cover
Contact Name
Cut Nuzlia
Contact Email
cutnuzlia@gmail.com
Phone
+6285260203678
Journal Mail Official
amina@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry Jalan Syeikh Abdur Rauf Kopelma Darussalam Banda Aceh 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Amina
ISSN : 26850001     EISSN : 26849976     DOI : -
Amina, Ar-Raniry Chemistry Journal, is an open access and peer-reviewed journal that issues articles, both original research articles type and review articles or short communication type, in all scopes of chemistry (organic chemistry, physical chemistry, analytical chemistry, inorganic chemistry, biochemistry, teoritical and computational chemistry) as well as applied chemistry (educational chemistry, pharmacy, and chemical engineering). This journal accept manuscript written in both Bahasa Indonesia and English (British or American Style but no a mixture of both styles). Amina publishes three issues annually (April, August, and December).
Articles 135 Documents
ANALISIS KADAR AIR DAN KADAR ABU PADA TEH HITAM YANG DIJUAL DI PASARAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE GRAVIMETRI Yuka Ulul Fikriyah; Reni Silvia Nasution
AMINA Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v3i2.2000

Abstract

Teh merupakan minuman yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camelia sinensis. Kadar air dan kadar abu merupakan karakteristik yang sangat penting pada bahan pangan, karena dapat mempengaruhi penampakan, tekstur, cita rasa dan kandungan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Maka tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah teh hitam yang dijual di pasaran memiliki kadar air dan kadar abu yang memenuhi standar mutu. Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh (berdasarkan jumlah terbesar hingga terkecil) jumlah kadar air yaitu untuk sampel TB, TBM, TCP, TCC, TSW, dan TG sebanyak 7,632%, 7,539%, 7,156%, 7,150%, 7,141%, dan 6,213%. Sedangkan jumlah kadar abu yang didapat untuk sampel TBM, TCC, TB, TSW, TG, dan TCP diperoleh sebanyak 5,898%, 5,836%, 5,805%, 5,759%, 5,748%, dan 5,287%. Maka dari data yang diperoleh kadar air dan kadar abu pada teh hitam telah sesuai dengan standar mutu SNI 3753:2014
PENENTUAN FLASH POINT, DENSITAS DAN WARNA BIOSOLAR (B30) TOO7 FT SABANG DAN SPBU CV. TOSAKA ABADI SABANG MENGGUNAKAN METODE ASTM D-93 Muhammad Ridwan Harahap; Rahmat Abrasyi; Vander Hens Lumban Tobing
AMINA Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v3i2.2001

Abstract

Biosolar merupakan kombinasi bahan bakar minyak bumi dengan bahan bakar yang berasal dari tumbuhan. Kombinasi ini berfungsi untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Perlu dilakukan pengujian terhadap kombinasi ini dengan tujuan adalah untuk mengetahui kualitas biosolar (B30) dengan analisis titik nyala (flash point), densitas dan warna biosolar (B30). Sampel biosolar yang digunakan berasal dari SPBU dan PT. Pertamina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan bakar biosolar (B30) bahan tersebut memiliki flash point sebesar 52 oC. Sedangkan densitasnya pada batas minimal 0,800 Kg/m3 dan warna yang diperoleh warna kuning.
ANALISIS AIR BOILER DENGAN PARAMETER pH, ALKALINITAS, TDS, HARDNESS DAN SILIKA DI PT. BEURATA SUBUR PERSADA Husnawati; Bhayu Gita Bhernama; Tarmizi
AMINA Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v3i2.2002

Abstract

Sebuah industri khususnya Pabrik Kelapa Sawit sangat membutuhkan air. Pada pabrik kelapa sawit air dibutuhkan untuk proses pengolahan serta untuk pembangkit tenaga listrik dengan menggunakan uap dari boiler. Boiler adalah bejana tertutup dimana panas pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuk steam. Sehingga boiler merupakan peralatan yang harus dijaga dan dikelola dengan sangat baik. Air yang disuplai ke boiler untuk dirubah menjadi steam disebut air umpan. Air yang akan digunakan sebagai air umpan boiler adalah air yang tidak mengandung unsur yang dapat menyebabkan terjadinya endapan yang dapat membentuk kerak dan yang dapat menyebabkan korosi terhadap boiler. Dengan demikian untuk mencegah hal tersebut air sangat perlu diolah sebelum digunakan pada boiler. Untuk meyakinkan tidak ada zat terlarut yang terbawa dalam uap maka perlu dilakukan nya monitoring pada air boiler. Oleh karena itu perlu diperhatikan kualitas air dengan menjaga parameter nya agar memenuhi standar parameter yang telah ditetapkan, salah satunya yaitu parameter pH, Alkalinitas, Hardness, TDS dan Silika. Berdasarkan hasil penelitian didapat parameter pH, Alkalinitas, TDS, Hardness dan Silika pada air boiler di PT. Beurata Subur Persada sudah memenuhi standar parameter yang telah ditetapkan, tetapi pada tanggal 18 januari parameter silika melebihi standar yang ditetapkan yaitu 187,5 ppm.
ANALISIS KADAR AMMONIA, ALUMINIUM, FLUORIDA DAN KROMIUM DALAM PENENTUAN KUALITAS AIR MINUM Noradhimah
AMINA Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v3i2.2003

Abstract

Air minum menurut Permenkes RI No.492/Menkes/Per/IV/2010 adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Air minum aman bagi kesehatan apabila memenuhi persyaratan secara fisika, mikrobiologi, kimia, dan radioaktif. Parameter kimia yang akan diuji pada air minum yaitu kadar ammonia, aluminium, flourida dan kromium. Apabila kadar ammonia, aluminium, flourida dan kromium tinggi dalam air minum maka dapat membahayakan kesehatan seperti, kerusakan ginjal, malfungsi otak, kerusakan paru-paru ataupun karies gigi. Penentuan kadar ammonia dan kromium dilakukan dengan menggunakan alat spektrofotometer lovibond SpectroDirect dan penentuan kadar aluminium dan flourida dilakukan dengan menggunakan alat fotometer portable ZE-200. Sampel yang digunakan berasal dari 6 kelompok kerja masyarakat (KKM 1, KKM 2, KKM 3, KKM 4, KKM 5 dan KKM 6). Dari hasil analisis diperoleh bahwa sampel yang memenuhi syarat standar peraturan Menteri Kesehatan No.492/Menkes/ Per/IV/2010 tentang kualitas air minum adalah sampel dari KKM 2. Sedangkan untuk KKM 1, KKM 3, KKM 4, KKM 5 dan KKM 6 tidak memenuhi syarat standar peraturan Menteri Kesehatan No.492/Menkes/ Per/IV/2010 tentang kualitas air minum.
IMOBILISASI SULFIDA PADA BATU APUNG YANG TERLAPISI KITOSAN SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BESI (Fe) TERLARUT Muhammad Ridwan Harahap; Khairun Nisah; Qismullah
AMINA Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v3i2.2004

Abstract

Penelitian tentang pengaruh sulfida pada batu apung yang terlapisi kitosan sebagai adsorben logam besi (Fe) terlarut telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daya serap sulfida sebagai adsorben menggunakan metode adsorpsi. Metode yang dilakukan yaitu kombinasi penyalutan batu apung terlapisi kitosan dengan variasi konsentrasi natrium sulfida 1 M; 3 M dan 5 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh daya serap sulfida pada batu apung yang dilapisi kitosan memiliki kemampuan untuk menyerap logam Fe terlarut, namun penyerapan optimum ditunjukkan pada konsentrasi natrium sulfida 5 M dengan persentase efesiensi adsorpsi sebesar 97% dan kapasitas adsorpsi sebesar 0,1320 mg/g.
ANALISIS PROSES PENGHITUNGAN OIL LOSSES PADA FIBRE CYCLONE Muhammad Ridwan Harahap; Sahri Agustiar; Taria Adila
AMINA Vol 3 No 2 (2021): August 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v3i2.2005

Abstract

Oil losses pada industri pengolahan minyak kelapa sawit menjadi perhatian khusus. Adapun tujuan dari praktek kerja lapangan ini yaitu untuk menentukan losses (kehilangan) pada fibre cyclone di PMKS PT.Sisirau Aceh Tamiang. Faktor-faktor penyebab tingginya tingkat kehilangan minyak (oil losses) adalah faktor mesin. Dari segi bahan baku melakukan panen buah kelapa sawit tepat pada waktunya agar memaksimalkan hasil produksi, memperhatikan pemotongan tangkai buah. Sedangkan pada segi metode selalu melaksanakan kegiatan produksi sesuai dengan SOP yang telah di tetapkan perusahaan. Pada Proses analisis ini diharapkan perusahaan tekait dapat melakukan beberapa kali pengulangan, agar data yang di proleh lebih akurat dan valid, sehingga dapat menurunkan tingkat kesalahan dalam proses analisis.
PENYERAPAN FOSFAT LIMBAH CAIR LAUNDRY DENGAN METODE ADSORPSI Andi Via Putra Ultama; Reni Silvia Nasution; Muhammad Ridwan Harahap
AMINA Vol 3 No 3 (2021): December 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan saat ini yang banyak terjadi salah satunya adalah pencemaran oleh limbah cair yang berasal dari proses pencucian pakaian atau usaha laundry. Dewasa ini laundry menjadi usaha yang menjamur yang berada di setiap daerah kota maupun desa, bahkan pengerjaan cucian pada jasa laundry ini mencapai 75 s/d 80 kg setiap harinya dan limbah laundry yang dihasilkan berkisar 35 s/d 50 L. Dalam kajian kepustakaan (library research) ini, dirangkum tentang bagaimana pengaruh adsorben bahan alam dengan waktu kontak dan massa adsorben terhadap efektivitas adsorpsi kadar fosfat (PO4) limbah cair usaha laundry, dimana proses adsorpsi dengan adsorben bahan alam efektif menurunkan kadar fosfat pada limbah cair laundry. Hal ini dilihat berdasarkan pengaruh adsorben dari bahan alam, tidak semua adsorben mampu menurunkan kadar fosfat dengan baik, hal ini dapat dipengaruhi oleh massa, waktu kontak dan jenis aktivator. Kemudian pada pengaruh waktu kontak dan massa adsorben, dari hasil yang diperoleh bahwa tidak semuanya waktu kontak tertinggi dan massa tertinggi akan menyerap banyak kadar fosfat yang terserap. Hal ini dipengaruhi oleh jenuhnya adsorben dalam limbah fosfat, sehingga adsorben tersebut mengalami desorpsi atau terjadinya pelepasan kadar fosfat. Penelitian ini bisa dimanfaatkan sebagai informasi untuk penurunan kadar fosfat sehingga lebih mudah dalam menetukan variabel-variabel untuk proses adsorpsi.
PERBANDINGAN RENDEMEN, VISKOSITAS, KEKUATAN GEL GELATIN DARI IKAN AIR LAUT DAN IKAN AIR TAWAR Hayyun; Muammar Yulian; Bhayu Gita Bhernama
AMINA Vol 3 No 3 (2021): December 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gelatin merupakan bahan tambahan pangan yang diperoleh dari hidrolisis parsial kolagen yang banyak ditemukan pada tulang dan kulit hewan seperti ikan, sapi dan babi. Kolagen merupakan protein berupa serat yang terdapat pada jaringan ikan. Gelatin yang diperoleh dari bahan baku ikan biasanya diekstraksi dengan menggunakan perendaman dalam larutan asam. Proses asam biasanya memerlukan waktu yang relatif lebih singkat dibandingkan dengan proses perendaman basa/alkali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik (rendemen, viskositas, dan kekuatan gel) gelatin dari ikan air laut dan air tawar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Literature Review dengan pengumpulan dan skrining data yang memiliki kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil yang diperoleh yaitu berbagai informasi mengenai karakteristik gelatin yang paling bagus terdapat pada ikan air tawar (patin) dengan menghasilkan rendemen 6,14%, viskositas 3,83 cP, dan kekuatan gel 364,19 bloom. Sedangkan ikan air laut (kakap merah) mendapatkan rendemen 4,93%, viskositas 17,4 cP, kekuatan gel 312,5 bloom.
STUDI PERSPEKTIF SENSORIK DAN KADAR KAFEIN KOPI KHOP BANDA ACEH Nurhayati; Anjar Purba Asmara; Sabarni
AMINA Vol 3 No 3 (2021): December 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian kandungan kafein yang berkaitan dengan cita rasa kopi unik dari Aceh, kopi Khop, masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara kadar kafein dalam bubuk kopi Khop dan karakteristik sensorik dengan analisis regresi linear. Bubuk kopi Khop dipisahkan berdasarkan empat kategori: halus (fine, F), sedang (medium, M), kasar (coarse, C), dan original (O). Keempat jenis bubuk kopi tersebut diseduh dengan air panas (90 oC) lalu diuji karakteristik sensoriknya menggunakan uji organoleptik meliputi rasa asam dan pahit, aroma, warna, dan residu ampas. Sampel kopi tersebut juga diukur kadar kafeinnya menggunakan spektrometer UV-vis dan harga pH-nya. Analisis dengan regresi linear sederhana menunjukkan hubungan linear negatif antara kadar kafein bubuk F, M, dan C dengan skor deskriptor sensorik kopi Khop. Berdasarkan hasil uji tersebut, kadar kafein bukan merupakan faktor tunggal yang menentukan hasil penilaian karakter sensorik bubuk kopi Khop yang ditunjukkan dengan linearitas negatif antara kadar kafein dan skor aroma kopi.
REVIEW LITERATUR: SINTESIS PASIR BESI MENJADI NANOPARTIKEL MAGNETIT MELALUI PENERAPAN METODE KOPRESIPITASI Sri Nengsih
AMINA Vol 3 No 3 (2021): December 2021
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses sintesis nanopartikel magnetit (Fe3O4) dari pasir besi melalui metode kopresipitasi telah diteliti untuk berbagai proses variasinya. Adapun tujuan kajian ini agar menemukan tahapan proses sintesis yang sesuai untuk menghasilkan ukuran nanopartikel magnetit di bawah 100 nm. Pendekatan kualitatif dipilih dalam kajian ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya. Sumber data yang digunakan adalah dari jurnal berskala nasional maupun jurnal internasional. Temuan yang didapatkan dari kajian ini adalah perlunya perlakuan awal pada bahan dasar pasir besi alami sebelum dilakukan proses sintesis untuk mendapatkan kemurnian pasir besi. Pada tahapan sintesis nanopartikel magnetit diperlukan kontrol pada jumlah komposisi bahan yang dicampurkan, kontrol proses sintesis dan lingkungan sekitarnya. Melalui kontrol tersebut diharapkan dapat ukuran nanopartikel magnetit yang homogen dan distribusi partikelnya lebih banyak serta terhindar dari aglomerasi partikel.

Page 6 of 14 | Total Record : 135