cover
Contact Name
Ni Wayan Swarniti
Contact Email
jurnalaccarya@gmail.com
Phone
+6285739637227
Journal Mail Official
jurnalaccarya@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kamboja No.17, Dangin Puri Kangin, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali - Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Widya Accarya
Published by Universitas Dwijendra
ISSN : 20850018     EISSN : 27228339     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Accarya, 2085-0018 (Print ISSN), 2722-8339 (Electronic ISSN) is the Journal of Education who published research articles and of theoretical articles in education which published by Faculty of Teacher Training and Pedagogy, Dwijendra University. The journal is published twice a year every April and October published by Faculty of Teacher Training and Pedagogy. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: • Education • Language Teaching and Learning • Classroom Action Research • Morphology • Syntax • Phonology • Semantic • Pragmatic • Discourse Analysis • Translation • Comparative Linguistics History • Applied Linguistic
Articles 202 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IIIC SD TUNAS HARAPAN JAYA DENPASAR A.A. Oka Suciati
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.983.216-230

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IIIC SD Tunas Harapan Jaya Denpasar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media visual. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang diadopsi dari Arikunto 2014 dan dilaksanakan secara kolaboratif antara guru dengan peneliti. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IIIC SD Tunas Harapan Jaya Denpasar dengan jumlah siswa 34 orang siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Data mengenai aktivitas belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode observasi dengan instrument yang berbentuk lembar observasi, sedangkan data mengenai hasil belajar siswa diperoleh dengan metode tes dengan instrumennya berupa tes hasil belajar. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis menggunakan dekriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadi peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar sebesar 15,47% dari 67,34% pada siklus I dengan kriteria cukup aktif menjadi 82,81% dengan kriteria aktif pada siklus II, dan (2) terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar siswa sebesar 6,77% dari 74,41% pada siklus I dengan kriteria sedang menjadi 81,18% pada siklus II dengan kriteria tinggi. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilaksanakan disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan media visual dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IIIC SD Tunas Harapan Jaya Denpasar. Kata Kunci: Teams Games Tournament (TGT), Media Visual, Aktivitas, Hasil Belajar Siswa
ANALYSIS OF INTERLINGUAL ERRORS IN ENGLISH IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Kadek Adyatna Wedananta
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.990.231-239

Abstract

ABSTRAK: This study analyzes such interlanguage errors in five private English students with low school grades. That is why some of these students' interlingual errors are easy to spot. The use of English must take place during a private course in English. This can happen from teacher to student or from student to teacher, or it can occur when certain written activities are completed by students. This study found evidence that English was still used at the Interlanguage (IL) level because although they used English, some students still had interlingual errors, such as the use of To Be, prepositions and adjectives / nouns, etc. This study also finds a technique by which teachers solve the interlingual error problem by using Drill method, which allows them to repeat the use of To Be, adjectives, etc. Keywords: Second Language Acquisition, Interlingual Errors, Drill Method
MODEL PEMBELAJARAN BAHASA BALI YANG LEBIH BERMAKNA A. A. Gde Putera Semadi
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.993.239-254

Abstract

Abstrak Pada era informasi dan digitalisasi sekarang ini bahasa, aksara, dan sastra Bali masih tetap hidup dan dipelihara dengan baik oleh penutur masyarakat suku Bali. Sebagai aspek kebudayaan Bali tentunya bahasa Bali memegang peranan sangat penting dalam menunjang kebudayaan nasional. Oleh karena itu, maka model dan strategi pembelajaran bahasa daerah Bali ke depan perlu terus dikaji dan diteliti dari berbagai perspektif yang komunikatif-interaktif, inovatif, intergralistik, lebih menarik dan bermakna. Penelitian ini tergolong jenis penelitian kualitatif/normatif yang dirancang sebagai suatu bagian dari pendekatan penomenologis. Objek kajiannya pada teks serta konteksnya yang ada di masyarakat. Hasil studi pustaka dan data empiris yang telah diklasifikasi dikaji dengan menggunakan pendekatan kultural, pendekatan manajerial, dan pendekatan keteladanan. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive random sampling dan dikembangkan dengan teknik snowball. Sumber data diperkuat pula dengan instrumen penelitian berupa pedoman observasi partisipasi, wawancara, rekaman, serta studi dokumen. Melalui aplikasi metode analisis deskriptif diperoleh hasil penelitian yang cukup memadai yakni untuk mewujudkan model pembelajaran bahasa Bali yang lebih menarik dan bermakna dapat dirumuskan melalui empat strategi yaitu bermain kata, bermain peran, kuis bahasa dan sastra Bali, dan olah (utak-atik) aksara Bali. Selain itu, dapat pula dilengkapi dengan menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning, Komunikatif - Interaktif, dan terintegralistik. Kata kunci : Model Pembelajaran, Bahasa Bali.
Pengaruh Idola Musik K-Pop (Korean - Pop) Terhadap Perubahan Karakter Remaja di SMAN 5 Karawang Melian, Widdy Assa; Tridays Repelita; Lusiana Rahmatiani
Widya Accarya Vol 12 No 1 (2021): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.12.1.1011.1-6

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan penulis unuk mengetahui perubahan karakter yang dialami remaja yang menggemari idola musik K-Pop (Korean Pop), Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kuantitatif, peneltian kuantitafif yang diistilahkan dengan penelitian ilmiah yang menekan kepada angka – angka. Tahapan dalam penelitian ini yaitu uji instrumen, pengumpulan data, menganalisa data, serta menginterpretasikan data. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 5 Karawang yang berjumlah 1. 263. Siswa sample dalam penelitan ini sebanyak kelas, dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling yaitu pengambilan sample secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam popluasi. Dari hasil penelitian diperoleh hasil (thitung 3,021 > ttabel 1,275 ) hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis pengaruh Idola K-Pop terhdap perubahan karakter remaja (H1) dapat diterima. Rekomendasi dari penelitian ini, Pertama, pihak sekolah disarankan lebih mendalami mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran untuk menumbuhkan rasa nasionalisme kepada siswa ditenga gempuran budaya asing yang semakin menyebar di Indonesia,. Kedua, disarankan kepada remaja untuk lebih bisa mengontrol diri dan memahami tidak semua budaya asing dapat diimplementasikan kedalam kehidupan sehari – hari. Kata Kunci : Idola K-Pop, Remaja, Karakter,
ANALISIS KLAUSA YANG MENDUDUKI FUNGSI PREDIKAT PADA BERITA “PERTUMBUHAN EKONOMI KUARTAL IV DIPREDIKSI MASIH MINUS, DAYA BELI MASYARAKAT KIAN BURUK” Restu Aditia; Asep Purwo Yudi Utomo
Widya Accarya Vol 12 No 1 (2021): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.12.1.1022.7-17

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas mengenai pengelompokkan klausa menurut frasa atau kategori kata yang memiliki fungsi P pada berita “Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Diprediksi Masih Minus, Daya Beli Masyarakat Kian Buruk” di Radar Tegal. Atikel ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggolongan klausa dan memberikan contoh mengnai penggolongan klausa pada setiap kalimat yang ada pada berita tersebut. Metode deskriptif kuantitatif merupakan metode yang dipakai oleh penulis dalam penelitian ini. Penulis hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk menganalisis teks berita tersebut dalam penelitian ini. Data pada penelitian ini berupa kata dan frasa terdapat pada salah satu berita yang ada di Radar Tegal. Kemudian data dianalisis berdasarkan kajian teori yang diperoleh. Dari analisis yang dilakukan, terdapat lima golongan pada klausa. Pada klausa nomina terdapat sepuluh kalimat, klausa verba terdapat dua belas kalimat, klausa sifat terdapat lima kalimat, klausa bilangan terdapat enam kalimat dan klausa depan terdapat lima kalimat. Artikel ini bermanfaat bagi pelajar khususnya bagi mahasiswa karena memberikan wawasan mengenai penggolongan klausa dan contoh pada setiap penggolongan klausa yang ada pada berita tersebut. Kata Kunci: Klausa, Sintaksis, Radar Tegal, Bahasa Indonesia
ANALISIS KLAUSA PADA ARTIKEL OPINI “SETELAH BENCANA, LALU APA?” OLEH IQBAL AJIDARYONO YANG DIMUAT DETIK.COM 29 SEPTEMBER 2020 Firdiani Putri, Dziza; Purwo Yudi Utomo, Asep
Widya Accarya Vol 12 No 1 (2021): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.12.1.1023.18-30

Abstract

Penelitian difokuskan pada bidang Sintaksis yaitu klausa. Analisis klausa pada artikel opini “Setelah Bencana, Lalu Apa?” oleh Iqbal Aji Daryono yang dimuat detik.com 29 September 2020 ini dilatarbelakangi adanya keberagaman dalam penggunaan klausa pada artikel online khususnya pada artikel opini. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan klausa pada artikel opini tersebut berdasarkan tiga hal, yaitu berdasarkan fungsi yang menjadi unsur-unsurnya (fungsi sintaksisnya), berdasarkan kategori yang menjadi unsur-unsurnya (kategori sintaksisnya), dan berdasarkan peran yang menjadi unsur-unsurnya (peran sintaksis). Metode yang digunakan untuk menganalisis klausa pada artikel opini ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalah artikel berupa opini dalam laman berita online detik.com. Hasil dari penelitian ini menganalisis klausa berdasarkan fungsi, kategori, dan peran. Sedangkan klausa sendiri dapat dibedakan antara lain klausa berdasarkan distribusinya yaitu klausa terikat dan kalusa bebas, klausa berdasarkan ada atau tidaknya unsur negasi yaitu klausa positif dan juga klausa negatif, serta klausa berdasarkan kategori pengisi fungsi predikatnya. Dengan adanya analisis ini diharapkan para pembaca lebih memahami mengenai klausa dan analisisnya.
Efektivitas Parenting di Masa Pandemi Covid-19 Wija Astawa, Dewa Nyoman
Widya Accarya Vol 12 No 1 (2021): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.12.1.1034.31-39

Abstract

ABSTRAK Studi kasus ini mengkaji masalah efektivitas program parenting sebagai salah satu pendekatan yang memungkinkan terbangunnya kesadaran kolektif dalam pendidikan anak. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, studi kasus ini dilaksanakan di Sekolah Sathya Sai Denpasar-Bali, yang memiliki karakteristik yang khas. Data digali melalui observasi mendalam terhadap kegiatan pembelajaran dan lingkungan belajar anak serta FGD (focus group discussion) bersama guru kelas, kepala PAUD, Kepala Sekolah Dasar, pihak yayasan dan orang tua. Setelah dilakukan analisis terhadap teks yang diperoleh dari observasi dan FGD diketahui bahwa Sekolah Sathya Sai telah membuktikan bahwa program parenting sangat efektif dalam pendampingan pendidikan anak, terlebih dalam situasi mewabahnya pandemi covid-19 seperti sekarang ini. Kata kunci: pendidikan nilai kemanusiaan, parenting, kesadaran diri
TINJAUAN HISTORIS PERJALANAN PANCASILA (SEJAK PENETAPANNYA SEBAGAI DASAR NEGARA HINGGA REFORMASI) PELLOKILA, JEREMIAS
Widya Accarya Vol 12 No 1 (2021): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.12.1.1035.40-48

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah perjalanan Pancasila mulai dari penetapannya sebagai dasar negara hingga reformasi. Metode yang diaplikasikan dalam penelitian ini deskriptif kualititatif. Metode pengumpulan data yang dimanfaatkan dalam penelitian adalah studi dokumentasi dan literatur. Adapun hasil penelitian ini menunjukan, bahwa Pancasila pada masa revolusi kemerdekaan belum berjalan sebagaimana mestinya. Pancasila dalam Konstitusi RIS berbeda sekali dengan nilai-nilai Pancasila yang terkandung pada UUD 1945. Pancasila pada masa Orde Lama sama sekali tidak dilaksanakan, melainkan justru diselewengkan melalui tindakannya. Pancasila di era Orde Baru dimanipulasi dengan berbagai tafsir yang tujuannya untuk menutupi segala kebijakannya yang menyimpang. Pancasila di era reformasi semakin tenggelam oleh hiruk pikuk perkembangan kehidupan politik dan demokrasi di Indonesia yang ditandai dengan kebebasan. Kata Kunci: Perjalanan Pancasila, Dasar Negara, dan Reformasi
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA SD YPPK SANTO YOSEPH 1 BIAK DALAM MEMAHAMI UNSUR-UNSUR CERPEN Kiki Erisita Payug; Beatus Mendelson Laka; Agus Boy Fatubun
Widya Accarya Vol 12 No 1 (2021): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.12.1.1055.49-60

Abstract

Abstrak Bahasa adalah salah satu komponen cerita. Sebagian besar cerita bahasa terlalu "berat" untuk anak-anak. Oleh karena itu, materi tentang cerita anak-anak diambil sebagai salah satu materi dalam pelajaran bahasa Indonesia yang diajarkan di SD YPPK Santo Yoseph 1 Biak terlihat bahwa kemampuan siswa untuk memahami cerita itu baik tetapi unsur intrinsik dari cerita pendek tersebut tidak dengan apa yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kelas VA SD YPPK Saint Yoseph 1 Biak dalam menganalisis unsur intrinsik cerpen. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan dua siklus. Populasi yang digunakan sebagai objek penelitian adalah siswa kelas VA SD YPPK St. Yoseph 1 Biak, yang terdiri dari 23 orang yang terdiri dari 11 wanita dan 12 pria. Teknik pengumpulan data observasi, tes dan penentuan skor. Hasil penelitian ini adalah siswa VA SD YPPK St. Yoseph 1 telah mampu memahami unsur intrinsik cerpen dengan baik dan benar.
Problem Based Learning (PBL) : Suatu Model Pembelajaran Untuk Mengembangkan Cara Berpikir Kritis Peserta Didik Darwati, IGA Mas; Purana, I Made
Widya Accarya Vol 12 No 1 (2021): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.12.1.1056.61-69

Abstract

Abstrak Pendidikan pada hakekatnya merupakan syarat mutlak bagi pengembangan sumber daya manusia dalam menuju masa depan yang lebih baik. Ketrampilan abad 21 menitikberatkan kepada kemampuan untuk berpikir kritis, menyelesaikan masalah, komunikasi, dan kerjasama yang merupakan bagian dari HOTS (High Order Thinking Skills) atau kemampuan berpikir tingkat tinggi yang sangat perlu dimiliki oleh peserta didik sebagai bekal dalam menghadapi tantangan global. Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang menuntut aktivitas mental peserta didik untuk memahami suatu konsep pembelajaran melalui situasi dan masalah yang disajikan. Melalui PBL siswa dapat mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Kemampuan yang dimaksud diantaranya berpikir kritis, inovatif, dan kreatif. Ketika PBL berlangsung, peserta didik dituntut untuk mampu menyelesaikan masalah sendiri dan bekerja mandiri, sehingga peserta didik dapat mengembangkan berpikir kritisnya. Peserta didik dapat dilatih mengembangkan ketrampilan berpikir tingkat tinggi dan pola berpikir kreatif.