkatkan lagi pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang ada.
Kajian terhadap Eksistensi Situs Facebook untuk Kepentingan Pelajar Indonesia Hayadin --
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 16 No. 9 (2010)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v16i9.524

Abstract

This research aims to describe facebook existency towards student interestings in Indonesia.Study conducts toward social media site facebook dot com with indeepth aspect on facebook term ofservices, facebook features, platforms, goals and purposes. Using review method on facebook site itself,and books that explain facebook matters, and also others relevant resources on internet using googleand yahoo search engines. The study concludes that facebook could be using to support education andstudent interestings mainly to enhance student social-graph. ABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu untuk mendiskripsikan keberadaan facebook bagi pelajar di Indonesia.Studi ini dilakukan melalui situs media facebook.com secara mendalam dengan berbagai aspek dalamlayanan facebook, fitur facebook, platform, tujuan dan sasarannya. Dengan menggunakan metode riviupada situs facebook, dan buku panduan untuk menerangkan materi dalam facebook, dan juga sumberyang lain yang relevan pada internet dengan menggunakan sumber “google dan yahoo”. Hasil studimenunjukkan bahwa facebook dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran yang menarik bagipara pelajar terutama dalam hal meningkatkan student social-graph.
INDIGENISASI PENDIDIKAN: Rasionalitas Revitalisasi Praksis Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Al Musanna
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v2i1.529

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengungkap gagasan dan praktik (praksis) pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Kajian dilakukan melalui penelusuran karya Ki Hadjar Dewantara dan literatur kontemporer yang relevan. Berdasarkan kajian yang dilakukan terungkap bahwa Ki Hadjar Dewantara menempatkan pendidikan sebagai prasyarat untuk mewujudkan transformasi sosial yang adil dan beradab. Menurut Ki Hadjar Dewantara, praksis pendidikan harus berakar pada jati diri dan khazanah luhur budaya bangsa yang dalam beberapa dekade terakhir populer disebut indigenisasi atau pribumisasi. Indigenisasi pendidikan menuntut adanya upaya kritis dan kreatif untuk merangkum warisan luhur budaya bangsa sebagai pondasi pendidikan dengan tidak menutup mata terhadap dinamika ilmu pengetahuan, teknologi, dan perubahan sosial. Indigenisasi pendidikan yang telah diletakkan fondasinya oleh Ki Hadjar Dewantara menempatkan pendidikan sebagai proses sadar dan sistematis untuk mengembangkan karakter luhur yang berakar pada nilai-nilai budaya setempat dan pada saat bersamaan memberi perhatian pada pengembangan kompetensi peserta didik sehingga memiliki kapasitas menjalani kehidupan secara bermartabat sesuai tuntutan zaman. Dengan demikian, postulat utama praksis pendidikan Ki Hajar Dewantara adalah interdependensi kebudayaan dan pendidikan.
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK KAIN TENUN IKAT SINTANG Lisyawati Nurcahyani
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v3i1.530

Abstract

enun ikat Sintang is one of the traditional products whose existence is threatened with extinction. The purpose of this study explains how Sintang community’s strategies and local governments respond to these threats through policy and cooperation in the development of weaving products. This study used library method and field observations. Interviews were conducted with artisans, private organizations (NGO) and local governments. The results of this study were variety of efforts such as the development of human resources artisans, provision of raw materials, product diversification, the provision of the means of production and marketing. In order for this strategy to work well it needed the intervention of authorities and institution such as non-governmental organizations such and the local government. Despite efforts towards the developmen had been done, the problems still remain especially in the supply of raw materials on natural resources in the forest as well as marketing as the effect of high production costs that make the Ikat weaving more expensive. AbstrakTenun Ikat Sintang merupakan salah satu produk tradisional yang keberadaannya terancam punah. Tujuan penelitian ini menjelaskan bagaimana strategi masyarakat Sintang dan pemerintah daerah merespon ancaman ini melalui kebijakan dan kerja sama dalam pengembangan produk tenun ikat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan pengamatan di lapangan serta didukung dengan studi kepustakaan. Subyek penelitian adalah para perajin, lembaga swadaya masyarakat, dan Pemerintah Daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan berjalan dengan baik dan diperlukan keterlibatan pihak lain seperti yayasan dan Pemerintah Daerah. Walaupun pengembangan telah dilakukan, masih ada hambatan yang belum terselesaikan terutama dalam penyediaan bahan baku dari tumbuh-tumbuhan alam yang ada di hutan dan dalam bidang pemasaran yang disebabkan tingginya biaya produksi sehingga membuat harga tenun ikat menjadi mahal.   
PEMAHAMAN GURU BIMBINGAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TENTANG PROGRAM PEMINATAN PENDIDIKAN MENENGAH Herry Widyastono
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v2i1.531

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji 1) pemahaman Guru Bimbingan Konseling (BK) Sekolah Menengah Pertama (SMP) tentang program peminatan pendidikan menengah; 2) perbedaan tingkat pemahaman antara guru BK Sekolah SMP yang berpendidikan sarjana dan magister; dan 3) perbedaan tingkat pemahaman antara guru BK SMP negeri dan swasta tentang program peminatan pendidikan menengah. Penelitian dilakukan dengan metode survei di SMP Kota Pekanbaru pada September 2016. Populasi terjangkau ialah para guru BK SMP Kota Pekanbaru. Jumlah sampel seluruhnya 40 guru yang diambil dengan teknik multistage random sampling. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pemahaman guru BK SMP tentang program peminatan pendidikan menengah cukup tinggi, 2) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman guru BK SMP yang berpendidikan sarjana dan magister, tentang program peminatan pendidikan menengah; dan 3) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman guru BK SMP negeri dan swasta tentang program peminatan pendidikan menengah. Penelitian menyimpulkan bahwa guru BK SMP cukup mampu memberikan bekal tentang program peminatan pendidikan menengah kepada siswa SMP sesuai dengan minat, bakat, dan/atau kemampuannya.
MANAJEMEN KURIKULUM PROGRAM PROFESI GURU UNTUK DAERAH TERDEPAN, TERLUAR, DAN TERTINGGAL DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Lantip Diat Prasojo; Udik Budi Wibowo; Arum Dwi Hastutiningsih
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v2i1.538

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran dan menganalisis manajemen kurikulum program profesi guru untuk program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta, yang mencakup yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan kurikulum. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penyesuaian kurikulum Program Profesi Guru dilaksanakan setiap tahun ajaran baru yang bersumber dari hasil evaluasi tahun sebelumnya. Pengorganisasian kurikulum yang diselenggarakan merupakan kurikulum yang sudah disusun oleh Pusat, kemudian UNY mengaplikasikannya sesuai dengan Buku Pedoman PPG 2016. Pelaksanaan kurikulum mengacu pada kurikulum yang sudah ditentukan oleh Pusat yang mencakup sistem pembelajaran dan penilaian. Struktur kurikulum mencakup workshop pengembangan perangkat pembelajaran bidang studi disertai implementasi pembelajaran dalam bentuk peer teaching yang dilanjutkan dengan praktik pengalaman lapangan. Pengawasan kurikulum dan pembelajaran dilakukan dengan memantau hasil pencapaian kinerja yang dilakukan pada setiap tahapan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen kurikulum yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta untuk program SM-3T telah sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh pemerintah pusat dan memiliki dampak yang baik bagi peserta.
Preface Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Volume 1, Nomor 2 Tahun 2016 Jurnal Dikbud
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v1i2.553

Abstract

Preface Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Volume 1, Nomor 2 Tahun 2016
DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK JURNAL PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN VOL. 1 NO. 3 TAHUN 2016 Jurnal Dikbud
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v1i3.571

Abstract

Daftar Isi, Editorial dan Lembar Abstrak Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 1 No. 3 Tahun 2016
INDEKS, PEDOMAN PENULISAN DAN TEMPLATE HASIL PENELITIAN JURNAL PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN VOL. 1 NO. 3 TAHUN 2016 Jurnal Dikbud
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v1i3.572

Abstract

Indeks, Pedoman Penulisan dan Template Hasil Penelitian Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 1 No. 3 Tahun 2016
PERAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) DALAM MENGURANGI BUTA AKSARA DI KABUPATEN KARIMUN*) Ais - Irmawati
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v2i1.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) masyarakat Kabupaten Karimun berdasarkan pekerjaan; 2) persepsi masyarakat terhadap pendidikan; dan 3) peran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam mengurangi buta aksara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap warga belajar, tokoh masyarakat, dan Pegawai Dinas Pendidikan serta Diskusi Kelompok Terpimpin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pekerjaan masyarakat Kabupaten Karimun adalah buruh, nelayan, penyelam, pedagang, menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan menggunakan paspor wisatawan yang tidak mensyaratkan pendidikan, dan sebagai Pegawai Negeri Sipil, 2) Masyarakat mempunyai kesadaran yang rendah terhadap pentingnya pendidikan, mengingat tanpa bersekolah pun mereka dapat memperoleh penghasilan yang besar, dan 3) Peran PKBM di Karimun sangat penting dalam mengurangi buta aksara ditandai dengan banyaknya peserta dewasa yang mengikuti Program Keaksaraan Paket A, B, dan C, serta Keaksaraan Usaha Mandiri dan Keaksaraan. Selain itu, anak-anak juga mengikuti Kelompok Bermain dan Pendidikan Anak Usia Dini. Penelitian ini menyimpulkan Peran PKBM sangat penting dalam mengurangi buta aksara di Kabupaten Karimun, karena waktu belajar di PKBM lebih fleksibel dibandingkan dengan sekolah formal. Hambatan pelaksanaan PKBM di Karimun, antara lain jam kerja warga belajar, jauh dan sulitnya jarak tempuh, keterbatasan jumlah tutor dan besar honor tutor.