cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
PROGRAM PELATIHAN MANAJEMEN WAKTU DAN PEMBAGIAN TUGAS DIVISI VOLUNTEER DEVELOPMENT KOMUNITAS BINA ANTARBUDAYA CHAPTER JAKARTA Handayani, Penny; Mokoginta, Karina Widyastuti; Larisa, Fransisca Indya; Han, Cheryl; Nainggolan, Julyanty Monalisa; Wiwanto, Raesyad Adhiatma
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.34932

Abstract

The training program targeted the Volunteer Development Division of the Bina Antarbudaya Community Chapter in Jakarta. Participants included three students from various disciplines. The program focused on time management and task division skills, aiming to enhance productivity and reduce conflicts. The implementation methods included questionnaires, interviews, and problem tree formation to identify the challenges faced. Specific tools like Google Calendar and Todoist were used to aid time management. The results of the training showed an improvement in time management and task coordination skills among division members. The number of meetings held according to schedule increased, and there was a reduction in internal conflicts related to scheduling. Post-activity evaluation using Google Form indicated a high level of satisfaction among division members with the new task management system. In conclusion, the training successfully enhanced efficiency and productivity within the Volunteer Development Division of the Bina Antarbudaya Community. It is recommended to continue integrating technology and time management skills training in community development programs.
EMOTION REGULATION COMMUNITY SERVICE PROGRAM FOR COMMUNITY WORKERS AT YAYASAN QAHAL CERIA, NORTH JAKARTA: A CASE REPORT Mariana, Foo; Putri, Angesty
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.35151

Abstract

Abstract Community workers mentoring children from low-socioeconomic backgrounds often face stress, fatigue, and burnout, affecting their ability to provide consistent support. This study evaluated a culturally adapted, three-session emotional regulation (ER) programprogram for ten Indonesian community workers (aged 17–42) in an urban tutoring initiative. A mixed-methods case study design was employed, incorporating pre- and post-intervention assessments using the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ), baseline measures from the Depression, Anxiety, and Stress Scales (DASS-42) and the Adverse Childhood Experiences Questionnaire (ACE-Q), as well as post-program reflective interviews. The intervention combined psychoeducation, role-play to practice cognitive Reappraisal and supportive responses, and art-based expression to externalize and label affect. Quantitative results showed significant increases in Cognitive Reappraisal (d = 1.52) and decreases in expressive suppression (d = –3.62), both with large effect sizes. Qualitative analysis identified four themes: increased emotional awareness, application of Reappraisal strategies, improved stress management and self-care, and challenges in sustaining change. Integrated findings indicated convergence between score improvements and reported experiences. Despite the small sample size, the findings underscore the importance of brief, culturally tailored interventions for non‑professional helpers. The results suggest that short, targeted ER programcan enhance adaptive emotional strategies and well-being among community workers in low-resource settings, with the potential to improve the quality and sustainability of educational and psychosocial services for vulnerable children. Keywords: emotional regulation, community workers, low socioeconomic status, cognitive reappraisal, expressive suppression
PENINGKATAN WAWASAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI SOSIALISASI KEPADA SISWA SMP NURUS SALAM DESA TAMANSARI WULUHAN JEMBER Atho'illah, Muhammad Hifni; Wahyu Dwi Anggraeni; Nia Anggraeni; Trio Alif Abawaini; Miftahul Bismi Gustrinawan; Danang Pramudya; Ahmad Sulaiman
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.35184

Abstract

Upaya peningkatan wawasan kewirausahaan melalui sosialisasi kepada siswa SMP Nurus Salam di Desa Tamansari, Wuluhan, Jember, sebagai langkah strategis untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini dan mengembangkan potensi diri serta lingkungan sekitar. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya pemahaman dan minat siswa terhadap kewirausahaan yang dapat menghambat pengembangan potensi ekonomi mereka di masa depan. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan metode pembelajaran yang meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta media visual seperti video dan presentasi digital yang menarik dan mudah dipahami. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep kewirausahaan, menumbuhkan minat, serta membangun keberanian mereka dalam mencoba berwirausaha. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan minat siswa terhadap kewirausahaan, serta munculnya keberanian untuk memulai usaha sendiri. Selain itu, siswa menunjukkan motivasi yang lebih tinggi untuk mengembangkan ide-ide inovatif dan kreatif dalam berwirausaha. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa sosialisasi efektif dalam menanamkan nilai dan semangat kewirausahaan di kalangan siswa SMP. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk menciptakan generasi muda yang mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di masa depan. Saran yang disampaikan meliputi perlunya dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan keluarga, serta pengembangan metode pembelajaran yang lebih variatif agar semangat kewirausahaan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif jangka panjang.
PENGEMBANGAN DAN UJI COBA ALAT PRAKTIKUM DIGITAL INOVATIF BERBASIS SMARTPHONE Wahyuni, Siti; Hardyanto, Wahyu; Darsono, Teguh; Sulhadi; Akhlis, Isa
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.35280

Abstract

Adanya tuntutan pelibatan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi tantangan yang harus dihadapi guru. Penyelidikan ilmiah dalam pembelajaran fisika menjadi sangat penting, namun sayangnya tidak semua sekolah memiliki fasilitas laboratorium yang memadai. Agar pembelajaran tetap terlaksana dengan baik, keadaan tersebut memaksa guru untuk aktif dan kreatif menciptakan praktikum yang inovatif dengan sumber daya yang ada. Keadaan ini dapat diatasi dengan praktikum digital, yang salah satunya dapat dilakukan dengan memanfaatkan smartphone masing-masing peserta didik. Praktikum fisika dengan smartphone dapat menjadi inovasi praktikum digital karena guru dapat merancang sendiri jenis percobaannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode Community Based Participatory Research (CBPR) pada MGMP Fisika SMA/MA Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Kegiatan berupa pelatihan terkait pengenalan set alat praktikum digital, membaca data, mengolah, memvisualisasikan dalam grafik, dan menginterpretasikannya. Aplikasi digital yang digunakan adalah Arduino Science Journal yang dapat dioperasikan dengan memanfaatkan sensor yang telah tersedia pada smartphone android. Alat praktikum yang dihasilkan berupa satu set alat papan luncur yang dapat divariasikan sudut kemiringannya, dilengkapi dengan alat peluncur berupa mobil mainan yang dimodifikasi dengan holder HP. Alat ini dapat digunakan untuk mengukur percepatan, kemudian data digital dapat diolah ke dalam besaran fisis lain, seperti kecepatan dan posisi setiap saat. Pada akhir kegiatan, set alat praktikum disumbangkan kepada MGMP sebagai percontohan agar dapat diadopsi oleh pihak sekolah untuk memenuhi kebutuhan fasilitas laboratorium.
MERETAS KEBUNTUAN NARASI, LITERASI STORYTELLING UNTUK PRODUKSI KONTEN YANG MEMILIKI IMPACT Pandrianto, Nigar
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.35289

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah melahirkan generasi muda, khususnya Gen Z, yang aktif memproduksi dan membagikan konten di media sosial. Namun, sebagian besar dari mereka masih belum memiliki pemahaman memadai mengenai dasar-dasar storytelling yang efektif. Rendahnya wawasan ini menyebabkan konten yang dihasilkan cenderung reaktif, serta kurang mampu membangun relasi emosional dengan audiens. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 1 Kota Cimahi sebagai respons atas kebutuhan akan peningkatan kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan konsep storytelling dalam produksi konten, baik analog maupun digital. Metode yang digunakan adalah pelatihan interaktif dengan pendekatan experiential learning. Siswa dilibatkan secara aktif dalam diskusi, refleksi pengalaman pribadi, dan praktik pembuatan narasi. Materi pelatihan meliputi pemahaman dasar storytelling, struktur narasi (tokoh, alur, konflik, ending), dan fungsi storytelling dalam membangun konten yang bermakna dan berdampak. Hasil evaluasi melalui kuesioner menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait storytelling dan pengaplikasiannya dalam dunia digital. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi media siswa, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan strategis yang relevan untuk menghadapi tantangan industri kreatif. Dengan pelatihan yang sesuai karakteristik Gen Z, storytelling terbukti menjadi alat penting dalam membentuk kompetensi digital dan ekspresi kreatif remaja masa. Hasil ini akan lebih optimal jika dilanjutkan dengan workshop lain yang bersifat contextualized practice dan project-base learning.