cover
Contact Name
Dr. Abizal Muhammad Yati, LC, MA
Contact Email
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285260912966
Journal Mail Official
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Jl. Syech Abdur Rauf Darussalam, Banda Aceh - Aceh 23111 HP: 0852-6091-2966 Email : fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 2598585X     EISSN : 26144980     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Ruang lingkup kajian keilmuan dalam Jurnal At-Taujih meliputi, ilmu Bimbingan Islam, Konseling Islam, Konseling Barat, dan khazanah keilmuan lainnya yang dikaitkan dengan konsep keislman.
Articles 144 Documents
Generasi Alpha: Tantangan dan Kesiapan Guru Bimbingan Konseling dalam Menghadapinya faisal anwar
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 5, No 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.16093

Abstract

The alpha generation is the generation born from 2010-2025. This generation has parents from generations Y and Z. They were born at the same time as the rapid pace of technological development where information technology can be said to be perfect. In contrast to generations Y and Z where information technology technology is still in transition. The alpha generation cannot be separated from gadgets. Their proximity to gadgets has an effect on lifestyle, mindset, way of learning, and even health. This is a concern for many parents. This study aims to describe the character of children who were born as an alpha generation and the readiness of counseling teachers must prepare in dealing with them. The research method in this study is library research with qualitative techniques. The results of a study conducted from several reviewed articles. Guidance and counseling teachers must be creative in providing services to their students. They must also be technology literate in providing services. That's because the children of the alpha generation cannot be separated from gadgets.
PENDEKATAN KONSELING LINTAS BUDAYA DAN AGAMA : MULTICULTURAL MODEL ETNOMEDIKAL (ETHNOMEDICAL MODEL) (DERADIKALISASI NARAPIDANA TERORIS) dinda nadya zarri
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 5, No 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.15330

Abstract

Abstrak:Aksi terorisme adalah  bentuk tindakan pidana yang merupakan suatu penyakit dalam masyarakat, tentunya kejahatan ini berbeda dengan tindakan kriminal lainnya. Mengingat dampak yang ditimbulkannya sangat mencekam dan memiliki trauma tersendiri bagi korban teroris ini. kerugian bukan saja harta benda, nyawa, fisik, tapi juga berdampak pada psikologis. Metode dalam penelitian ini adalah review litaratur hasil analisisnya disajikan secara deskriptif-interpretatif. Tujuan paper ini adalah agar tidak ada lagi mantan napiter yang telah bebas dan kemudian melakukan aksi teror kembali di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu kontribusi keilmuan bimbingan konseling kultural ini bisa menjadi pedoman dalam memberikan upaya kuratif, rehabilitative dan preventif para napiter. Dalam hal ini, salah satu model konseling multicultural yaitu model etnomedikal (ethnomedical model) merupakan tawaran alternative upaya kuratif, rehabilitative dan preventif bagi para napiter yang berada di lapas. Model ini menempatkan individu semisal pelaku teror ini pada konsepsi sakit dalam budaya. model dimensionalnya seperti, Konsepsi sakit (sickness conception), causal/healing belief, kriteria sehat (wellbeing criteria), Body function beliefs, Health practice efficacy beliefs.
KONSELING KRISIS DALAM PERSPEKTIF ISLAM M. Jamil Yusuf
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 5, No 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.16111

Abstract

Krisis merupakan musibah yang menimpa seseorang atas ketentuan Allah Swt dan tidak bisa ditolak, misalnya kematian anggota keluarga, kecelakaan lalu lintas, kebakaran, gempa atau banjir yang menghancurkan harta benda, dan sebagainya. Meskipun diakui bahwa pada kasus-kasus tertentu dapat diantisipasi dengan program pencegahan, seperti hati-hati dalam berlalu lintas atau menjauhkan diri dari kebakaran. Faktor kontribusi krisis secara internal dipengaruhi oleh proses berpikir negatif klien dan secara eksternal di era disrupsi ini dipengaruhi oleh kemajuan teknologi informasi dengan sistem digitalnya, di mana peran tenaga kerja diganti sistem dan peran robot lebih dominan. Dampak paling parah adalah hilangnya harapan hidup, rasa putus asa dan klien merasa tidak punya daya untuk memecahkan krisis yang dihadapinya. Konseling krisis dalam perspektif Islam, di mana klien  harus dimantapkan pemahamannya bahwa krisis (musibah) itu bagian dari kasih-sayangnya Allah kepadanya karena musibah itu berfungsi sebagai ujian, pengampunan dosa, pemaafan, atau bisa jadi sebagai pembalasan atas kesalahan-kesalahannya. Tugas utama konselor menumbuhkan kesadaran klien bahwa ia adalah hamba dan khalifah Allah di bumi dan harus berkomitmen mewujudkan perubahan, perbaikan dan penyempurnaan diri.
S.Sos Dinda Maghfirah
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 5, No 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.15897

Abstract

Abstract: This research is motivated by the issue of sexual violence against children that continues to occur in Indonesia, especially in the city of Lhokseumawe. Integrated Service Center For The Empowerment Of Women And Children Lhokseumawe City as a service forum for women and children must optimize its role in efforts to fulfill information and needs in the fields of Education, Health, Economy, Politics, Law, Protection and Prevention of acts of violence, and trafficking of women and child. The research method used in this research is descriptive qualitative, namely a research procedure that produces descriptive data in the form of written and spoken words from people and observed behavior. This research was conducted to find out the counseling services obtained by child victims of sexual violence in the mentoring process carried out by the Integrated Service Center for Women and Children the research results show that: 1). The role of the Lhokseumawe City Women and Children Empowerment Integrated Service Center is to provide assistance services, in the form of: legal assistance services, medical assistance services, psychological assistance services. 2). Inhibiting factors for the Integrated Service Center for the Empowerment of Women and Children in Lhokseumawe City, in the form of: lack of psychological Human Resources, traumatic victims, lack of budget, negative perceptions of victims, public apathy, lack of facilities and infrastructure.Keywords: Integrated Service Center For The Empowerment Of Women And Children, Counseling Service, Sexual Violence, Children Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh isu kekerasan seksual terhadap anak yang terus terjadi di Indonesia khususnya di kota Lhokseumawe. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2tp2a) Kota Lhokseumawe sebagai wadah pelayanan perempuan dan anak harus mengoptimalkan perannya dalam upaya pemenuhan informasi dan kebutuhan di bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Politik, Hukum, Perlindungan dan Pencegahan tindak kekerasan, dan perdagangan perempuan dan anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui layanan konseling yang diperoleh anak korban kekerasan seksual dalam proses pendampingan yang dilakukan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Peran Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Lhokseumawe adalah memberikan pelayanan pendampingan, berupa: pelayanan bantuan hukum, pelayanan bantuan medis, pelayanan pendampingan psikologis. 2). Faktor penghambat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Lhokseumawe, berupa: kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) psikologis, trauma korban, keterbatasan anggaran, persepsi negatif terhadap korban, sikap apatis masyarakat, kurangnya sarana dan prasarana..Kata kunci : Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kota Lhokseumawe, Layanan Konseling, Kekerasan Seksual, Anak
KONTROL DIRI DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN UPAYA PENINGKATANNYA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING ISLAM mansyur s
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 5, No 2 (2022): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v5i2.15084

Abstract

This study seeks to provide a conceptual framework about self-control in an Islamic perspective and efforts to improve it through Islamic counseling and guidance services. This research is library research with descriptive type, the data collection is taken from various books and journals related to the theme and discussion. The results showed that self-control in Islam is a person's ability to direct his attitude and behavior based on faith and piety to Allah SWT. Efforts that can be made in increasing self-control are to provide Islamic counseling guidance services through individual counseling services using a Sufistic approach (takhalli, tahalli, and tajalli).
MANAJEMEN EMPATI KONSELOR (Analisis Problematika Koselor dalam Menghadapi Emosi Negatif Klien) Mahdi NK
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2023): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v6i1.18824

Abstract

Empati adalah suatu keterampilan konselor yang mampu merasakan kondisi emosional kliennya, sehingga bisa membina relationship yang akrab baik secara kognitif maupun afektif. Dalam praktiknya, terdapat kontradiksi terkait empati. Terutama saat konselor mengahadapi klien sedang meluapkan emosi negatifnya. Konselor dituntut untuk turut merasakan apa yang dirasakan kliennya sebagai wujud empatinya. Namun, di sisi lain konselor juga tidak mungkin menunjukkan perilaku yang merefleksikan pertimbangan untuk tidak mementingkan diri sendiri demi kebaikan orang lain dengan cara larut ke dalam emosi negatifnya klien. Kondisi seperti inilah yang harus dibedakan antara efektivitas penggunaan empatinya. Atas dasar asumsi tersebut, tulisan ini bermaksud untuk membedakan penggunaan empati yang efektif konselor saat menghadapi emosi negatif klien, dan bagaimana dalam proses layanan konseling.
EKSISTENSI MEDIA INSTAGRAM SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN NILAI-NILAI DAKWAH DALAM MEMBANGUN PERADABAN ISLAM DI ACEH Maimun Yusuf
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2023): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v6i1.18828

Abstract

Instagram bagian dari media sosial yang sangat berkembang di kalangan remaja bahkan seluruh masyarakat dunia. Era digital ini menjadi suatu peluang emas dalam mensyi’arkan Islam kepada generasi bangsa, terutama bagi muda-mudi. Instagram menyajikan berbagai jenis konten, mulai dari konten positif sampai dengan konten negatif, sehingga membutuhkan perilaku yang bijak dalam menggunakan media sosial tersebut. Bagaimanapun, suatu benda akan bernilai bila berada di tangan orang yang bijak, begitu juga sebaliknya. Dalam akun instagram terdapat nilai-nilai Islam seperti nilai aqidah, syari’ah dan akhlak. Tujuan penulisan ini ingin melihat sejauh mana pendistribusian nilai-nilai syariat melalui media instagram dalam membangun peradaban syariat Islam di Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat upaya dari sebagian pengguna akun instagram untuk mensyiarkan Islam ke seluruh pelosok dunia. Upaya tersebut termasuk dalam metode dakwah di era digital.  Secara menyeluruh, postingan-postingan yang terdapat pada akun instagram @majalahumdah selalu mengandung nilai-nilai dakwah, serta dipoles seindah mungkin  baik tulisan, gambar dan video. Hal ini untuk meningkatkan daya minat follower dalam memahami dan mempelajari secara keseluruhan pada postingan tersebut.
PURNABAKTI DALAM PERSPEKTIF KONSELING ISLAM M. Jamil Yusuf
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2023): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v6i1.18743

Abstract

Setiap orang yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara, karyawan dan pekerja sesuai peraturan perundangan yang berlaku wajib menerima pada purna bakti atau pensiun dengan segala hak yang melekat padanya. Memasuki masa pensiun berarti mengakhiri masa bertugas/bekerja dan kembali menjadi warga masyarakat biasa untuk meneruskan pengabdiannya kepada keluarga dan kegiatan-kegiatan sosial masyarakat. Pada sebagian pensiunan bahwa memasuki masa purna bakti adalah sebuah kebahagiaan, namun pada sebagian lainnya bisa mengalami masalah-masalah berat seperti berkurangnya keuangan, menurunnya kesehatan, merasa kesepian dan sebagainya. Pada sebagian pensiunan yang mengalami masalah sangat mungkin yang bersangkutan dapat menangani sendiri masalahnya, namun pada sebagian lainnya dipandang perlu mendapat layanan bantuan, termasuk layanan konseling Islam. Dalam perspektif konseling Islam adalah beberapa hal yang ditawarkan, yakni: (1) memunculkan asumsi bahwa para pensiunan itu haus akan kasih sayang dan penerimaan anggota keluarga. Lalu konseling Islam harus mengakomudir dua hal ini serta  mengembangkan tujuan hidup yang bermakna; (2)  sebagai konselor Muslim harus mengedepankan banyak mendengar tentang masalah dan konsep hidup bermakna yang didambakan klien di hari-hari tuanya hingga menemukan kesepakatan yang bermakna; dan (3) indikator kualitas diri seseorang klien amat ditentukan oleh kualitas ketabahan dan kesabaran. Semakin tangguh seseorang menghadapi masalah, maka semakin kuat dalam mengharungi kesulitan-kesulitan hidup di hari tuanya.
DAKWAH DAN METODE PENGUATANNYA DI TENGAH ARUS GLOBALISASI MAYARAKAT MILLENIAL Umar Latif; Nazratul Ula
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2023): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v6i1.18846

Abstract

Dalam perspektif pembangunan era millennial sekarang ini, dakwah dengan metode yang dipakai mestinya tidak lagi dipandang sebagai sebuah sikap yang subjektif, namun lebih mengarah kepada sikap kritis, yang kemudian mewadahi atas pembentukan asumsi-asumsi baru untuk dikembangkan. Pengembangan ini memerlukan langkah dan strategi secara konstektual dan dikonstruk berdasarkan realitas kehidupan umat. Untuk itu, dakwah adalah tali-hubung dengan tetap menawarkan dialektis-komunikatif. Artinya, pengetahuan dan pengalaman da'i harus bisa mengetahui gejala-gejala yang patut diberikan kepada masyarakat.
ANALISIS NILAI-NILAI BIMBINGAN KONSELING ISLAM DALAM SYAIR PEURATEP ANEUK ADAT DI KECAMATAN MEURAH MULIA, ACEH UTARA Ramazana Marzuki; Ahmad Fauzi
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2023): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v6i1.17894

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Analisis Nilai-Nilai Bimbingan Konseling Islam dalam Syair Peuratep Aneuk Adat di Meurah Mulia, Aceh Utara, Provensi Aceh”. Hal yang melatar belakangi penelitian ini adalah sangat sering masayarakata aceh melantunkan Syair Peuratep Aneuk pada saat ingin menidurkan anak nya. Dalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk menganalisis makna-makna budaya dan nilai-nilai Bimbingan dan Konseling Islam pada Syair Peuratep Aneuk Syair Peuratep Aneuk adat Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan Content Analysis yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman dan penafsiran mendalam tentang konten yang diteliti. Hasil dari penelitian ini adalah: pertama, Makna-makna budaya pada Syair Peurateb Aneuk Adat Aceh yaitu : Nilai ketundukan, nilai keselamatan, nilai kedamaian, nilai kepahlawanan, nilai keselamatan, dan nilai pendidikan. Kedua, Nilai-nilai bimbingan dan konseling islam pada Syair Peurateb Aneuk, yaitu : Nilai ketundukan dan kepatuhan tersebut anak akan menambahkan ketakwaan, sehingga pengenalan dini anak kepada penghambaan diri kepada Allah memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan anak secara fisik maupun psikis.

Page 8 of 15 | Total Record : 144