cover
Contact Name
Junior Hendri Wijaya
Contact Email
thejournalish@gmail.com
Phone
+6282326796566
Journal Mail Official
thejournalish@gmail.com
Editorial Address
Jl.Patukan Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
TheJournalish: Social and Government
ISSN : -     EISSN : 27225402     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Thejournalish: Social and Government bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau ide konseptual, tinjauan literatur dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan. Ketentuan penerbitan manuskrip tidak pernah dipublikasikan atau tidak diajukan di jurnal lain, manuskrip yang berasal dari nasional dan internasional. Jurnal TheJournalish sudah ber ISSN: 2722-5402 (media online). Selanjutnya Thejournalish: Social and Government dikelola oleh CV The Journal Publishing. TheJournalish juga bekerjsama dengan Community of Government Observer (CGO) Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Budaya UIGM. Thejournalish: Social and Government berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang sosial dan bidang pemerintah. Adapun ruang lingkup sebagai berikut: SOCIAL: Bidang Kebijakan Sosial, Kesejahteraan Sosial, Kemiskinan, Bencana Alam dan Sosial, CSR, Inovasi Sosial, Pemberdayaan Sosial, dan Lingkup ilmu yang terkait lainnya. GOVERNMENT: Governance, Politics Government, E-Government, Pemerintahan Daerah, Pemerintahan Desa, Governability, Kepemimpinan Strategis dan Inovatif, dan Lingkup ilmu yang terkait. Thejournalish: Social and Government menerbitkan 4 kali dalam setahun yang dimulai dari edisi bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Setiap naskah yang dikirim ke Jurnal The
Articles 257 Documents
MEWUJUDKAN KOTA INKLUSI: INKLUSIVITAS DAN AKSESIBILITAS RUANG PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA YOGYAKARTA Wahyu Putra, Lalu Bintang
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 2 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i2.780

Abstract

Mewujudkan kota inklusi menjadi upaya pemerintah Kota Yogyakarta dalam memenuhi hak penyandang disabilitas dengan cara melahirkan berbagai kebijakan dan peraturan yang mengatur berbagai aspek kehidupan. Upaya tersebut ditujukan agar hak-hak dasar seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi dapat terpenuhi. Akan tetapi, melahirkan banyak produk kebijakan tidak berbanding lurus dengan peningkatan pelayanan yang menjadi hak penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan kota inklusi di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan mempelajari dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan inklusi masih belum memenuhi empat indikator yang ada, yakni partisipasi penuh, penyediaan layanan hak, aksesibilitas dan sikap inklusif. Penerapan kebijakan belum dirasakan secara luas oleh disabilitas. Di beberapa fasilitas publik bahkan belum memperhatikan kebutuhan disabilitas.
Gerakan Beli Indonesia Pemberdayaan Masyarakat Menurut Heppy Trenggono Nugroho, Mukhlis Hari; Sugiyanto
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 3 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i3.783

Abstract

Gerakan Beli Indonesia adalah gerakan kesadaran dan penyadaran dari, oleh dan untuk seluruh komponen bangsa Indonesia untuk membeli produk Indonesia. Tiga sikap kejuangan Gerakan Beli Indonesia, antara lain : 1. Membeli produk Indonesia. 2. Membela bangsa Indonesia.3. Menghidupkan semangat persaudaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Data primer dikumpulkan dengan wawancara dan observasi. Narasumber adalah Heppy Trenggono Inisiator Gerakan Beli Indonesia dan Hasto Wardoyo Mantan Bupati Kabupaten Kulon Progo. Hasil dalam penelitian ini ditemukan Gerakan Beli Indonesia lahir karena 2 (dua) hal dari Heppy Trenggono. Pertama perspektif kebangsaan merupakan keresahan akan kondisi ekonomi bangsa dimana membanjirnya produk asing masuk ke Indonesia. Kedua perspektif pribadi merupakan perjalanan Heppy Trenggono ke Los Anggeles Amerika Serikat tahun 2008. Ketika berbelanja ditoko, ditemukan merk hasil belanja semuanya merupakan produk dan milik perusahaan Yahudi. Heppy Trenggono berfikir kenapa bangsa Yahudi bisa maju. Karena mereka bisa menyeleksi produk yang masuk ke negaranya dan memprioritaskan produk dalam negerinya. Hasil penelitian ini juga ditemukan bahwa Program Bela Beli Kulon Progo yang dicanangkan oleh Hasto Wardoyo Bupati Kabupaten Kulon Progo merupakan program turunan dari Gerakan Beli Indonesia. Program tersebut bertujuan untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Kulon Progo.
Efektivitas Pemanfaatan Dana Keistimewaan Urusan Kebudayaan Di Kabupaten Sleman Cahyono, Muhammad Nur; Sugiyanto
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 3 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i3.784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan dana keistimewaan urusan kebudayaan di Kabupaten Sleman melalui regulasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang mengkaji terkait alokasi, penggunaan, serta dampak dari dana yang disalurkan melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman kepada kelompok masyarakat. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka serta di analisis menggunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan pejabat struktural di Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman dan masyarakat pelaku seni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana keistimewaan berperan signifikan dalam mendukung berbagai kegiatan kebudayaan, seperti pelestarian seni tradisional, pemeliharaan cagar budaya, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya warisan budaya lokal. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten dan partisipasi masyarakat yang masih kurang aktif. Dengan transparansi dan akuntabilitas yang baik serta evaluasi berkala, pemanfaatan dana keistimewaan diharapkan dapat lebih optimal dalam mencapai tujuan pelestarian budaya.
Implementasi Program “Oreo Pack” Dalam Mengurangi Stunting (Studi Kasus: Kecamatan Sukarami Kota Palembang) Selanli, Mesy; Putra, Dwiki Adi; Nofrima, Sanny
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 3 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i3.785

Abstract

Stunting merupakan permasalahan yang sangat serius, karena dapat mempengaruhi kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di suatu negara, Indonesia sudah mengatur bagaimana pencegahan Stunting dalam Peraturan Presiden No. 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan Stunting, Kecamatan Sukarami Kota Palembang salah satu Kecamatan yang menindaklanjuti Perpres tersebut dalam Surat Keputusan Camat Sukarami Kota Palembang Nomor 080/SK/2023 tentang dalam rangka percepatan penurunan Stunting Kecamatan Sukarami tahun 2023. peineilitian ini beiruijuian uintuik mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana program “OReO PACK” di kecamatan Sukarami Kota Palembang dalam mengurangi Stunting. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Studi Kasus deingan Peindeikatan Kuialitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program “OReO PACK” dalam menangani Stunting di Kecamatan Sukarami Palembang sudah berjalan dengan baik sesuai dengan Surat Keputusan Camat Sukarami Kota Palembang Nomor 080/SK/2023 tentang dalam rangka percepatan penurunan Stunting Kecamatan Sukarami tahun 2023 dengan melibatkan para Doantur Rumah makan yang ada di Kecamatan Sukarami, tetapi dalam pemberian pack makanan menu yang di berikan masih belum disesuaikan untuk anak-anak, menjadikan pack makanan yang di berikan yang seharusnya bertujuan untuk menaikan berat badan anak agar ideal menjadi kurang maksimal.
Studi Penerapan E-Katalog Dalam Meningkatkan Kinerja Penyerapan Anggaran Pada Pemerintah Kabupaten Magelang Haryadi, Ignatius; Setyowati, Yuli
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 3 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i3.786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran e-katalog dalam meningkatkan kinerja penyerapan anggaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dan informan dalam penelitian ini meliputi Pengguna Anggaran, Pejabat Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Kelompok Kerja. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa e-katalog secara empiris dapat meningkatkan kinerja penyerapan anggaran pada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang. Penerapan e-katalog memudahkan penyusun anggaran untuk menyampaikan usulan dengan harga barang/jasa yang tercantum dalam e-katalog sehingga perencanaan anggaran lebih realistis sehingga tingkat penyerapan anggaran dapat mencapai rata-rata 94,01%. Penyerapan anggaran Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana masih berada pada kisaran 80%, dikarenakan kondisi empiris terkait pelayanan kesehatan masyarakat dan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
Strategi Pengembangan Pariwisata Di Pantai Ngurbloat, Kabupaten Maluku Tenggara Claudia Elmas , Bituk Jane
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 3 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i3.787

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Strategi Pengembangan Pariwisata di Pantai Ngurbloat, Desa Ngilngof, Kecamatan Menyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara. Penelitian bertujuan mengidentifikasi factor internal dan eksternal yang mendukung pengembangan obyek wisata pantai Ngurbloat, hasil identifikasi menjadi materi penysunanan strategi pengembangan Pariwisata di Pantai tersebut. Penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif, Informance ditentukan dengan Teknik propursive sampling, data dikumpulan dengan Teknik observasi, interview, dan studi dokumentasi, selanjutkan dianalisis dengan alat SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan obyek wisata pantai Ngurbloat Desa Ngilngof, Kecamatan Menyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara ditemukan peluang dan kekuatan memiliki nilai positif yang tinggi dibanding dengan kelemahan dan ancaman. Dengan demikian penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pengambangan obyek wisata pantai Ngurbloat Desa Ngilngof memiliki prospek yang cukup baik karena didukung oleh faktor tarnsportasi, pariwisata, kesadaran dari potensi SDM. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan untuk meningkatkan jalinan kerjasama antar stakeholders guna membangun jaringan kerja sama yang mampu mengembangkan tempat wisata dan meningkatkan pendapatan asli desa.
Evaluasi Kebijakan Program Rehabilitasi Sosial Gelandangan Dan Pengemis Di Panti Rehabilitasi Sosial Bina Karya Lubis, Muhammad Aldi
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 3 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i3.792

Abstract

The number of Penyandang Masalah Kesejateraan Sosial (PMKS), especially Homeless people and Beggars in West Java Province is increasing. The number of Penyandang Masalah Kesejateraan Sosial (PMKS), especially Homeless people and Beggars in West Java Province is increasing in resolving poverty problems in the homeless and beggar categories which have physical, mental and spiritual guidance programs, individual social guidance. Knowing the results of the policy evaluation of the homeless and beggar program and to find out the efforts made by the orphanage in evaluating program policies and factors hindering program policy evaluation. The method used in this research is qualitative and data collection techniques are carried out by direct observation in the field, in-depth interviews, and documentation. The results of the research show that the program implementation activities that are applied to homeless people and beggars are in the form of services and rehabilitation, including through various guidance activities, both in the form of spiritual, physical, social, mental and skills guidance and the program is considered ineffective because there are still clients after training returns to the streets The Orphanage evaluates in early 2020 to the new management and has applied direct work distribution to clients and also provides a rented house for the first year to be paid by the orphanage, it is hoped that after it is distributed to the work place.
Pengaruh Komitmen Dan Efikasi Diri Terhadap Kepuasan Kerja Pada Pendamping Desa Di Kecamatan Rangkasbitung Assayid, Wandi S
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 3 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i3.794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komitmen dan efikasi diri terhadap kepuasan kerja pada pendamping desa di Kecamatan Rangkasbitung. Komitmen dan efikasi diri dianggap sebagai faktor penting yang mempengaruhi bagaimana pendamping desa merasakan kepuasan dalam pekerjaan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 100 pendamping desa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat komitmen, efikasi diri, dan kepuasan kerja. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen dan efikasi diri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan komitmen dan efikasi diri dapat meningkatkan kepuasan kerja pendamping desa. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelola program pendampingan desa untuk fokus pada pengembangan aspek-aspek tersebut guna meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas pendamping desa.
Analisis Kualitas Pelayanan Publik Di Provinsi Banten Aziz, Anggie Fauzan
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 3 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i3.795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik di Provinsi Banten dengan fokus pada berbagai dimensi layanan yang disediakan oleh instansi pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan survei yang melibatkan 500 responden dari berbagai daerah di Provinsi Banten. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner yang dirancang untuk mengukur kepuasan masyarakat terhadap lima dimensi utama pelayanan publik: keterjangkauan, kecepatan, efisiensi, transparansi, dan responsivitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kualitas pelayanan publik di Provinsi Banten masih memerlukan perbaikan signifikan, terutama dalam hal kecepatan dan transparansi. Terdapat variasi signifikan dalam kepuasan masyarakat antara daerah perkotaan dan pedesaan, dengan daerah perkotaan umumnya melaporkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi pegawai negeri, perbaikan sistem informasi publik, serta penguatan mekanisme pengaduan untuk meningkatkan kualitas layanan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi perbaikan pelayanan publik di masa depan.
Pengaruh Literasi Keuangan & Gaya Hidup Terhadap Perkembangan UMKM Binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak Nurdiati, Yeti
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 3 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i3.798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Dinas Koperasi (Dinkop) di Kabupaten Lebak. Literasi keuangan dianggap sebagai salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan pada UMKM, sedangkan gaya hidup berperan dalam mempengaruhi pola konsumsi dan perilaku bisnis pemilik UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelaku UMKM binaan Dinkop Kabupaten Lebak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan UMKM, sementara gaya hidup juga berkontribusi terhadap kemajuan usaha, meskipun dengan tingkat pengaruh yang lebih rendah. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi pelaku UMKM untuk mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis, serta perlunya penyesuaian gaya hidup agar lebih mendukung perkembangan usaha. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi pemberdayaan UMKM yang lebih efektif di Kabupaten Lebak.