cover
Contact Name
Ilham Fitrahriansyah
Contact Email
kppub.hki@unsika.ac.id
Phone
+6285624078484
Journal Mail Official
hsgjournal@unsika.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan, Unversitas Singaperbangsa Karawang Gd. Koko Kosidin Lt. 1, Jl. H.S Ronggowaluyo Telukjambe Timur, Karawang.
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
HSG (Health Science Growth) Journal
ISSN : -     EISSN : 25484877     DOI : http://dx.doi.org/10.35706/
Core Subject : Health, Science,
(HSG) Health Science Growth Journal merupakan jurnal yang mewadahi bidang kesehatan. jurnal ini bertujuan untuk meningkatkan serta mengembangkan keahlian juga pengetahuan peneliti dan penults khususnya di bidang kebidanan, farmasi, gizi, kedokteran dan kesehatan masyarakat.
Articles 95 Documents
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN STATUS PEKERJAAN IBU TERHADAP PEMBERIAN JENIS MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI KECAMATAN TELAGASARI TAHUN 2018 Eka Andriani; Ratih Kurniasari
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 2 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara tingkat pendidikan dan status pekerjaan ibu terhadap jenis MPASI yang diberikan kepada anaknya yang berusia antara 6-24 bulan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang akan digunakan adalah desain cross sectional yang terdiri dari variabel independent (tingkat pendidikan dan pekerjaan ibu), serta variabel jenis MPASI yang merupakan variabel dependent. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Telagasari. Populasi yang digunakan adalah  ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan di Kecamatan Telagasari. Pengambilan sampel quota sampling terhadap ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan yang berkunjung ke Posyandu Telagasari. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Analisis bivariat akan dilakukan dengan menggunakan SPSS 16 melalui uji regresi linier berganda karena ingin mengetahui adanya pengaruh dari 2 (dua) variabel independent yang memiliki tingkat skala ordinal (tingkat pendidikan dan pekerjaan) serta 1 (satu) variabel dependent dengan tingkat skala ordinal (jenis MPASI). Tingkat pendidikan memiliki pengaruh terhadap kesesuaian jenis MPASI yang diberikan, yaitu terhadap kesesuaian jenis makanan pokok, lauk hewani dan sayur. Sementara untuk  lauk nabati dan buah tidak berpengaruh, karena lauk nabati sebagian besar yang diberikan adalah tahu. Sedangkan buah-buahan dari segi tekstur seperti pisang, jeruk dan pepaya yang bisa diberikan bagi anak usia 6-24 bulan. Jenis pekerjaan mempengaruhi kesesuaian jenis lauk nabati, sayur dan buah. Sementara terhadap makanan pokok dan lauk hewani, pekerjaan tidak berpengaruh karena rendahnya tingkat pendidikan mayoritas sampel, sehingga bisa mempengaruhi pengetahuan sampel terhadap kesesuaian tekstur dan jenis-jenis olahan makanan pokok dan lauk hewani sebagai MPASI yang perlu diberikan kepada anak usia 6-24 bulan. Kata Kunci:MPASI, pendidikan dan pekerjaan
Alternatif Kebijakan Operasional Program Skrining Kanker Serviks di Kabupaten Garut Tahun 2017 Ernawati Ernawati; Astrid Novita
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 1 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keadaan sehat merupakan hak asasi manusia dengan kondisi terbebas dari penyakit  kecacatan, sejahtera fisik, mental, sosial dan ekonomi. Penyebab kematian terbesar saat  adalah kanker. Tujuan umum penelitian  untuk mengetahui alternatif kebijakan operasional program skrining kanker di kabupaten Garut tahun 2017. Desain penelitian  kualitatif dengan pendekatan studi kasus pengumpulan data dengan teknik purposive sampling yang merupakan strategi penelitian untuk menyelidiki program, peristiwa, proses atau sekelompok individu dengan cermat yang memungkinkan peneliti dapat mengembangkan analisa mendalam dari kasus yang diteliti. Objek penelitian ini adalah pengelola program  dan koordinator program skrining di Puskesmas, empat kader kesehatan, dua Ibu rumah tangga dan bidan fungsional. Tehnik analisis data dengan analisis of dan for dan SWOT. Ada beberapa temuan terkait alternatif kebijakan operasional program skrining kanker serviks di kabupaten Garut, yaitu   keterbatasan belum adanya SOP, kurang optimalnya promosi dan keterbatasan pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan. Temuan alternatif tersebut kemudian  dianalisis dengan Criticcal Succses Factor (CSF) sehingga didapat satu alternatif kebijakan prioritas operasional program yaitu membuat dan mensosialisasikan Juknis dan SOP skrining kanker serviks, dimana  alternatif terpilih dikaji dengan 5W 1H sehingga keberadaan SOP dan Juknis sesuai dengan kebutuhan operasional program skrining kanker serviks di Kabupaten Garut.   Kata Kunci: Alternatif Kebijakan, Kebijakan Operasional, Program Skrining, Kanker Serviks
ANALISA RASIO LINGKAR PINGGANG PANGGUL DALAM PENGUKURAN SIKLUS HAID Eka Andriani
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 1 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKRasio lingkar pinggang panggul (RLPP) merupakan indikator untuk menentukan obesitas abdominal yang diperoleh dengan cara menghitung perbandingan antara lingkar pinggang (cm) dan lingkar panggul (cm). Hal ini akan berdampak pada fusngsi sistem hormonal pada tubuh yang bisa berdampak pada gangguan siklus haid.Penelitian bertujuan untuk mengetahui  analisa  RLPP terhadap siklus haid mahasiswa kebidanan UNSIKA Tahun 2017. Penelitian  ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah seluruh mahasiswa kebidanan UNSIKA tahun 2017 sebanyak 213 mahasiswa. Sementara sampel yang digunakan diambil secara Statified Random Sampling sebanyak 70 mahasiswa. Data diolah menggunakan analisis univariat dan bivariat, hasil disajikan dalam bentuk SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  RLPP dapat mempengaruhi siklus menstruasi.Hasil analisa dari 70 mahasiswa diperoleh data bahwa mahasiswa dengan RLPP obesitas lebih banyak menglami siklus menstruasi yang tidak teratur  lebih banyak (35,7%), dibandingkan dengan kelompok RLPP tidak obesitas (7,1%). Mahasiswa dengan RLPP tidak obesitas lebih banyak mengalami siklus menstruasi teratur (30%), dibandingkan dengan RLPP yang obesitas (27,1%). Hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0,002 dengan nilai kemaknaan lebih kecil dari ? = 0,1 maka dapat disimpulkan bahwa RLPP dapat mempengaruhi siklus haid.Kata Kunci: Siklus haid dan RLPP.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN TINGKAT PARTISIPASI IBU DALAM KEGIATAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI KARAWANG Sabrina Sabrina; Eka Andriani; Ratih Ratih Kurniasari
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 2 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan dan partisipasi ibu pada setiap kegiatan posyandu sangat diperlukan.17 Hasil Riset Data Dinas Kesehatan Karawang mengenai cakupan D/S pada tahun 2014 menunjukkan angka 65,77%, dimana angka tersebut masih dibawah target standar pelayanan minimal yaitu 80%.18 Berdasarkan uraian masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat partisipasi ibu dalam kegiatan posyandu dengan status gizi anak usia bawah lima tahun (balita) yang dilakukan di Posyandu Desa kalibuaya, Kecamatan Telagasari. Metode yang digunakan penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan presentasi pengetahuan ibu terhadap status gizi balita, Setelah dilakukan uji chi-square diketahui nilai signifikannya adalah 0.471 lebih besar dari pada 0.05 maka dapat diketahui bahwa tingkat pangetahui ibu terhadap gizi dan posyandu tidak berpengaruh terhadap status gizi balita. Pada variabel Presentasi partisipasi pada posyandu terhadap status gizi balita Setelah dilakukan uji chi-square diketahui nilai signifikannya adalah 0.678 lebih besar dari pada 0.05 maka dapat diketahui pada penelitian ini bahwa tingkat partisipasi ibu dan balita dalam kegiatan posyandu tidak berpengaruh terhadap status gizi balita. Terdapat faktor-faktor  perancu yang dapat menyebabkan hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan hipotesis penelitian. Perlu dilakukan observasi dan penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor  perancu dari penelitian ini.Kata kunci : Pengetahuan, Partisipasi ibu, Posyandu, Status Gizi
Analisa Implementasi Program Pengendalian Resistensi Antibiotik di salah satu Rumah Sakit di Karawang Ahsanal Kasasiah; Indah Laily Hilmi
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 4 No 1 (2019): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab masalah resistensi antimikroba adalah penggunaan antibiotik yang tidak diregulasi.  Rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan dapat berperan dalam mempercepat kemunculan mikroba resisten. Berdasarkan hal tersebut, Komite Akreditasi Rumah Sakit mewajibkan rumah sakit terakreditasi memiliki Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) sesuai Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1. Pada penelitian ini akan dilakukan evaluasi mengenai implementasi PPRA di salah satu rumah sakit swasta kelas D di Karawang. Hasil penelitian dapat menjadi bahan self-assessment untuk keperluan pengambilan keputusan yang membantu proses akreditasi rumah sakit yang berkaitan dengan PPRA di rumah sakit. Metode pengambilan data adalah triangulasi dengan menggabungkan 3 data yang berasal dari dokumentasi (telusur dokumen), observasi dan  wawancara.  Berdasarkan hasil telusur dokumen, wawancara dan observasi, Implementasi PPRA di salah satu RS Kelas D di Karawang masih memiliki kekurangan, yakni  dukungan finansial yang belum optimal, dan belum adanya Panduan Penggunaan Antibiotik di RS tersebut.  Kata kunci: PPRA, SNARS, Resistensi Antimikroba, Rumah Sakit
HUBUNGAN PENDIDIKAN, USIA, PARITAS, SUMBER INFORMASI DAN PERSEPSI TERHADAP MINAT WANITA USIA SUBUR MENGGUNAKAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG Riska Setiawati; Irma Yanti; Irma Hamdayani Pasaribu
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 4 No 1 (2019): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan preferensi MKJP di Indonesia dari tahun 2009 sampai 2014 hanya berkisar antara 12,60% sampai 25,37%. Minat terhadap MKJP masih rendah karena banyak persepsi yang menimbulkan sisi negatif. Desain penelitian menggunakan pendekatan Cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling berjumlah 47 responden. Variabel independen  adalah usia, pendidikan, paritas, sumber informasi dan persepsi dan variabel  dependen adalah minat. Hasil penelitian bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dan paritas dengan minat menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p 0,19 dan 0,06, tidak ada hubungan antara usia, sumber informasi  dengan minat menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang dengan nilai p value 0,619, 0,099 dan 0,143. Harapan dari hasil penelitian ini adalah, bagi para tenaga kesehatan agar memberikan informasi lebih jelas tentang alat kontrasepsi khususnya metode kontrasepsi jangka panjang agar WUS mengunakan dengan sesuai dan tepat pilihan.Kata Kunci : kontrasepsi, minat
IDENTIFIKASI MIKROBA LAUT DAN MIKROBA TANAH PENGHASIL INHIBITOR BETALAKTAMASE Indah Laily Hilmi
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 1 No 1 (2016): Health Science Growth ( HSG ) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai identifikasi mikroba tanah dan mikroba laut penghasil inhibitor betalaktamase menggunakan serangkaian uji biokimia dan metode PCR. Hasil uji biokimia menunjukan bahwa genus penghasil inhibitor enzim betalaktam adalah Micrococus, Salmonella, Escherichia, Alcaligenes dan Staphylococus. PCR  dilakukan terhadap 9 mikroba tersebut menggunakan primer 16s rDNA. Hasil analisis urutan nukleotida gen 16s rDNA menunjukan bahwa genus bakteri tersebut adalah Alcaligenes sp., Staphylococcus sp., dan Salmonella typhi. Kata Kunci : Mikroba laut, mikroba tanah, inhibitor betalaktamase
Perbedaan Efektifitas Antara Konsumsi Pisang Abon Lumut dengan Pisang Raja Bolu Terhadap Penurunan Nyeri Pada Dismenore Primer Mahasiswa Kebidanan Unsika Maria Alia Rahayu; Rina Marlina; Irma Hamdayani Pasaribu
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 4 No 2 (2019): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kejadian nyeri menstruasi di dunia sangat besar. Rata-rata >50% perempuan di setiap negara mengalami nyeri menstruasi. Angka kejadian nyeri menstruasi berkisar 45-95% dikalangan wanita usia produktif dengan upaya penanganan dismenorea dilakukan 51,2% dengan terapi obat, 24,7% dengan relaksasi dan 24,1% dengan distraksi atau pengalihan nyeri. Indonesia angka kejadian prevalensi nyeri menstruasi berkisar 55%. Angka kejadian dismenorhea di Jawa Barat sebanyak 54,9, terdiri dari 24,5% mengalami dysmenorrhea ringan, 21,28% mengalami dysmenorrhea sedang dan 9,36% mengalami dysmenorrhea berat.Dampak disminorhea primer berupa gangguan aktifitas seperti tingginya tingkat absen sekolah/kuliah maupun kerja, keterbatasan kehidupan sosial, performa akademik, serta aktifitas olahraganya. Perlu alternatif pengobatan dari sumber alami dan efektif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas konsumsi pisang raja dan pisang ambon lumut terhadap penurunan nyeri haid pada disminorhea primer Mahasiswi Kebidanan Unsika.Metode penelitian eksperimen. Dalam hal ini penulis menggunakan kelas kontrol sebagai pembanding maka penelitian ini juga bisa disebut eksperimen murni.Hasil penelitian yaitu konsumsi pisang raja bolu (masuk kedalam kategori sedang tingkat keefektifitasannya), nilai N-Gain Score 34,19%. dibandingkan dengan konsumsi pisang ambon serta yang tidak mengkonsumsi pisang keduanya (memiliki kadar rendah tingkat keefektifitasannya). Ditemukan responden yang tidak mengkonsumsi pisang keduanya tetapi mengalami perubahan skala nyeri haid dari berat menjadi sedang, meskipun nilai N-Gain Scorenya adalah 12,76% (Masuk kedalam kategori rendah tingkat keefektifitasannya).Perlu adanya penelitian yang lebih mendalam terkait isi kandungan/zat yang secara spesifikasi dapat menjadi pembeda tingkat keefektifitasan dalam mengurangi derajat nyeri haid, sebelum di desiminasi kepada masyarakat mengenai solusi dalam dismenore. Key Word : Dismenore, Pisang Ambon, Pisang Raja
HUBUNGAN PERAN BIDAN, PERAN SUAMI, DAN MOTIVASI DIRI TERHADAP KEPATUHAN WANITA USIA SUBUR MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI Uway Wariah; Riska Setiawati; Irma Yanti
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 4 No 2 (2019): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan keganasan terbanyak kedua pada wanita setelah kanker mulut rahim. Kesadaran sejak dini mungkin dapat membantu mengurangi beban kematian akibat kanker. Desain penelitian dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden . Variabel Independen yaitu peran bidan, peran suami, motivasi dan variabel dependen yaitu kepatuhan. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara peran bidan dengan kepatuhan wanita usia subur dengan nilai p value sebesar 0,175 dan peran suami dengan kepatuhan wanita usia subur dengan p value 1.000 dan ada hubungan yang bermakna antara motivasi diri dengan kepatuhan dengan nilai p value 0,004. Harapan bagi para tenaga kesehatan agar memberikan informasi lebih jelas mengenai pemeriksaan payudara sendiri. Kata Kunci : kepatuhan, motivasi diri 
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN KEMAMPUAN MENSTIMULASI PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 0-12 BULAN DI DESA BUKIT MEUSARA KOTA JANTHO KABUPATEN ACEH BESAR Rahma Dalila Fitri
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 1 No 1 (2016): Health Science Growth ( HSG ) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak pada usia dini khususnya 0-12 bulan  akan menjadi dasar pertumbuhan dan perkembangan pada masa-masa selanjutnya. di Indonesia 16%  balita Indonesia mengalami gangguan perkembangan, baik perkembangan motorik halus dan kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Kemampuan Menstimulasi Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 0-12 Bulan Di Desa Bukit Meusara Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 0 -12 bulan  sebanyak 30 orang. Analisa bivariat menggunakan uji che-square tes (x2). Ada hubungan antara umur, pendidikan dan pekerjaan dengan kemampuan menstimulasikan perkembangan motorik kasar anak usia 0-12 bulan di Desa Bukit Meusara Kota Jantho.

Page 6 of 10 | Total Record : 95