cover
Contact Name
Johan Danu Prasetya
Contact Email
johan.danu@upnyk.ac.id
Phone
+628122771984
Journal Mail Official
johan.danu@upnyk.ac.id
Editorial Address
Jl. SWK Jl. Ring Road Utara No.104, Ngropoh, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan
ISSN : 25497197     EISSN : 2549564x     DOI : https://doi.org/10.31315
JMEL (Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan) is a journal organized by the Faculty of Mineral Technology, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. The aim of this journal publication is to disseminate the research results and conceptual thoughts that have been achieved in the focus area of geosciences. JMEL, particularly focuses on the main problems in the development and application of the geosciences areas as follows: Geological Science and engineering Energy and Mineral Resources Geophysics and Geochemistry Geomatika Petroleum Geoscience and Engineering Mining and Metallurgy Engineering Disaster Management Environmental Sciences and Engineering Geoheritage and Geotourism
Articles 112 Documents
Penanganan Kolam Sedimentasi Hasil Pencucian Bauksit Di PT. ANTAM Tbk. Tayan Muhammad Ridho; Peter Eka Rosadi
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.098 KB) | DOI: 10.31315/jmel.v2i2.2157

Abstract

Bauxite ore mining PT.Antam Tbk. located in Tayan Hilir Subdistrict, Sanggau Regency, West Kalimantan Province is an open pit backfilling system. Besides the bauxite ore extraction, the washing process resulted slurry which is entering the open channel towards the sedimentation pond. This study aims to determine the total discharge of slurry that will enter the sedimentation pond and assess the capacity of existing sedimentation ponds. The results showed that based on the production target of 700,000 tons of Bauxite Washed/year with 60% concretion factor data, the total discharge of water entering the sedimentation pond was 3.54 m3/sec. The slurry from the open channel will go into the sedimentation pond so that the deposition found in Segment I, IV, V, and VI was 409.06 m3/day, 254.59 m3/day, 561.35 m3/day, and 273.90 m3/day respectivelly. Intensive dredging material will be carried out using two Hitachi Zaxis 210 LC Long-Arm Excavator units. The cleaning time needed by Segment I, IV, V, and VI are 10 days, 6 days,  9 days and 5 days, so that the dredging time of Segment I, IV, V, and VI are 82 days, 65 days, 53 days and 62 days respectivelly
Pemanfaatan Sampah Organik (Kelapa Muda, Tulang Ikan dan Limbah Udang) di Kawasan Pantai Glagah Kulonprogo Yogyakarta Yebi Yuriandala
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.098 KB) | DOI: 10.31315/jmel.v4i1.3092

Abstract

Pantai Glagah adalah salah satu pantai di Kulonprogo yang tidak hanya menyediakan destinasi alam yang indah, pengunjung juga dapat menikmati makanan hasil olahan laut dan minuman kelapa muda yang disajikan di puluhan warung kuliner. Dengan adanya aktifitas pariwisata tersebut, akan menimbulkan permasalahan sampah karena terakumulasinya sampah organik berupa sampah sisa makanan dan kelapa dari warung kuliner ditambah dengan belum adanya sistem pengelolaan sampah yang memadai di kawasan Pantai Glagah. Sampah organik ini jika tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan melakukan pemanfaatan sampah organik terutama sampah kelapa yang akan dimanfaatkan menjadi briket, serta  sampah tulang ikan dan udang menjadi pelet pakan ikan. Pengolahan kelapa menjadi briket menggunakan metode pirolis dengan memvariasikan suhu pirolisis dan kadar perekat. Berdasarkan hasil analisis di dapat hasil nilai kalor tertinggi terdapat pada briket dengan suhu pirolisis 350°C dan konsentrasi perekat 10% sebanyak 6383,95Kal/gram. Dari keseluruhan variasi briket, kadar volatile dari keempat variasi briket melebihi standar yang ditetapkan oleh SNI 01-6235-2000 tentang briket arang kayu. Untuk pengolahan limbah tulang ikan dan udang menjadi pelet pakan ikan menggunakan perhitungan variasi formulasi dengan metode Pearson Square. Pengujian kimia menggunakan analisis proksimat dengan 3 variasi pelet. Hasil analisis kemudian disesuaikan dengan standar baku mutu pakan ikan yaitu SNI-01-4087-2006 (pakan ikan lele), SNI-01-7242-2006 (pakan ikan nila), dan SNI-7473:2009 (pakan ikan gurami). Berdasarkan hasil analisis, Pelet A memiliki kualitas paling baik diantara ketiga variasi, dengan jumlah kadar air 16,48%, kadar abu 31,66%, kadar protein 14,68%, kadar lemak 3,63%, dan serat kasar 18,61%.
Peningkatan Perolehan Minyak Dengan CO2 Flooding pada Lapangan “X” Lapisan “Y” Edgie Yuda Kaesti; Bambang Bintarto
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 1, No 1 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.098 KB) | DOI: 10.31315/jmel.v1i1.1768

Abstract

Enhance Oil Recovery (EOR) adalah salah satu teknik dalam meningkatkan jumlah minyak yang dapat di produksikan. Proses CO2-EOR adalah dengan menginjeksi CO2 pada lapisan produktif dengan tekanan dibawah tekanan rekah formasi. Pada EOR ini menggunakan CO2 karena CO2 mudah larut dalam minyak bumi namun sulit larut pada air dan ketersediaan CO2 pada lapangan migas sangat berlimpah.Pemilihan metode peningkatan perolehan dengan CO2 Flooding pada Lapangan X menggunakan gas CO2 dikarenakan: gas CO2 tidak bereaksi dengan air atau minyak dan ketersediaan gas CO2 yang cukup besar di Lapangan X. Peningkatan perolehan minyak pada lapisan “Y” dapat dilakukan dengan beberapa metode, antara lain dengan Water Flooding (Injeksi Air) dan CO2 Flooding (Injeksi CO2). Pada Lapangan X lapisan Y ini peningkatan perolehan minyak dilakukan dengan metode CO2 Flooding.Sumur-sumur yang digunakan sebagai sumur injeksi pada proses injeksi gas CO2 adalah sumur water flooding dan sumur suspended pada lapisan yang sama. Recovery factor menggunakan skenario pengembangan menggunakan injeksi gas CO2 akan bertambah sebesar 47,05% dari recovery factor pada base case sebesar 58,79% menjadi 86,84% (sama dengan 350 MSTBO).
Analisis Potensi Hidrokarbon dan Perhitungan Cadanagan Oil Current Lapisan M1 dan M2 pada Formasi W Sumur AP#1 Lapangan Lirik Muslim Abdurrahman
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 2, No 1 (2018): Juni
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.098 KB) | DOI: 10.31315/jmel.v2i1.2215

Abstract

Sumur AP#1 berada pada Formasi W di lapangan lirik dan telah diproduksikan sejak tahun 1975. Seiring berjalannya waktu, produksi minyak sumur AP#1 yang berada pada lapisan G1, G2, G3 tidak lagi ekonomis untuk diproduksikan, hal ini disebabkan kadar air yang telah mencapai 100%. Lapisan M1 dan M2 merupakan lapisan yang mengandung hidrokarbon yang akan diusulkan untuk dilakukan pekerjaan workover (KUPL). Interpretasi RST log digunakan sebagai acuan dalam pengusulan lapisan yang mengandung hidrokarbon tersebut. Namun demikian, untuk memaksimalkan hasil dan agar lebih meyakinkan adanya akumulasi cadangan oil current dikedua lapisan tersebut maka perlu dilakukannya analisis potensi hidrokarbon.Analisis potensi hidrokarbon dilakukan menggunakan model Simandoux dan RST log. Sementara itu, nilai saturasi oil residual (Sor) digunakan dari data core (SCAL) dan untuk mendapatkan hasil potensi hidrokarbon yang lebih akurat dan selanjutnya menghitung cadangan oil current menggunakan RST log.Hasil analisis potensi hidrokarbon pada lapisan M1 diperoleh nilai saturasi oil awal (Soi) 67% dan (So) current 37.6%. Nilai (So) current tersebut sesuai dengan kondisi actual sumur dan masih berada di atas nilai saturasi oil residual (Sor) sebesar 22% dengan nilai moveable hydrocarbon index (MHI) current yang diperoleh (0.686) < 0.7, sehingga lapisan M1 masih berpotensi untuk diproduksi. Lapisan M2 diperoleh nilai awal (Soi) 29.8% dan (So) current 38.4%. Nilai (So) current tersebut tidak sesuai dengan kondisi actual sumur dan jika dilihat dari nilai awal (Soi) 29.8% yang hampir mendekati nilai (Sor) sebesar 22%, dengan nilai MHI awal (0.753) > 0.7, sehingga lapisan M2 kurang berpotensi untuk diproduksikan. Hasil perhitungan cadangan oil current pada lapisan M1 diperoleh nilai recovery factor (RF) sebesar 41.4%, sehingga nilai volumetric recoverable oil reserves (Nr) diperoleh sebesar 67 MSTB dan Lapisan M2 diperoleh nilai RF sebesar 42.8% dengan nilai Nr sebesar 94 MSTB
Uji Laboratorium Efektivitas Biosurfaktan “U-Champ” dalam Bioremediasi Oil Spill Harry Budiharjo; Joko Pamungkas; Sri Rahayu Gusmawarni; Kevin Yudha Perwira
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 3, No 2 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.098 KB) | DOI: 10.31315/jmel.v3i2.2992

Abstract

Menurut penelitian tahun 2014 oleh Silva et al., tumpahan minyak bumi (Oil Spill) merupakan salah satu dampak lingkungan yang serius dari kegiatan industri migas (petroleum industries). Salah satu upaya dalam mengelola tumpahan minyak tersebut yaitu dengan menggunakan bioremediasi berupa biosurfaktan. Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah telah menjadi tambang minyak bumi tradisional sejak tahun 1893. Dari tambang inilah banyak terjadi tumpahan minyak proses produksi. Penelitian yang dilakukan yaitu pengujian keefektifan biosurfaktan pada tanah tercemar Cepu dalam penurunan TPH, pH, dan logam berat. Metode yang dilakukan dengan cara mengaduk tanah tercemar dengan larutan osmosis murni, biosurfaktan, dan katalisator. Berdasarkan dari hasil pengujian, terjadi penurunan TPH dari 13,49% menjadi 9,39% dan penurunan tingkat keasaman dari 9,21 (basa) menjadi 7,16 (netral). Beberapa logam berat pada tanah mengalami penurunan namun beberapa pula justru mengalami peningkatan, seperti Ba dari kadar 249,6 ppm menjadi 302,9 ppm dan Se dari kadar 1,5 ppm menjadi 2,6 ppm. Sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut dengan penambahan variabel kontrol seperti sifat fisik tanah, sehingga dapat dilakukan pengujian yang lebih optimal untuk sampel tanah tersebut.
PENGARUH DISKONTINUITAS DAN PELAPUKAN LAVA ANDESIT TERHADAP SIFAT MEKANIK BATUAN DI GIRIPURWO, GIRIMULYO, KULONPROGO, DIY Arie Noor Rakhman; Nur Widi Astanto
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 1, No 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.098 KB) | DOI: 10.31315/jmel.v1i2.2111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diskontinuitas dan pelapukan massa batuan lava andesit terhadap sifat karakteristik sifat mekanik batuan beku lava andesit di Daerah Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.Data penelitian berupa kondisi geologi, sifat fisik batuan, derajat pelapukan disertai hasil uji kuat tekan, absorpsi atau penyerapan air dan petrografi pada batuan lava andesit. Model struktur batuan lava yang dipergunakan yaitu model Gordon Andrew MacDonald (1972). Identifikasi derajat pelapukan batuan dan pola strukturnya pendekatan model Geological Society of London (1990). Sintesa data menghasilkan hubungan korelasi antar sifat fisik terhadap sifat mekaniknya.Nilai kuat tekan batuan lava andesit (396.18 - 1,802.89 kg/cm2) dikontrol oleh bidang diskontinuitas berupa struktur kekar, skoria, sesar dan bidang ketidakselarasan. Dari bawah ke atas berkembang derajat pelapukan tingkat IB hingga IV, kekuatan batuan semakin rendah oleh adanya air berupa tegangan air pori (nilai serapan 0,31 – 2,19%) pada bidang diskontinuitas tersebut. Kekuatan friksi batuan dapat bertambah oleh keberadaan mineral karbonat produk pelapukan mineral plagioklas yang mengisi celah bidang diskontinuitas.
Kapasitas Adsorbansi Arang Aktif Kulit Kacang Tanah Pada Penyisihan Logam Fe Agil Harnowo; Euis Nurul Hidayah; Miftahul Janah
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 3, No 1 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.098 KB) | DOI: 10.31315/jmel.v3i1.2991

Abstract

Kulit kacang tanah sebagai limbah pertanian yang mengandung selulosa dinilai berpotensi sebagai adsorben untuk menyisihkan logam berat, oleh karena itu perlu  dilakukan analisa kapasitas adsorbansi atau kemampuan jerat pada proses adsorpsi kontinyu dalam menyisihkan logam berat Fe pada air sumur. Adapun studi tentang kapasitas adsorbansi pada proses kontinyu umumnya dilakukan dengan pemodelan Thomas. Penelitian ini menggunakan proses adsorpsi kontinyu hingga didapatkan waktu jenuh dari adsorben kulit kacang tanah dalam menyerap logam Fe. Sehingga didapatkan kapasitas adsorbansi dari penggunaan sekali karbon aktif kulit kacang tanah yang telah dibuat. Pada penelitian ini dilakukan proses adsorpsi kontinyu dengan variasi massa 250 gr dan 500 gr. Pada proses adsorpsi kontinyu ini didapatkan harga Konstanta Thomas (Kth) dan harga kapasitas adsorbansi (qo) tertinggi yakni menggunakan karbon aktif kulit kacang tanah dengan penggunaan sebanyak 500 gram yag mengikuti model persamaan Thomas y = -0.1701x + 3.3142 dengan koefisien korelasi (R²) = 0.4767 sedangkan titik breakthrough dimana merupakan titik awal kembalinya konsentrasi akhir air dicapai pada menit ke-60 setelah air sumur melalui unggun.
Pengaruh Konsentrasi Surfaktan Anionik Terhadap Salinitas Optimum dalam Mikroemulsi Spontan dengan Sample Minyak Lapangan M Ratna Widyaningsih
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 1, No 1 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.098 KB) | DOI: 10.31315/jmel.v1i1.1774

Abstract

Formulasi optimum untuk injeksi kimia dapat ditentukan baik dengan pengukuran tegangan antarmuka yang minimum atau dengan uji perilaku daerah 3 fasa. Terkait dengan kurva desaturasi, dimana semakin rendah tegangan antarmuka, maka semakin rendah saturasi minyak sisa. Mikroemulsi tipe III berdasarkan klasifikasi Winsor adalah kondisi dimana tegangan antarmuka berada di posisi terendah dibandingkan dengan tipe I dan tipe II, dimana kondisi ini disebut juga salinitas optimum. Salinitas optimum sangat dipengaruhi oleh interaksi kimia antara surfaktan-minyak dan surfaktan-air. Terkait dengan gradient salinity pada desain injeksi surfaktan, maka target salinitas optimum yang diharapkan haruslah tercapai untuk mengoptimalkan perolehan minyak. Uji kelakuan fasa dengan menggunakan surfaktan anionik dan contoh minyak dari Lapangan M, dilakukan untuk meneliti pengaruh konsentrasi surfaktan terhadap salinitas optimum dan rasio kelarutan air/minyak di dalam mikroemulsi. Pada penelinitian ini, konsentrasi surfaktan anionik percobaan diubah dari 1 wt% menjadi 0,5 wt%. Dari dasil uji coba tersebut, menunjukkan bahwa pengurangan konsentrasi surfaktan anionik menghasilkan penurunan salinitas optimum dari 42.000 ppm menjadi 31.000 ppm. Sedangkan solubilization ratio menunjukkan hasil tidak mengalami perubahan yang signifikan. Dari hasil penelitian ini, diharapkan penggunaan konsentrasi surfaktan yang tepat akan menjadi petunjuk dalam desain injeksi surfaktan yang diharapkan sesuai dengan kondisi salinitas alami air formasi di Lapangan M.
Interpretasi Fault dan Horizon pada Reservoar Berdasarkan Penampang Seismik 2D dan Structure Map di Lapangan "T" Cekungan Jawa Timur Utara Evan Hadyan Thirafi; Yatini Yatini
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 3, No 1 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.098 KB) | DOI: 10.31315/jmel.v3i1.2537

Abstract

Negara Indonesia merupakan salah satu negara dengan pengahasil minyak bumi dan gas alam terbesar di dunia. Salah satu cekungan yang terbukti menghasilkan minyak dan gas bumi yaitu Cekungan Jawa Timur Utara, dimana formasi yang dianggap zona reservoar merupakan formasi “Z” dengan litologi berupa batugamping Globigerina. Dalam zona reservoar terdapat struktur yang menghasilkan jebakan gas pada lapangan “T” dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis trap dan arah penyebaran trap pada reservoar. Untuk itu dibutuhkan tiga data untuk menginterpretasi yaitu data seismik, data Logging dan data marker. Dari ketiga data tersebut, pada seismic section dilakukan picking horizon & picking fault pada top formasi. Setelah itu dibuatkan time structure map dan depth structure map. Dalam penampang seimik lintasan B – B’ berarah Utara – Selatan terdapat salah satu pola amplitudo khas yaitu wavy pararell dimana pola amplitudonya terlipat yang diinterpretasikan terjadi pada masa postdepositional tectonic. Seismic Section lintasan B – B’ lebih banyak struktur dibandingkan lintasan A – A’ sehingga penyebaran zona reservoar gas dan jebakan lebih banyak pada arah Utara – Selatan (N – S), hal ini ditandai dengan pola closure pada peta struktur waktu dan peta struktur kedalaman yang diinterpretasikan sebagai antiklin. Kata Kunci :  Antiklin, Interpretasi Seismik, Peta Struktur
Identifikasi Emisi CO₂ pada Penggunaan Lahan Permukiman di Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman Yogyakarta Dian Hudawan Santoso; Wisnu Aji Dwi Kristanto
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.098 KB) | DOI: 10.31315/jmel.v4i1.3159

Abstract

Carbon dioxide (CO2) is one of the greenhouse gas that play a role in increasing air temperature and global warming. The increasing trend of greenhouse gas over time requires estimation efforts for anticipation and reduction. This research was conducted Mlati sub district, Sleman Regency, Yogyakarta, in which there are types of rural and urban areas. This study aims to determine the amount of CO2 emissions in the form of settlement land and predict future CO2 emissions.The method used is Proportionate Stratified Random Sampling. Data collection using survey methods, questionnaires and interviews. The calculated variable is household domestic activity in the amount of cooking fuel, transportation fuel, used electric power and waste generated. Data analysis in this study used descriptive analysis, graphical analysis, statistical analysis, and spatial analysis CO₂rural emission value is 90,576,231.93 KgCO₂ / Year, urban 183.878.846,2 KgCO₂ / Year. CO2 emission projection value in Mlati sub-district for 2020: 380.966.673.9 KgCO₂ / Year, year 2025: 394.723.846,3 KgCO₂ / Year and year 2030: 408.481.018,7 KgCO₂ / Year Keywords: CO2 Emissions, Domestic Activities, Land use of Settlement

Page 3 of 12 | Total Record : 112