cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
KOMUNIKASI VISUAL MELALUI FOTO PRODUK UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK UMKM Wulan Purnama Sari; Lydia Irena
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13271

Abstract

The condition of the COVID-19 pandemic has caused many changes that must be made in various aspects of life, including the economic sector and especially MSME business actors. In order to survive, MSME business actors must make changes, business activities that were initially carried out offline must now also be carried out online. This change requires adjustments, especially regarding the visuals of the product, therefore it is necessary to carry out PKM activities with the aim of assisting MSME players in taking product photos as part of visual communication to increase product selling value and promotional means. PKM activities are carried out with MSME partners engaged in the culinary field under the brand name Mie Ayam Marah. The PKM method is carried out through training and assistance in the implementation of product photos. The results of the product photos are used as a means of E-Marketing by utilizing social media and online delivery applications. Visual appearance is an important part of E-Marketing which aims to provide information and attract consumer attention to products. As a recommendation, the team gave suggestions to carry out further PKM activities regarding the preparation of a menu book that combines visual communication and copy writing. As well as PKM activities to provide education for partners related to E-markating and social media.ABSTRAKKondisi pandemi COVID-19 menyebabkan banyak perubahan yang harus dilakukan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk didalamnya sektor ekonomi dan khususnya pelaku usaha UMKM. Agar dapat tetap bertahan pelaku usaha UMKM harus melakukan perubahan, kegiatan usaha yang awalnya dilakukan secara offline sekarang harus dilakukan juga secara online. Perubahan ini membutuhkan penyesuaian terutama terkait visual dari produk, oleh karenanya perlu dilakukan kegiatan PKM dengan tujuan untuk membantu pelaku UMKM dalam hal melakukan foto produk sebagai bagian dari komunikasi visual untuk meningkatkan nilai jual produk dan sarana promosi. Kegiatan PKM dilakukan dengan mitra UMKM yang bergerak di bidang kuliner dengan nama merek Mie Ayam Marah. Metode PKM dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan pelaksanaan foto produk. Hasil dari foto produk tersebut digunakan sebagai sarana E-Marketing dengan memanfaatkan media sosial dan aplikasi pesan antar online. Tampilan visual merupakan bagian penting dalam E-Marketing yang berujuan untuk memberikan informasi dan menarik perhatian konsumen atas produk. Sebagai rekomendasi, tim memberikan saran untuk melakukan kegiatan PKM lanjutan mengenai penyusunan buku menu yang menggabungkan komunikasi visual dan copy writing. Serta kegiatan PKM untuk memberikan edukasi bagi mitra terkait E-marketing dan media sosial.³
PENDAMPINGAN DALAM PENGENALAN DAN PENGEMBANGAN DIRI PELAKU USAHA MIKRO DAN KECIL DI JAMBI Bonar Hutapea; Sri Tiatri; Mirabella Mirabella
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13243

Abstract

The impact of the Covid-19 pandemic on the world economy and Indonesia is terrible. MSMEs are the most affected sector. The initial study of the mentoring team found that MSME actors had a psychological impact due to a prolonged pandemic that hampered their business. We designed intervention as a short workshop via interactive online (web conference) by specifying a settlement approach, work procedures, partner participation, and specific types of outcomes. This assistance has at least a positive impact on knowledge and attitude change marked by planning and a commitment to self-knowledge and development. Moreover, seeking external support opportunities for business sustainability, finding strategies to maintain business, and adopting the characteristics of successful business actors during the pandemic in addition to the ability to cope with emotions and motivate themselves and the employees. Psychological interventions carried out for partners in the context of self-identification and self-development as MSME actors during the pandemic in Jambi showed a positive impact. However, because the duration of this implementation is relatively short, it is not possible to reveal the impact on the skills needed in the introduction and self-development of MSME actors as well as the real impact on business management. Therefore, it is hoped that this assistance can be applied longer and also applied to other MSME actors, especially during this pandemicABSTRAK:Dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian dunia dan Indonesia tergolong berat. UMKM menjadi sektor yang paling terdampak. Kajian awal tim pendamping menemukan pelaku UMKM mengalami dampak psikologis akibat pandemi berkepanjangan yang menghambat usahanya. Intervensi ini dirancang sebagai lokakarya singkat melalui daring interaktif atau konferensi web yang dilanjutkan diskusi-diskusi melalui platform media sosial dengan menerapkan pendekatan penyelesaian, prosedur kerja, partisipasi mitra, dan jenis hasil tertentu. Bantuan ini setidaknya berdampak positif pada perubahan pengetahuan dan sikap yang ditandai dengan perencanaan dan komitmen untuk pengembangan diri dan terus menerus meningkatkan pengetahuan. Selain itu, partisipan juga mengakui sedang mencari peluang dukungan eksternal untuk kelangsungan usaha, menemukan strategi untuk mempertahankan usaha, dan mengadopsi karakteristik pelaku usaha yang sukses di masa pandemi selain juga kemampuan untuk mengatasi emosi dan memotivasi diri sendiri dan karyawannya. Intervensi psikologis yang dilakukan kepada mitra dalam rangka pengenalan dan pengembangan diri sebagai pelaku UMKM pada masa pandemi di Jambi menunjukkan dampak positif. Namun, dikarenakan durasi pelaksanaan ini tergolong singkat, maka belum dimungkinkan untuk mengungkapkan dampaknya pada kecakapan (skill) yang dibutuhkan dalam pengenalan dan pengembangan diri para pelaku UMKM serta dampak nyata pada pengelolaan usaha. Maka dari itu, diharapkan pendampingan ini dapat diterapkan lebih lama dan juga diterapkan pada pelaku UMKM lainnya terutama pada masa pandemi ini.
PEMBINAAN ENTREPRENEURSHIP ATLET KONI JATIM DALAM PROGRAM “UC SPORTPRENEUR” Christina Whidya Utami; Metta Padmalia; Christina Sudyasjayanti; Yosef Evandro Ernantyo
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13495

Abstract

The success of Indonesian athletes at the 2018 ASIAN Games shows the size of the potential of Indonesian youth in various sports. The young generation as the foundation of the nation's hope, a big responsibility for the development of the Indonesian nation to the young Indonesians are able to compete and be dynamic in this 4.0 era, so they must have thoughts that can increase competitiveness, such as persistence, strong leadership, desire to continue to excel (need of achievement), responsive to various changes that will occur (calculated risk taking). Ciputra University through the UC Sportpreneur Academy coaching program has succeeded in providing answers to these challenges by providing training to outstanding athletes from KONI East Java. UC Sportpreneur Academy as a form of collaboration between KONI East Java and the Faculty of Management and Business, University of Ciputra, is a form of activity that will depart from the results of athletes in Indonesia. The aim of the program is to improve the entrepreneurial competence of outstanding athletes who are nearing retirement and develop business ideas from them as a source of income in the future when they finally retire from the world of sports. The UC Sportpreneur Academy activity is a good and beneficial activity for both parties, both Ciputra University and KONI of East Java Province. However, there are still many things that need to be improved from this activity, for example the entrepreneurial atmosphere that can still be improved.ABSTRAK:Keberhasilan atlet Indonesia di ajang ASIAN Games 2018 menunjukkan betapa besarnya potensi kaum muda Indonesia di berbagai bidang olahraga. Generasi muda sebagai tumpuan harapan bangsa, memikul tanggung jawab besar akan pengembangan bangsa Indonesia ke depannya. Kaum muda Indonesia dituntut mampu bersaing dan berdinamika di era 4.0 ini, sehingga mereka harus memiliki pemikiran yang dapat meningkatkan daya saing, seperti pantang menyerah (persistence),  leadership kuat, keinginan terus berprestasi (need of achievement), cepat tanggap terhadap berbagai perubahan yang akan terjadi (calculated risk taking). Universitas Ciputra melalui program pembinaan bertajuk UC Sportpreneur Academy telah berhasil memberikan jawaban atas tantangan tersebut dengan memberikan pelatihan pada para atlet berprestasi dari KONI Jatim. UC Sportpreneur Academy sebagai bentuk kerja sama antara KONI Provinsi Jawa Timur dengan Fakultas Manajemen dan Bisnis Universitas Ciputra, merupakan bentuk kegiatan yang berangkat dari keprihatinan akan keberlanjutan atlet di Indonesia. Tujuan program tersebut adalah untuk meningkatkan kompetensi berwirausaha atlet berprestasi yang mendekati masa pensiun dan mengembangkan ide bisnis dari mereka sebagai sumber penghasilan di kemudian hari ketika mereka akhirnya pensiun dari dunia olahraga. Kegiatan UC Sportpreneur Academy merupakan kegiatan yang baik dan bermanfaat bagi keduabelah pihak, baik Universitas Ciputra maupun KONI Provinsi Jawa Timur. Akan tetapi masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari kegiatan ini, misalnya atmosfer entrepreneurship yang masih bisa ditingkatkan lagi.
“KASENSI” KADER SEHAT HIPERTENSI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PADA MASYARAKAT BERISIKO TINGGI Fiora Ladesvita; Diah Tika Anggraeni; Mareta Dea Rosaline
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13537

Abstract

Hypertensive patients were at high risk for exposure to COVID-19. Individuals with hypertension have a 2.5 times higher risk of suffering from severe COVID-19 and death than individuals without hypertension. One of the efforts that can be done was training for Health cadres and forming Hypertension Healthy Cadres during the pandemic. The approach taken is through the provision of training that begins with a pre-test to determine the level of knowledge and readiness to become a KASENSI COVID-19. After filling out the pre-test, training was carried out and also taught hypertension exercise to Cadres. After a series of training events, a post-test was given to determine and measure the final understanding. From the test results, it can be seen that the knowledge of Cadres increased by 6% after being given training related to KASENSI COVID-19 with p value 0.000 which means that the KASENSI COVID-19 training is effective in increasing the knowledge of Health cadres at Posbindu Dahlia Senja. As many as 15 out of 20 cadres said the material provided in the training was very useful and easy to apply to prevent COVID-19 infection in hypertensive patients, and 5 out of 20 cadres said hypertension exercise was very easy to do and taught to all hypertension sufferers during home visits by cadres. It is hoped that all cadres can carry out the main tasks and functions of KASENSI COVID-19 and play an active role in preventing exposure and reducing the risk of severity due to COVID-19 infection in sufferers with hypertension comorbidABSTRAK:Pasien hipertensi sangat berisiko terhadap paparan COVID-19. Individu dengan hipertensi memiliki risiko 2,5 kali lebih tinggi untuk menderita COVID-19 yang parah dan mengalami kematian dibandingkan individu tanpa hipertensi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu pelatihan terhadap kader kesehatan dan membentuk Kader Sehat Hipertensi di masa pandemi. Pendekatan yang dilakukan yaitu melalui pemberian pelatihan yang diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kesiapan untuk menjadi KASENSI COVID-19. Setelah mengisi pre-test, dilakukan pelatihan dan juga diajarkan senam hipertensi kepada kader.Setelah rangkaian acara pelatihan, diberikan post-testuntuk mengetahui dan mengukur pemahaman akhir. Hasil tes menunjukkan peningkatan pengetahuan kader sebesar 6% setelah diberikan pelatihan terkait KASENSI COVID-19 dengan p value 0,000 yang bermakna bahwa pelatihan KASENSI COVID-19 efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Posbindu Dahlia Senja. Sebanyak 15 dari 20 kader mengatakan materi yang diberikan dalam pelatihan sangat bermanfaat dan mudah diaplikasikan untuk mencegah infeksi COVID-19 pada pasien hipertensi, dan 5 dari 20 kader mengatakan senam hipertensi sangat mudah untuk dilakukan dan diajarkan ke seluruh penderita hipertensi pada saat kunjungan rumah oleh kader. Diharapkan seluruh kader dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi KASENSI COVID-19 dan berperan aktif dalam mencegah paparan serta menurunkan resiko tingkat keparahan akibat infeksi COVID-19 pada masyarakat dengan komorbid hipertensi
MEMBANGUN SOCIAL NURTURANCE DI KALANGAN REMAJA DALAM RANGKA MENCEGAH KEKERASAN TERHADAP ANAK DI SMA KOLESE LOYOLA SEMARANG Fransisca Iriani Roesmala Dewi; Ade Adhari; Luisa Srihandayani; Malvin Jati Kuncara Alam W
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i2.12723

Abstract

Child violence cases are increasing in Indonesia. One cause of the increase is 'lack of community involvement with families'. The community often views violence against children as a natural way of educating children by parents, so there is no need for intervention from the community. This view needs to be changed with the socialization of the concept of social nurturance that every individual in society needs to participate to help children, not solely out of obligation, but as a necessity. Without realizing it, "nurturance" or help or care for others has become one of the fundamental needs of every individual. In the context of protecting children, someone needs to take part in taking attitudes and actions, because sexual violence that is ignored will trigger various negative impacts on the child and moreover the social environment in which the child lives, including the environment in which each individual performs. Therefore, it is necessary to socialize the understanding of the context of social nurturance for SMA Kolese Loyola students as part of the community. The methodology consists of several stages, which are: identifying the problem of violence against children, preparing the proposal, obtaining the PKM implementation permit, implementing the PKM, compiling the PKM output, preparing the PKM progress report and compiling the final PKM report. The result of this PKM activity is that Loyola College High School students get new information that in fact basic human rights are not only clothing, food and shelter, but also the need to always help children when facing violence. ABSTRAK:Kasus kekerasan anak semakin meningkat di Indonesia. Salah satu penyebab peningkatan tersebut ialah ‘lack of community involvement with families’. Masyarakat acapkali memandang kekerasan terhadap anak adalah suatu kewajaran cara mendidik anak oleh orang tua, sehingga tidak perlu mendapat intervensi dari masyarakat. Pandangan ini perlu diubah dengan sosialisasi konsep social nurturance bahwa setiap individu dalam masyarakat perlu berpartisipasi untuk menolong anak, bukan semata-mata karena kewajiban, namun sebagai suatu kebutuhan. Tanpa disadari, ‘nurturance’ atau pertolongan atau kepedulian terhadap orang lain telah menjadi salah satu kebutuhan fundamental pada tiap individu. Dalam konteks perlindungan terhadap anak, seseorang perlu turut andil mengambil sikap dan tindakan, sebab kekerasan seksual yang dibiarkan akan memicu berbagai dampak negatif terhadap diri anak dan terlebih lagi lingkungan sosial di mana anak itu tinggal, termasuk lingkungan tempat masing-masing individu beraktivitas. Oleh karena itu, diperlukan adanya sosialisasi pemahaman mengenai konteks social nurturance terhadap anak-anak SMA Kolese Loyola sebagai bagian dari masyarakat. Metode pelaksanaan PKM terdiri dari beberapa tahapan, yaitu tahap penggalian permasalahan kekerasan terhadap anak, tahap penyusunan proposal, tahap pengurusan izin pelaksanaan PKM, tahap pelaksanaan PKM, tahap penyusunan luaran PKM, tahap penyusunan laporan kemajuan PKM dan tahap penyusunan laporan akhir PKM. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah siswa SMA Kolese Loyola mendapatkan informasi baru bahwa sesungguhnya hak dasar manusia bukan hanya sandang, pangan dan papan, tetapi juga kebutuhan untuk senantiasa membantu anak apabila menghadapi kekerasan
GATE DELIVERYBOT SEBAGAI SOLUSI DI MASA PANDEMI UNTUK UMKM KULINER BEATYOURMEAT.ID Filian Arbiyani; Eko Adi Prasetyanto; Juan Almer Dynan; Andreas Halim; Alvin Henrijento; Anugrah Jordan Signori; John Louis Christopher Tanaya; Alexander Boentoro
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.12855

Abstract

During the COVID-19 pandemic, many activities have to be done from home, including buying foods through online delivery. Beatyourmeat.id is one of the culinary micro enterprises (SME) located in Bogor who receives many orders through online platform during COVID-19 pandemic. The food from Beatyourmeat.id’s kitchen is delivered manually by the Beatyourmeat.id’s employees to online drivers or couriers. This manual process is vulnerable to COVID-19 spreading. Therefore, a solution to replace this manual process is highly needed. The advance solution is a food delivery robot that is built through this community service program, named GATE DELIVERYBOT. GATE DELIVERYBOT is equipped with an eminence feature, i.e. an automatic hand sanitizer, to clean the couriers’ hands before grabbing the food inside the box. A visit to Beatyourmeat.id location is done as a starting step in this community service program. Following the Robot design process according to Beatyourmeat.id’s layout, component purchasing, assembling, coding, then testing, implementation and evaluation process. GATE DELIVERYBOT has successfully operated in delivering the packages or foods from the kitchen to online couriers by following the certain path. An automatic hand sanitizer feature is also successfully operated by dispensing hand sanitizer liquid while a hand detected as an input in the sensor. Satisfaction comes from Beatyourmeat.id, a micro enterprise (SME) served in this program, when GATE DELIVERYBOT implemented. Beatyourmeat.id gives score 4 (the best score) and provides feedback forfuture GATE DELIVERYBOT developmentABSTRAK:Di masa Pandemi COVID-19, banyak aktivitas yang harus dilakukan dari rumah, salah satunya adalah proses pembelian makanan yang harus dilakukan secara daring dari rumah. Beatyourmeat.id adalah salah satu bisnis usaha mikro di daerah Bogor yang bergerak di bidang kuliner dan banyak menerima pesanan secara daring selama masa Pandemi COVID-19. Proses pengantaran makanan dari area dapur Beatyourmeat.id kepada kurir atau supir ojek daring selama ini masih dilakukan secara manual oleh karyawan Beatyourmeat.id sehingga rentan terjadi persebaran virus Corona. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi berupa robot pengantar makanan yang dapat menggantikan proses pengantaran manual ini. Robot pengantar makanan yang dikembangkan dalam program Pengabdian kepada Masyarakat ini dinamakan GATE DELIVERYBOT yang dilengkapi dengan kelebihan fitur sistem auto hand sanitizer dispenser atau hand sanitizer otomatis untuk membersihkan tangan kurir atau supir ojek daring sebelum mengambil makanan yang terdapat di dalam boks. Proses pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat ini diawali dengan survei lokasi mitra, lalu pembuatan desain Robot menyesuaikan tata letak lokasi mitra, yang dilanjutkan dengan proses pembelian alat dan komponen, lalu perakitannya, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pemrograman robot, sampai pada tahap pengujian, implementasi dan evaluasi. GATE DELIVERYBOT telah berhasil berjalan dan mengantarkan paket atau makanan dengan lancar sesuai jalur yang telah ditentukan. Fitur auto hand sanitizer dispenser juga telah berhasil beroperasi mengeluarkan cairan hand sanitizer ketika ada input tangan pengguna. Mitra Beatyourmeat.id sangat puas dengan memberikan nilai 4 (terbaik) pada semua aspek penilaian dan memberikan saran pengembangan agar ke depannya GATE DELIVERYBOT dapat dikendalikan melalui handphone.
PENINGKATAN KETRAMPILAN PERANCANGAN DAN PEMBUATAN RAK POT BUNGA ERGONOMIS KEPADA SISWA PASRAMAN NON FORMAL KERTAJAYA TANGERANG. Lamto Widodo Widodo; Lithrone Laricha Salomon; I Wayan Sukania; Elisha Sanjaya; Melynia Novita P
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.14858

Abstract

Plants have many functions. However, the condition of the plants in the garden around the Kertajaya Tangerang Pasraman area is less organized due to the limited area. Therefore, the arrangement of plants in pots placed on flower racks is a solution. On the other hand, Pasraman students need activities to improve their skills and insight. Therefore, training on the design and practice of making flower pot rack products is carried out, the results of which can be used in pasraman. The training is carried out in 2 stages, namely the stage of theory exposure, insight, and field practice stage. The first stage produces various flower pot rack concepts that meet certain specified criteria. The next stage is in the form of field practice to realize the selected design. Making flower pot racks involves the process of measuring materials, cutting, sanding, grinding, assembling, screwing, drilling and painting. The result of the activity is the concept and prototype of an ergonomic flower pot rack and the addition of knowledge and skills. Based on the questionnaire, there was an increase in participants' insight and understanding of the importance of market research and ergonomics in product design by 21.4%. The importance of product design and development stages increased understanding by 28.5%. In practical activities using work equipment in welding workshops and teamwork, there was 42.9%. A total of 85.7% said the instructor's guide was easy to understand, and all participants said the material and activity methods were satisfactoryABSTRAKTanaman memiliki banyak fungsi. Namun kondisi tanaman di taman sekitar area Pasraman Kertajaya Tangerang kurang tertata yang disebabkan oleh terbatasnya area. Oleh karena itu penataan tanaman dalam pot yang diletakkan pada rak bunga adalah solusi. Di sisi lain siswa pasraman sangat memerlukan kegiatan untuk peningkatan wawasan. Oleh karena itu dilakukan pelatihan perancangan dan praktik pembuatan produk rak pot bunga yang hasilnya dapat digunakan di pasraman. Pelatihan dilakukan dalam 2 tahap yaitu tahap pemaparan teori, wawasan dan tahap praktik lapangan.  Tahap pertama menghasilkan berbagai  konsep rak pot bunga  yang memenuhi kriteria tertentu yang ditetapkan. Tahap selanjutnya berupa praktik lapangan mewujudkan desain terpilih. Pembuatan rak pot bunga melibatkan proses mengukur bahan, memotong, mengampelas, menggerinda, merakit, menyekrup, mengebor dan mengecat. Hasil kegiatan adalah konsep dan prototipe rak pot bunga ergonomis dan penambahan ilmu dan ketrampilan. Berdasarkan kuisioner yang diberikan  terjadi peningkatan wawasan dan pemahaman peserta terhadap pentingnya riset pasar dan ergonomik pada perancangan produk sebesar  21,4 % dan pentingnya tahapan perancangan dan pengembangan produk terjadi kenaikan pemahaman sebesar 28,5%. Pada kegiatan praktik menggunakan peralatan kerja di bengkel las dan kerjasama dalam team terjadi peningkatan sebesar 42,9%. Sebanyak 85,7% mengatakan panduan instruktur mudah dipahami dan semua peserta mengatakan materi dan metode kegiatan memuaskan.
PENGUKURAN PENCAHAYAAN VIDEOTRON DI KAWASAN BUNDARAN HOTEL INDONESIA DKI JAKARTA Endah Setyaningsih; Ida Zureidar; Yohanes Calvinus; Luthfi Arifandi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.15256

Abstract

Videotron is a medium that shows videos, which are currently widely used as advertising media. Videotron is installed on the side of the road, especially on protocol roads to attract motorists and pedestrians to view advertisements. Videotron installation using support poles or affixed to existing buildings. On the one hand, videotron is currently a very reliable advertising medium for advertisers, because it makes it easier for consumers to see advertising products, along the road while driving or walking. Besides being used as an advertising medium, videotron is also widely used by local governments as a medium of information for the public to fulfill one of the public services. But on the other hand, the light effect of the videotron if it is excessive and also the sudden change in light, greatly affects motorized vehicle users and pedestrians. The existence of this glare effect needs special attention, for that the PKM team partnered with the Indonesian Illuminating Engineering Society (HTII), to measure videotron lighting. HTII is a professional association engaged in lighting, which also pays attention to videotron lighting, especially the glare effects caused by videotron lighting, which if excessive will interfere with the visual comfort and safety of road users, especially motorized vehicle users. Measurements were carried out along Thamrin road, especially in the Indonesian hotel roundabout area. The purpose of the measurement is not only to determine the luminance value of the videotron, it can also be an input for the DKI Jakarta Regional Government and other regional governments as the videotron management party, in making rules for videotron. The results of this PKM implementation are in the form of videotron measurement data, namely the luminance and illuminance values, which are displayed in the form of tables or graphs, making it easier for further analysis to be carried out.ABSTRAK:Videotron merupakan media yang menayangkan video, yang saat ini banyak digunakan sebagai media iklan. Videotron terpasang di berbagai sisi jalan, terutama di jalan protokol untuk menarik minat bagi pengendara kendaraan bermotor dan pejalan kaki. Pemasangan videotron menggunakan tiang penyangga atau ditempelkan pada bangunan yang sudah ada. Satu sisi videotron saat ini merupakan media iklan yang sangat diandalkan bagi pengiklan, karena memudahkan konsumen untuk melihat produk iklan, di sepanjang jalan saat berkendara atau berjalan kaki. Selain digunakan sebagai media iklan, videotron juga banyak digunakan oleh pemerintah daerah sebagai media informasi bagi masyarakat untuk memenuhi salah satu pelayanan publik. Namun disisi lain efek cahaya dari videotron jika berlebihan dan juga perubahan cahaya secara tiba-tiba, sangat mempengaruhi pengguna kendaraan bermotor dan pejalan kaki. Adanya efek silau ini perlu menjadi perhatian khusus, untuk itu tim PKM bermitra dengan Himpunan Teknik Iluminasi Indonesia (HTII), untuk melakukan pengukuran pencahayaan videotron. HTII merupakan sebuah asosiasi profesi yang bergerak dibidang pencahayaan, yang juga memberikan perhatian pada pencahayaan videotron, terutama efek silau yang ditimbulkan dari pencahayaan videotron, yang jika berlebihan akan mengganggu kenyamanan visual dan keselamatan pengguna jalan raya terutama pengguna kendaraan bermotor. Pengukuran dilakukan di sepanjang jalan Thamrin, khususnya di kawasan bundaran hotel Indonesia. Tujuan pengukuran selain untuk mengetahui nilai luminansi cahaya videotron, juga bisa menjadi masukan bagi Pemda DKI Jakarta dan Pemda lainnya sebagai pihak pengelola videotron, dalam pembuatan aturan untuk videotron. Hasil dari pelaksanaan PKM ini berupa data hasil pengukuran videotron, yaitu nilai luminansi dan iluminansi, yang ditampilkan dalam bentuk tabel atau grafik, sehingga memudahkan untuk dilakukan analisis selanjutnya
PENGEMBANGAN PEMAHAMAN KARAKTERISTIK REMAJA PADA FASILITATOR DAN SPESIALIS DI SEKOLAH X Rosa Virginia Kartikarini; Maria Wirastari
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v4i3.13455

Abstract

Online learning and a uniquely individual approach became a challenge for facilitators and specialists at school X. Online data collection was carried out to explore the problems. Data were collected using interviews, observations, and filling out questionnaires to facilitators, specialists, students, school psychologists, principals, and school founders. Results show that facilitators and specialists found that their knowledge of student characteristics in school X is still lacking. They need further knowledge about the general characteristics of adolescents, the youth of Generation Z, and the characteristics of adolescents of school X to adapt the learning methods and tolerate student attitude. The purpose of understanding students is also a form of effort to meet student expectations and run the school as a system. Understanding student input or characteristics has an impact on the process and output of learning. The psychoeducation in online training “Being a Learning Partner for Teenagers” was carried out to meet these needs.The training participants were 24 people. Researchers used qualitative and quantitative methods to see the increase in the knowledge of participants. Qualitatively and quantitatively, the result was an increase in knowledge and specialists on the characteristics of adolescents, the youth of Generation Z, and the characteristics of adolescents of school X. Based on the monitoring, facilitators and specialists were more able to accept, understand, and reduce expectations towards students, adjust the material to provide more visualization, and adjust communication according to the characteristics of students in school X.ABSTRAK:Masa pembelajaran daring dan pendekatan individual yang unik menjadi tantangan bagi fasilitator dan spesialis di sekolah X. Penggalian data secara daring untuk mendalami masalah dilakukan melalui wawancara, observasi dan pengisian kuesioner kepada fasilitator, spesialis, siswa-siswi, Psikolog sekolah, Kepala Sekolah, dan pendiri sekolah. Hasilnya ditemukan bahwa fasilitator dan spesialis merasa bahwa pengetahuannya terkait dengan karakteristik remaja Sekolah X masih kurang dan memerlukan pengembangan pengetahuan terkait dengan karakteristik remaja secara umum, remaja generasi Z, dan karakteristik remaja sekolah X untuk dapat menyesuaikan metode pembelajaran dan mentoleransi sikap siswa. Tujuan dalam memahami karakteristik siswa juga merupakan bentuk usaha untuk memenuhi harapan siswa, dan menjalankan sekolah sebagai sistem yaitu memahami input atau karakteristik siswa yang selanjutnya berdampak pada proses dan output dari pembelajaran. Psikoedukasi berbentuk pelatihan daring “Menjadi Teman Belajar untuk Remaja” dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Peserta pelatihan berjumlah 24 orang. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif untuk melihat gambaran peningkatan pengetahuan pada partisipan. Secara kualitatif dan kuantitatif tampak bahwa terdapat peningkatan pengetahuan fasilitator dan spesialis terhadap karakteristik remaja baik secara umum, generasi Z, dan karakteristik remaja sekolah X. Berdasarkan hasil monitoring dampak yang dirasakan adalah dapat menerima, memaklumi, dan dapat menurunkan ekspektasi pada siswa; menyesuaikan materi dengan lebih banyak memberikan visualisasi, dan menyesuaikan komunikasi sesuai dengan karakteristik siswa.
Cover Vol. 4 No.3 November 2021 Cover Vol. 4 No.3 November 2021
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover