Articles
7 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2018): APRIL"
:
7 Documents
clear
MENUMBUHKAN KARAKTER KEBANGSAAN MELALUI PENDEKATAN HUMANIS BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA ANAK USIA DINI
Mardawani Mardawani;
Agusta Kurniati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2018): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (189.688 KB)
|
DOI: 10.31932/jpmk.v1i1.312
Belakangan ini bangsa Indonesia sedang mengalami krisis moral yang disebabkan lemahnya pendidikan karaker yang diterima. Disisi lain, rapuhnya karakter suatu bangsa, dapat terjadi disebabkan oleh rapuhnya pendidikan karakter di bangku sekolah dikeluarga, dan di masyarakat. Salah satu penyebab karakter kebangsaan belum sepenuhnya mendarah daging dalam kedupan masyarakat terletak pada pola pendekatan yang mengukur segela tindakan berdasarkan kepentingan pribadi dan sekelompok orang sehingga tak jarang mengabaikan sisi kemanusiaan. Pola yang relevan dengan situasi masyarakat saat ini adalah pola pendekatan humanis manusia yang berbasis kearifan lokal dimana pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan namun tetap pada pewarisan nilai-niali tradisi dan budaya setempat. Secara umum tujuan kegiatan PKM ini memberikan penyuluhan tentang Upaya menumbuhkan Karakter Kebangsaan melalui Pendekatan Humanis Berbasis Kearifan Lokal pada Anak Usia Dini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan metode pelatihan. Pelatihan ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara tim dosen pelatihan bersama mahasiswa peserta PPL & KKM di desa Melayang Sari melalui 3 tahapan diantaranya: tahap pelatihan tutor, tahap pelaksanaan serta tahap pelaporan dan evaluasi. Adapun hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah memberi pembekalan bagi anak usia dini tentang berbagai kompetensi tentang nilai dan moral dari kearifan lokal, diarahkan pada kepemilikan kepekaan kemampuan dalam mendayagunakan dan mengembangkan potensi diri dan peluang yang ada dilingkungan sekitar agar anak memiliki melakukan keterampilan-keterampilan baik, yang merupakan muara penerapan kompetensi-kompetensi yang telah dimiliki para peserta melalui proses pelatihan pendidikan karakter melalui pendekatan humanis berbasis kearifan lokal yang berupa 16 jenis nilai. Kata Kunci: Karakter Kebangsaan, Pendekatan Humanis, Kearifan Lokal
MANAJEMEN KEUANGAN KELUARGA UNTUK PERSIAPAN PENDIDIKAN ANAK
Andri Andri;
Melinda Rismawati;
Ursula Dwi Oktaviani;
Benediktus Ege
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2018): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (367.133 KB)
|
DOI: 10.31932/jpmk.v1i1.313
Permasalahan ekonomi yang terjadi pada saat ini menjadi polemik bagi masyarakat untuk mampu memberikan pendidikan yang tinggi untuk anak-anak mereka. Pendidikan saat ini memerlukan biaya yang tinggi tetapi perekonomian belum stabil, impasnya masyarakat banyak yang tidak mampu menyekolahkan anak-anak mereka sampai perguruan tinggi dan banyak anak putus sekolah karena faktor keuangan keluarga. Tujuan dari kegiatan PkM ini yaitu 1) Memberi Pemahaman kepada Masayarakat/Orang tua tentang Manfaat, Fungsi dan pentingnya Pendidikan untuk Anak, 2) Memberi Pelatihan bagaimanana Mengidentifikasi Sumber-Sumber Pendapatan Keluarga, 3) Memberi Pelatihan bagaimanana Mengidentifikasi Pengeluaran Keluarga, dan 4) Memberi Pelatihan Bagaimana Strategi atau Manajemen/ Pengelolaan Keuangan untuk Persiapan Pendidikan Anak. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu dalam bentuk Penyuluhan dan Pelatihan dengan cara tatap muka dan praktik secara langsung antara Tim PkM dengan Peserta. Hasil kegiatan berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan yang sudah direncankan. Pelaksanaannya yaitu pada hari Sabtu, 12 November 2017 dan dihadiri oleh anggota masyarakat Desa Nanga Pintas Kecamatan Pinoh Selatan Kabupaten Melawi yang berjumlah 72 peserta.Kata Kunci : manajemen, keuangan keluarga, pendidikan
PEMANFAATAN BOTOL BEKAS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH NYAMUK DI DESA BATAS NANGKA
Beni Setiawan;
Markus Iyus Supiandi;
Olenggius Jiran Dores
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2018): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.972 KB)
|
DOI: 10.31932/jpmk.v1i1.314
Desa Batas Nangka merupakan desa yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan judul pemanfaatan botol bekas sebagai upaya pencegahan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Desa ini dipilih dikarenakan jarak antara desa dengan pusat kecamatan berjarak 46 km, sedangkan jarak ke kota kabupaten berjarak kurang lebih 140 km. Dengan sulitnya akses masuk desa yang bila mana musim hujan jalan tidak bisa dilewati karena licin dan banyak genangan air serta sulitnya mengakses informasi maka kehidupan masyarakat disana penuh dengan kesederhanaan. Bahayanya pada musim hujan populasi nyamuk di desa tersebut meningkat sehingga masyarakat akan terancam terserang penyakit malaria, DBD maupun penyakit lainnya yang disebabkan oleh nyamuk. Tujuan dari pengabdian ini meliputi: 1) menjelaskan kepada masyarakat terkait jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, 2) menjelaskan kepada masyarakat cara memanfaatkan botol bekas sebagai media penghambat perkembangbiakan nyamuk. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu berupa penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan bertujuan untuk mengedukasi perilaku hidup sehat supaya terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Sedangkan pelatihan bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat terkait cara pemanfaatan botol bekas sebagai media untuk menghambat perkembangbiakan nyamuk. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat memahami dalam mencegah penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Hal tersebut terlihat dari terampilnya masyarakat membuat alat untuk menghambat perkembangbiakan nyamuk berbahan dasar dari botol bekas. Kata kunci: botol bekas, penyakit, nyamuk, desa batas nang
KONTRIBUSI PERGURUAN TINGGI DALAM MENUMBUHKAN SEMANGAT BELA NEGARA DI KALANGAN PELAJAR SMPN 02 BELITANG HILIR
Agnesia Hartini;
Fusnika Fusnika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2018): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (379.238 KB)
|
DOI: 10.31932/jpmk.v1i1.309
Isu mengenai keutuhan dan kedaulatan negara sebagai bentuk ketahanan nasional merupakan wacana sentral yang menjadi kajian strategis di setiap negara. Eksistensi suatu negara menjadi harga mahal yang harus dipertahankan sebagai bentuk penghargaan atas lahirnya suatu negara, terlebih ketika lahirnya suatu negara diperoleh melalui jalan panjang dengan perjuangan pahit yang tak pelak harus mengorbankan jiwa dan raga sebagai taruhannya. Sehingga, sangat beralasan jika berbagai langkah ditempuh demi keutuhan dan kedaulatan suatu Negara. Bela negara adalah upaya setiap warga negara Republik Indonesia terhadap ancaman, baik dari luar maupun dari dalam negeri. Definisi tersebut memberikan pemahaman bahwa upaya bela negara merupakan kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia. Lokasi Pengabdian di Desa Empajak merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Belitang Hilir Kabupaten Sekadau. Mitra yang terlibat pada pengabdian ini adalah para pelajar di SMPN 02 Kabupaten Sekadau yang mengalami sasaran dalam penyuluhan pentingnya semangat Bela Negara. Keterlibatan mereka adalah sebagai peserta yang menjadi objek sasaran dari kegiatan Penyuluhan. Permasalahan yang ditemukan antara lain; kurangnya kesadaran para pelajar dalam menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. Melalui kegiatan penyuluhan dapat memberikan kontribusi untuk menumbuhkan semangat Bela Negara dikalangan pelajar, Perguruan Tinggi memiliki kemampuan dan kewenangan untuk menerapkan langsung ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut dalam kehidupan masyarakat. Kata kunci: Kontribusi Perguruan Tinggi, Semangat Bela Negara, Kalangan Pelajar
PELATIHAN MICROSOFT UNTUK GURU
Didin Syafruddin;
Dwi Cahyadi Wibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2018): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (197.82 KB)
|
DOI: 10.31932/jpmk.v1i1.315
Sekadau Hilir memiliki banyak guru yang bertugas untuk pelaksana pembelajaran dan pendidikan termasuk juga desa gonis tekam. Pembelajaran saat ini sudah sangat modern.Pembelajaran yang modern ini tentunya meminta atau menghendaki para pendidik untuk dapat memanfaatkan teknologi yang ada secara efektif dan efisien. Salah satu teknologi yang kami maksud di sini adalah Microsoft Office. Pembelajaran dengan memanfaatkan / mengikutsertakan peran teknologi di dalamnya akan lebih menarik, efektif, dan efisien. Namun pada kenyataanya, guru-guru di Indonesia masih banyak yang belum mengerti tentang Microsoft Office dan kegunaannya dalam mempermudah proses pembelajaran. Sehingga masalah yang terjadi pada mitra adalah sebagai berikut: “Guru belum mengerti tentang memanfaatkan Microsoft Office dan kegunaannya”. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri atas kegiatan perencanaan dan kegiatan pelaksanaan. Kegiatan pelatihan dievaluasi dengan cara memberikan angket tentang kepuasan program pelatihan yang dilakukan dan memberikan angket tentang kepuasan program bimbingan praktek yang dilakukan. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Gonis Tekam, dengan melihat hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada guru-guru di Desa Gonis Tekam termasuk dalam kategori sangat baik karena pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah mencapai respon sebesar 81.81818 % masuk dalam kategori sangat baik. Kata Kunci: Pelatihan, Microsoft Office
PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM RANGKA MEMBINA KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA SISWA DI SMPN 4 SINTANG
Anna Marganingsih;
Emilia Dewiwati Pelipa;
Sri Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2018): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.258 KB)
|
DOI: 10.31932/jpmk.v1i1.310
Kemajuan suatu negara perlu didukung oleh kebaradaan para wirausahawan. Pernyataan PBB mengemukakan bahwa suatu negara akan mampu membangun apabila memiliki wirausahawan sebanyak 2% dari jumlah penduduknya. Kenyataan menunjukkan bahwa jumlah wirausahawan di Indonesia belum mencapai angka tersebut. Hal ini menjadi keresahan yang perlu disikapi. Untuk menjadi wirausahawan sukses, perlu ditanamkan jiwa dan keterampilan berwirausaha sejak dini pada semua jenjang pendidikan. Salah satu jenjang pendidikan yang menjadi sasaran dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah jenjang pendidikan menengah yaitu SMPN 4 Sintang. Kelas VII dianggap paling tepat untuk memberikan pelatihan komunikasi efektif agar sejak awal mereka memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik untuk mendukung keterampilan berwirausaha mereka. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan komunikasi efektif dalam rangka membina keterampilan berwirausaha siswa kelas VII di SMPN 4 Sintang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan peningkatan pemahaman siswa Kelas VII SMPN 4 Sintang tentang pentingnya kontribusi masyarakat dalam kemajuan negara Indonesia dengan menjadi wirausahawan, peningkatan keterampilan berwirausaha melalui pelatihan kiomunikasi efektif dan peningkatan pemahaman sekolah tentang pentingnya memberikan pelatihan-pelatihan yang membekali siswa dengan keterampilan berwirausaha sejak dini. Respon siswa terhadap pelaksanaan pelatihan sebesar 71,12% masuk dalam kategori baik. Artinya secara respon siswa terhadap kegiatan pelatihan secara afeksi, kansi dan kognisi adalah baik.
TRAINING MANAJEMEN KEUANGAN DAN PEMBUKUAN PRAKTIS BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI KELURAHAN MAMBOK KABUPATEN SINTANG
Emilia Dewiwati Pelipa;
Anna Marganingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2018): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (121.551 KB)
|
DOI: 10.31932/jpmk.v1i1.311
Pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menarik perhatian berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun pelaku usaha. Di kota Sintang pertumbuhan usaha mikro kecil menengah berkembang dengan sangat pesat dengan jenis bidang usaha yang digeluti juga bervariasi, namun masih banyak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang belum menerapkan manajemen keuangan dan pembukuan pada usaha yang dijalankannya. Manajemen yang baik dan kerapian pembukuan juga menjadi dasar penilaian bagi para investor dalam menanamkan modal agar usaha kecil dapat menghasilkan laba yang lebih besar; untuk itu dipandang perlu untuk memberikan Training Manajemen Keuangan dan Pembukuan praktis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah kepada Pelaku UMKM di kelurahan Mambok Kabupaten Sintang. Tujuan dari kegiatan PkM ini untuk memberikan kontibusi bagi pelaku UMKM dalam mengatur Manajemen keuangan yang baik. Pelaku UMKM dapat membuat pembukuan Praktis bagi usaha yang mereka jalankan Meningkatkan keterampilan manajemen usaha bagi masyarakat dan menciptakan wirausaha yang mandiri berbasis Iptek. Metode yang digunakan meliputi survey, pelaksanaan kegiatan dan monitoring. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini Peserta sudah dapat merumuskan tujuan jangka panjang dan jangka pendek yang harus dicapai dalam mengembangkan usahanya. Menyadari bahwa pencatatan keuangan itu penting untuk keberlangsungan usaha kedepan. Luaran yang dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah draf jurnal.