Journal of Nursing and Public Health (JNPH)
Journal of Nursing and Public Health is an open access and peer-reviewed journal. Journal of Nursing and Public Health is an international journal which provides a forum for publishing the scientific works of nurse practitioners, academics, and researchers. It publishes original papers, reviews and short reports on all aspects. The journal is published regularly in every year. Journal of Nursing and Public Health considers submissions on any aspect of public health across age groups and settings. The focus and scopes of the journal include adult Nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, education in nursing, Public health practice and impact, Epidemiology and Biostatistic, Applied Epidemiology, Need or impact assessments, Health service effectiveness, management and re-design, Health Protection including control of communicable diseases, Health promotion and disease prevention, Evaluation of public health programmes or interventions, Public health governance, audit and quality, Public health law and ethics, Health policy and administration, Capacity in public health systems and workforce, Public health nutrition, Environmental health, Occupational health and safety, Reproductive health and Maternal and child health, science, philosophy, and practice of public health, especially in under-developed and developing countries. Journal of Nursing and Public Health is published by Universitas Dehasen Bengkulu in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) and Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ). It is aimed at all public health practitioners and researchers and those who manage and deliver public health services and systems. It will also be of interest to anyone involved in provision of public health programmes, the care of populations or communities and those who contribute to public health systems in any way. This is not an exhaustive list and the Editors will consider articles on any issue relating to nursing and public health.
Articles
16 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7 No 2 (2019)"
:
16 Documents
clear
PENGARUH SIMULASI MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI Â TERHADAP KESIAPSIAGAAN SISWA SDN 86 KOTA BENGKULU
Yustisia, Nova;
APRILATUTINI, TITIN;
UTAMA, TUTI ANGGRIANI
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (130.636 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v7i2.888
Indonesia merupakan daerah rawan bencana gempa bumi dan provinsi Bengkulu adalah salah satu daerah yang mengalami gempa bumi. Gempa yang terjadi pada tahun 2000 menyebabkan banyak korban. Kebanyakan dari mereka adalah orang tua dan anak-anak. Tidak semua anak dilatih untuk menghadapi bencana, oleh karena itu perlu diadakan pelatihan di sekolah dasar sehingga anak-anak memiliki pengetahuan bagaimana menangani bencana ini jika tiba-tiba terjadi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode simulasi bencana terhadap kesiapan anak-anak. Desain penelitian menggunakan eksperimen semu dengan dua desain pre post test. Sampel diambil dengan menggunakan sampel tota untuk 62 responden dan data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hipotesis diuji dengan menggunakan U-Man Withney. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh terhadap kesiapan bencana metode simulasi anak dengan nilai P <0,005. Kesimpulan: Pelatihan kesiapan menghadapi bencana gempa meningkatkan level kesadaran anak-anak. Semua siswa tingkat 6 SD N 86 Bengkulu mampu dan terlibat setelah pelatihan diulang 5 kali dan sebagian besar anak-anak menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dikategorikan sebagai kurang siap.
EFEKTIVITAS TERAPI BERMAIN ASSOSIATIF TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK PADA ANAK AUTIS
Iskandar, Siska;
., Indaryani
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (119.439 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v7i2.889
Autis merupakan salah satu gangguan perkembangan pervasif (GPP) dan termasuk dalam kelainan spectrum autis atau ASD Autistic Spectrum Disorder salah satunya adalah gangguan fungdi motorik. Terapi bermain assosiatif merupakan salah satu intervensi yang dapat diberikan dalam melatih kemampuan motorik anak autis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi bermain asosiatif terhadap peningkatan kemampuan motorik pada anak autis menggunakan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan kuasi eksperimen yang mana anak dibagi menjadi 3 kelompok kecil dan melakukan permainan asosiatif. Penilaian kemampuan motorik dilakukan sebelum diberikan terapi bermain dan diobservasi selama terapi diberikan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan motorik sebelum dilakukan terapi bermain assosiatif pada anak autis adalah 0,00 dengan standar deviasi 0,00. Setelah dilakukan terapi bermain assosiatif pada anak autis didapatkan rata-rata kemampuan motorik adalah 1,67 dengan standar deviasi 0,50. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value adalah 0,000 sehingga dapat terlihat adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan motorik sebelum dilakukan terapi bermain assosiatif dan setelah dilakukan terapi bermain assosiatif pada anak autis. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terapi bermain assosiatif efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik pada anak autis sehingga disarankan kepada sekolah pendidikan khusus untuk memasukkan terapi bermain dalam kurikulum pendidikan sekolahnya.
HUBUNGAN KADAR ASAM URAT DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANJUT USIA (LANSIA) DI BALAI PELAYANAN DAN PENYANTUNAN LANJUT USIA (BPPLU) PAGARDEWA KOTA BENGKULU
Farizal, Jon;
WELKRIANA, PUTRI WIDELIA;
PATRONI, RINI
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (129.262 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v7i2.892
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Faktor resiko terjadinya tekanan darah tinggi (hipertensi) salah satunya yaitu asam urat. Salah satu faktor resiko peningkatan kadar asam urat yang tidak bisa diubah adalah usia. Semakin bertambahnya usia, fungsi tubuh juga mengalami kemunduran. Lebih dari 50% dari jumlah lansia yang berada di Balai Pelayanan dan Penyantunan Lanjut Usia (BPPLU) Pagar Dewa Kota Bengkulu menderita hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kadar asam urat dengan tekanan darah pada lanjut usia (lansia) di Balai Pelayanan dan Penyantunan Lanjut Usia (BPPLU) Pagar Dewa Kota Bengkulu. Metode: Menggunakan desain cross sectional dengan sampel 34 responden. Data diperoleh melalui pemeriksaan tekanan darah dan kadar asam urat. Data dianalisis dengan menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) dan uji Chi Square. Hasil: Hasil analisis univariat didapatkan sebagian besar responden yang memiliki tekanan darah tinggi (52,9%), sedangkan hampir sebagian responden yang memiliki tekanan darah normal (47,1%), sebagian besar responden yang memiliki kadar asam urat tinggi (61,8%), sedangkan hampir sebagian responden yang memiliki kadar asam urat normal (38,2%). Hasil analisis uji Chi Square menunjukkan secara statistik ada hubungan yang bermakna antara kadar asam urat dengan tekanan darah pada lansia Ρ=0,0001 (P<0,05). Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara asam urat dengan tekanan darah pada lansia.
PROFIL KADAR ASAM URAT PADA PENGKONSUMSI MINUMAN TUAK DI SINGARAN PATI KOTA BENGKULU
., KRISYANELLA;
KHASANAH, HETI RAIS;
MEINISASTI, RESVA;
TUTUT, ADES RELIJEN
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (125.969 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v7i2.893
Latar Belakang : Senyawa purin dari tuak yang berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Meningkatnya produksi asam urat dalam tubuh, hal ini disebabkan karena sintesis atau pembentukan asam urat yang berlebihan (Hiperurisemia). Tujuan: Untuk Mengetahui gambaran kadar asam urat pada warga pengkonsumsi minuman tuak di Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 42 pasien dengan metode Accidental sampling. Hasil: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada responden sebanyak 28 0rang (67%) mengkonsumsi minuman tuak setiap hari, 14 orang (33%) mengkonsumsi minuman tuak kadang–kadang. Responden yang mengkonsumsi tuak setiap hari sebanyak 11 orang (26%) memiliki kadar asam urat normal, 17 orang (41%) memiliki kadar asam urat tidak normal (tinggi). Responden yang mengkonsumsi minuman tuak kadang-kadang sebanyak 14 orang, responden yang mengkonsumsi tuak kadang-kadang sebanyak 12 orang (28%) memiliki kadar asam urat normal, 2 orang (5%) memiliki kadar asam urat tidak normal (tinggi). Kesimpulan: Secara keseluruhan dari 42 orang responden yang diteliti 23 orang (55%) memiliki kadar asam urat normal dan 19 orang (45%) memiliki kadar asam urat tidak normal.
PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL SEBELUM DAN SESUDAH TERAPI BEKAM BASAH DI KOTA BENGKULU
MEINISASTI, RESVA;
FARIZAL, JON;
PATRONI, RINI
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (127.323 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v7i2.894
Latar Belakang: Kadar kolesterol yang berlebih dalam darah akan meningkatkan risiko terbentuknya plak yang dapat menimbulkan berbagai manifestasi klinis aterosklerosis. Konsekuensi utama aterosklerosis berupa jantung koroner, di Indonesia tercatat 1,5% dan di Bengkulu tercatat 0,6% orang yang mengalami penyakit jantung koroner. Selain pengobatan dengan menggunakan pengobatan farmakologi, salah satu metode tradisional yang diklaim dapat menjadi pilihan terapi ialah teknik bekam. Berbekam merupakan pengobatan Islam yang termasuk ke dalam kategori sunnah yang telah ditinggalkan (sunnah matrukah). Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar kolesterol sebelum dan sesudah terapi bekam basah. Metode : Penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen dengan rancangan one group pretest postest. Sampel terdiri dari 17 responden sesuai kriteria dengan metode purposive sampling. Dilakukan pengukuran kadar kolesterol, diberi perlakuan 3 kali terapi bekam basah dan diukur kembali kadar kolesterolnya dengan metode pemeriksaan CHOD-PAP. Analisis data menggunakan uji T Dependent. Hasil : terdapat penurunan kadar kolesterol dengan nilai rerata sebelum terapi bekam basah sebesar 167,41 mg/dL dan nilai rerata sesudah terapi bekam basah sebesar 124,59 mg/dL, maka terdapat perbedaan yang signifikan kadar kolesterol sebelum dan sesudah terapi bekam basah (CI 95% 6.56, 69.09; P=0,003). Kesimpulan : Terdapat perbedaan yang signifikan kadar kolesterol sebelum dan sesudah terapi bekam basah. Terapi bekam dapat dijadikan sebagai terapi komplementer sebagai upaya penurunan kadar kolesterol.
RESIKO PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA SISWA SMP DI KOTA BENGKULU
ARFIANTI, MARIZA;
HERMIATI, DILFERA
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (137.877 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v7i2.895
Korban penyalahgunaan narkoba bukan hanya pada orang dewasa, mahasiswa, tetapin juga pelajar SMU sampai pelajar setingkat SD. Berdasarkan hasil survei tahun 2017, proporsi pelajar penyalahguna narkoba sebesar 24%, kedua terbesar setelah kelompok pekerja (59%), sedangkan penyalahguna narkoba pada populasi umum adalah sebesar 17%. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat resiko penyalahgunaan narkoba pada siswa SMP di Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan desain cross sectional yang dilaksanakan di SMP 4, SMP 6, SMP 7, dan SMP 10 Kota Bengkulu. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IX di Kota Bengkulu. Tenik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 200 orang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari sebagian responden (57%) beresiko tinggi melakukan penyalahgunaan narkoba. Terdapat empat variabel yang berhubungan dengan resiko penyalahgunaan narkoba pada siswa SMP di Kota Bengkulu yaitu jenis kelamin (Ï = 0,027, OR=1.903, CI: 1.073-3.377), keluarga (Ï = 0,020, OR=2,005, CI: 1.112-3.614), sekolah (Ï = 0,02, OR=2.433, CI: 1.371-4.318), dan masyarakat (Ï = 0,003 OR=2.406, CI: 1.354-4.274). disarankan pada perawat dan tenaga kesehatan agar dapat meningkatkan promosi pencegahan penyalahgunaan narkoba pada siswa SMP. Bagi orangtua dan masyarakat agar dapat meningkatkan kedisiplinan dan pengawasan pada anak remaja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD BINA ANA PRASA DAN PAUD ISLAM BAITURRAHIM KABUPATEN REJANG LEBONG
KHAIRANI, NURUL;
., SANISAHHURI;
BERLINDA, VONI
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (146.226 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v7i2.896
Periode penting dalam perkembangan anak adalah masa balita. Pada masa ini perkembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial dan lain-lain berjalan sangat cepat yang dipengaruhi oleh kebutuhan dasar anak (asuh, asah, dan asih) untuk menentukan perkembangan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan Pengetahuan Ibu tentang stimulasi dengan perkembangan anak usia 4-5 Tahun di PAUD Bina Ana Prasa dan PAUD Islam Baiturrahim Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 4-5 tahun di PAUD Bina Ana Prasa dan PAUD Islam Baiturrahim tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 52 ibu. Sampel sebanyak 52 ibu yang diambil dengan menggunakan teknik Total Sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square (c2). Hasil penelitian diketahui dari 52 ibu, terdapat 18 ibu (34,6%) berpengetahuan kurang dan 31 ibu (59,6%) yang memiliki anak dengan perkembangan sesuai dengan tahap perkembangan. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan perkembangan anak di PAUD Bina Ana Prasa dan PAUD Islam Baiturrahim Kabupaten Rejang Lebong dengan kategori hubungan kuat. Diharapkan bagi PAUD agar selalu dapat meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya pemantauan perkembangan balita dengan upaya melakukan deteksi dini penyimpangan perkembangan anak secara rutin dan melakukan kegiatan yang merangsang stimulasi anak.
UJI EFEKTIFITAS KEMATIAN LARVA AEDES SP LARVASIDA DENGAN INFUSA DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA LINN)
MENISASTI, RESVA;
SUNITA, RADEN;
., KRISYANELLA
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (127.737 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v7i2.897
Latar Belakang: Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan jumlah penderitanya meningkat dan penyebarannya semakin luas. Lebih dari 2,5 miliar orang, lebih dari 40% dari populasi dunia berisiko dari demam berdarah. WHO saat ini memperkirakan ada 50-10.000 infeksi dengue di seluruh dunia setiap tahun. Di Indonesia penyakit DBD masih merupakan masalah kesehatan karena masih banyak daerah yang endemik. Daerah endemik DBD pada umumnya merupakan sumber penyebaran penyakit ke wilayah lain. Untuk membatasi penyebaran penyakit DBD diperlukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), pengasapan (fogging), dan larvasidasi.Tujuan Penelitian : Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh larutan ekstrak daun jambu biji (Psidium Guajava L.) dalam membunuh larva nyamuk Aedes sp pada konsentrasi 10%, 20% dan 30%. Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen. Dengan menggunakan 3 konsentrasi dan kontrol negatif serta kontrol positif dengan melakukan 5 kali pengulangan perlakuan. Hasil: pada hasil penelitian menunjukan bahwa kematian larva tertinggi terdapat pada konsentrasi 30% sebanyak 12 ekor.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL SISWA/SISWI SMAN “X†CURUP KABUPATEN REJANG LEBONG
., SANISAHHURI;
KHAIRANI, NURUL;
ANDANI, MERRY
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (138.272 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v7i2.899
Remaja perlu mendapat perhatian serius karena remaja termasuk dalam usia sekolah dan usia kerja dan sangat berisiko terhadap masalah-masalah kesehatan reproduksi yaitu perilaku seksual pranikah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual siswa-siswi SMAN “X†Curup Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian yang digunakan adalah Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/siswi SMAN “X†Curup Kabupaten Rejang Lebong kelas X dan XI tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 672 siswa/siswi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa-siswi SMAN “X†Curup Kabupaten Rejang Lebong kelas X dan XI yang berjumlah 88 siswa/siswi. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 88 siswa/siswi, terdapat 51 siswa/siswi (58%) berperilaku seksual ringan dan sebanyak 42 siswa/siswi (47,7%) berpengetahuan kurang. Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual siswa-siswi SMAN “X†Curup Kabupaten Rejang Lebong dengan kategori hubungan lemah. Diharapkan remaja dapat menggunakan media PIK-R yang ada di sekolah untuk mencegah terjadinya perilaku seksual pada remaja.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN PADA SISWA DI SD NEGERI 08 LUBUK LINGGAU
EFFENDI, SANTOSO UJANG;
APRIANTI, RINA;
FUTUBELA, SARAH
Journal of Nursing and Public Health Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.021 KB)
|
DOI: 10.37676/jnph.v7i2.900
Cuci tangan pakai sabun yang dipraktikkan secara tepat dan benar merupakan cara termudah dan efektif untuk mencegah terjangkitnya penyakit infeksi, seperti Cholera, Hepatitis A, dan ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku mencuci tangan menggunakan sabun pada siswa di SD Negeri 08 Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan jenis Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SD Negeri 08 Tahun Ajaran 2017/2018 Lubuklinggau sebanyak 144 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 106 siswa .Pengambilan data dilakukan dengan mengisi kuesioner kepada responden..Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (χ2) dan Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 56 siswa (52,8%) memiliki pengetahuan baik, 61 siswa yang memiliki sikap favourable (57,5%) ,60 siswa (56,6%) memiliki peran orang tua baik, dan 91 siswa (85,8%) memiliki perilaku mencuci tangan menggunakan sabun baik. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku mencuci tangan menggunakan sabun dengan kategori keeratan hubungan lemah, tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku mencuci tangan menggunakan sabun, dan tidak ada hubungan antara peran orang tua dengan perilaku mencuci tangan menggunakan sabun. Diharapkan bagi sekolah untuk memberikan edukasi tentang perilaku mencuci tangan dan menyediakan fasilitas untuk menerapkan perilaku mencuci tangan.