cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
alhikmah@iainlangsa.com
Phone
+6285260801133
Journal Mail Official
alhikmah@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
Department of Communication and Islamic Broadcasting Studies The Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah State Institute for Islamic Studies Langsa Jalan Meurandeh - Kota Langsa
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan
ISSN : 20869762     EISSN : 26550539     DOI : https://doi.org/10.32505/hikmah
Core Subject : Education,
It is a journal published by the Department of Communication and Islamic Broadcasting Studies of the Faculty of Ushuluddin, Adab, and Dakwah of IAIN Langsa.
Articles 169 Documents
Komunikasi Antara Ulama Dayah dan Kepolisian Dalam Menanggulangi Kemungkaran Di Kabupaten Aceh Timur Baihaki
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 1 (2018): Volume 9 Nomor 1, Januari-Juni 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i1.1728

Abstract

Komunikasi merupakan proses penyampaian pesan dari komunikator ke kekomunikan sehingga terjadinya komunikasi yang efektif, baik secara bahasa maupun bukan bahasa. Namun fenomena komunikasi yang terjadi antara ulama dayah dengan kepolisian Kabupaten Aceh Timur selama ini terkesan masih kurang efektif. Karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendiskripsikan bentuk komunikasi yang terjadi antara ulama dayah dengan kepolisian dalam menaggulagi kemungkaran di Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk analisis data merujuk pada pola yang dikembangkan oleh Lexy J Moleong dengan tahapan-tahapan analisis yang dimulai dari mengumpul data, reduktif data, display data dan verifikasi data. Untuk memudahkan proses pengumpulan data dan analisis data maka disusun beberapa pertanyaan penelitian sebagai berikut : 1) Apa saja jenis kemungkaran yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Timur, 2) Bagaimana bentuk komunikasi antara ulama dayah dengan lembaga kepolisian dalam menanggulangi kemungkaran di Kabupaten Aceh Timur, 3) Bagaimana peluang dan tantangan berkomunikasi antara ulama dengan kepolisian dalam menanggulangi kemungkaran di Kabupaten Aceh Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama antara ulama dayah dengan kepolisian dalam menaggulangi kemungkaran seperti pencurian, narkoba dan aliran sesat dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan mediasi, adapun peluang yang dihadapi oleh ulama dayah dengan kepolisian adalah saling koordinasi dan saling mempercayai, sedangkan tatangannya adalah sedikit waktu untuk saling bertatap muka serta kurangnya dukungan dari masyarakat.
Komunikasi Antarbudaya Pengungsi Etnis Rohingya Dengan Masyarakat Aceh Di Camp Bayeun Aceh Timur Safrizal
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 1 (2018): Volume 9 Nomor 1, Januari-Juni 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i1.1729

Abstract

Penelitian ini berjudul komunikasi antarbudaya etnis Rohingya dengan masyarakat Aceh di camp Bayeun Aceh Timur. Penelitian ini akan membahas Proses komunikasi antarbudaya antara etnis Rohingya dengan masyarakat Aceh di camp Bayeun Aceh Timur dan hambatan yang mempengaruhi terjadinya komunikasi antarbudaya antar etnis pengungsi Rohingya dengan masyarakat Aceh di camp Bayeun Aceh Timur serta dampak dari interaksi budaya antar etnis Rohingya dengan masyarakat Aceh. Penelitian ini ditempuh bertujuan untuk mengetahui tentang komunikasi antarbudaya antar etnis pengungsi Rohingya dengan masyarakat Aceh dalam kehidupan sosial di camp Bayeun Aceh Timur dan hambatan-ambatan yang mempengaruhi proses komunikasi antarabudaya yang terjalin antara kedua belah pihak. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa melalui komunikasi antarbudaya yang terjalin antara etnis Rohingya dengan masyarakat Aceh di camp Bayeun Aceh Timur secara sosial memberikan kemampuan bagi etnis Rohingya untuk bisa berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Hambatan-hambatan yang mempengaruhi proses komunikasi antarbudaya pengungsi etnis Rohingya dengan masyarakat Aceh di camp Bayeun Aceh timur ialah meliputi hanya bisa secara lisan dan tidak bisa tulisan, perbedaan gaya hidup antar etnis Rohingya dan masyarakat Aceh, Penarikan diri dari komunikasi (kepribadian yang terlalu menutup diri dari lingkungan), Etnis Rohingya malas untuk berbicara.
Komunikasi Suami dan Istri Dalam Hadis Nabi Nawawi Marhaban
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 2 (2018): Volume 9 Nomor 2, Juli-Desember 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i2.1735

Abstract

Keluarga merupakan kelompok sosial yang terkecil dalam masyarakat. Keluarga dapat dibentuk dengan terlebih dahulu melakukan pernikahan. Oleh karena itu pernikahan dilakukan agar mewujudkan keharmonisan keluarga. Keharmonisan keluarga akan menjadi cita-cita bagi setiap pasangan suami istri. Untuk mewujudkannya maka diperlukan pemahaman dan pengertian dari masing-masing pasangannya. Penelitian yang dilakukan oleh Chuang (Chuang, 2005: 272-291.) menyebutkan bahwa kesejahteraan dan keharmonisan keluarga dapat dilihat dari harapan peran dan saling melengkapi antar anggota keluarga. Walaupun keluarga harmonis menjadi yang didambakan namun pada kenyataannya dalam berkeluarga tidak selalu berjalan dengan baik. Persoalan komunikasi menjadi salah satu alasan utama ketidakharmonisan dalam rumah tangga, data yang diperoleh Depkumham (2011) menunjukan adanya peningkatan KDRT dari tahun 2001 sampai dengan 2007. Kemudian perceraian yang terjadi pada tahun 2010 merupakan yang tertinggi dalam kurun 5 tahun terakhir, Hal tersebut disebabkan karena konflik komunikasi, ekonomi, dan kebutuhan psikologis. Padahal salah satu fungsi komunikasi dalam hubungan keluarga adalah untuk mempererat hubungan dengan orang lain atau sebaliknya. Komunikasi sangat penting dalam hubungan keluarga, sebab tanpa komunikasi hubungan-hubungan yang akrab tidak dapat terjalin. Pada saat ini, fenomena komunikasi memiliki relevan yang teramat kuat bagi berlangsung dan lestarinya sistem kehidupan rumah tangga seseorang.
Komunikasi dan Publisitas Ditinjau Dalam Komunikasi Massa Indira Fatra Deni P
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 2 (2018): Volume 9 Nomor 2, Juli-Desember 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i2.1736

Abstract

Keilmuan komunikasi tidak dapat dipungkiri adalah hasil dari beberapa teori keilmuan sosial. Dimana ilmu sosial adalah induk dari ilmu komunikasi. Kajian dan sumbangan pemikiran Auguste Comte, Durkhein, Talcott Parson dan Robert K. Merton merupakan sumbangan paradigma fungsional bagi lahirnya teori-teori komunikasi yang beraliran struktural-fungsional. Sumbangan-sumbangan pemikiran Karl Marx dan Habermas menyumbangkan paradigma konflik bagi lahirnya teori-teori konflik dan teori kritis dalam kajian ilmu komunikasi. (Burhan Bungin, 2008: 235) Perkembangan ilmu komunikasi di Indonesia saat ini dipengaruhi oleh tiga paradigma besar, yaitu : Pertama, Paradigma Teori Konvensional, Kedua, Paradigma Kritis dan Perspektif Komunikasi, Ketiga, Paradigma Teknologi Media. Tulisan ini akan meninjau komunikasi dalam paradigma komunikasi massa.
Fungsi Komunikasi Lutfi Basit
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 2 (2018): Volume 9 Nomor 2, Juli-Desember 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i2.1737

Abstract

Terdapat empat fungsi komunikasi adalah (1) menginformasikan (to inform): Yaitu memberikan informasi kepada masyarakat, memberitahukan kepada masyarakat mengenai peristiwa yang terjadi, ide atau pikiran dan tingkah laku orang lain, serta segala sesuatu yang disampaikan orang lain. (2) Mendidik (to educate) yaitu: fungsi komunikasi sebagai sarana pendidikan. Melalui komunikasi, manusia dalam masyarakat dapat menyampaikan ide dan pikirannya kepada orang lain sehingga orang lain mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan. (3) Menghibur (to entertain) yaitu: Fungsi komunikasi selain menyampaikan pendidikan dan mempengaruhi, komunikasi juga berfungsi untuk memberi hiburan atau menghibur orang lain. (4) Mempengaruhi (to influence) yaitu: fungsi mempengaruhi setiap individu yang berkomunikasi, tentunya berusaha saling mempengaruhi jalan pikiran komunikan dan lebih jauh lagi berusaha merubah sikap dan tingkah laku komunikan sesuai dengan apa yang diharapkan.
Kepercayaan Dalam Perspektif Komunikasi Umum dan Perspektif Komunikasi Islam Anwar
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 2 (2018): Volume 9 Nomor 2, Juli-Desember 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i2.1738

Abstract

Kepercayaan adalah kemauan seseorang untuk bertumpu pada orang lain dimana kita memiliki keyakinan padanya. Kepercayaan merupakan kondisi mental yang didasarkan oleh situasi seseorang dan konteks sosialnya. Ketika seseorang mengambil suatu keputusan, ia akan lebih memilih keputusan berdasarkan pilihan dari orang- orang yang lebih dapat ia percaya dari pada yang kurang dipercayai. Dari sudut pandang komunikasi, hal ini menyatakan bahwa perkembangan kepercayaan seharusnya menjadi komponen fundamental dari strategi berkomunikasi yang efektif dan efisien. Berbicara dengan data dan informasi yang akurat adalah salah satu dari prinsip komunikasi dalam islam yang mengesankan bahwa pembawa pesan merupakan orang yang memiliki pribadi yang berkualitas, selain menambah kredibilitas, informasi yang akurat menghindari seorang yang berbicara atau menyampaikan pesan berujung pada penyesalan.
Makna Interaksi Dalam Komunikasi (Teori Interaksi Simbolik dan Teori Konvergensi Simbolik) Suheri
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 2 (2018): Volume 9 Nomor 2, Juli-Desember 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i2.1739

Abstract

Berkembanganya konsep interaksi dan komunikasi sering dipergunakan tetapi mungkin diartikan secara berbeda-beda. Pada kenyataanya konsep interaksi akan berkembang menjadi interaksi sosial dan berujung pada aktivitas berupa komunikasi dan melalui komunikasi individu akan merasakan kepuasan, kesenangan atau mendapatkan pengetahuan (informasi) yang akan menunjang terhadap perkembangan individu. Selanjutnya interaksi simbolik juga tidak bisa dilepaskan dari proses komunikasi, karena awalnya makna itu tidak ada artinya, sampai pada akhirnya di konstruksi secara interpretif oleh individu melalui proses interaksi, untuk menciptakan makna yang dapat disepakati secara bersama dimana asumsi-asumsi itu adalah sebagai berikut: Manusia bertindak terhadap manusia lainnya berdasarkan makna yang diberikan orang lain kepada mereka serta konvergensi simbolik didasarkan pada gagasan bahwa para anggota dalam kelompok harus bertukar fantasi dalam rangka untuk membentuk kelompok yang kohesif artinya individu terlibat dalam berkomunikasi untuk bertukar pengalaman-pengalaman.
Komunikasi Perempuan Jamaah Tabligh Sebagai Agen Dakwah Di Kota Langsa Masdalifah Sembiring
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 2 (2018): Volume 9 Nomor 2, Juli-Desember 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i2.1740

Abstract

Indikasi pertumbuhan Jama’ah Tabligh di Indonesia secara jelas bisa dilihat dari semakin maraknya aktivitas mereka di tengah-tengah kaum muslim negeri ini, hingga anggota Jama’ah Tabligh sekarang dengan mudah dapat ditemukan di berbagai pelosok daerah di tanah air termasuk di Aceh. Kegiatan pada Jama’ah tabligh ini salah satunya dikenal dengan istilah Ta’lim. Ta’lim merupakan bagian dari komunikasi antarpribadi. Bentuk khusus dari komunikasi antarpribadi ini adalah komunikasi yang melibatkan dua orang atau lebih secara tatap-muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal ataupun nonverbal, seperti suami-isteri, dua sejawat, dua sahabat dekat, seorang guru dengan seorang muridnya, dan sebagainya. Tulisan ini akan melihat bagaimana bentuk komunikasi para anggota ta’lim dari kalangan perempuan.
Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dalam Mendidik Anak Menurut Al-Quran (Suatu Kajian Tafsir Tematik Komunikasi) Aidil Haris
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 2 (2018): Volume 9 Nomor 2, Juli-Desember 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i2.1742

Abstract

Jika kita menyimak isi media massa beberapa tahun belakangan, persoalan mendasar yang sering muncul adalah seputar pemberitaan kasus kriminalitas orang tua dan anak. Ada pemberitaan seputar orang tua membunuh anaknya. Ada pula pemberitaan tentang orang tua menelantarkan anaknya. Kemudian pemberitaan seputar anak membunuh orang tuanya. Peristiwa ini tentu menjadi potret buram tentang tindakan orang tua terhadap anak yang dianggap tidak berperikemanusiaan. Peran orangtua dalam keluarga tidak sebatas merawat dan membesarkan anak, tapi lebih daripada itu bagaimana orang tua mampu mendidik anaknya sejak dini hingga anaknya menjadi besar dan terdidik. Yang menjadi hal terpenting bagi orang tua pada hakikatnya adalah bagaimana orang tua mampu membangun komunikasi interpersonal yang efektif dengan anak-anaknya. Apabila komunikasi interpersonal orang tua dan anak ini sudah terbangun secara baik, maka hubungan pertalian darah antara orang tua dan anak tidak akan mudah terpengaruhi oleh lingkungan sekitarnya.
Perspektif Makna Komunikasi Islam Haslinda
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 2 (2018): Volume 9 Nomor 2, Juli-Desember 2018
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v9i2.1743

Abstract

Salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam perkembangan Islam pada saat itu adalah kemampuan komunikasi Rasulullah dan para sahabat yang tidak diragukan lagi, dimana Rasulullah dan para sahabat menerapkan seluruh prinsip-prinsip komunikasi yang ada didalam al-Quran dengan konsisten, sehingga manusia yang secara kodrati adalah makhluk sosial yang pasti akan saling berinteraksi antara satu dan lain serta saling membutuhkan sangatlah tertarik dengan sistem komunikasi yang digunakan karana mudah diterima serta dipahami. Komunikasi selain bersifat informatif, yakni agar orang lain mengerti dan paham, juga persuasif, yaitu agar orang lain mau menerima ajaran atau informasi yang disampaikan, melakukan kegiatan atau perbuatan sesuai dengan yang dikomunikasikan, dan lain-lain. Al-Quran telah mengajarkan kita tentang bagaimana cara berkomunikasi dengan baik, walaupun tidak menjelaskannya secara rinci, namun kita dapat menemukannya dalam beberapa ayat yang membaahas tentang itu dan akan kami bahas dalam tulisan ini dan hal itu juga telah dicontohkan oleh Rasulullah dan sahabat-sahabatnya, sehingga kita dapat mengikuti jejaknya dan tentunya agar dakwah yang kita lakukan sesuai dengan yang kita harapkan.

Page 7 of 17 | Total Record : 169


Filter by Year

2017 2025