cover
Contact Name
Ira Oktaviani Rz
Contact Email
ira@pkr.ac.id
Phone
+6285265205563
Journal Mail Official
jpk@pkr.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Riau Jl. Melur No. 103, Sukajadi, Pekanbaru, Indonesia Office: (0761)36581 |Fax: (0761) 20656 | Phone: 085265205563
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan
ISSN : 23028610     EISSN : 27151115     DOI : https://doi.org/10.36929/jpk.v9i1
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian (research article), di bidang : Ilmu Kesehatan dabn Riset Lingkungan
Articles 224 Documents
PENGARUH OBESITAS TERHADAP INFERTILITAS PADA WANITA PASANGAN USIA SUBUR DI RUMAH SAKIT AWAL BROS PEKANBARU SRI ANGGRAINI; ZUCHRAH HASAN; AFRIDA AFRIDA
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL PROTEKSI KESEHATAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.079 KB) | DOI: 10.36929/jpk.v4i1.31

Abstract

Sekitar 15 juta wanita pasangan usia subur di Indonesia pada akhir tahun 2009 mengalami Infertilitas. dengan demikian 1,5 hingga 2 juta pasangan usia subur mengalami infertilitas dan obesitas yang telah lama dikaitkan dengan masalah ketidaksuburan (infertilitas) . Studi pendahuluan di Poliklinik Kebidanan RS Awal Bros Pekanbaru pada bulan Desember tahun 2013, terdapat kunjungan wanita pasangan usia subur yang mengalami infertilitas , meningkat 25 % ( 119 orang ) dari tahun sebelumnya . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan obesitas dengan infertilitas pada wanita pasangan usia subur. Jenis penelitian inikuantitatif dengan desain korelasi yang dilakukan pada bulan Januari 2014 di poliklinik kebidanan RS.Awal Bross. Populasi pada penelitian ini adalah wanita pasangan usia subur berumur 20-35 tahun pada tahun 2013 sebanyak 155 orang dengan teknik pengambilan sampel total populasi. Data diolah secara manual.kemudian di analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi square dengan df = 1, α: 0,05 Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat wanita pasangan usia subur dengan obesitas 105 orang (67,74%), dan yang mengalami infertil 85 orang ( 80,95 %) . Analisis Bivariat didapatkan ada hubungan antara obesitas dengan infertilitas dengan x² hitung 16.07 ˃ dari x² table 3.84. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan tentang wanita obesitas yang cenderug mengalami infertilitas ,agar peningkatkan pelaksanaan program penurunan berat badan menjadi perhatian yang serius ,sebagai salah satu upaya penurunan kejadian infertilitas pada wanita pasangan usia subur.
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN PARITAS TERHADAP RESIKO KEK (KEKURANGAN ENERGI KRONIS) PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU YESSI ALZA
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL PROTEKSI KESEHATAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.685 KB) | DOI: 10.36929/jpk.v4i1.32

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI PRIA DALAM KELUARGA BERENCANA DI KECAMATAN RUMBAI PESISIR TAHUN 2012 YESSI HARNANI
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL PROTEKSI KESEHATAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.394 KB) | DOI: 10.36929/jpk.v4i1.33

Abstract

The man participation in family planning (FP) mean to take part in this program inspite of founding good sexual behavior for themselves and their wife. This research explore several factors which related to man participation in FP program on Rumbai Pesisir Sub district, Municipality of Pekanbaru in the year of 2012.Research design is case control study, with case is the man not participate in FP program while as control is the man whom taking part on the FP in the year of 2012. Result the man with acces difficulty to family planning program 10 times risk not to participate compared with the counterpart/control (CI 95% : OR = 5,3 – 17,9), men not supported by social and cultural aspect for family planning program 4 times risk not to participate (CI 95% : OR= 2,4 – 7,9), men with negative opinion to family palnning program 4 times risk not to participate(CI 95%: OR = 1,3 – 7,0), while the man from low income family 2 times risk not to participate (CI 95% : OR = 1,2 – 3,5) compared with their counterparts respectively. Conclusion: Multivariate analysis revealed that independent variable related to man participation , the family planning program, social and cultural aspect, opinión to family planning program and family income. Wife age is the only Independence variabel related counter directionally. Parity, education level and knowladge to family planning program are three variables not related to men participation, meanwhile family planning service quality is the confounding variable to service acces variable and social and cultural variable. Suggestion : increase quality and acces of family planning services including site of service, concellor, cost and spesific family planning promotion for mankind. Family planning and health service program is distributed to all area of Rumbai Pesisir subsdistric and to increase the support of public figure and all stake holder for Family planning program.
PENGARUH DISTRIBUSI MAKANAN, BEBAN GANDA DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERHADAP ANEMIA DALAM KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RUMBIO JAYA KABUPATEN KAMPAR Juraida Roito Harahap
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 4 No 1 (2015): JURNAL PROTEKSI KESEHATAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.655 KB) | DOI: 10.36929/jpk.v4i1.34

Abstract

PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESARIA DI RS SYAFIRA PEKANBARU TAHUN 2015 WIWIEK DELVIRA; FATMI AGUS
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL PROTEKSI KESEHATAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.497 KB) | DOI: 10.36929/jpk.v4i2.35

Abstract

Maternal mortality used as a measure of success towards achieving the MDG's targets, namely the 75% reduction in maternal mortality ratio. In developing countries the frequency of maternal deaths reported to range between 0.3-0.7%, while in developed countries the figure is smaller, which 0.05-0.1% (Widjanarko, 2008). In accordance with the health paradigm without abandoning efforts to restore the health of patients, the need for early mobilization gradually for sectio caesarea postoperative patients while in hospital. The purpose of this study was to determine the effect of early mobilization on wound healing post sectio caesarea in RS Syafira Pekanbaru. The benefits of this research are as fulfilling the Minimum Service Standards (MSS) for the hospital that can be used as eviden based practice in the provision of nursing services independently. This study was conducted in inpatient obstetric in RS Syafira Pekanbaru on October-November 2015 with a sample of 20 respondents. The research methodology used is the cross-sectional study design. Analysis of the data used in the analysis of univariate and bivariate (t test dependent), the data were processed using a computerized program. The results obtained from this research that the influence of early mobilization with postoperative wound healing secsio Caesaria with P value (0.007).
PENGARUH PEMIJATAN RINGAN PADA PUNGGUNG TERHADAP JUMLAH PENGELUARAN DARAH KALA IV PERSALINAN NORMAL DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI ERNITA PEKANBARU YENI ARYANI; LAILIYANA LAILIYANA; MELLY WARDANIS
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL PROTEKSI KESEHATAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.818 KB) | DOI: 10.36929/jpk.v4i2.36

Abstract

Perdarahan merupakan penyebab kematian ibu bersalin yang memberikan kontribusi paling besar terhadap seluruh penyebab kematian ibu melahirkan di Indonesia. Perdarahan pasca persalinan merupakan penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemijatan ringan pada punggung terhadap pengeluaran darah pada kala IV persalinan normal di BPM Ernita Pekanbaru tahun 2015. Jenis Penelitian experimental dengan pendekatan PostTest Only Control Group Design, dengan populasi ibu bersalin normal kala IV yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel terdiri dari 32 responden pada kelompok intervensi 32 responden pada kelompok kontrol.Cara pengambilan sampeladalah Jumlah darah ibu yang keluar saat kala IV persalinan pada pembalut ibu kemudian di timbang.Penelitian dilakukan selama 2 bulan pada bulan Oktober - November 2015. Pengolahan data menggunakan program SPSS. Hasil penelitian dengan menggukan t-test independent dengan tingkat signifikansi p= 0,028 (p<0,05). hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemijatan ringan pada punggung terhadap jumlah pengeluaran darah pada kala IV persalinan normal. Disarankan pemijtan ringan pada punggung menjadi prosedur tetap dalam setiap asuhan persalinan normal
KARAKTERISTIK PREVALENSIKECENDRUNGAN DEPRESI POSTPARTUM DENGAN MENGGUNAKAN EDINBURGH POSNATAL DEPRESSION SCALE (EPDS) DI RB AFIYAH PEKANBARU TAHUN 2010 FATHUNIKMAH FATHUNIKMAH; SISKA HELIANI; NUR QOMARELIA AKBAR
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL PROTEKSI KESEHATAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.681 KB) | DOI: 10.36929/jpk.v4i2.37

Abstract

EFEKTIFITAS TERAPI BERMAIN (MEWARNAI) PADA ANAK USIA PRASEKOLAH YANG MENGALAMI HOSPITALISASI DI RUMAH SAKIT ZAINAB PEKANBARU HERNITATI HERNITATI; MAGDALENA MAGDALENA; HELDA HASAN
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL PROTEKSI KESEHATAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36929/jpk.v4i2.38

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of play therapy in preschool children who experienced hospitalization. This research was conducted in hospitals Zainab Pekanbaru in October – December 2015 Number of respondents 20 children. The study design used was a pre experimental one group pretest posttest design. Samples were taken with a sampling technique used saturated or total population. Variables measured in this study is the impact of using questionnaires hospitalization. Based on the analysis of data it can be seen that there is the effectiveness of play therapy with hospitalization with p value = 0.01 (p <0.05). The conclusion of this study the presence of the effectiveness of play therapy on hospitalization in the nursing room Zainab hospital Riau Province. Suggestions to further research may add a larger sample again with more specific inclusion criteria in order to get maximum results.
HUBUNGAN POLA KONSUMSI DAN ASUPAN ZAT BESI (Fe) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA WANITA VEGETARIAN USIA PRODUKTIF DI PEKANBARU SAVIRA RAHMADIAN; FITRI FITRI; YULIANA ARSIL
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL PROTEKSI KESEHATAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1545.957 KB) | DOI: 10.36929/jpk.v4i2.39

Abstract

Pola konsumsi vegetarian memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun pola konsumsi ini juga memiliki resiko defisiensi beberapa zat gizi diantaranya zat besi. Wanita vegetarian, lebih beresiko untuk mengalami anemia karena pola konsumsi vegetarian tidak mengkonsumsi protein hewani. Keterbatasan mengkonsumsi produk hewani ini yang dapat menyebabkan wanita vegetarian ini mudah terkena anemia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola konsumsi dan asupan zat besi (Fe) dengan kejadian anemia pada wanita vegetarian usia produktif di Pekanbaru. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu cross-sectional study. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder. Data primer berupa identitas responden yang diperoleh melalui kuesioner, pola konsumsi baik berupa jenis dan bahan makanan diperoleh melalui Food Frequency Questionaire, asupan zat besi diperoleh melalui Food Recall 1x24 jam, dan data kadar Hemoglobin diperoleh melalui pengambilan darah kapiler menggunakan alat Easy Touch GCHb. Sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan Indonesia Vegetarian Society (IVS) berupa nama, umur dan alamat anggota. Data dianalisa secara univariat dan bivariat. Pada penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 51 responden. Penelitian ini dilakukan 2 tahap yaitu survey pendahuluan pada bulan Oktober 2014 dan penelitian lanjutan dilakukan pada bulan April-Juni 2015. Tempat Penelitian Sekretariat Indonesia Vegetarian Society (IVS) Pekanbaru dan Pusdiklat Bumi Suci Maitreya Pekanbaru. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pola konsumsi dengan kejadian anemia, p value =0,921 (p > 0,05). Sedangkan asupan zat besi memiliki hubungan signifikan dengan kejadian anemia, p value= 0,001 (p < 0,005). Sebaiknya IVS mengadakan konseling dan penyuluhan pada wanita vegetarian agar asupan zat besi wanita vegetarian cukup dan yang terhindar dari anemia.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PENYAKIT ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS REJOSARI PEKANBARU TAHUN 2014 SULAIMAN ZUHDI
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 4 No 2 (2015): JURNAL PROTEKSI KESEHATAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.111 KB) | DOI: 10.36929/jpk.v4i2.40

Abstract

ISPA merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang datang secara mendadak serta menimbulkan kegawatan dan kematian. Menurut World Health Organization (WHO), ISPA merupakan salah satu penyebab utama tingginya kesakitan dan kematian pada balita. Lingkungan rumah yang kotor penyebab terjadinya penyakit ISPA terutama pada balita. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru pada tahun 2013 jumlah balita penderita ISPA di seluruh Puskesmas di Kota Pekanbaru sebanyak 3.244 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya penyakit ISPA pada balita dilihat dari faktor lingkungan, individu anak dan perilaku di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Tahun 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data yang digunakan adalah data primer yaitu seluruh populasi ibu yang memiliki balita yang melakukan kunjungan di Puskesmas Rejosari dengan sampel sebanyak 76 balita dengan teknik Accidental Sampling. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner yang berisikan pernyataan tentang faktor-faktor penyebab terjadinya penyakit ISPA dan data diolah dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil analisa data di dapatkan bahwa mayoritas faktor lingkungan tergolong tinggi sebanyak 50 orang (66%), faktor individu anak sebanyak 40 (53%), faktor perilaku sebanyak 46 (61%) terhadap ISPA di wilayah kerja Puskesmas Rejosari. Saran bagi tenaga kesehatan untuk lebih berperan aktif dalam pencegahan penyakit ISPA.

Page 2 of 23 | Total Record : 224