cover
Contact Name
A Said Hasan Basri
Contact Email
a.basri@uin-suka.ac.id
Phone
+62818461001
Journal Mail Official
a.basri@uin-suka.ac.id
Editorial Address
http://alisyraq.pabki.org/index.php/alisyraq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam
ISSN : 26855453     EISSN : 26858509     DOI : -
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam is a scientific journal, serves as a forum for publishing the original research articles related to Islamic guidance and counseling. The bulletin encompasses research articles, original research report, reviews, short communications and scientific commentaries in Islamic guidance and counseling including: managing of guidance and counseling. Assessment in counseling, Islamic counseling, Islamic theraphy, career development, personal and social development and academic development. All papers submitted to the journal should be written in English or Indonesian. The work should not have been published or submitted for publication elsewhere.
Articles 309 Documents
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI PROBLEM PEMILIHAN JURUSAN KE PERGURUAN TINGGI Wulan Endah Suryani
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v1i1.3

Abstract

Latar belakang penelitian ini ialah setelah melihat cukup banyak siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Imogiri yang merasa kesulitan untuk memilih jurusan ke perguruan tinggi. Pertama, kesulitan ini terjadi kerena siswa belum mengetahui bakat, minat, dan kemampuan yang dimiliki. Kedua, ditemukan keinginan siswa bertentangan dengan keinginan orangtua terhadap jurusan yang akan dipilih. Ketiga, siswa ingin melanjutkan ke perguruan tinggi namun terhalang oleh biaya atau ekonomi keluarga. Oleh sebab itu pentingnya bagi guru bimbingan dan konseling memberikan bantuan kepada siswa dalam menyelesaikan masalah memilih jurusan ke perguruan tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk pemberian bantuan oleh guru bimbingan dan konseling kepada siswa dalam menyelesaikan masalah memilih jurusan ke perguruan tinggi agar sesuai dengan bakat, minat dan potensi yang dimiliki pada siswa kelas XII tahun ajaran 2015/2016 di SMA Negeri 1 Imogiri. Subjek penelitiannya yaitu seorang guru bimbingan dan konseling dan tujuh siswa dari masing-masing kelas XII. Metode pengumpulan datanya  adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah deskriftif kualitatif.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bentuk pemberian bantuan oleh guru bimbingan dan konseling kepada siswa dalam menyelesaikan masalah memilih jurusan ke perguruan tinggi agar sesuai dengan bakat, minat dan potensi yang dimiliki pada siswa kelas XII tahun ajaran 2015/2016 di SMA Negeri 1 Imogiri terdapat tiga bentuk layanan, yaitu pertama layanan informasi adalah layanan yang dilakukan dengan memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada siswa tentang jurusan yang ada di perguruan tinggi. Kedua, layanan penempatan dan penyaluran adalah layanan yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dengan memberikan pengarahan kepada siswa untuk dapat menyalurkan dan menempatkan diri pada bakat, minat dan potensi yang tepat. Ketiga, layanan konseling individu adalah layanan yang dilakukan oleh seorang guru bimbingan dan konseling kepada seorang siswa yang membutuhkan bimbingan secara tatap muka langsung dalam mengatasi permasalahan memilih jurusan ke perguruan tinggi.
TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING DALAM PERSPEKTIF ISLAM: SEBUAH TINJAUAN KEPUSTAKAAN Citra Ramadhanty; N Nurjannah
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v6i1.258

Abstract

Penelitian ini ditulis untuk mengetahui dan memahami lebih dalam mengenai teknik cognitive restructuring. Dengan ilmu pengetahuan yang semakin maju dan berkembang pastinya teknik-teknik konseling juga mengalami perkembangan. Perubahan tersebut juga mempengaruhi perubahan teknik konseling terhadap masalah individu yang mendasar. Tujuan dari penelitian ini dibuat adalah memberikan gambaran bagaimana teknik cognitive restructuring menurut pandanngan islam. Teknik Cognitive Restructuring salah satu teknik yang ada dalam pendekatan perilaku-kognitif Islam sendiri juga memberikan pengertian tentang perkembangan kognitif manusia. Dengan begitu pendekatan secara religiusitas dapat dilakukan dengan diberikannya tahap-tahap dari konseling yang Islami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dari jurnal, buku ataupun referensi lain.Kata Kunci: Konseling,Islami,Restructuring
PENGARUH BIMBINGAN KARIER PADA KEMATANGAN KARIER DAN EFIKASI DIRI Sugandi Miharja
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i2.24

Abstract

Penelitian ini untuk menjawab  format perlakuan bimbingan karier yang sesuai pada perguruan tinggi agama Islam. Penerapan layanan bimbingan karier dapat mengalisis pengaruh bimbingan karier terhadap efikasi diri dan kematangan karier dengan penajaman pada aspek gender dan latar belakang studi. Bentuk Penelitian berupa metode kombinasi  antara metode kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan. Penelitian kualitatif untuk mengetahui aspek-aspek kebutuhan bimbingan karier, sedangkan penelitian kuantitatif untuk mengetahui derajat dan hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan (1) pelayanan bimbingan karier Islam dapat memberikan hasil yang baik, berkualitas, dan bermanfaat, (2) terdapat respons antusias dari mahasiswa (konseli) atas pelaksanaan bimbingan karier Islam, (3) pengaruh bimbingan karier pada kematangan karier 0,66 (p 0,01), bimbingan karier Islam pada kematangan karier melalui efikasi diri 0,50 (p 0,01), bimbingan karier Islam terhadap keseluruhan aspek karier sebesar 0,72 (sangat kuat). Analisis pengaruh pada aspek gender wanita 0,55 (p 0,01), lelaki 0,14 (p 022). Analisis latar belakang pendidikan, mahasiswa dengan latar belakang pendidikan agama mempunyai pengaruh 0,52 (p 0,01), latar belakang pendidikan umum 0,39 (p 0,01). Program bimbingan karier Islam menunjukkan optimisme pada kematangan karier dan efikasi diri, terlebih pada mahasiswa wanita dan mahasiswa yang berlatar belakang sekolah agama.
EFEKTIVITAS TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR SISWA Apriyanti, Dwi Wahyuni
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i1.32

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari teknik sosiodrama untuk meningkatkan perencanaan karir siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen kuasi dan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IXMTsN 4 Indramayu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan sampel dalam penelitian ini merupakan siswa kelas IX GMTsN 4 Indramayu yang berjumlah 35 siswa. Analisis data yang digunakan adalah Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan t hitung 4,478 t tabel 1,667 maka kemampuan perencanaan karir siswa kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi teknik sosiodrama lebih tinggi dari pada siswa kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi dengan teknik sosiodrama. Penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dalam mengambil keputusan untuk merencanakan karirnya. Kata Kunci: perencanaan karir, teknik sosiodrama.         
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN BIMBINGAN TERHADAP KLIEN PEMBEBASAN BERSYARAT DALAM MEWUJUDKAN REINTEGRITAS SOSIAL Jaja Suteja Choirudin
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v1i1.8

Abstract

One of the activities in the series of law enforcement system activities is carried out by the Balai Pemrakrakatan (BAPAS) which is part of the prison system of criminal prison system or sub-system of justice. However, the existence and role of the Penitentiary (BAPAS) is often ignored or even unknown to other sub-systems in the legal system in Indonesia. In this study the approach used by researchers is a qualitative / naturalistic approach with the source of the data taken from information and interviews with the head of BAPAS, community supervisors and parole clients in the Cirebon Class I Correctional Center. While the data collection techniques are through observation, in-depth interviews and documentation studies. From the results of interviews with the head of the Cirebon Class I BAPAS, community supervisors and parole clients, produced a research result that the guidance and counseling carried out by the Cirebon Class I BAPAS could be said to be quite good or could run effectively. Although still finding various obstacles, among others; the reach of the working area is too broad, the availability of the quantity of Community Guidance HR is still lacking, the lack of budget, the lack of technical training that is carried out, the lack of infrastructure facilities that support the implementation of guidance and still not optimal support from the community. The conclusion of this study shows that the level of effectiveness of the implementation of guidance on parole clients in realizing social reintegration has been running effectively, both by the way clients come directly to BAPAS and community supervisors who directly meet each client's home (home visit).
MODEL KERANGKA KERJA SIKLUS BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DI PESANTREN SEBAGAI UPAYA MENGATASI HAMBATAN BELAJAR SANTRI Sudharno Dwi Yuwono
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v6i1.263

Abstract

The Islamic guidance and counseling program is needed to assist students with learning problems. The previous studies have shown guidance and counseling service strategies that can be used to help, but it’s still partial and not systematic. There needs to be a framework that can be a reference for developing counseling programs in Islamic boarding schools. This research uses a literature study method with content analysis. This research has produced a cycle framework model as a framework model in developing the Islamic guidance and counseling program at Pondok Pesantren.
BIMBINGAN AGAMA ISLAM MELALUI LIVING VALUES EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN SIKAP TOLERANSI Ai Badriah; Lilis Satriah; Abdul Mujib
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v2i2.39

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui program yang ada di Majelis Taklim Konversi Diniyah al-Ikhlas Panyileukan Kota Bandung; (2) untuk mengetahui proses bimbingan agama Islam melalui living values education programme; dan (3) untuk mengetahui hasil dari pelaksanaan bimbingan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Dalam pelaksanaannya, program ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu: (1) tahap pembuka; (2) hening atau relaksasi; (3) kegiatan berbasis nilai; (4) diskusi; dan (5) penutup. Berdasarkan hasil pengisian angket diketahui bahwa sikap toleransi jama’ah MTKD al-Ikhlas Panyileukan memiliki persentasi antara 90%-100% dan berada pada kategori “Baik”.Kata Kunci : Bimbingan Islam, living values education, toleransi 
LAYANAN KONSELING DALAM MEMBENTUK KONSEP REMAJA BROKEN HOME Hasriani Hasriani; Afifatuz Zakiyah
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v1i2.19

Abstract

Self-concept is the whole self-image, which includes a person's perception of themselves, feelings, beliefs, and values associated with him. Self-concept is not taken from birth, but self-concept is formed because of social factors, including environmental factors and parenting parents. Parenting patterns will be very powerful and most important informants in shaping teenagers' self-concept. However, due to broken home conditions, teenagers sometimes find it difficult to conceptualize themselves. So what happens to teenagers broken home tends to self-concept that leads to a negative direction, including teenagers looking down on themselves, consider themselves worthless. Therefore, researchers are interested in conducting counseling service research in the form of broken home adolescent self-counseling. This research is a qualitative research in the form of literature study. The results show that counseling services are appropriate in forming a broken home self-concept that is an individual counseling service with a reality approach. Reality counseling services can be an attempt to form positive teen self-concepts for teenagers broken home.
CAREER GUIDANCE SERVICES IN PREPARING TUNAGRAHITA STUDENTS ENTERED THE WORLD OF WORK Marini Rahmatina
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v1i1.4

Abstract

This paper describes the method used or the way school counselor in providing assistance to students to determine the choice of the appropriate working with children who have mental handicaped so being able to prepare for entry into the environment work. The child's mental handicaped was the son who experience barriers on intellectual property. Education that may lead students to develop skills so that students can do the Polytechnic things independently after graduation from school. SLB Negeri Pembina Yogyakarta has the training program been ISO-standard skills, so being able to be used as another example of SLB. Education skills given to mental retardation, in addition to functioning selective, educative, therapist and creative can also serve as a provision of his life. Career guidance has a very important role for the sustainability of future students not only mental retardation as a container that is in charge of connecting students to be able to plan the future but can also be referring to the success of the child's mental handicaped entered the world of work. There are several methods in order to make a career of students mental handicaped can be guided by the method in groups, field trips, career day, exercise work (internship), demonstrations, experiments, and curricular activities. While individually i.e. career counseling and home visit.
PENGARUH PROGRAM PSIKOEDUKASI “KELUARGA HARMONIS” TERHADAP RESILIENSI KELUARGA Amalia Laili Barokah; Diny Sri Marini; Erlina Listyanti Widuri; Erny Hidayati
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2023): Maret
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v6i1.259

Abstract

Resiliensi keluarga adalah keberfungsian keluarga sebagai suatu sistem dalam menghadapi kesulitan. Keluarga dianggap mampu melewati kondisi sulit bersama dan setiap anggota keluarga memiliki peran dalam melewati kondisi tersebut Setiap keluarga tentu memiliki masa sulit masing-masing, terlebih ketika pandemi COVID-19 melanda. Studi mengenai resiliensi keluarga ketika pandemi COVID-19 cukup banyak dilakukan oleh peneliti sebelumnya, tak terkecuali dengan penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh program psikoedukasi “Keluarga Harmonis” terhadap resiliensi keluarga. Program psikoedukasi “Keluarga Harmonis” ini dilakukan selama 3 minggu dan diikuti oleh 27 keluarga sebagai kelompok eksperimen.  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat pengaruh yang positif dan sangat signifikan dari program psikoedukasi “Keluarga Harmonis” terhadap peningkatan resiliensi keluarga. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa program psikoedukasi “Keluarga Harmonis” memiliki pengaruh positif terhadap resiliensi keluarga diterima. Hal tersebut diketahui dari hasil analisis yang diperoleh, yaitu sebesar nilai t sebesar 6.578 dan probabilitas sebesar 0,000.

Page 9 of 31 | Total Record : 309