cover
Contact Name
Salamun
Contact Email
salamun@univrab.ac.id
Phone
+6281378735511
Journal Mail Official
jpm@univrab.ac.id
Editorial Address
Jl. Riau Ujung No. 73 Pekanbaru Riau Telp.(0761) 38762 - 0811 771 4800
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 27158187     EISSN : 26147106     DOI : https://doi.org/10.36341/jpmm
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Jurnal Layanan Masyarakat), dengan ISSN: 2715-8187 (Print), 2614-7106 (Online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Abdurrab mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, memuat berbagai kegiatan staf pengajar dan peneliti dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. berikut kami sertakan lnk home page jurnal kami
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 220 Documents
EDUKASI BAHAYA BAHAN KIMIA OBAT YANG TERDAPAT DIDALAM OBAT TRADISIONAL Wahyu Margi Sidoretno; Ira Oktaviani Rz
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 1 No 2 (2018): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.488 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v1i2.453

Abstract

Obat Tradisional (OT), merupakan campuran bahan-bahan alami yang berasal daritumbuhan, hewan, mineral, dan gelenika atau campuran dari bahan tersebut yang secaraturun-temurun telah digunakan untuk pengobatan. OT membutuhkan waktu yang lebih lamauntuk memberikan efek kerja dibandingkan obat kimia. Namun sering kali masyarakatmenginginkan OT yang berefek “cespleng”. Padahal sebaliknya, jika khasiat OT cesplengdalam sekali pakai maka perlu diwaspadai kemungkinan ditambahkan bahan kimia obat(BKO). BKO yang ditambahkan seringkali tidak terukur takarannya, sehingga berpotensimembahayakan kesehatan jika digunakan dalam jangka waktu yang lama dan terus-menerus.Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi dan motivasi kepada kaderposyandu dan PKK untuk memahami bahaya BKO dalam obat tradisional sehingga mampumemberikan penjelasan dan meningkatkan pengetahuan pada masyarakat atas penggunaanobat tradisional sehingga terwujud masyarakat yang sadar obat. Tahap persiapan meliputiaudiensi, koordinasi dan pemantapan dengan mitra kemuadian identifikasi peserta kegiatan.Tahap pelaksanaan yaitu kegiatan berupa pemberian materi, diskusi dan memberikanpelatihan bagaimana cara melihat izin edar obat tradisional pada web BPOM. Pada akhirpelaksanaan diadakan evaluasi dan perbaikan. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilanproses yang ditunjukkan dengan kehadiran peserta mencapai 73,3%. Peningkatanpengetahuan sebesar 60% dan sebanyak 90% peserta telah memiliki pengetahuan dalammemilih obat tradisional yang aman digunakan.
PROGRAM PENDAMPINGAN CALON TENAGA MEDIS PRIMER DALAM PRAKTEK KOMUNIKASI KESEHATAN SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN NON MEDIS Suci Shinta Lestari; Hayatullah Kurniadi; Suzy Yolanda Gussman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 1 No 2 (2018): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.255 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v1i2.454

Abstract

Dalam kegiatan pengabdian ini kami telah memfasilitasi calon tenaga medis primer dalam mengimplementasikan komunikasi kesehatan yakni mahasiswa kedokteran, mahasiswa keperawatan, kebidanan, dan mahasiswa analis makanan dan farmasi. Kami memberikan konsultasi, pemodelan, dan pembinaan pribadi dan spesifik untuk isu-isu spesifik dalam pelaksanaan Komunikasi Kesehatan dan memberikan solusi kontekstual untuk memecahkan masalah yang dihadapi saat menerapkan Komunikasi Kesehatan, meningkatkan kualitas perawatan kesehatan yang prima melalui penerapan komunikasi kesehatan secara inovatif dan kontekstual berkelanjutan. Tiga pakar komunikasi dan satu pakar konseling secara bergiliran memberikan materi selama kegiatan pengabdian. Pada kesempatan itu, para peserta juga langsung mempraktikkan konsep yang telah didapat melalui kegiatan simulasi. Beberapa orang sengaja dipilih untuk melakukan adegan tertentu dengan setting rumah sakit. Peserta diwajibkan untuk menangani setiap orang yang bertindak sebagai pasien melalui keterampilan komunikasi kesehatan yang telah ditingkatkan
PENGETAHUAN HYDROTERAPI WUDHU TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK DI PUSKESMAS KABUN ROKAN HULU Dian Cita Sari; Ayu Permata; Nova Relida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 1 No 2 (2018): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.386 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v1i2.455

Abstract

Pengaplikasian tatalaksana wudhu secara berkesinambungan akan mendukung perkembangan anak. Lokasi Pengabdian berada kabupaten Rokan Hulu. Dimana dengan luas wilayah Kabupaten Rokan Hulu ± 7.498.2 km2 atau ± 7,88% dari luas wilayah Propinsi Riau (94.561,6 km2). Terdiri dari 85% daratan dan 15% daerah perairan dan rawa. Kecamatan terluas wilayahnya adalah Kecamatan Tambusai yaitu 1.127,50 km2 (15.04%) dan Kecamatan terkecil adalah Kecamatan Ujung Batu dengan luas wilayahnya 90,57 km2. (1,21%). Menurut data Dinas kesehatan Provinsi Riau, dari 16 Kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu, 12 Kecamatan ternyata memiliki puskesmas dengan kriteria terpecil bahkan sangat terpencil, sulit, tertinggal dan perbatasan. Pengabdian ini dipusatkan pelaksanaannya di Puskesmas Kabun, salah satu puskesmas yang berada di kabupaten Rokan Hulu dengan kriteria daerah terpencil, namun memiliki peluang bagi akses kontribusi dalam mendukung program hydroterapi wudhu pada anak usia produktif. Spesifikasi yang dihasilkan dengan Pelaksanaan Progam hydroterapi Wudhu ini merupakan salah satu kunci utama solusi untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi anak. Pengabdian ini bertujuan menunjukkan bahwa puskesmas mempunyai dampak positif bagi perkembangan anak sehingga puskesmas mempunyai peran penting dalam melakukan promosi dan intervensi mengenai perkembangan anak.
STUDI PENERAPAN ALAT POTONG KAIN MEKANIS UNTUK KELOMPOK KERAJINAN TANGAN DARI BAHAN KAIN FLANEL KELURAHAN METESEH KECAMATAN TEMBALANG SEMARANG Berlian Arswendo Adietya; Atiek Suprapti; Aulia Windyandari; Hartono Hartono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 1 No 2 (2018): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.351 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v1i2.456

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di lapangan dan diskusi dengan kelompok pengrajin flanel yang tergabung dalam UKM “Toko Ijo Asesoris” yang berlokasi di Bukit Kencana Jaya, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Semarang mengakui adanya beberapa persoalan yang dihadapi dikalangan pengrajin flanel yaitu: terjadinya ketidakakuratan dalam proses pemotongan dengan menggunakan gunting, sehingga menyebabkan banyak bahan flanel yang terpaksa harus dibuang atau dimanfaatkan untuk sesuatu menurunkan nilai produk.Upaya peningkatan produktivitas melalui pengembangan dan penerapan alat potong kain mekanik untuk bentuk pola akan menjadi fokus penelitian ini. Penerapan alat potong mekanik diharapkan dapat meningkatkan kecepatan potong dan menurunkan kesalahan akibat pemotongan secara manual dengan menggunakan gunting khusunya bagi pengrajin pemula
PELATIHAN MENGATASI KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA KADER KESEHATAN JIWA Ika Pratiwi Wibawanti; Endah Puspita Sari; Vequentina Puspa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 1 No 3 (2018): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.296 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v1i3.458

Abstract

Cadre is a member of the community representing its territory to serve as a mediator between Puskesmas (Community Health Center) and the community within a certain scope of area. In addition to posyandu cadres that have long been known, currently in some areas in Sleman district also has mental health cadres. One problem that occured in the mental health cadres at Cangkringan Community Health Center was communication apprehension among the mental health cadres to deliver a message from Puskesmas. This training was conducted to reduce communication apprehension on mental health cadres of Puskesmas Cangkringan. Kader merupakan anggota masyarakat yang mewakili wilayahnya untuk menjadi penghubung antara Puskesmas dan masyarakat dalam suatu cakupan kerja tertentu. Selain kader posyandu yang sudah lama dikenal, saat ini di beberapa wilayah di kabupaten Sleman juga memiliki kader kesehatan jiwa. Permasalahan yang terjadi pada kader kesehatan jiwa di Puskesmas Cangkringan adalah kecemasan saat berbicara di depan masyarakat untuk menyampaikan pesan dari Puskesmas. Pelatihan ini dilakukan untuk menurunkan kecemasan berbicara di depan umum pada kader kesehatan jiwa Puskesmas Cangkringan. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan quasi experimental one-group pre-test and post-test dengan within group analysis. Pengukuran pre-test dan post-test kelompok dilakukan menggunakan modifikasi alat ukur Back Anxiety Inventory. Hasil pengukuran menggunakan paired sample T-test menunjukan t = 5.647 dengan p = 0.000 (p ˂ 0.01). Artinya pelatihan mengatasi kecemasan berbicara di depan umum yang dilakukan pada kader kesehatan jiwa Puskesmas Cangkringan mampu menurunkan kecemasan dengan sangat signifikan.
PELATIHAN INSTALLASI DAN OPERASIONAL BLENDED LEARNING UNTUK ADMIN FAKULTAS Zamzami Zamzami; Yogi Yunefri; Didik Siswanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 1 No 3 (2018): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.287 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v1i3.469

Abstract

The Learning process at Faculty of Education and Vocational Education (FKIP)) and the Faculty of Administrative Sciences (FIA) lecturers has been providing materials by displaying lecture materials using projector, as well as writing lecture materials on the blackboard. The student quiz is conducted after several meetings, the students are required to work on and complete the quiz given by the lecturer and then immediately collected after the time is up or finished. To give and collect the task, the lecturer give it during the lecture period and there are also lecturers who give the task at the end of the lecture after the lecturer delivered the lecture material, and the collection is done during the meeting in the class or on the next day schedule in the form of hardcopy so that the lecturer must certain to correct it. To face the problems faced by the Faculty of Education (FKIP) and Faculty of Administrative Sciences (FIA) the authors suggest with the use of electronic-based learning media that is Blended Learning.
SISTEM INFORMASI TAUKE SAWIT ONLINE UNTUK MENGHINDARI MONOPOLI HARGA DI DESA SENAMA NENEK Sukri Sukri; Salamun Salamun; Widdya Rahmalina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 1 No 3 (2018): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.634 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v1i3.481

Abstract

Palm oil is a material that can be used as an alternative to create a large enough employment either trade business, service business and industry. Generating from the area of ​​oil palm in Senama Nenek village reached 4849,357, this gives the definition that the agricultural sector is one of the leading commodities in Senama Nenek village. On each head of the family the average has an oil palm with an area of ​​2-3 Ha. many businesses are eyeing the business of buying and selling called "Tauke Sawit". Taukejualan Business Strategy average by way of cash, money, and also for the results in school by Tauke palm can no longer switch to another Tauke or already monopolized the price. In order to avoid the price monopoly, there needs to be a solution by creating an online information system, the user of the system is palm tree, fruit collector (PB) as a palm mill, farmer, and village government (PEMDES) as business supervisor. Expected results are information disclosure and avoid the bondage of price monopoly from palm oil.
LAYANAN KONSELING ATLET: PENGABDIAN MASYARAKAT UNTUK PERSATUAN BULUTANGKIS JAYA RAYA Gita Widya Laksmini; Clara Moningka; Yulius Fransisco Angkawijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 1 No 3 (2018): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.236 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v1i3.513

Abstract

The background of this community service conducted by Department of Psychology Universitas Pembangunan Jaya (PSI UPJ) and Jaya Raya Badminton Club (PB Jaya Raya) is as follow. For optimum achievement, athletes should have excellent physical, technical and psychological skills. This applies as well in badminton, since this sport requires training as early as in adolescence. The objective of this counselling for athlete program is to develop nine mental skills, comprising from attitude to concentration. Method used is action research - from focus group discussion, interviews, group counselling, observation during competition and individual counselling. This activity involves technical and physical coaches, teachers, boarding school manager and 12-18 years-old male and female athlete from single, double and mixed-double categories; as well as lectures and students. This collaboration is made possible under the Memorandum of Understanding between two institutions - both are part of the family of Pembangunan Jaya Group. From March to September 2017, this community service results in a counselling program, 3 articles of Info Bintaro and Buletin Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara electronic media, 1 publication in Widyakala UPJ journal of Vol 4 No 1 2017 and 1 Counselling for Athletes Module as ISBN-registered book publication and copyrights.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN RUANG OVEN UNTUK KELOMPOK PENGRAJIN MEBEL KECAMATAN PEDURUNGAN SEMARANG Ahmad Fauzan Zakki; Solichin Djazuli Said
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 2 No 1 (2018): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.619 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v2i1.514

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di lapangan melalui pengamatan langsung dan wawancara terhadap para pengrajin-pengrajin kelompok binaan “aska furniture” dalam UKM “nuriska intergraha”, Semarang mengakui adanya beberapa permasalahan yang dihadapi dalam proses produksi mebel yaitu susahnya proses pekerjaan finishing ducco bila dilakukan pada saat musim penghujan, hal ini menyebabkan tertundanya proses produksi mebel. Belum dimilikinya peralatan-peralatan dan sistem instalasi penunjang pekerjaan finishing ducco indoor, seperti ruang pengering/oven dan indoor spray booth merupakan kendala bagi UKM “nuriska intergraha” yang memiliki anggaran belanja kecil dan sangat terbatas. Upaya peningkatan produktivitas melalui pengembangan dan penerapan fasilitas ruangan kamar pengering / oven cat yang membantu proses produksi mebel pada UKM “nuriska intergraha”, khususnya untuk mempermudah proses pengeringan cat dan pelapisan dasar (epoxy) pada saat musim penghujan, menjadi fokus penelitian ini.
APLIKASI ALAT POLISHING UNTUK KELOMPOK PENGRAJIN BATU AMBAR KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG JAWA TENGAH Aulia Windyandari; Hartono Hartono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 2 No 1 (2018): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.81 KB) | DOI: 10.36341/jpm.v2i1.515

Abstract

Permintaan pasar kerajinan batu ambar yang begitu besar membuat UKM “Amber Biru” masih kewalahan dalam mengejar proses produksi perhiasaan batu ambar.Peningkatan produktivitas diharapkan dapat dicapai melalui perbaikan pada proses polishing batu ambar. Perancangan alat yang menunjang proses penghalusan dan pengkilapan dilakukan dengan menggunakan penggerak dinamo seperti halnya mesin gerinda. Namun mata gerinda memiliki kekasaran yang tidak dapat digunakan sebagai alat poles, sehingga diperlukan proses modifikasi agar dapat memenuhi kebutuhan proses polishing dan pengkilapan yang berkualitas. Upaya pengembangan peralatan polishing dalam kegiatan pengrajin batu ambar di lingkungan UKM “Amber Biru” dan Kelompok Binaan-nya “Ambar Bulusan” menjadi fokus penelitian ini. Peningkatan produktivitas produksi perhiasan batu ambar akan dicapai melalui rancang bangun peralatan polishing yang handal, efisien dan ergonomis.

Page 3 of 22 | Total Record : 220