cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK CAIR BAGI WARGA DESA SIMPANGAN CIKARANG UTARA Tatik Juwariyah; Noverdo Saputra; M. Rusdy Hatuwe
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13263

Abstract

The Simpangan Village, especially RT 02/RW014 is located on Jl. Ciherang I Block C, North Cikarang, Bekasi; in early 2021 experienced a fairly large flood disaster. One of the reasons for this flood was the ineffectiveness of the household sewerage system and waste management in the area. Garbage is one of the important problems faced by every household, especially in densely populated areas such as residents of RT 02/RW014 Simpangan Village. Garbage originating from household activities that are not managed properly can have a bad impact such as the flood. One solution for handling garbage is to provide counseling and assistance on the importance of managing waste for the community. This paper aims to describe the results of community service activities, namely fostering housewives in RT 02/RW014 Simpangan Village, North Cikarang, Bekasi; related to the management of household waste into liquid organic fertilizer. The method of implementing the activity is in the form of online counseling and assistance in managing household organic garbage into liquid fertilizer. Liquid fertilizer processed by household organic waste is used directly for the gardening sector in the area. In addition, the management of liquid organic fertilizer has the opportunity to become a product that can be sold to help housewives get additional family income. Based on the results of the questionnaire, residents' responses to the implementation of this activity obtained an average score of almost 95% of the residents were satisfied. Globally, the results of this activity can help educate the public on the importance of a sustainable ecosystem.ABSTRAK:Desa Simpangan khususnya RT 02/RW014 terletak di Jl. Ciherang  I Blok C, Kec. Cikarang Utara, Bekasi, pada awal tahun 2021 mengalami musibah banjir kiriman yang cukup besar. Banjir tersebut disebabkan salah satunya karena sistem saluran air limbah rumah tangga dan pengelolaan sampah di wilayah tersebut masih kurang efektif. Sampah merupakan salah satu masalah penting yang dihadapi oleh setiap rumah tangga khususnya daerah padat penduduk seperti warga RT 02/RW014 Desa Simpangan.  Sampah yang berasal dari kegiatan rumah tangga yang tidak dikelola dengan baik dapat membawa dampak buruk seperti banjir tersebut. Salah satu solusi penanganan sampah adalah melakukan penyuluhan dan pendampingan pentingnya mengelola sampah bagi para warga masyarakat. Makalah ini bertujuan memaparkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu pembinaan para ibu Rumah Tangga di RT 02/RW014 Desa Simpangan Kec. Cikarang Utara, Bekasi terkait pengelolaan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik cair. Metode pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan secara online dan pendampingan pengeloaan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk cair. Pupuk cair hasil olahan sampah organik rumah tangga dimanfaatkan langsung untuk sektor tamanisasi di wilayah tersebut. Selain itu pengelolaan pupuk organik cair berpeluang menjadi produk yang dapat dijual untuk membantu para ibu rumah tangga mendapatkan tambahan penghasilan keluarga. Berdasarkan hasil kisioner, tanggapan warga terhadap pelaksanaan kegiatan ini diperoleh nilai rata-rata hampir 100 % warga puas. Secara global hasil kegiatan ini dapat membantu memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya ekosistem berkelanjutan (sustainable ecosystem)
SELF-COMPASSION BAGI SANDWICH GENERATION: PROGRAM PSIKOEDUKASI MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Alfo Yanuar; Antonia Gita Amanta; Mentari Puteri; Rayini Dahesihsari; Clara R.P. Ajisuksmo
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13458

Abstract

Sandwich generation refers to people of any age group who are "sandwiched" between caring for their children and their aging parents. Many of them are also struggling to fulfill their work requirements at the same time. Often, this situation leads to decreased mental health. Recent evidence suggests that self-compassion may act as a protective factor against stress and self-criticism. Hence, this community service project aims to provide information about self-compassion for sandwich generation in handling their dual roles and measure the effectiveness of a psychoeducational program in raising awareness of sandwich generation on the importance of self-compassion. A preliminary interview conducted with 7 participants shows that sandwich generations tend to evaluate their dual roles negatively. An online psychoeducational program was carried out by using Instagram through @bersamaruangrasa account. Infographics containing practical information about self-compassion were uploaded in three days. The results show that 27.87% of followers like the infographics, 10.92% leave comments, and 48.63% share the infographics through their accounts. It can be concluded that this psychoeducational activity effectively increases the awareness of sandwich generation on the importance of self-compassion. That promotes the positive well-being of some individuals who participated in psychoeducational.ABSTRAK:Generasi sandwich merujuk pada orang-orang dari segala kelompok usia yang terhimpit di antara tanggung jawab untuk merawat anak-anak sekaligus orang tua mereka yang telah lanjut usia. Pada saat yang sama, banyak dari mereka juga berjuang untuk memenuhi tuntutan pekerjaan. Situasi ini seringkali berdampak pada penurunan kesehatan mental. Bukti-bukti terbaru menunjukkan bahwa self-compassion dapat berfungsi sebagai faktor protektif terhadap stres dan self-criticism. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pun ditujukan untuk memberikan informasi terkait self-compassion bagi generasi sandwich, serta mengukur efektivitas program psikoedukasi yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya self-compassion. Hasil wawancara awal dengan 7 partisipan menunjukkan bahwa generasi sandwich cenderung menilai peran ganda mereka secara negatif. Program psikoedukasi daring pun dilakukan dengan menggunakan Instagram melalui akun @bersamaruangrasa. Infografis yang memuat informasi praktis seputar self-compassion diunggah dalam periode tiga hari. Hasil menunjukkan bahwa 27.8% pengikut menyukai konten, 10.92% memberikan komentar, dan 48.63% pengikut membagikan konten tersebut melalui akun mereka masing-masing. Dari hasil tersebut dan berdasarkan informasi yang didapatkan dari beberapa individu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan psikoedukasi ini efektif dan bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran sandwich generation akan pentingnya self-compassion dan membantu mereka meningkatkan kesejahteraan mental yang positif.
PELATIHAN AKUNTANSI BIAYA UNTUK MENGHITUNG HARGA POKOK BAJU TENUN PADA UMKM GO NADS Rousilita Suhendah; Irma Christiawati N; Adrianus Rangga; Tiara Christie
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13516

Abstract

The basic human need other than food is the need for clothing. Clothing used by humans has developed along with creating culture, function, and fashion. Clothing made by world and local designers lately uses traditional Indonesian fabrics such as NTT woven fabrics and Sumba woven fabrics. This traditional cloth has different motifs and patterns in each region which shows the uniqueness of the regional culture. The process of making traditional cloth is very complicated, and it is causing the price of traditional cloth very expensive. It causes the price of clothes using traditional Indonesian fabrics to be expensive and used by the upper-middle class. Clothing made from traditional Indonesian fabrics cannot enter the lower-middle-class market. Go Nads saw existing opportunities to make the clothes with traditional Indonesian fabrics. She sold the clothes at competitive prices and the quality is no less competitive with those made by local designers. However, in running this business, the owner of Go Nads sets the selling price of the clothes he makes based on estimates. Therefore, the Untar team gives cost accounting training to calculate the cost of woven clothes made by Go Nads. The purpose of this activity is so that Go Nads owners can calculate the cost of production and set the right selling price so they can earn a profit. The method used is the lecture. The results of this activity show that Go Nads can calculate production prices and selling prices after being provided with assistance and training in calculating the cost of goods by the Untar team.ABSTRAKKebutuhan dasar manusia selain pangan adalah kebutuhan pakaian. Pakaian yang digunakan manusia mengalami perkembangan beriringan dengan perkembangan budaya, fungsi, dan mode. Pakaian yang dibuat oleh para perancang dunia maupun lokal akhir- akhir ini menggunakan bahan kain yang diangkat dari wastra Indonesia seperti kain tenun NTT dan tenun Sumba. Kain tradisional ini memiliki motif dan corak berbeda di setiap daerah yang menunjukkan keunikan budaya daerah. Proses pembuatan kain tradisional yang rumit, menyebabkan harga kain tradisional sangat mahal. Hal tersebut menyebabkan harga pakaian yang menggunakan kain tradisional atau wastra Indonesia mahal harganya dan dipakai oleh golongan menengah ke atas. Pakaian yang dibuat dari kain wastra Indonesia tersebut tidak dapat memasuki pasar kalangan menengah ke bawah. Keadaan ini dilihat oleh UMKM Go Nads dengan memanfaatkan peluang yang ada untuk membuat baju dengan kain wastra Indonesia. Baju yang dibuatnya dijual dengan harga kompetitif dan kualitas yang tidak kalah bersaing dengan buatan perancang lokal. Namun dalam menjalankan usahanya ini, pemilik UMKM Go Nads menetapkan harga jual dari baju yang dibuatnya atas dasar estimasi. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah agar pemilik UMKM dapat menghitung harga pokok produksi dan menetapkan harga jual yang tepat sehingga mampu memperoleh laba. Oleh karena itu tim PKM Untar mengadakan pelatihan akuntansi biaya untuk menghitung harga pokok baju tenun yang dibuat oleh UMKM Go Nads. Metode yang digunakan adalah ceramah. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa UMKM Go Nads dapat menghitung harga produksi dan harga jual setelah diberikan pendampingan dan pelatihan penghitungan harga pokok oleh tim PKM Untar.
ASPEK HUKUM BANK PLECIT DAN PERMASALAHANNYA Ida Kurnia; Alexander Sutomo; Cliff Geraldio
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13491

Abstract

Community service aims to prevent the occurrence of victims of moneylender activities that are rife in the community, especially during pandemics. The term moneylender is used in the mention of non-bank people or entities that lend money with the imposition of high interest and its billing system that is done every day. The laws and regulations do not regulate the definition of the moneylender, in Law No. 10 of 1998 on Amendments to Law No. 7 of 1992 on Banking. That is referred to as shadow banking. High loan interest becomes an issue later on. The extension was held on September 18, 2021, coordinated with the neighborhood heads (RT and RW), head of urban village Cibubur RT 10 / RW 10, Cibubur, East Jakarta. This activity was carried out not to eliminate the role of the head of urban village Cibubur, RW, RT in providing legal protection material and legal certainty to victims of moneylenders and their preventive efforts. The implementation of community service is done online through teleconference media such as zoom. The method of implementation in the form of lectures conducted by a presenter provides in-depth information regarding the moneylender's legal aspects and related problems. Before implementing activities in the community, to have the right targets and have the value of usefulness, a survey by the community service team was conducted.ABSTRAKPengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mencegah terjadinya korban dari kegiatan rentenir yang sedang marak di masyarakat terutama pada saat terjadinya pandemi. Adapun istilah rentenir merupakan istilah yang dipergunakan dalam penyebutan orang atau badan non-bank yang meminjamkan uang dengan pengenaan bunga tinggi dan sistem penagihannya yang dilakukan setiap hari. Pengertian rentenir tidak diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, yang disebutkan sebagai bank gelap. Bunga pinjaman yang tinggi menjadi persoalan di kemudian hari, sedangkan rentenir dalam menjalankan usahanya menjadikan bunga sebagai sumber keuntungan. Dalam penyuluhan yang diadakan pada tanggal 18 September 2021 yang diselenggarakan dengan berkoordinasi bersama Ketua RT, Ketua RW, Lurah Cibubur RT 10/ RW 10, Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan ini dilakukan untuk tidak menghilangkan peran Lurah, Ketua RW, Ketua RT dalam memberikan materi perlindungan hukum dan kepastian hukum terhadap warga yang merupakan korban dari rentenir dan upaya preventifnya. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara online melalui media teleconference seperti zoom. Metode pelaksanaan berupa ceramah yang dilakukan oleh permateri guna memberikan informasi secara mendalam berkenaan dengan aspek hukum rentenir dan permasalahan yang terkait. Sebelum pelaksanaan kegiatan pada masyarakat, agar mempunyai sasaran yang tepat dan mempunyai nilai kemanfaatan dilakukan survei oleh tim pengabdian kepada masyarakat, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyuluhan hukum, pembinaan dan pendidikan.
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PRODUK KREATIF DI SMP AL JANNAH, PONDOK RANGON, JAKARTA TIMUR Mei Ie; Atalya Fransiska
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.15291

Abstract

Awareness to develop creativity and innovation from a young age has increased. Every child is born with creative potential. Therefore, children need to be guided and directed to develop their creative potential optimally. In an effort to develop creativity through entrepreneurship programs, positive activities that contain creative ideas are needed. One of the positive activities held by community service partners, in this case is SMP Al-Jannah Islamic, Nature, and Science School located in Pondok Rangon, East Jakarta is to hold seminars and entrepreneurship workshops  regularly every semester. The procurement of seminars and workshops also shows that the school aims to create a diverse learning environment, which can increase the self-efficacy of students and provide opportunities for students to develop their potential and abilities. The external target that will be generated from this PKM is in the form of knowledge transfer about entrepreneurship and creative product creation, which can be applied in Al-Jannah Islamic Junior High School, Nature, and Science School. In addition, this PKM activity is also expected to be able to develop the interest of Al-Jannah Islamic, Nature, and Science School junior high school students towards the entrepreneurial profession as one of the professional choices in the future. The method of implementation of activities is to conduct in-depth-interview,studyrelevant literature, draw up a plan of mentoring activities, implementation of PKM activities, evaluation of activities, as well as the preparation and submission of activity reports.  The result of this activity  is an  increase in  students'  insights  regarding  entrepreneurship. From  workshop activities,   students  also  gain  technical  skills  regarding the manufacture of  creative  products in the form of therapeutic scent candles. ABSTRAK:Kesadaran untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi sejak usia muda sudah makin meningkat. Pada dasarnya setiap anak dilahirkan dengan membawa potensi kreatif. Oleh karena itu, anak perlu dibimbing dan diarahkan untuk mengembangkan potensi kreatifnya tersebut secara optimal. Dalam upaya mengembangkan kreativitas melalui program kewirausahaan, maka diperlukan aktivitas-aktivitas positif yang mengandung ide kreatif. Salah satu kegiatan positif yang diadakan oleh pihak mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dalam hal ini adalah SMP Al-Jannah Islamic, Nature, dan Science School yang berlokasi di Pondok Rangon, Jakarta Timur adalah mengadakan kegiatan seminar dan workshop kewirausahaan secara rutin setiap semesternya. Pengadaan kegiatan seminar dan workshop ini juga menunjukkan bahwa pihak sekolah bertujuan menciptakan lingkungan pembelajaran yang beragam, yang dapat meningkatkan efikasi diri para siswa dan memberikan kesempatan kepada para siwa untuk mengembangkan potensi dan kemampuan diri. Target luaran yang akan dihasilkan dari PKM ini adalah berupa transfer pengetahuan mengenai kewirausahaann dan pembuatan produk kreatif, yang dapat diterapkan di SMP Al-Jannah Islamic, Nature, dan Science School. Selain itu, kegiatan PKM ini juga diharapkan mampu mengembangkan minat siswa SMP Al-Jannah Islamic, Nature, dan Science School terhadap profesi wirausaha sebagai salah satu pilihan profesi di masa mendatang. Metode pelaksanaan kegiatan adalah melakukan in-depth-interview, studi literatur yang relevan, menyusun rencana kegiatan pendampingan, pelaksanaan kegiatan PKM, evaluasi kegiatan, serta penyusunan dan penyerahan laporan kegiatan. Hasil kegiatan ini adanya peningkatan wawasan siswa mengenai kewirausahaan. Dari kegiatan workshop, para siswa juga mendapatkan keterampilan teknis mengenai pembuatan produk kreatif berupa lilin aroma terapi. 
NASI BIRU: SEBAGAI PENGEMBANGAN KREATIVITAS USAHA KULINER DI BEJI TIMUR DEPOK Kartika Nuringsih; Nuryasman . M.N
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13624

Abstract

At this time the development of the culinary business is increasingly widespread, supported by grab food or go food. Changes in patterns of working and studying from home encourage entrepreneurs to sell online and offline. For some entrepreneurs, this condition tends to tighten competition, while in terms of the number of consumers, it is even less. One of these situations has been felt by Bang Akim's culinary business, which is located in the food court of Jalan Ridwan Rais Beji Timur, Depok since 2015. Because it is close to campus, there are many places to eat along this road, including the Beji Timur Food Court with the most target market being students. There are 15 tenants, all of whom serve a menu of white rice with chicken-based side dishes such as chicken cremes, chicken gebrek, chicken in Padang sauce, and chicken crispy. Therefore, together with one of the tenants, Mang Akim Fried Chicken, an activity was carried out to encourage creativity and innovation through the practice of making Blue Rice by using Telang Flower as a dye. Nasi Biru appreciates Sundanese rice with a savory taste but not all ingredients are used in the processing of Blue Rice. Telang flower (Clitoris Ternatea) contains anti-oxidants so it is good for use in food and beverage creations. This activity encourages the creativity and innovation of small businesses in the culinary sector so that partners can create simple solutions in a healthy and useful way so that they can sustainably maintain business performance.ABSTRAK;Pada saat ini perkembangan usaha kuliner makin marak dengan didukung oleh Grab Food ataupun Go Food. Perubahan pola bekerja dan belajar dari rumah mendorong wirausaha untuk berjualan secara online maupun offline. Bagi sebagian wirausaha kondisi ini cenderung memperketat persaingan sementara dari sisi jumlah konsumen justru makin sedikit. Situasi tersebut salah satunya dirasakan oleh usaha kuliner Bang Akim yang berlokasi di food court Jalan Ridwan Rais Beji Timur Depok sejak 2015. Karena dekat dengan kampus maka di sepanjang jalan ini banyak tempat makan di antaranya Food Court Beji Timur dengan target pasar terbanyak kalangan mahasiswa. Di lokasi ini terdapat 15 tenan yang semuanya menyajikan menu nasi putih dengan lauk berbahan dasar ayam seperti ayam kremes, ayam gebrek, ayam saus padang dan ayam krispy. Oleh karena itu, bersama salah satu tenan yaitu Ayam Goreng Mang Akim dilakukan kegiatan untuk mendorong kreativitas dan inovasi melalui praktek membuat Nasi Biru dengan memanfaatkan Kembang Telang sebagai pewarna. Nasi Biru mengapresiasi Nasi Sunda dengan cita rasa gurih namun tidak semua bahan-bahan digunakan dalam proses pengolahan Nasi Biru. Bunga Telang (Clitoris Ternatea) mengandung anti oksidan sehingga baik digunakan untuk kreasi makanan dan minuman. Kegiatan ini untuk mendorong kreativitas dan inovasi usaha kecil di sector kuliner supaya mitra dapat membuat solusi sederhana melalui cara yang sehat dan bermanfaat sehingga mampu mempertahankan kinerja usaha secara berkelanjutan
Daftar Isi Vol. 4. No. 3 November 2021 DAFTAR ISI Vol. 4 No.3 November 2021
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar isi
PELATIHAN APLIKASI MARKETPLACE BERBASIS MOBILE UNTUK KADER PKK KECAMATAN GAMBIR Engelin Shintadewi Julian; Kiki Prawiroredjo; Laser Narindro; Gunawan Tjahjadi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.12735

Abstract

The use of information technology (IT) and internet networks is considered to be able to meet human needs in various sector. This is evidenced by the increasing availability of applications to be a media for data and information transactions about business by mobile-based applications that is marketplace. One indicator of the success of achieving a country's development is determined by human resources which can improve with education and workshop, event through by formal and non-formal channels. Role of Faculty of Industrial Technology, Trisakti University as an academic institution has carried out one of the functions of Tri Dharma of Higher Education that is community service activities which partnership with Family Welfare Empowerment cadres of Gambir District. The aims of this activity is to tarin for using marketplace based on mobile application  to provide Family Welfare Empowerment cadres knowledge and skills to be able to promote and sell their products by online. These activity method uses are with seminar method for provide material about the introduction of the marketplace and workshop for use this application. From the results of this activity, it shows about participants satisfaction with score are 90 % and level of benefit of this training materials provided are 90%. The practical benefits form this training are to give knowledge for cadres for support the community to be able in improvement people's living standardsABSTRAK:Penerapan teknologi informasi (TI) dan jaringan internet dinilai dapat memenuhi kebutuhan manusia di berbagai bidang. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya ketersediaan aplikasi untuk dapat menjadi media transaksi data dan informasi tentang bisnis melalui aplikasi berbasis mobile berupa marketplace. Salah satu indikator keberhasilan pencapaian pembangunan suatu negara ditentukan oleh sumber daya manusia. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat melalui pendidikan dan keterampilan baik yang dijalankan melalui jalur formal maupun non formal. Pada kesempatan kali ini, Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti selaku institusi akademik telah melakukan salah satu fungsi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi berupa kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang bermitra dengan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Gambir. Pada kegiatan PKM tersebut, berisikan tentang pelatihan untuk penggunaan aplikasi marketplace berbasis aplikasi mobile yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kader PKK untuk dapat memasarkan dan menjual produk hasil karya masyarakat. Metode kegiatan PKM ini menggunakan metode seminar untuk pemberian materi tentang pengenalan marketplace dan pelatihan untuk menggunakan aplikasi tersebut. Dari hasil kegiatan PKM, menunjukan bahwa manfaat yang diberikan dari pelatihan tersebut, memperoleh nilai kepuasan dari peserta pelatihan sebesar 90 % dan tingkat kebermanfaatan materi pelatihan yang diberikan yaitu sebesar 90 %. Adapun manfaat praktis yang didapatkan dari pelatihan ini, diharapkan dapat menjadi modal bagi para kader PKK dalam memberdayakan peran serta masyarakat sekitar untuk dapat meningkatkan taraf  hidup masyarakat
KATA PENGANTAR Vol.4. No 2. AGUSTUS 2021 Kata Pengantar
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KATA PENGANTAAR Vol.4. No 2. AGUSTUS 2021
PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANGTUA MENGENAI DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DI TKK TUNAS HARAPAN BOGOR Arlends Chris; Sari Mariyati Dewi; Novendy Novendy
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.13021

Abstract

The development of advances in computer technology is overgrowing. In today's modern life, humans cannot livewithout using this technology. The use of gadgets is increasing every year along with the development of informationand communication technology. Users of this technology consist of all ages, including children. The use of gadgets inearly childhood can have an impact on children's physical and mental health. The impact on physical health isimpaired growth and development in children, including cognitive disorders. The impact on mental health is fromsocial-emotional disorders to psychological disorders in children. For this reason, it is necessary to take preventivemeasures against the effects that arise on children. The way is to increase parental knowledge through counselingabout the impact of using gadgets in early childhood on health, especially children's eye health at TKK Tunas HarapanBogor. A team carried out this Community Service (PKM) activity from the Faculty of Medicine and the Faculty ofPsychology, Tarumanagara University, collaborating with the TKK Tunas Harapan School, Bogor. In addition toconducting outreach activities, pretest and post-test were also conducted for participants to assess knowledge ontopics related to PKM. The activity results showed that there was an increase in knowledge of 50% of the participantsafter the counseling. This is expected to be useful for parents to anticipate and prevent various disorders in childrendue to excessive use of gadgets. In the future, it is hoped that there will be counseling and measurement of children'sactivities related to the use of gadgets, eye examinations for children, and tips for parents in limiting the use ofgadgets, especially for early childhood. ABSTRAK:Perkembangan kemajuan teknologi komputer semakin berkembang dengan pesat. Pada kehidupan modern saat ini,manusia tidak mungkin hidup tanpa menggunakan teknologi tersebut. Penggunaan gadget semakin meningkat setiaptahunnya seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Penguna teknologi ini terdiri dari semuakalangan umur termasuk anak-anak. Penggunaan gadget pada anak usia dini dapat berdampak pada kesehatan fisikdan mental anak. Dampak kesehatan fisik berupa gangguan tumbuh kembang pada anak termasuk ganguan kognitif,sedangkan dampak pada kesehatan mental berupa gangguan sosial emosional hingga gangguan psikologis pada anak.Untuk itu perlu dilakukan tindakan pencegahan terhadap dampak yang timbul pada anak-anak. Salah satu caranyaadalah dengan meningkatkan pengetahuan orangtua melalui penyuluhan tentang meningkatkan pengetahuan orangtuamengenai dampak penggunaan gadget pada anak usia dini terhadap kesehatan terutama kesehatan mata anak di TKKTunas Harapan Bogor. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh tim dari FakultasKedokteran dan Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara bekerjasama dengan Sekolah TKK Tunas HarapanBogor. Selain dilaksanakan kegiatan penyuluhan, juga dilakukan pre-test dan post-test bagi peserta untuk menilaipengetahuan mengenai topik terkait PKM. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan sebanyak50% dari peserta setelah dilakukan penyuluhan. Hal ini diharapkan dapat bermanfaat bagi orangtua gunamengantisipasi dan mencegah berbagai gangguan pada anak-anak akibat penggunaan gadget yang berlebihan. Untukkedepannya diharapkan dapat dilakukan penyuluhan dan pengukuran aktifitas anak terkait penggunaan gadget,pemeriksaan mata anak dan tips bagi orangtua dalam melakukan pembatasan penggunaan gadget terutama bagi anakusia dini.