cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
PELAYANAN STIMULASI DETEKSI INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG PADA SISWA BUNDA MULIA SCHOOL JAKARTA UTARA Wiyarni Pambudi; Fitri Aqila; Desi Natalia
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.24082

Abstract

Successful indicators of fostering child growth and development are not only improving children's health andnutritional status but also developing children's mental, emotional, social and independence optimally. Earlydetection of growth and development deviations needs to be carried out in order to find out the possibility ofdeviations including following up on any parents' complaints about child development problems. The service ofStimulation, Detection, Early Intervention for Growth and Development (SDIDTK) was provided to 65 (87.8%)students of Bunda Mulia School, involving clerkship students of the Resident Program for anthropometricexaminations in the form of measuring body weight and height. Parents of students were asked to cooperate in fillingg-form questions with the Developmental Pre Screening Questionnaire (KPSP) and the Emotional Behavior ProblemQuestionnaire (KMPE). Assessment of examination data shows the status of individual growth and development,which needs to be followed by stimulation or intervention ef orts according to the needs of each child. Growthscreening showed 58 ( 89.2%) of students had good nutritional status, although there were still students withoverweight status, obesity, and short stature. Developmental screening found 55 (93.2%) students withage-appropriate KPSP assessments and 50 (84.7%) results KMPE is normal. Clean and healthy living habitsinclude feeding rules, dental and oral health care, prevention of Influenza Like Illness-Severe Acute RespiratoryInfection (ILI-SARI), hearing, vision and daily sleep patterns are not yet fully can be applied well by Playgroup,Pre-Kindergarten, Kindergarten-1, and Kindergarten-2 students. ABSTRAK Indikator keberhasilan pembinaan tumbuh kembang anak tidak hanya meningkatnya status kesehatan dan gizi anaktetapi juga mental, emosional, sosial dan kemandirian anak berkembang secara optimal. Deteksi dini penyimpangantumbuh kembang perlu dilakukan guna mengetahui adanya kemungkinan penyimpangan termasuk menindaklanjutisetiap keluhan orang tua terhadap masalah tumbuh kembang anak. Pelayanan Stimulasi, Deteksi, Intervensi DiniTumbuh Kembang (SDIDTK) diberikan kepada 65 (87,8%) siswa Bunda Mulia School, melibatkan mahasiswakepaniteraan Program Studi Profesi Dokter untuk pemeriksaan antropometri berupa pengukuran berat badan dantinggi badan. Orangtua siswa diminta kerjasamanya mengisi g-form pertanyaan Kuesioner Pra SkriningPerkembangan (KPSP) dan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional (KMPE). Asesmen data pemeriksaanmenunjukkan status pertumbuhan dan perkembangan secara individual, yang perlu diikuti upaya stimulasi atauintervensi sesuai kebutuhan masing-masing anak. Skrining pertumbuhan menunjukkan 58 (89,2%) siswa berstatusgizi baik, walaupun masih dijumpai siswa dengan status gizi lebih, obesitas, dan perawakan pendek. Skriningperkembangan mendapati 55 (93,2%) siswa dengan asesmen KPSP sesuai usia dam 50 (84,7%) hasil KMPE normal.Kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat antara lain aturan makan (feeding rules), perawatan kesehatan gigi danmulut, pencegahan Influenza Like Illness-Severe Acute Respiratory Infection (ILI-SARI), daya dengar, daya lihat danpola tidur harian belum sepenuhnya dapat diterapkan dengan baik oleh siswa Playgroup, Pre-Kindergarten,Kindergarten-1, dan Kindergarten-2.
PEMBENTUKAN DAN PELATIHAN KADER TANGGAP PENYAKIT PADA MASYARAKAT DI DEPOK Serri Hutahaean; Nourmayansa Vidya Anggraini; Prasetyo Hadi; Vionita Apriliana; Bonieta Dwi Lestari; Zhafirah Zhafarina
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.25139

Abstract

Public health problems in Indonesia are very diverse, which still need to be of concern to the public, including thegovernment. Improving public health requires the existence of health cadres in the community who assist in healthpromotion in the community. This activity aims to form new cadres who are recruited from residents, then giventraining on the cadre's duties in improving public health in RT 005/RW 005 Pasir Putih Village, Depok-West Java.This PKM was carried out on June 10, 2023. The results of the activity were the formation of 10 health cadres whobecame health cadres. The cadres were then given training on the cadre's duties in helping improve public health.Before and after the cadre training, an evaluation is carried out in the form of a questionnaire to assess the cadre'sknowledge and in the form of a checklist sheet to assess the cadre's ability to carry out public health examinations.The results of the evaluation illustrate that there is a change in the knowledge of cadres, that is, the knowledge ofgood cadres has increased from 75% to 100% after being given training on the role of cadres in improving publichealth. Evaluation of the ability of cadres showed that cadres had good abilities in accordance with procedures inconducting health checks as much as 100% after training. The implementation of PKM can be concluded that healthcadres have been formed to respond to diseases in the community. The cadres that have been formed haveundergone training on the roles and functions of cadres in the community in improving public health. Thus thecadres are ready to carry out their duties in the community. This PKM suggested that the puskesmas should continueto support and assist cadres in carrying out their duties to improve public health by involving cadres in puskesmasactivities in the community, especially in the Pasir Putih Village. ABSTRAK Masalah kesehatan masyarakat di Indonesia sangat beragam yang masih perlu menjadi perhatian masyarakat hinggasaat ini termasuk pemerintah. Peningkatan kesehatan masyarakat perlu adanya kader kesehatan di masyarakat yangmembantu dalam promosi kesehatan di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kader baru yangdirekrut dari warga, kemudian diberikan pelatihan tentang tugas kader dalam peningkatan kesehatan Masyarakat diRT 005/RW 005 Kelurahan Pasir Putih, Depok-Jawa Barat. PKM ini dilakukan pada tanggal 10 Juni Tahun 2023.Hasil kegiatan didapatkan terbentuknya Kader kesehatan sebanyak 10 warga yang menjadi kader kesehatan. Kaderkemudian diberikan pelatihan tentang tugas kader dalam membantu meningkatkan kesehatan masyarakat. Sebelumdan sesudah pelatihan kader dilakukan evaluasi berupa kuesioner untuk menilai pengetahuan kader dan berupalembar checklist untuk menilai kemampuan kader dalam melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat. Hasilevaluasi menggambarkan adanya perubahan pada pengetahuan kader yaitu pengetahuan kader yang baik memilikipeningkatan dari 75% menjadi 100% setelah diberikan pelatihan peran kader dalam peningkatan kesehatanmasyarakat. Evaluasi kemampuan kader didapatkan hasil bahwa kader memiliki kemampuan yang baik sesuaidengan prosedur dalam melakukan pemeriksaan kesehatan sebanyak 100% setelah dilakukan pelatihan. PelaksanaanPKM dapat disimpulkan bahwa telah terbentuknya kader kesehatan tanggap penyakit di masyarakat. Kader yangterbentuk sudah dilakukan pelatihan tentang peran dan fungsi kader di masyarakat dalam meningkatkan kesehatanmasyarakat. Dengan demikian kader sudah siap untuk melakukan tugasnya di Masyarakat. PKM ini menyarankansupaya puskesmas tetap mendukung dan membantu kader dalam melakukan tugasnya untuk peningkatan kesehatanmasyarakat melalui pelibatan kader dalam kegiatan-kegiatan puskesmas di masyarakat khususnya di KelurahanPasir Putih.
PSIKOEDUKASI DALAM KEMAMPUAN MENGENALI KONSEP MINAT DAN BAKAT PADA SISWA SMP X II JAKARTA Debora Basaria; Zamralita Zamralita; Sonia Halimatu Sa’diyah
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i1.25218

Abstract

The quality of learning is dynamic and relevant to the needs of the community and graduate users, both in its academic culture, the commitment of institutions in effective learning management, and efficiency in access to information development. Therefore, quality learning will certainly produce quality graduates. To be able to take part in learning in high school well, students need to be able to recognize every potential they have. Therefore, the research of talents and interests can certainly be continuously carried out to be able to find out the development of individual interests and talents. Quite a lot of students still feel confused in determining the direction of interest they want to pursue in the future. This confusion can certainly cause some problems in the future such as learning difficulties, feelings of boredom, unmotivated, and feeling conflicts with parents to stress and will later hinder students in completing their studies. To prevent this kind of problems, we can provide comprehensive information about the interests and talents possessed by each student. The provision of comprehensive information can be done through assessment and psychoeducation. Therefore, in addition to assessment, psychoeducation needs to be carried out to be able to better convince students of how to recognize their talents and interests. Psychoeducation will be held on November 14, 2022 at SMP X II Jakarta. There were 147 psychoeducational participants, namely students who were in grades VII and IX at the junior high school. Psychoeducation is packaged in the form of seminars and talk shows. The result of this psychoeducation is that students of SMP X II Jakarta feel more confident in the level of education they will choose in the future, especially class IX students who will soon make major elections. ABSTRAK: Mutu pembelajaran merupakan sesuatu yang dinamis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pengguna lulusan, baik dalam budaya akademiknya, komitmen lembaga dalam pengelolaan pembelajaran yang efektif, serta efisiensi terhadap akses perkembangan informasi. Pemilihan jurusan di sekolah menengah atas adalah suatu langkah awal untuk menentukan bidang karir yang akan dipilih oleh setiap individu. Untuk dapat bisa mengikuti pembelajaran di SMA dengan baik, siswa perlu untuk dapat mengenali setiap potensi yang dimilikinya. Oleh karena itu, penelusuran bakat dan minat tentunya dapat terus dilakukan untuk dapat mengetahui perkembangan minat dan bakat individu. Cukup banyak siswa yang masih merasa bingung dalam menentukan arah minat yang ingin mereka tekuni kedepannya. Kebingungan tersebut tentu dapat memunculkan beberapa masalah kedepannya seperti kesulitan belajar, perasaan bosan, tidak termotivasi, dan merasa konflik dengan orang tua hingga stress dan nantinya akan menghambat siswa dalam penyelesaian studinya. Pencegahan masalah tersebut dapat dilakukan dengan cara memberikan informasi yang komprehensif mengenai minat dan bakat yang dimiliki oleh tiap siswa. Pemberian informasi yang komprehensif dapat dilakukan melalui asesmen dan psikoedukasi. Oleh karena itu, selain dilakukan asesmen perlu di lakukan juga psikoedukasi untuk dapat lebih meyakinkan siswa mengenai cara mengenali bakat dan minat yang dimilikinya. Psikoedukasi dilaksanakan pada tanggal 14 November 2022 di SMP X II Jakarta. Peserta psikoedukasi berjumlah 147 orang yaitu siswa yang duduk di bangku kelas VII dan IX di SMP tersebut. Psikoedukasi dikemas dalam bentuk seminar dan talkshow. Hasil dari psikoedukasi tersebut adalah siswa SMP X II Jakarta merasa lebih yakin dengan jenjang pendidikan yang akan mereka pilih kedepannya khususnya siswa kelas IX yang sebentar lagi akan melakukan pemilihan jurusan
PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA INSTAGRAM SEBAGAI SARANA PROMOSI FASHION BATIK LASEM Teny Handhayani
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i1.25239

Abstract

Lasem is a town that lies on the Northern coast of Java Island, Indonesia. Lasem is well known as a place that produced handmade batik called batik Lasem. It is easy to identify batik Lasem based on its motifs and color. The motifs of batik Lasem mostly contain plants and animals, for instance, flowers, seaweed, tamarind leaves, dragon, and phoenix. Batik Lasem becomes the evidence of the assimilation of Javanese and Chinese cultures. Lasem and other cities nearby are sites of batik Lasem production.   This paper is a report on community service in the promotion of batik Lasem.  In this project, the author has collaborated with two batik houses in Lasem. The batik houses produced batik fabrics in their home industries.  The major problem in the batik Lasem industries is the limited crafts produced from batik. On the other hand, it is difficult for consumers to process a piece of batik into a usable product, for instance, clothing. This program offers a solution for developing clothes from Lasem batik and promoting the fashion of batik Lasem via Instagram. The author creates some designs of dresses and tops. Meanwhile, partners supply batik fabric and sewing services. This program obtains samples of clothing made from batik Lasem for women. These clothes are then promoted via Instagram. Promoting fashion batik Lasem using Instagram is easy and cheap. It also reaches wider consumers ABSTRAK: Kota Lasem terletak di pesisir utara Jawa dan terkenal sebagai salah satu penghasil batik tulis yang dikenal sebagai batik Lasem. Batik Lasem memiliki ciri khas warna-warna cerah. Motif umum yang ada pada batik Lasem misalnya latohan, aseman, naga dan burung Hong menjadi ciri perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa. Batik Lasem diproduksi oleh industri rumahan di wilayah Lasem dan sekitarnya. Dalam kegiatan ini, penulis bekerjasama dengan dua rumah batik di Kota Lasem. Permasalahan umum yang dihadapi oleh rumah batik yaitu keterbatasan tentang produk kerajinan yang dihasilkan dari kain batik sehingga penjualan batik terbatas hanya pada kain batik. Konsumen juga menghadapi permasalahan kesulitan mengolah kain batik menjadi barang, misalnya pakaian untuk digunakan sehari - hari. Solusi yang disarankan yaitu mengembangkan produk fashion dari bahan batik Lasem dan mempromosikan produk pakaian melalui media sosial. Tujuan kegiatan ini yaitu mengembangkan fashion batik Lasem dan  mempromosikan fashion batik Lasem melalui media sosial Instagram. Penulis bertanggung jawab membuat desain pakaian. Partner berpartisipasi dalam menyediakan batik. Hasil dari kegiatan ini adalah sampel desain pakaian wanita dari batik Lasem yang dipromosikan melalui sosial media Instagram. Promosi fashion batik Lasem melalui Instagram dapat menjangkau konsumen yang lebih luas dengan biaya murah. Promosi fashion batik Lasem melalui sosial media meningkatkan penyebaran informasi mengenai batik Lasem dan fashion yang dihasilkan dari batik Lasem.
PEMAHAMAN LAPORAN KEUANGAN BAGI DIASPORA INDONESIA Henny Wirianata; Elsa Imelda; Hendro Lukman
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i1.25470

Abstract

Financial reports have important benefits for business, especially among small and medium businesses. However, because their educational background does not touch on economics and business, many small and medium scale entrepreneurs (MSMEs) are unable to produce proper financial reports. However, this can cause MSME owners to make inappropriate decisions due to a lack of information and can also hinder MSME owners if they want to develop their business. For example, to apply for a loan from a bank, it is now mandatory to attach a financial report. This obstacle can be made easier by the many applications provided on the market. The applications offered range from cashiers to financial reporting. MSMEs have started to increase a lot along with the outbreak of the Covid-19 pandemic in 2020-2022. Many Indonesian citizens abroad (diaspora), particularly in Australia, have also experienced the effects of Covid-19. They started looking for other income, by developing their respective businesses. Most of them take the culinary field, but some are in the beauty and laundry fields. The community service activity this time aims to increase the awareness of business actors for the Indonesian citizen diaspora in Australia on understanding the importance of financial reports. In addition, it also provides brief guidelines for the use of several applications that are easy to find in cyberspace. This activity helps them to be able to make the right decisions based on clear financial report information. ABSTRAK Laporan keuangan  memiliki manfaat yang penting bagi bisnis khususnya juga di kalangan usaha kecil menengah. Namun karena latar belakang pendidikan yang tidak menyentuh bagian ekonomi dan bisnis, banyak dari pengusaha skala kecil dan menengah (UMKM) tidak mampu membuat laporan keuangan yang layak. Namun hal ini dapat menyebabkan pemilik UMKM mengambil keputusan yang tidak tepat karena kurangnya informasi dan dapat juga menghambat para UMKM jika ingin mengembangkan usahanya. Misalnya untuk pengajuan dana pinjaman dari perbankan, sekarang wajib melampirkan laporan keuangan. Kendala ini dapat dipermudah dengan aplikasi yang banyak disediakan di pasaran. Aplikasi yang ditawarkan mulai dari di kasir hingga pelaporan keuangan. UMKM mulai banyak meningkat seiring dengan mewabahnya pandemi Covid-19 pada 2020-2022. Banyak warga negara Indonesia di luar negeri (diaspora), khususnya di Australia, juga mengalami dampak akibat Covid-19. Mereka mulai mencari penghasilan lainnya, dengan mengembangkan usaha masing-masing. Sebagian besar mengambil bidang  kuliner, namun ada juga yang bidang kecantikan dan laundry. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini bertujuan meningkatkan kesadaran para pelaku usaha bagi diaspora WNI di Australia atas pemahaman pentingnya laporan keuangan. Selain itu juga memberikan pedoman singkat pemakaian beberapa aplikasi yang mudah ditemui di dunia maya.  Kegiatan ini membantu mereka untuk dapat mengambil keputusan yang tepat berdasarkan informasi laporan keuangan yang jelas
APLIKASI TEKNOLOGI ULTRA HIGH PERFORMANCE CONCRETE (UHPC) DALAM PERKERASAN JALAN KAKU SEBAGAI UPAYA MEMPERBAIKI JALAN LINGKUNGAN PERUMAHAN Widodo Kushartomo
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.25775

Abstract

In this Community Service (PkM) activity, Tarumanagara University PkM team carried out PkM activities forPerumahan Banjar Wijaya RW 07 kelurahan Cipete, kecamatan Pinang, kota Tangerang. Housing residents haveproblems in the form of dif iculties in repairing their neighborhood roads which are often damaged. The PkM teamof ers partners a solution to make rigid pavement using Ultra High Performance Concrete (UHPC) Technology torepair damaged roads. Residents and the PkM team work together in repairing road damage with contributionsaccording to their abilities. The contribution of RW 07 residents in the implementation of PkM provided labor whilethe repair work was in progress, while the Untar PkM team contributed in preparing the mixed UHPC plan. ThePKM implementation method was carried out in several stages including coordination with residents, site surveys,coordination with the PkM team, preparation of a UHPC mix plan, determining the location of the road to be usedas a pilot, determining the day of casting, material preparation, casting, maintenance and handover. The repairedroad is a prototype or pilot with a size of 6.0 m x 6.0 m x 0.06 m. UHPC was made with a design quality of 50 MPa,15 cm slump and treatment method by watering for 3 days in the morning and evening. The results of road castingcan be completed within 5 hours using a manual mixer and the road can be passed by 4-wheeled vehicles after 3days.   ABSTRAK: Pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, tim PkM Universitas Tarumanagara melaksanakankegiatan PkM Perumahan Banjar Wijaya RW 07 kelurahan Cipete kecamatan Pinang kota Tangerang. Wargaperumahan mempunyai persoalan berupa kesulitan dalam memperbaiki jalan lingkungannya yang sering mengalamikerusakan. Tim PkM menawarkan solusi kepada mitra untuk membuat perkerasan jalan kaku menggunakanTeknologi Ultra High Performance Concrete (UHPC) guna memperbaiki jalan yang rusak. Warga dan tim PkMbekerjasama dalam memperbaiki kerusakan jalan dengan kontribusi sesuai dengan kemampuannya. Kontribusiwarga RW 07 dalam pelaksanaan PkM menyediakan tenaga kerja selama pekerjaan perbaikan berlangsung,sedangkan tim PkM Untar berkontribusi dalam mempersiapkan rencana campuran UHPC. Metode pelaksanaanPKM dilakukan dalam beberapa tahapan meliputi koordinasi dengan warga, survey lokasi, koordinasi dengan timPkM, persiapan rencana campuran UHPC, penentuan lokasi jalan yang akan digunakan sebagai percontohan,penentuan hari pelaksanaan pengecoran, persiapan material, pelaksanaan pengecoran, perawatan dan serah terima.Jalan yang diperbaiki merupakan prototipe atau percontohan dengan ukuran 6,0 m x 6,0 m x 0,06 m. UHPC dibuatdengan mutu rencana 50 MPa, slump 15 cm dan metode perawatan dengan penyiraman selama 3 hari pagi dan sore.Hasil pengecoran jalan dapat diselesaikan dalam waktu 5 jam menggunakan molen manual dan jalan sudah dapatdilewati kendaraan roda 4 setelah berumur 3 hari.  
Cover Vol 5 No.2 Agustus 2022 Cover Vol 5 No.2 Agustus 2022
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Vol 5 No.2 Agustus 2022
Kata Pengantar Vol 5 No.2 Agustus 2022 Kata Pengantar Vol 5 No.2 Agustus 2022
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar Vol 5 No.2 Agustus 2022
Cover Vol 5 No.3 November 2022 Cover Vol 5 No.3 November 2022
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Vol 5 No.3 November 2022
PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH BOTOL PLASTIK BEKAS MENJADI BARANG FUNGSIONAL Adi Ismanto
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i1.25848

Abstract

Plastic waste has become a global problem and disrupts ecosystems, including in Indonesia which is the second ranked contributor. This condition requires a lot of collaboration from the government, private sector and also the role of the community to carry out the principles of 5R waste processing (recycle, reuse, reduce, replace and repair) in order to reduce environmental pollution from plastic waste. One of the efforts that will have a long-term effect is waste management education for early childhood to produce the character of the nation's successors who have awareness and concern for the environment, which can be done at the formal and informal education levels. Yayasan Rumah Pagi Bahagia is a cooperation partner of the Interior Design Study Program, Faculty of Art and Design, Tarumanagara University in various community service activities. Profile of PKM Partner " Yayasan Rumah Pagi Bahagia" is a Foundation for Social Institutions for Orphan Education and the Environment. It is a non-profit organization whose mission is to create education and independence. Training activities for processing waste into pencil beds are carried out in 2 stages, namely providing material exposure on the importance of processing plastic waste in the surrounding environment and its impact. Then, stage 2 will be continued with a qualitative exploration method in the form of making pencil cases from processed waste used plastic bottles that have aesthetic value by producing unique and creative objects. From this activity, it was concluded that, most foster children know plastic waste and its impact (60-75%), but not all of them have processed plastic waste into functional objects (60%). Through this activity, it is hoped that the foster children of Yayasan Rumah Pagi Bahagia will be able to understand and develop creativity from processing used plastic waste into pencil holders and have awareness of the environment from an early age. ABSTRAK: Sampah plastik telah menjadi permasalahan global dan mengganggu ekosistem, termasuk di Indonesia yang menjadi penyumbang peringkat kedua. kondisi ini memerlukan banyak kolaborasi dari pihak pemerintah, swasta dan juga peran masyarakat untuk melakukan prinsip-prinsip pengolahan sampah 5R (recycle, reuse, reduce, replace dan repair) agar dapat mengurangi pencemaran lingkungan dari sampah plastik. salah satu usaha yang akan berpengaruh jangka panjang adalah edukasi pengolahan sampah kepada anak usia dini untuk menghasilkan karakter penerus bangsa yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, yang dapat dilakukan pada jenjang pendidikan formal dan informal. Yayasan Rumah Pagi Bahagia merupakan mitra kerjasama Program Studi Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Tarumanagara dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Profil dari Mitra PKM “Yayasan Rumah Pagi Bahagia” merupakan sebuah Yayasan Lembaga Sosial Pendidikan Yatim Dhuafa dan Lingkungan Hidup. Merupakan organisasi nirlaba yang memiliki misi salah satunya menciptakan pendidikan dan kemandirian. Kegiatan pelatihan pengolahan sampah menjadi tempat pensil dilakukan dalam 2 tahap, yaitu memberikan paparan materi mengenai pentingnya pengolahan sampah plastik di lingkungan sekitar dan dampaknya. Kemudian, tahap 2 akan dilanjutkan dengan metode eksplorasi kualitatif berupa pembuatan tempat pensil dari olahan sampah botol plastik bekas yang memiliki nilai estetika dengan menghasilkan benda yang unik dan kreatif. Dari kegiatan ini didapatkan kesimpulan bahwa, Sebagian besar anak asuh mengetahui sampah plastik dan dampaknya (60-75%), tetapi belum semuanya melakukan pengolahan sampah plastik menjadi benda fungsional (60%). Melalui kegiatan ini diharapkan anak asuh Yayasan Rumah Pagi Bahagia mampu memahami dan mengembangkan kreativitas dari pengolahan limbah plastik bekas menjadi tempat pensil serta memiliki kesadaran akan lingkungan sejak usia dini.