cover
Contact Name
Ilham Fitrahriansyah
Contact Email
kppub.hki@unsika.ac.id
Phone
+6285624078484
Journal Mail Official
hsgjournal@unsika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan, Unversitas Singaperbangsa Karawang Gd. Koko Kosidin Lt. 1, Jl. H.S Ronggowaluyo Telukjambe Timur, Karawang.
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
HSG (Health Science Growth) Journal
ISSN : -     EISSN : 25484877     DOI : http://dx.doi.org/10.35706/
Core Subject : Health, Science,
(HSG) Health Science Growth Journal merupakan jurnal yang mewadahi bidang kesehatan. jurnal ini bertujuan untuk meningkatkan serta mengembangkan keahlian juga pengetahuan peneliti dan penults khususnya di bidang kebidanan, farmasi, gizi, kedokteran dan kesehatan masyarakat.
Articles 95 Documents
POTENSI INTERAKSI OBAT PADA RESEP PASIEN RAWAT INAP PEDIATRIK: STUDI RETROSPEKTIF DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK Lely Sulfiani Saula; Indah Laily Hilmi
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 4 No 2 (2019): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polifarmasi dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat. Pasien pediatrik merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap masalah tersebut. Studi ini bertujuan untuk menilai potensi interaksi obat pada pasien rawat inap pediatrik di salah satu rumah sakit ibu dan anak di Kota Bandung. Studi ini dilaksanakan pada Juni-Agustus 2019, bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel berupa resep pasien pediatrik yang telah memenuhi kriteria inklusi. Pengolahan data menggunakan database www.drugs.com. Dari 1149 resep inklusi, sebanyak 231 lembar resep (20,01%) berpotensi berinteraksi dengan 251 total interaksi potensial. Interaksi potensial mayor, moderat, dan minor sebesar 29,48%, 51,79%, dan 19,52%. Interaksi obat yang berpotensi terjadi adalah kombinasi ampisilin dengan gentamisin, sefotaksim dengan gentamisin, dan fentanil dengan midazolam.Kata kunci: polifarmasi, interaksi obat, pediatrik
ANALISA PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS KARAWANG KOTA Herry Sugiri; A. Achmad Fariji
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cervical cancer cases in Karawang Regency tend to increase every year. For that it is very necessary to do an IVA examination to detect cervical cancer as early as possible. The achievement of the IVA inspection program in Karawang Regency in 2014 is still far below the target, which is only 28%. For that research is necessary. The research design used in this study was an analytical method, with a cross sectional approach. It is hoped that the result of this study can provide additional knowledge for the public to detect early cervical cancer. The result showed that there was a significant relationship between knowledge and IVA examination (p value = 0.000 OR 9.028 95 % CI = 3.27 – 24.88) and there was a significant relationship between attitude and IVA examination (p value = 0.010 , OR 3,4 95 % CI = 1.40 – 8.23) Discussion : Suggestion it is hoped that other researchers will conduct further research using qualitative methods to dig deeper into the determinants of the low IVA examination achievement. To increase the provision of health promoting regarding IVA examinations. Educational institusions participate in improving the IVA examination program through community service activities by carrying out health promotions regarding IVA examinations to the public Keywords : Attitude, IVA, examination, knowledge
BUAH BIT (BETA VULGARIS L.) SEBAGAI ANTIANEMIA Lely Sulfiani Saula; Vina Luthfiana Hasna; Khamairah Azzahrawaani Hermawan; Christina Febiola Lubis; Gita Kurniawati Putri; Syfa Dwi Andini
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia lebih sering terjadi pada wanita karena wanita mengalami kondisi mentruasi, kehamilan, dan melahirkan. Selain itu, faktor makanan yang dikonsumsi juga bisa menjadi penyebabnya. Prevalensi anemia pada tahun 2013 adalah 37,1%. Pada tahun 2018, penderita anemia meningkat menjadi 48,9%. Jika dilihat dari prevalensi anemia berdasarkan usia pada tahun 2018, penderita anemia terbanyak yaitu kelompok usia 15-24 tahun dengan prevalensi sebesar 84,6%. Anemia diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu anemia defisiensi besi, anemia megaloblastik, anemia hemolitik, dan anemia hipoplastik dan aplastik. Metode yang digunakan pada review ini merupakan suatu tinjauan literatur (literatur review) terhadap lima jurnal dan berdasarkan teori-teori yang relevan.Hampir semua jurnal yang kami review menggunakan metode Quasy Experiment dalam menentukan efektivitas buah bit terhadap terapi pada anemia dan semuanya memberikan hasil bahwa setelah mengonsumsi buah bit terjadi peningkatan rata-rata kadar Hb, hematokrit, jumlah eritrosit dan indek eritrosit. Salah satu penyebab peningkatan kadar Hb, hematokrit, dan eritrosit setelah mengonsumsi buah bit adalah kandungan zat gizi, seperti zat besi, vitamin C, asam amino (triptofan, lisin), fosfor, kalsium, vitamin A, belerang, vitamin B1,dan betasianin sebagai antioksidan. Kata kunci : anemia, buah bit, antianemia
POTENSI JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) SEBAGAI ANTIBAKTERI Shipa Paujiah; Kholifatul Ulum; Dianti Pratiwi; Nisa Alifia Zahra; Febry Nola
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) merupakan salah satu tanaman obat tradisional mengandung gingerol yang memiliki berbagai aktivitas farmakologi, salah satunya sebagai antibakteri. Senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada jahe merah merupakan golongan senyawa bioaktif yaitu antimikroba golongan fenol, flavonoid, terpenoid dan minyak atsiri yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba. Metode yang digunakan dalam review ini berdasarkan studi literatur dari 8 sumber artikel maupun jurnal penelitian yang menggunakan metode difusi cakram dengan 5 konsentrasi ekstrak jahe merah yang berbeda dan metode hewan uji dengan 6 kelompok yang diberikan perlakuan berbeda. Hasil dari beberapa studi menunjukan bahwa jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) memberikan aktivitas antibakteri, Pada penelitian terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. Coli ekstrak segar rimpang jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) memiliki daerah hambat tertinggi terhadap S. aureus (16.90 mm) tingkat sedang dan E. coli (14.22 mm) tingkat lemah dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) S. aureus pada konsentrasi 25% dan E. coli pada konsentrasi 50%. Sedangkan pada penelitian terhadap mencit yang diinfeksi bakteri Klebsiella pneumoniae isolat sputum pasien bronkitis menunjukan semakin besar dosis pemberian ektrak etanol rimpang jahe merah (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum) maka semakin besar persentase aktivitas penurunan jumlah bakterinya yaitu sebesar 4,12 % , 15,32 % dan 17,5 %.
POTENSI JAHE (ZINGIBER OFFICINALE ROSC.) UNTUK ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN Bunga Nur Annisa; Angel Novia Fransiska; Lhidya Halizah Malik; Putri Wulanbirru
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jahe ( Zingiber officinale rosc.) merupakan salah satu obat tradisional secara turun temurun yang bisa digunakan sebagai antiinflamasi dan antioksidan. Tujuan antiinflamasi adalah untuk membersihkan luka dari sel- sel yang mati. Sedangkan tujuan antioksidan adalah meperlambat atau menunda bahkan mencegah proses oksidasi minyak dan lemak. Metode yang digunakan berupa studi pustaka dengan mencari sumber atau literatur dalam bentuk data primer. Hasil penelitian jahe sebagai antiinflamasi menunjukkan bahwa jahe lebih efektif dibandingkan dengan silver sulfadiazine (obat yang bisa digunakan untuk antiinflamasi luka bakar). Serta dikuatkan dengan hasil penelitian lain bahwa minyak jahe dapat meningkatkan waktu latensi serta tebal plantar mencit nyeri akibat inflamasi. Lalu pada penelitian jahe sebagai antioksidan menunjukkan bahwa senyawa aktif non volatile fenol seperti gingerol, shogoal dan zingeron yang terdapat di dalam jahe memiliki kemampuan sebagai antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh. Kata kunci : Antiinflamasi, Antioksidan, Jahe, Obat Tradisional
KHASIAT DAUN JAMBU BIJI SEBAGAI ANTIDIARE Klaritya Anisya Kurnia; Shafa Qotrunnada Widyatamaka; Diba Masyrofah; Erlangga Muhamad Prayuda; Nadia Andriani
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 5 No 2 (2020): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian pada anak di negara berkembang. Review artikel ini dibuat dengan tujuan memberikan informasi mengenai pengobatan herbal sebagai alternatif yang berasal dari daun jambu biji yang memiliki aktivitas anti diare. Metode yang digunakan dalam review ini berdasarkan studi literature dari beberapa publikasi ilmiah di jurnal nasional maupun internasional. Pengujian daun jambu biji terhadap penyembuhan diare dengan hewan uji yakni sapi bali dan tikus albino. Uji sensitivitas kuman dilakukan dengan metode pengenceran tabung (Tube Dilution Method) dan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam daun jambu biji. Dari hasil yang diperoleh terdapat beberapa metabolit sekunder yang memiliki efek farmakologis pada daun jambu biji sebagai anti diare seperti flavonoid, alkaloid, tanin dan minyak atsiri. Kata kunci: Anti diare, Diare, Daun jambu biji
GAMBARAN PENDERITA KANKER DI RSUD H.SAHUDIN KUTACANE ACEH Iting Iting; Yusnaini Yusnaini
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 6 No 01 (2021): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hsg.v6i01.5413

Abstract

Permasalahan kesehatan pada masyarakat saat ini sudah mengalami pergeseran dari penyakit infeksi menjadi penyakit degeneratif termasuk keganasan penyakit berupa kanker. Penderita kanker akan mendapatkan satu atau lebih jenis terapi yang akan mengalami kelelahan akibat kanker. Penderita kanker seringkali hanya menerima keputusan medis dan terapi medis serta kurang dilibatkan kemampuan dirinya Untuk itu perlunya gambaran pasien penderita kanker di RSUD H. Sahudin Kutacane Aceh Tenggara untuk mengetahui karakteristik penderita kanker di rumah sakit tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita kanker berusia produkti (33%), jenis kelamin perempuan (64 %), Pendidikan SMA (67 %), jenis kanker terbanyak adalah kanker payudara (31 %) dan stadium klinis kanker terbanyak pada stadium III sebanyak 49 %. Adanya hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan dasar bagi penelitian lanjutan mengenai kanker yang masih menjadi salah satu penyebab kematian di dunia. Kata kunci : Karakteristik, kanker, rumah, sakit.
KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS DI KABUPATEN LANGKAT Rahmat A.Dachi; Winda Permata Sari; Iting Iting
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 6 No 01 (2021): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hsg.v6i01.5414

Abstract

Cervical cancer cases in Karawang Regency tend to increase every year. For that it is very necessary to do an IVA examination to detect cervical cancer as early as possible. The achievement of the IVA inspection program in Karawang Regency in 2014 is still far below the target, which is only 28%. For that research is necessary. The research design used in this study was an analytical method, with a cross sectional approach. It is hoped that the result of this study can provide additional knowledge for the public to detect early cervical cancer. The result showed that there was a significant relationship between knowledge and IVA examination (p value = 0.000 OR 9.028 95 % CI = 3.27 – 24.88) and there was a significant relationship between attitude and IVA examination (p value = 0.010 , OR 3,4 95 % CI = 1.40 – 8.23) Discussion : Suggestion it is hoped that other researchers will conduct further research using qualitative methods to dig deeper into the determinants of the low IVA examination achievement. To increase the provision of health promoting regarding IVA examinations. Educational institusions participate in improving the IVA examination program through community service activities by carrying out health promotions regarding IVA examinations to the public Keywords : Attitude, IVA, examination, knowledge
SUMBER DAYA MANUSIA DALAM IMPLEMENTASI KAPITASI BERBASIS PEMENUHAN KOMITMEN PELAYANAN PUSKESMAS Surya Fahmil; Iting Iting
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 6 No 01 (2021): Jurnal HSG
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hsg.v6i01.5415

Abstract

One of the efforts to improve the quality health service of community health centers in the implementation of the national health insurance program is to implement a commitment-based capitation payment, but in its implementation there are many community health center that cannot achieve the capitation payment target that must be received by the community health center as the first health facility. KBPK implementer A qualitative descriptive research has been carried out with a case study approach at the community health centers in Langkat Regency, with the aim of providing the availability of human resources at the community health centers in the context of implementing the KBPKP by utilizing information, including: Head of community health centesr, P-Care Officer, and Person in Charge at the Office Health and BPJS Health Langkat Regency. The results of the study indicate that human resources are sufficient in terms of numbers, but inadequate in terms of expertise and time. It is recommended to conduct an assessment of the performance of community health centers officers related to the implementation of KBPKP in community health centers and other variables that need to be investigated. Keywords : power, human capitation, resources
MANFAAT PIJAT BAYI SEBAGAI SALAH SATU UPAYA DALAM PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI USIA 1-12 BULAN DI PMB YF PURWAKARTA BULAN JUNI-JULI TAHUN 2021 Ai Yeyeh Rukiah; Sri Rahayu
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 6 No 02 (2021): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hsg.v6i02.6349

Abstract

Pertumbuhan bayi mulai sejak dalam kandungan sampai dewasa, pertumbuhan dan perkembangan bayi harus tekontrol setiap bulannya oleh kedua orang tuanya karena proses pertumbuhan dan perkembangan tersebut begitu cepat. Perawatan bayi dilakukan untuk menjaga kesehatan dalam pertumbuhan dan perkembangan. Perawatan bayi di dalam ilmu kesehatan terutama kebidanan ada berbagai macam mulai dari bayi baru lahir sampai usia 12 bulan. Salah satu bagian perawatan bayi adalah pijat bayi. Di Kabupaten Purwakarta terdapat masalah gizi balita berupa adanya kasus underweight sebanyak 16,5 % stunting 30,8% Dari hasil uji statistik didapatkan nilai p = 1.00 maka dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tindakan massage dengan peningkatan berat badan bayi. Kata Kunci: pijat bayi, berat badan

Page 8 of 10 | Total Record : 95