The Kalimantan Social Studies Journal
The Kalimantan Social Studies Journal (KSS) is an electronic journal media of students of Social Science Education of FKIP ULM to publish their final assignment in the form of scientific articles in Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa (JTAM). As the name implied, this journal is an obligation journal in accommodating Social Science Education students of FKIP ULM to publish their researches online. It is following the Regulation of Rector of Lambung Mangkurat University number 403 / UN8 / SP / 2015 that requires all students of Lambung Mangkurat University to publish the final project in the form of scientific articles. This journal is published by Social Science Education of FKIP ULM Banjarmasin, the theme of this journal includes general social education. The Kalimantan Social Studies Journal (KSS) compiles scientific articles that focus on issues of Social Studies Education. In particular, this issue not only covers the problem of learning on social studies (Pembelajaran IPS), but also the description of local wisdom (Kearifan Lokal), the value of tradition (Nilai Tradisi) and social phenomena (Fenomena Sosial) that exist in society.
Articles
120 Documents
Extracurricular Activities PMR (Red Cross Teen) at Banua South Kalimantan Bilingual Boarding High School Makes Students with Character
Aknifar Mawaddah;
Syaharuddin Syaharuddin;
Mutiani Mutiani;
Ersis Warmansyah Abbas;
Jumriani Jumriani
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v3i2.4976
Aktivitas ekstrakurikuler sangat berhubungan dengan nilai karakter. Nilai karakter merupakan sikap baik yang dimiliki seseorang. Hal ini tercermin dari aktivitas ekstrakurikuler PMR. Sejalan dengan konsep aktivitas ekstrakurikuler dan keterkaitannya dengan nilai karakter maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas ekstrakurikuler PMR SMAN Banua Kalimantan Selatan Bilingual Boarding School menjadikan peserta didik yang berkarakter. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode deskriptif dan data yang didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapat direduksi, disajikan dalam bentuk teks deskriptif yang dilengkapi gambar dan tabel nilai karakter pada aktivitas ekstrakurikuler PMR yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Keabsahan data melalui triangulasi waktu, sumber dan teknik. Hasil penelitian aktivitas ekstrakurikuler PMR menjadikan peserta didik yang berkarakter dengan menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.
Water Transportation Business (Klotok) as a Source of Community Income
Wanda Aprilla;
Bambang Subiyakto;
Mutiani Mutiani;
Ismi Rajiani;
Syaharuddin Syaharuddin
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v3i2.4908
Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat menggunakan kemampuan yang mereka miliki sebagai usaha memperoleh pendapatan. Pada saat ini masyarakat yang menggantungkan pendapatannya melalui usaha klotok tetap menjalankan usaha tersebut meskipun penggunaan transportasi khususnya klotok di Banjarmasin mengalami penurunan ditengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan usaha transportasi air (klotok) sebagai sumber pendapatan masyarakat di Dermaga Klotok Trisakti. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian dengan mengedepankan praktek metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi ke lokasi penelitian, wawancara dengan narasumber yaitu Ketua Pengurus Dermaga Klotok Trisakti, Pemilik Klotok, dan para penumpang atau pelanggan dari klotok serta melakukan dokumentasi saat observasi. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri yang membuat pedoman observasi dan pedoman wawancara serta penentuan narasumber. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi waktu, sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha transportasi air (klotok) sebagai sumber pendapatan masyarakat di Dermaga Klotok Trisakti ini berdiri sejak 1979 hingga sekarang dapat bertahan dan menghasilkan pendapatan kepada para pemilik klotok sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup para pemilik klotok dan keluarganya.
Identifikasi Proses Terbentuknya Pokdarwis Di Kampung Sasirangan Kelurahan Sungai Jingah
Nadia Nadia;
Syaharuddin Syaharuddin;
Jumriani Jumriani;
Muhammad Adhitya Hidayat Putra;
Rusmaniah Rusmaniah
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v3i2.4954
Perkembangan pariwisata merupakan sektor industri terbesar sekaligus yang dapat memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian. Meskipun demikian, masih terdapat obyek wisata yang mengalami penurunan karena permasalahan pengelolaan. Atas dasar hal tersebut, pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan Dan Pariwisata Tentang Sadar Wisata NO. PM.04/UM.001/MKP/2008 menetapkan program pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk membantu menjaga dan mengelola obyek wisata lokal di masing-masing daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses terbentuknya Pokdarwis di Kampung Sasirangan Kelurahan Sungai Jingah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian dideskripsikan bahwa Pokdarwis di Kampung Sasirangan Kelurahan Sungai Jingah dibentuk pada tanggal 1 Oktober 2017 yang diberi nama Pokdarwis Kampung Banjar. Keberadaan Pokdarwis Kampung Banjar diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat di sekitar destinasi pariwisata atau lokasi daya tarik wisata agar dapat berperan sebagai tuan rumah yang baik bagi berkembangnya kepariwisataan, serta memiliki kesadaran akan peluang dan nilai manfaat yang dapat dikembangkan dari kegiatan pariwisata untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
AKTIVITAS EKONOMI PENGRAJIN TANGGUI DI BANTARAN SUNGAI KELURAHAN ALALAK SELATAN
Martiya Istika;
Bambang Subiyakto;
Rusmaniah Rusmaniah;
Muhammad Rezky Noor Handy;
M. Ridha Ilhami
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v3i2.4902
Tanggui menjadi topi tradisional khas dari Kalimantan Selatan yang menjadi warisan budaya turun temurun dari zaman dulu. Kurangnya potensi dan peluang dalam memasarkan produk Tanggui membuat konsumen kurang tertarik pada produk Tanggui, dengan mengembangkan kegiatan ekonomi pengrajin Tanggui bisa dengan melalui distribusi yaitu pemasaran melalui media sosial, mengingat zaman sekarang teknologi sudah semakin maju. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas ekonomi pengrajin Tanggui dalam kegiatan produksi, distribusi, konsumsi di Kelurahan Alalak Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Data disajikan dalam bentuk deskripsi dan dilengkapi gambar. Hasil penelitian yaitu aktivitas ekonomi pengrajin Tanggui yang dilakukan oleh pengrajin Tanggui di bantaran sungai dengan melalui kegiatan ekonomi memproduksi, mendistribusi, dan konsumsi. Produksi Tanggui yang dilakukan pengrajin Tanggui dengan memakai bahan baku daun nipah dengan mendistribusikannya kepada konsumen melalui media sosial, sehingga membuat konsumen lebih tertarik dalam melihat promosi yang dilakukan oleh pengrajin Tanggui.
Contribution of Social Interaction Materials to The Establishment of Social Institutions in The Social Studies Student's Book Class VII
Maulida Putri;
Ersis Warmansyah Abbas;
Jumriani Jumriani;
Bambang Subiyakto;
Muhammad Adhitya Hidayat Putra
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v3i2.3685
Pendidikan merupakan salah satu upaya guna mengubah perilaku, keterampilan, dan sikap. Pendidikan pada dasarnya merupakan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dan kemampuan yang ada pada dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya masyarakat, bangsa dan negara. Terdapat tiga jalur pendidikan satu diantaranya yaitu jalur pendidikan formal. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) termasuk contoh dari pendidikan formal. Pada jenjang ini terdapat 10 mata pelajaran wajib satu diantaranya IPS. Mata pelajaran IPS merupakan mata pelajaran yang wajib pada jenjang tersebut menurut UU No. 20 Tahun 2003. Pada mata pelajaran IPS terdapat ilmu sosiologi yang terintegrasi hal ini dapat dilihat dari materi IPS pada buku siswa kelas VII mengenai interaksi dan pengaruhnya terhadap pembentukan lembaga sosial.
PEMANFAATAN SUNGAI BAGI MASYARAKAT DI KAMPUNG HIJAU DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN PRIMER
Niliyani Niliyani;
Bambang Subiyakto;
Mutiani Mutiani;
Rusmaniah Rusmaniah;
M. Ridha Ilhami
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v3i2.4903
Sungai memiliki peranan penting dalam perkembangan kehidupan masyarakat, salah satunya adalah Sungai Martapura yang melintasi Kota Banjarmasin. Sangat perlunya kebutuhan primer yang tidak bisa terlepas dari manusia sejak dari lahir. Hal tersebut sejalan dengan masyarakat Kampung Hijau yang memanfaatkan sungai dalam memenuhi kebutuhan primernya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan sungai bagi masyarakat di kampung hijau dalam memenuhi kebutuhan primer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data didapat melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data didapat melalui triangulasi waktu, sumber dan teknik disajikan dalam bentuk deskripsi dilengkapi tabel dan gambar. Hasil penelitian yaitu adanya masyarakat Kampung Hijau yang memanfaatkan sungai dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dalam aspek primer yaitu makan dengan cara memancing dan mehancau, tempat tinggal, mandi dan mencuci sebagai bagian utama dari kehidupan sehari-hari mereka dalam memanfaatkan sungai Martapura.
The Role of Economic in Social Studies Education
Riswan Riswan;
Ismi Rajiani;
Muhammad Rezky Noor Handy;
Ersis Warmansyah Abbas;
Rusmaniah Rusmaniah
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v3i2.3705
Ilmu ekonomi menjadi satu di antara disiplin ilmu sosial yang dipelajari secara terintegrasi dalam IPS. Konsep ekonomi seperti produksi distribusi dan konsumsi menjadi bahan pembelajaran dalam IPS. Namun ilmu ekonomi tidak hanya menjadi bahan pembelajaran IPS tetapi juga berperan dalam tercapainya tujuan IPS. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan peranan ilmu ekonomi pada Pendidikan IPS dan pentingnya ilmu ekonomi dalam mencapai tujuan IPS. Penulisan ini menggunakan metode studi literatur dengan memanfaatkan berbagai sumber, seperti buku, ebook dan jurnal yang dipublikasikan di internet dan perpustakaan. Data yang terkumpul kemudian disintesis dan disimpulkan untuk mendapatkan hasil penelitian. Pada hasil penelitian dapat diketahui peranan ilmu ekonomi pada Pendidikan IPS yaitu sebagai satu di antara disiplin ilmu IPS. Selain itu ilmu ekonomi juga menjadi sumber bahan pembelajaran dari IPS baik berupa teori, konsep dan sebagainya. Konsep pada ekonomi juga merupakan satu di antara sepuluh tema IPS dari NCSS (National Council for Social Studies). Konsep pada ilmu ekonomi yang merupakan tema dari IPS tersebut yaitu Produksi, Distribusi dan Konsumsi. Ilmu ekonomi berperan pada tercapainya tujuan IPS yaitu membentuk warga negara yang baik, dengan ilmu ekonomi dapat mendukung tercapainya tujuan tersebut khususnya hal yang berkenaan dengan kegiatan ekonomi baik untuk diri sendiri maupun dalam lingkup masyarakat hingga negara. Ilmu ekonomi dapat membantu dalam pembentukan aspek positif sebagai warga negara pada bidang ekonomi. Untuk mencapai tujuan IPS tersebut maka tenaga pendidik IPS harus mempelajari ilmu ekonomi dan disiplin ilmu IPS lainnya.
Creative Economy on UMKM Sulam Arguci in Banjarbaru as a Learning Resource on Social Studies
Rhema Yuniar;
Mahmudah Hasanah;
Muhammad Rezky Noor Handy;
Bambang Subiyakto;
Muhammad Adhitya Hidayat Putra
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v3i2.4416
Ekonomi kreatif merupakan satu diantara solusi untuk mengurangi masalah pengangguran. Namun, banyak orang yang hanya memikirkan mencari pekerjaan daripada menciptakan pekerjaan mereka sendiri dengan berwirausaha. Wirausaha dapat diperkenalkan melalui dunia pendidikan, satu diantaranya UMKM Sulam Arguci di Banjarbaru. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan ekonomi kreatif UMKM Sulam Arguci di Banjarbaru sebagai sumber belajar IPS. Pendekatan yang digunakan dalam adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui tahap reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan serta terakhir diverifikasi. Hasil penelitian menjelaskan UMKM sulam Arguci adalah bentuk ekonomi kreatif yang dapat dijadikan sumber belajar IPS yaitu Kegiatan Ekonomi, Peran Iptek dalam Kegiatan Ekonomi, Peran Kewirausahaan dalam Membangun Ekonomi Indonesia, Pluralisme, Peran dan Fungsi Keragaman Budaya, Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berdasarkan Potensi Wilayah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakatnya.
Description of The Function of Ceria Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in The Culinary Tourism Area of Banua Anyar
Sri Nuryatin;
Ersis Warmansyah Abbas;
Jumriani Jumriani;
Mutiani Mutiani;
M. Ridha Ilhami
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v3i2.4948
Pengelolaan kawasan kuliner tentunya tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat dan pemerintah setempat. Oleh karena itu, keberadaan kelompok sadar wisata yang dikenal dengan singkatan Pokdarwis merupakan suatu kelompok yang dapat berperan sebagai penguat di bidang kepariwisataan, dengan tujuan dapat membantu pertumbuhan perekonomian masyarakat, serta membuat masyarakat lebih cerdas dan berinovasi dalam bidang pariwisata. Keberadaan Pokdarwis di suatu kawasan kuliner, satu diantaranya terdapat di Kelurahan Banua Anyar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi Pokdarwis dalam pengembangkan wisata kuliner di Kelurahan Banua Anyar. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode deskriptif dan data yang didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapat direduksi, disajikan dalam bentuk narasi yang dilengkapi gambar yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Keabsahan data melalui triangulasi waktu, sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi Pokdarwis Ceria dalam mengembangkan wisata kuliner sebagai penggerak dan pemerhati kawasan melalui kegiatan gotong royong dan mempercantik kawasan kuliner. Melalui pencapaian dari fungsi tersebut, diharapkan pokdarwis ceria di Kelurahan Banua Anyar dapat menjadi sarana untuk mengembangakan wisata kuliner di di Kelurahan Banua Anyar. Pengelolaan Pokdarwis yang baik dan berkelanjutan menjadikan sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar maupun pemerintah daerah.
Integration of Local Content on Scarcity Materials as Economic Problems and Needs
Yustika Muliasari;
Mahmudah Hasanah;
Muhammad Adhitya Hidayat Putra;
Syaharuddin Syaharuddin;
Muhammad Rezky Noor Handy
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Kalimantan Social Studies Journal, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/kss.v3i2.3715
Pada buku teks pelajaran IPS, konten yang terdapat di dalamnya dominan membahas tentang daerah luar, sedangkan konten daerah masih sedikit. Pada kenyataannya setiap daerah mempunyai perbedaan khususnya pada materi kelangkaan sebagai permasalahan ekonomi dan kebutuhan manusia, kebutuhan manusia daerah satu dengan yang lainnya berbeda satu sama lain yang dipengaruhi lingkungannya. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan integrasi konten lokal pada materi kelangkaan sebagai permasalahan ekonomi dan kebutuhan manusia. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur. Strategi pencarian literatur melalui buku, google scholar, serta ebook dengan kata kunci yang sudah dipilih. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa buku teks pada materi kelangkaan sebagai permasalahan ekonomi dan kebutuhan manusia kurang memuat contoh kontekstual pada lingkungan peserta didik, sehingga bisa ditambahkan sesuai dengan kondisi sosial dan lingkungan yang ada di daerah sekitar peserta didik khususnya di Kalimantan Selatan. Materi kelangkaan dapat dicontohkan kelangkaan bahan pangan saat terjadi banjir di Kalimantan Selatan tahun 2021. Sedangkan materi kebutuhan dapat dicontohkan melalui adanya saling ketergantungan antara masyarakat desa di Kecamatan Satui yang memiliki bahan mentah kelapa sawit dan masyarakat kota yang dapat memproduksi bahan bakar dan elpiji yang diperlukan masyarakat desa di Kecamatan Satui.