cover
Contact Name
Dr. Abizal Muhammad Yati, LC, MA
Contact Email
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285260912966
Journal Mail Official
fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Jl. Syech Abdur Rauf Darussalam, Banda Aceh - Aceh 23111 HP: 0852-6091-2966 Email : fdk.prodibki@ar-raniry.ac.id
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 2598585X     EISSN : 26144980     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Ruang lingkup kajian keilmuan dalam Jurnal At-Taujih meliputi, ilmu Bimbingan Islam, Konseling Islam, Konseling Barat, dan khazanah keilmuan lainnya yang dikaitkan dengan konsep keislman.
Articles 144 Documents
KONTRIBUSI INTERAKSI TEMAN SEBAYA TERHADAP KEMANDIRIAN SISWA DALAM PEMILIHAN JURUSAN Nanang Aria Sandika
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 1 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i1.25294

Abstract

This research aims to find out the extent of peer interaction involvement in students' independence in choosing a major. Because many students experience difficulties such as not being able to determine their major. This research is quantitative research with descriptive correlation methods. The population of this research was 384 people and took a sample of 196 students. Based on the analysis, it is known that peer interaction is high, reaching 80%. Furthermore, the results of data analysis on student independence in choosing a major were categorized as independent (high) with a percentage of 80%. After conducting a regression analysis, it was discovered that peer interaction contributed to student independence in choosing a major (20.6%). It can be interpreted that peer interaction contributes to making students independent in determining the choice of major they will pursue. The results of this research can be a reference or consideration for students.
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN COPING STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR PROGRAM STUDI BKI DI UINFAS BENGKULU Jelly Furnama Sari; Asti Haryati
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 2 (2023): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v6i2.20770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan coping stress pada siswa tingkat akhir, dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu pertama religiusitas sebagai variabel bebas, dan kedua coping stress sebagai variabel terikat. Subjek penelitian ini yaitu meneliti mahasiswa tingkat akhir program studi Bimbingan dan Konseling Islam di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Peneliti sebelumnya melakukan pengumpulan data dengan wawancara dan selanjutnya untuk memperoleh data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan skala psikologi yaitu skala likert. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan positif dan signifikan antara religiusitas dan coping stress pada mahasiswa tingkat akhir program studi bimbingan dan konseling Islam dengan koefisien korelasi sebesar 0,673 dan nilai signifikansi 0,000. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas pada siswa, maka semakin tinggi pula kemampuan coping stress pada siswa tersebut.  
INTEGRASI NILAI AGAMA DALAM PENGEMBANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMPN 1 BANDAR DUA Nuzliah Nuzliah; Chaeroen Niesa
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 2 (2023): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v6i2.20868

Abstract

Integrasi nilai agama, moral, sosial dan disiplin terhadap pendidikan karakter sudah harus dipersiapkan mulai dari tahap perencanaan. Integrasi nilai agama merupakan solusi yang dapat membangkitkan kembali leading sector dalam pengembangan karakter siswa.Penelitian ini bertujuan untuk melihat integrasi nilai agama, moral, sosial dan disiplin pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru BK, kepela sekolah dan guru mata pelajaran. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian ini adalah (1) integrasi nilai agama , moral, sosial dan disiplin di SMPN 1 Bandar Dua ada dilakukan dengan memberikan layanan BK. Layanan BK ini diberikan melalui program BK. (2) Mengkontruksikan nilai agama, moral, sosial dan disiplin di SMPN 1 Bandar Dua dengan cara memberikan layanan informasi, layanan penguasaan konten dan layanan konseling indivividual. Layanan ini diberikan berdasarkan materi yang sudah dipersiapkan oleh guru BK melalui Program BK.
KETAHANAN KELUARGA MASYARAKAT NAGARI LAGAN KECIL MUDIK KECAMATAN LINGGO SARI BAGANTI PESISIR SELATAN Vinta Arvilia; Afnibar Afnibar; Prima Kurniati Hamzah
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 1 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i1.23281

Abstract

This research aims to describe the family resilience of the Nagari Lagan Kecil Mudik Community, Linggo Sari Baganti pesisir selatan. The research method used in this research is a qualitative research method. The type of qualitative research used in this research is descriptive qualitative. The research subjects in this study were housewives. Research subjects were determined using purposive sampling technique. Data collection techniques through observation and interviews. Research findings show that; Family resilience is seen from three aspects, namely a) the aspect of physical resilience, where in this aspect the eight informants' needs for food and clothing are met by the way they work, in that there is a wife who supports her husband's work. However, there is one informant who does not have a house, because they still live with their parents. b) the aspect of social resilience which can be seen from the way they gradually instill religious values in the family, namely by praying, fasting and treating other people well, c) the aspect of psychological resilience can be seen from the way they deal with problems in the family by calm yourself down first, then solve it as quickly as possible and find a solution together so that there are no misunderstandings. Always control your emotions positively by looking for something busy and not listening to bad words from other people.
PERAN MEDIA DAN TEKNOLOGI DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA NEGERI 1 REJANG LEBONG Sovatu Nisa Soleha; Hartini Hartini; Syamsul Rizal
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 2 (2023): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v6i2.21687

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang pentingnya evaluasi pemanfaatan teknologi dan media dalam layanan bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan studi literature review dengan teknik analisis data berupa analisis isi. Pada revolusi industri 4.0 inovasi layanan bimbingan dan konseling dalam pengembangan media digital secara online sangat penting dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling. Hasil studi (1) Pelaksanaan Layanan Bimbingan Konseling Di SMAN 1 Rejang Lebong dapat dijadikan bahan rujukan bagi guru bimbingan dan konseling di sekolah, atau mahasiswa bimbingan dan konseling dalam mengembangkan media layanan bimbingan dan konseling. Selain itu, Bimbingan dan Konseling merupakan salah satu bidang pendidikan yang memiliki peran penting dalam memberikan layanan di sekolah, terutama pemberian bantuan bagi peserta didik yang dilaksanakan melalui berbagai layanan. Guru Bimbingan dan Konseling atau konselor saat ingin mengevaluasi pemanfaatankan suatu pelayanan atau pertemuan, kini tidak harus datang langsung ke tempat dan bisa dilakukan dengan melakukan tatap muka tanpa harus menghadirinya. 2) Pemanfaatan Media Teknologi dalam Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling Aplikasi seperti Google meet, Zoom, Cisco Webex, Skype, dan masih banyak aplikasi lainnya yang berbasis online bisa digunakan sebagai pendukung terlaksananya proses konseling. Selain meminimalisir jarak dan waktu, pengadaan model konseling seperti ini dapat memberikan informasi secara jelas serta menambah pengetahuan menjadi lebih luas. Pengembangan Media digital berbasis dalam layanan bimbingan dan konseling saat ini sangat penting dilakukan dalam menyongsung era revolusi industri 4.0. 
LAYANAN KONSELING INDIVIDU MELALUI PENDEKATAN MAUIDHAH HASANAH UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA SMK MA’ARIF CIJULANG Ai Durotus Sopiah; Nurjannah Nurjannah
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 2 (2023): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v6i2.18196

Abstract

Nasihat yang baik merupakan nasihat yang mampu dicerna oleh setiap individu dan mampu meberikan efek yang baik pada khalayak yang menerima pesan tersebut. keberadaan Guru Bk dilingkungan pendidikan sangat penting adanya. Hal ini karena dengan keberadaannya banyak aspek yang terbantu sebagaimana tugas fungsinya. Tujuan pada penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana layanan konseling individu yang dilakukan oleh Guru BK dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui pendekatan mauidhah hasanah. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini bahwa layanan konseling individu melalui pendekatan mauidhah hasanah efektif digunakan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Keefektifan tersebut dapat terlihat dari proses peberian peringatan atau pengajaran kepada siswa agar terbebas dari segala kebodohan, dan  pengajaran tersebut dapat memberikan dan mengasilkan efek yang baik pada setiap peserta didik yang telah mengikuti layanan konseling individu.
BIMBINGAN ROHANI ISLAM UNTUK MEMBANTU PEMULIHAN PADA IBU YANG KECANDUAN NARKOBA Karomah, Umi; Nurhikmah, Novita Sari Putri; Azizah, Nur
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.18694

Abstract

This research discusses the role and function of implementing Islamic spiritual guidance in institutional settings, such as the National Narcotics Agency, in supporting the recovery process for drug addicts. In the sense that Islamic spiritual guidance is made for addicts, namely so that they can be aware and get closer to the creator by providing religious material or spiritual coaching by a clergyman. In this study, the method used is a qualitative type with a case study approach. The subject under study is a mother, and data collection techniques through interviews and observation. Meanwhile, the data analysis uses the results of conducting interviews plus a literature review. The results of this study indicate that applying Islamic spiritual guidance in these institutions can be an alternative to helping drug addicts to change their maladaptive habits. Therefore, this journal directs that more and more institutions hold Islamic spiritual guidance programs to help others.
BIMBINGAN DAN KONSELING KARIR ISLAMI TERHADAP LANSIA DALAM MENGHADAPI MASA PENSIUN Agustin, Debi; Wardiansyah, Jumi Adela
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.27803

Abstract

Lansia mengalami penuaan yang mengakibatkan perubahan secara fisiologis. Kemampuan fisik lansia mengalami penurunan dan produktivitas mereka pun menurun yang mengakibatkan mereka berhenti bekerja dan menjadi pensiun. Perubahan-perubahan tersebut tentunya memunculkan berbagai permasalahan bagi lansia. Lansia menjadi kehilangan pekerjaan, penurunan karir, merasa tidak berdaya, tidak bermanfaat, menyesali kehidupan mereka terdahulu, dan tentunya kehilangan tujuan dan makna hidup. Bimbingan dan konseling karir Islami berfungsi untuk mengatasi problematika yang terjadi pada lansia terkait masa karir dan pasca karir. Bimbingan dan konseling membimbing lansia untuk menerima kondisi tersebut serta menyesuaikan diri. Pada masa tua-awal, lansia memungkinkan untuk melakukan tiga hal terkait perencanaan karir. Pertama, lansia dapat tetap berkarir sesuai dengan jalur karir mereka. Kedua, lansia juga dapat mencoba karir baru di luar karir awal. Ketiga, lansia dapat menikmati hari-hari tua dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti berkumpul bersama keluarga, beribadah, serta mendekatkan diri kepada Tuhan. Pada masa tua-akhir, bimbingan pasca karir lansia berfokus pada persiapan untuk menghadapi kematian, yaitu membimbing lansia agar dapat melaksanakan ibadah-ibadah serta memperdalam ilmu agama. Untuk menunjang hal tersebut, bimbingan dan konseling tersebut dapat dilakukan dengan membentuk suatu komunitas atau perkumpulan lansia yang nantinya dapat memotivasi antara satu lansia dengan lansia lainnya dalam rangka meningkatkan ibadah sehingga para lansia dapat memprioritaskan yang terpenting untuk memaksimalkan pasca karir serta kehidupan yang bermakna.
IMPLEMENTASI MUSYAWARAH SEBAGAI TEKNIK PROBLEM-FREE TALK UNTUK PEMECAHAN MASALAH KONSELING ISLAMI Azhara, Siti; Nurjannah, Nurjannah
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.22025

Abstract

This study aims to explore the potential of applying the Problem-Free Talk Technique in the context of deliberation to solve problems in Islamic counseling. Deliberation is considered a participatory dialog method that involves participants in seeking solutions together. The Problem-Free Talk technique, which emphasizes positive potential and solutions, so that it can be an effective approach to reaching an agreement in the context of Islamic counseling. The research method used is Library research by collecting reading materials from various sources and involving literature analysis related to deliberation, Islamic counseling, and the Problem-Free Talk Technique. The results of the analysis support the idea that the integration of the Problem-Free Talk Technique in deliberation can open a harmonious discussion space and allow participants to focus on solutions rather than problems, by supporting effective and positive communication is expected to make a positive contribution to problem solving in Islamic counseling. The Problem-Free Talk Technique can advance the Solution Focused Brief Therapy (SFBT) centered counseling approach as well as provide practical guidance for Islamic counselors in dealing with complex problems.
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI KECANDUAN GEDGET PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN NAPAL KABUPATEN SELUMA Afifa, Ira Nur; Haryati, Asti
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol 7, No 2 (2024): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v7i2.21840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya orang tua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget dan mengetahui kendala orang tua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget. Dalam  penelitian ini, terdapat rumusan masalah yaitu bagaimana upaya orangtua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget?, apa saja kendala orangtua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget?. Subyek dalam penelitian ini adalah orangtua di Kelurahan Napal  Kabupaten Seluma. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis data Interactive model. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Upaya Orang Tua dalam Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak yaitu (a) pendampingan penggunaan gadget pada anak, (b) batasi penggunaan gadget pada anak, (c) pilih sesuai usia anak, (d) berikan contoh yang baik dan Kendala yang dihadapi orangtua dalam menghadapi anak yang kecanduan gadget yaitu (a) meliputi sebagian ibu rumah tangga dalam hal aktivitas sehari-hari, seperti mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti memasak, mencuci dan beres-beres rumah, (b) kendala anak yaitu susah makan, hingga lupa waktu makan, susah tidur, anak akan cemberut hingga menangis jika tidak di pinjamkan atau di perbolehkan menggunkan gadget, selain itu anak akan rewel ketika ibu sedang melakukan pekerjaan rumah (c) kendala yang dialami sebagian orang tua yang bekerja yaitu keterbatasan waktu untuk berinteraksi dengan anak karena jarang di rumah.

Page 10 of 15 | Total Record : 144