cover
Contact Name
Cut Nuzlia
Contact Email
cutnuzlia@gmail.com
Phone
+6285260203678
Journal Mail Official
amina@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry Jalan Syeikh Abdur Rauf Kopelma Darussalam Banda Aceh 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Amina
ISSN : 26850001     EISSN : 26849976     DOI : -
Amina, Ar-Raniry Chemistry Journal, is an open access and peer-reviewed journal that issues articles, both original research articles type and review articles or short communication type, in all scopes of chemistry (organic chemistry, physical chemistry, analytical chemistry, inorganic chemistry, biochemistry, teoritical and computational chemistry) as well as applied chemistry (educational chemistry, pharmacy, and chemical engineering). This journal accept manuscript written in both Bahasa Indonesia and English (British or American Style but no a mixture of both styles). Amina publishes three issues annually (April, August, and December).
Articles 135 Documents
KANDUNGAN PROKSIMAT Chlorella sorokiniana HASIL KULTUR PADA MEDIA LIMBAH CAIR TAHU Hamza Mursandi; Devy Susanty; Nurlela Nurlela
AMINA Vol 5 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v5i1.1483

Abstract

Chlorella sorokiniana merupakan salah satu mikroalga yang memiliki banyak manfaat dan mampu tumbuh pada limbah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pertumbuhan C. sorokiniana pada limbah cair tahu dan kandungan proksimatnya. Kandungan proksimat yang diuji yaitu kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, dan kadar karbohidrat. Pengujian kadar air, kadar protein dan kadar lemak dilakukan berdasarkan SNI 01-2891-1992, kadar abu berdasarkan AOAC 2012: 942.05 dan kadar karbohidrat ditentukan dengan metode by Difference. C.sorokiniana dapat tumbuh pada limbah cair tahu dengan puncak pertumbuhan di hari ke-6. Kadar proksimat C.sorokiniana yang diperoleh pada fase puncak memiliki kadar air 55,69%, kadar abu 5%, kadar protein 10,48%, kadar lemak 12%, dan kadar karbohidrat 16,83%
PERENCANAAN CONSTRUCTED WETLAND SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DI PERUMAHAN LAM TRIENG MADANI KABUPATEN ACEH BESAR Juliansyah Harahap; Aida Sukna Yuri; Bahagia Ishak
AMINA Vol 5 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah domestik di Perumahan Lam Trieng Madani, Kuta Baro, Aceh Besar, hanya ditampung pada cubluk atau dialirkan langsung ke drainase. Berdasarkan PerMenLHK No. 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik, air limbah domestik dari rumah tangga berpotensi mencemari lingkungan sehingga perlu dilakukan pengolahan sebelum dibuang ke media lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik air limbah domestik dan merencanakan desain IPALD. Teknologi yang digunakan yaitu bak ekualisasi, bak sedimentasi, dan CW tipe SSF. CW dikenal sebagai teknologi yang cukup kompleks dalam mengolah air limbah dan memiliki nilai estetika sehingga menjadikan CW sangat sesuai diterapkan di lingkungan pedesaan. Hasil uji laboratorium didapatkan karakteristik air limbah domestik parameter TSS dan total coliform yang melebihi baku mutu sebelum dilakukan pengolahan. Perencanaan ini menyisihkan TSS 89% dan total coliform 48%. Hasil perhitungan unit pengolahan disajikan dalam bentuk gambar desain dan total luas lahan yang dibutuhkan yaitu 97,75 m2.
IDENTIFIKASI METHANYL YELLOW PADA JAJANAN YANG BEREDAR DI KOTA BANDA ACEH Ayu Nirmala Sari; Ananda Wahyu Rizkina; Fazri Ardian Syah; Farisa Sabilla
AMINA Vol 5 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia yang dibutuhkan setiap saat dan dimanapun berada serta memerlukan pengelolaan yang baik dan benar agar bermanfaat bagi tubuh. Tanpa adanya makanan dan minuman, manusia tidak bisa hidup. Penelitian ini dilakukan dengan cara dimasukkan 25 g sampel yang akan diuji dalam 50 mL aquadest atau air panas, kemudian dicacah dan dihancurkan dengan pengaduk sampai larut seluruhnya. Disiapkan tabung reaksi dan dimasukkan 3 mL sampel. selanjutnya di tambahkan 3 tetes reagen Methanyl Y-1, lalu diaduk hingga merata. Pemeriksaan pada sampel jajanan dengan 20 sampel jajanan terdapat 6 jenis jajanan yang teridentifikasi pewarna sintetik methanyl yellow. Sehingga 6 jajanan tersebut tidak aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat baik itu anak-anak maupun orang dewasa karena menggunakan zat pewarna methanyl yellow.
EFEKTIVITAS BIOKOAGULAN BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR PENCEMAR PADA LIMBAH LAUNDRY Bhayu Gita Bhernama; Nurul Musfira; Abd Mujahid Hamdan
AMINA Vol 5 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah laundry merupakan limbah yang berasal dari kegiatan pencucian pakaian yang menggunakan deterjen, sabun atau bahan pembersih lainnya. Salah satu metode untuk menurunkan kadar pencemar pada limbah laundry yaitu melalui proses koagulasi dan flokulasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas biokoagulan biji pepaya (Carica papaya L.) dalam menurunkan kadar pH, COD, TSS dan fosfat pada limbah laundry serta mengetahui pengaruh variasi massa biokoagulan biji pepaya (Carica papaya L.) terhadap penurunan kadar pH, COD,TSS dan fosfat pada limbah laundry. Variasi massa biokoagulan biji pepaya yaitu 2, 3, 4 dan 5 g. Hasil analisis perlakuan menggunakan biokoagulan biji papaya menurunkan nilai pH dari kadar pH awal 8,1 menjadi 6,5 pada massa biokoagulan biji pepaya 4 g dan masih memenuhi rentang pH 6−9 sesuai baku mutu. Penurunan kadar COD dan TSS yang terbaik dari penelitian ini pada massa biokoagulan biji pepaya 4 g dengan persentase penurunan COD sebesar 54% dan TSS sebesar 33%, namun tidak memenuhi baku mutu. Semakin besar massa biokoagulan biji pepaya maka semakin besar pula penurunan kadar pH, COD dan TSS. Berbeda dengan kadar fosfat yang semakin meningkat seiring dengan meningkatnya massa biokoagulan biji pepaya. Oleh karena itu, penggunaan biokoagulan biji pepaya masih belum efektif dalam menurunkan kadar pencemar pada limbah laundry.
KARAKTERISASI DAN MODIFIKASI MEMBRAN KITOSAN DENGAN EKSTRAK ETANOL MAMAN UNGU (Cleome rutidospermae) Putri Rizkina; Febrina Arfi; Reni Silvia Nasution
AMINA Vol 5 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kitosan merupakan polimer alami yang memiliki sifat non-toksik, hidrofil dan biokompatibel yang dapat digunakan dalam pembuatan membran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembuatan membran kitosan dengan penambahan ekstrak etanol maman ungu dan mengetahui karakteristik sifat fisik dan mekanik dari membran tersebut menggunakan metode inversi fasa. Hasil karakterisasi membran kitosan dengan penambahan 0,3 mL ekstrak etanol maman ungu didapatkan pori yang lebih kecil dari pada penambahan 0,6 mL permukaan membran tampak lebih kasar dibandingkan dari membran lainnya. Karakterisasi gugus fungsi FTIR membran kitosan dengan penambahan 0,3 mL dan 0,6 mL ekstrak etanol maman ungu tidak menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan membran kitosan. Uji SEM menunjukkan membran kitosan memiliki permukaan yang sedikit kasar sedangkan membran kitosan dengan 0,3 mL permukaan cukup halus, sedangkan ekstrak 0,6 mL ekstrak etanol maman ungu terdapat penggumpalan cukup kasar dan pori-porinya. Berdasarkan hasil kesimpulan terjadi penurunan nilai kuat tarik pada penambahan ekstrak etanol maman ungu.
AKTIVITAS SEDIAAN GEL ANTIJERAWAT DARI EKSTRAK ETANOL DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis Reni Silvia Nasution; Muslem Muslem; Salmah Nasution
AMINA Vol 5 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gel antijerawat merupakan sediaan farmasi yang digunakan untuk mengobati jerawat dengan menurunkan komedo dan membantu pengelupasan sel kulit mati. Daun salam memiliki aktivitas antibakteri yang dapat dibuat dalam bentuk sediaan farmasi gel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri gel antijerawat dari konsentrasi paling efektif ekstrak etanol daun salam terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis melalui metode difusi. Gel antijerawat dipreparasi dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol daun salam yaitu 0%; 1,5%; 2%; 2,5% dan 3%. Gel yang dihasilkan dilakukan beberapa pengujian seperti uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat, daya sebar dan antibakteri. Aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis dihasilkan dari formula yang mengandung 3% ekstrak etanol daun salam. Daya hambat formula kuat dengan diameter zona hambat sebesar 16,5 mm. Hasil ini menunjukkan bahwa sediaan farmasi gel yang mengandung 3% ekstrak etanol daun salam berpotensi untuk dijadikan gel antijerawat.
ANALISIS ASAM LEMAK MINYAK RUMPUT LAUT TURBINARIA DECURRENS DARI PANTAI LHOKNGA Abad, Farhan; Bhernama, Bhayu Gita; Harahap, Muhammad Ridwan
AMINA Vol. 6 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i2.4257

Abstract

Rumput laut Turbinaria Decurrens memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, termasuk protein dan beberapa mineral esensial. Rumput laut juga mengandung lemak yang memiliki jenis cukup beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi dari asam lemak pada rumput laut Turbinaria decurrens. Ekstrak diperoleh dengan metode sokletasi menggunakan pelarut n-heksan dan kloroform dengan variasi 2:1 dan 3:1. karakteristik dan pengujian meliputi analisis asam lemak bebas serta analisis GC-MS. Hasil penelitian diperoleh rendemen ekstrak dari Turbinaria Decurrens dengan perbandingan pelarut 2:1 dan 3:1 yaitu 0,9739% dan 05066%. Identifikasi asam lemak menggunakan GC-MS diperoleh senyawa asam lemak diantaranya asam laurat persen area 8,35%, asam dekanoat persen area 0,62%, asam kaprilat persen area 0,81%, asam palmitat persen area 11,31%, asam stearat persen area 2,32%, asam pentadesilat persen area 5,23%, asam oleat persen area 13,08%, asam linoleat persen area 11,44%, asam oktadecatrienoat persen area 1,36% dan asam arakidonat persen area 1,06%. Kadar asam lemak bebas yang diperoleh dengan perbandingan 2:1 dan 3:1 yaitu 2,26% dan 1,695%.
FUNGISIDA ALAMI DARI TUMBUHAN TEKI (Cyperus rotundus) UNTUK MENGENDALIKAN Fusarium oxyporum PENYEBAB PENYAKIT LAYU PADA TANAMAN KENTANG SECARA IN VITRO Diningrat, Diky Setya; Samosir, Cresfo
AMINA Vol. 6 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i3.5662

Abstract

Rimpang tumbuhan teki (Cyperus rotundus) berpotensi memiliki senyawa bioaktif yang dapat menghambat pertumbuhan jamur patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif ekstrak rimpang teki menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dan menguji efektivitas daya hambatnya terhadap jamur Fusarium oxysporum. Ekstraksi senyawa metabolit dilakukan dengan metode maserasi, sedangkan pengujian antijamur menggunakan metode difusi cakram dan umpan beracun dengan variasi konsentrasi 0%, 1%, 1,5%, 2%, dan 2,5% yang masing-masing diulang sebanyak 4 kali. Analisis GC-MS mengidentifikasi 59 peak senyawa bioaktif dengan tiga senyawa dominan yaitu isopropenyl, hexahydro, dan dimetyl. Hasil uji antijamur menunjukkan zona hambat tertinggi pada konsentrasi 2,5% dengan persentase 70,4%. Pengukuran zona hambat setelah inkubasi 48 jam menunjukkan peningkatan seiring pertambahan konsentrasi, yaitu 13,21; 15,65; 17,61; 19,13; dan 23,23 mm. Senyawa golongan seskuiterpenoid dari jalur asam mevalonate, yaitu isopropenyl, dimethyl, hexahydro naphthalen berperan sebagai antimikroba terhadap F. oxysporum.
ANALISIS PERBANDINGAN KANDUNGAN RETINOL PADA ORGAN DAUN MUDA DAN DAUN TUA TANAMAN JATI (Tectona grandis, L.f) Diningrat, Diky Setya; Pitaloka, Cindy
AMINA Vol. 6 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i3.5663

Abstract

Penuaan merupakan penurunan bertahap kemampuan jaringan untuk memperbaiki dan mempertahankan struktur dan fungsi fisiologis normalnya. Salah satu bahan aktif anti penuaan adalah retinol (Vitamin A). Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis perbandingan kandungan retinol pada daun muda dan daun tua jati (Tectona grandis, L.f.) menggunakan HPLC (High Performance Liquid Chromatography) dan GC-MS (Gass Chromatography-Mass Spectrometry). Sampel diekstraksi menggunakan metode soxhletasi dengan larutan metanol 96%. Analisis HPLC dilakukan dengan uji selektivitas, uji linearitas, dan uji kandungan sampel. Metode GC-MS dianalisis menggunakan software PubChem dan PASS ONLINE. Hasil analisis HPLC didapatkan persamaan garis linear standar retinol adalah y = 3E + 06x + 22661 dengan nilai koefisien korelasi (r2) = 0,99. Kandungan retinol pada daun muda rata-rata sebanyak 24,62% dan rata-rata luas area sebesar 179317,666, sedangkan kandungan retinol pada daun tua rata-rata sebanyak 29,67% dan rata-rata luas area sebesar 260495,333. Sedangkan hasil analisis GC-MS yang dilanjutkan dengan PASS ONLINE tidak ditemukan senyawa retinol asli namun didapatkan senyawa seperti D-Homoandrostane, (5. alpha.,13. alpha.), gamma. -Sitosterol, dan stigmasterol memiliki nilai Pa > 0,5 yang mekanismenya sebagai penghambat retinol O-fatty-acyltransferase. Inhibitor ini dapat digunakan untuk meningkatkan kadar retinol aktif dimana peningkatan aktivitas retinoid diinginkan, seperti dalam beberapa jenis perawatan kulit atau terapi anti penuaan.
EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) ACEH SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL: Indonesia Harahap, Juliansyah; Kamal, Nurul; Sabarudin; Aida, Nur
AMINA Vol. 6 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/amina.v6i3.5993

Abstract

RSUD Aceh Singkil merupakan Instansi Teknis di bidang pelayanan kesehatan milik Pemerintah Aceh Singkil yang tergolong ke dalam RSUD kelas C terakreditasi paripurna. Dalam kegiatan pelayanan kesehatan, RSUD Aceh Singkil menghasilkan limbah B3. Rata-rata limbah yang dihasilkan sebesar 33 kg/hari. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mengevaluasi pengelolaan limbah medis B3 di RSUD Aceh Singkil berdasarkan peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif evaluatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini pengolahan data yang digunakaan adalah teknik skoring. Proses penentuan skor bertujuan untuk membuat klasifikasi yang sesuai terhadap kondisi eksisting pengelolaan limbah medis B3 RSUD Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif-kualitatif untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan. Data yang telah terkumpul kemudian dibandingkan dengan persyaratan yang ada pada Permenkes Nomor 07 Tahun 2019 dan Permen LHK Nomor 56 Tahun 2015. Kesimpulan penelitian adalah bahwa, pengelolaan limbah medis B3 RSUD Aceh Singkil belum dikelola dengan baik dan benar. Hal ini dapat dibuktikan dengan tempat penyimpanan limbah medis B3 yang belum sesuai persyaratan penyimpanan, jalur khusus pengangkutan limbah medis B3 belum tersedia, insinerator yang belum memiliki surat izin dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan petugas pengelola limbah belum sesuai.

Page 8 of 14 | Total Record : 135