cover
Contact Name
Ni Wayan Swarniti
Contact Email
jurnalaccarya@gmail.com
Phone
+6285739637227
Journal Mail Official
jurnalaccarya@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kamboja No.17, Dangin Puri Kangin, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali - Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Widya Accarya
Published by Universitas Dwijendra
ISSN : 20850018     EISSN : 27228339     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Accarya, 2085-0018 (Print ISSN), 2722-8339 (Electronic ISSN) is the Journal of Education who published research articles and of theoretical articles in education which published by Faculty of Teacher Training and Pedagogy, Dwijendra University. The journal is published twice a year every April and October published by Faculty of Teacher Training and Pedagogy. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: • Education • Language Teaching and Learning • Classroom Action Research • Morphology • Syntax • Phonology • Semantic • Pragmatic • Discourse Analysis • Translation • Comparative Linguistics History • Applied Linguistic
Articles 202 Documents
Strategi dan Media Pembelajaran Bagi Anak Berkebutuhan Khusus dengan Hambatan Penglihatan Ni Luh Gede Karang Widiastuti
Widya Accarya Vol 14 No 1 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.1.1385.31-38

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran dan media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran anak berkenutuhan khusus dengan hambatan penglihatan atau tunanetra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai kasus yang terjadi berkaitan dengan keterbatasan media pembelajaran di lembaga pendidikan untuk anak tunanetra, bahkan seringkali ditemui penggunaan strategi pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pendidikan anak tunanetra sehingga menghambat pengembangan potensi diri anak tunanetra. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur dari berbagai referensi yang relevan dengan gejala yang diamati. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif sehingga dapat dilihat variasi strategi pembelajaran dan media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran anak tunanetra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya strategi pembelajaran yang digunakan untuk anak tunanetra didasarkan pada pertimbangan tertentu, yaitu: (a) berdasarkan pertimbangan pengolahan pesan terdapat dua macam strategi pembelajaran, yaitu deduktif dan induktif; (b) berdasarkan pihak pengelola pesan, terdapat dua strategi pembelajaran, yaitu ekspositorik dan heuristic; (c) berdasarkan pertimbangan pengaturan guru, ada dua macam strategi, yaitu strategi pembelajaran dengan seorang guru dan beregu (team teaching); (d) berdasarkan pertimbangan jumlah siswa, terdpat strategi pembelajaran klasikal, kelompok kecil, dan individual; dan (e) berdasarkan interaksi guru dan siswa, terdapat strategi pembelajaran tatap muka dan melalui media. Media pembelajaran anak tunanetra meliputi: (a) huruf braille; (b) kamera khusus untuk tunanetra; (c) mesin baca kurzweil; (d) optacon; (e) reglet; (f) mesin ketik braille; (g) papan hitung dan sempoa, (g) buku bicara (digital talking book); (i) termoform; (j) telesensory; dan (k) printer braille
The Use of Media for Increasing the Vocabulary of EFL Learners Alfred Snae
Widya Accarya Vol 14 No 1 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.1.1388.39-47

Abstract

Using media in teaching foreign language especially English vocabulary for junior high school students obviously help them improve their learning achievement. This study is focused on the use of various media in improving students’ vocabulary. It is an experimental study done to the second-grade students of a junior high school in Kupang, Indonesia. The quantitative method of analysis is used in presenting the data. Based on the calculation using the t-test formula, it is found that the use of various media in teaching English vocabulary improved the students’ learning achievement. It is proved by the result of the t-test on the treatment group’s pre-test and control group. The result of the pre-test was 1.152 lower than the result of the t-test of the treatment group’s post-test and the control group’s post-test was 4.84. Based on the data found that has been analyzed, it may be concluded that teaching English using various media improved students’ learning achievement since the result of the t-test is 4.84 which is higher than the value of the t-table, 2.048. More experimental studies need to be conducted to provide more information about the use of the media because students’ background of language competencies is suspected to take effect during the treatment.
Fungsi Dan Nilai Ceritera Rakyat Bali Dalam Menuntun Pendidikan Karakter Anak Agung Gde Putera Semadi
Widya Accarya Vol 14 No 1 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.1.1391.48-57

Abstract

Cerita rakyat Bali merupakan bagian dari sastra tradisional Bali yang berbentuk prosa. Cerita ini banyak mengandung nilai-nilai sosial religius dalam budaya Bali, sehingga fungsinya sangat besar untuk membimbing dan memuliakan pendidikan karakter dan peradaban Hindu Bali. Masalah ini sangat menarik untuk dikaji secara mendalam. Penelitian ini dirancang sebagai bagian dari pendekatan fenomenologis. Objek kajiannya adalah teks dan konteksnya dalam masyarakat. Jenis penelitian ini tergolong dalam prosedur penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif tanpa menggunakan prosedur statistik atau metode kuantifikasi lainnya. Seluruh data lapangan dan hasil studi pustaka yang telah diklasifikasikan ditelaah dengan menggunakan teori fungsional Malinowski. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis isi. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive random sampling dan dikembangkan dengan teknik snowball. Sumber data diperkuat dengan instrumen penelitian berupa pedoman Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa nilai-nilai kebenaran, kesucian, dan keindahan dalam cerita rakyat Bali dapat dijadikan sebagai sarana untuk membimbing pendidikan karakter budaya unggul. observasi partisipatif, pedoman wawancara mendalam, rekaman, dan studi dokumen.
Media Pembelajaran Komik Biologi untuk Peningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Berpikir Kreatif Dewa Ayu Puspawati; Ni Wayan Ekayanti
Widya Accarya Vol 14 No 1 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.1.1397.58-65

Abstract

Mata pelajaran biologi dianggap sulit oleh sebagian peserta didik, karena banyak hafalan nama ilmiah yang dikatakan sulit diingat. Media pembelajaran komik biologi merupakan salah satu media pembelajaran yang tepat dipilih, karena mampu mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kreatif peserta didik. Media pembelajaran berupa komik biologi juga mampu meningkatkan minat belajar peserta didik khususnya mata pelajaran biologi, sehingga peserta didik mendapatkan manfaat yang maksimal baik dari proses maupun hasil belajar. Tujuan penelitian untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kreatif peserta didik di SMA Swasta terkemuka di kota Denpasar melalui penerapkan media pembelajaran komik biologi. Metode penelitian diskriptif kuantitatif dengan menggunakan rancangan pretest dan posttes nonequivalent control group design. Kemampuan pemecahan masalah diambil dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah berdasarkan rubrik kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kreatif menggunakan rubrik berpikir kreatif dalam pembuatan media komik biologi.Teknik analisis data dilakukan dengan uji Mann Whitney U-test. Hasil penelitian secara kuantitatif dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran komik biologi berpengaruh dalam pada kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kreatif peserta didik dengan signifikansi (p=0,000<0,05).
Conflict Resolution Learning Model As A Strategic Effort in Building Peace Amidst Indonesia's Diversity Laros Tuhuteru; Yanry Budianingsih; I Gusti Ngurah Santika; I Made Kartika; I Gede Sujana; Esto Bula Wiri Memang
Widya Accarya Vol 14 No 1 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.1.1404.66-72

Abstract

As a pluralistic country, peace still seems to be a mere wishful thinking. Because all this time conflicts that are rooted in pluralism have injured and damaged the peace that was actually agreed upon by the founders of the nation. The purpose of this research was to find out the conflict resolution learning model as a strategic effort in building peace in the midst of Indonesia's diversity. The method used in this research was a library method or approach. Data collection techniques in this research used documentation and literature. The data obtained were then analyzed in depth and presented descriptively. The results of this research indicated that strategic efforts to build peace in the midst of Indonesia's diversity are carried out by educational institutions through the application of conflict resolution learning models. The application of the conflict resolution learning model aims to train students' skills in solving critical problems, communication, and interpersonal skills better. Conflict resolution methods can optimize student competence, especially training social values, social sensitivity and problem solving skills. In relation to the diversity of the Indonesian nation, there is a significant influence from the use of conflict resolution learning models on students' multicultural attitudes. The multicultural attitude of students who take part in learning with the conflict resolution learning model obtains good results.
Emotive Language Function As A Medium To Motivate Students Kadek Adyatna Wedananta; I Putu Yudi Sudarmawan
Widya Accarya Vol 14 No 1 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.1.1405.73-78

Abstract

This study seeks to explore the emotive functions of language as a medium to motivate students. This study employed a qualitative methodology. This research was conducted in schools located in Denpasar, Bali, with teachers as its subjects to interview. Based on the findings of interviews with all participants, observations, and documentation, it can be inferred that the emotive function of language contributes to student motivation in the following ways: The emotive function of language is essential for motivating students; for example, teachers must express pride when students answer questions correctly; teachers must display enthusiasm while responding to anything students do in the classroom; teachers must demonstrate empathy when students answer incorrectly, but they must also keep students in a good mood and avoid letting them down; and teachers must express support when students are about to give up on answering a question.
Uji Komparasi Hasil Belajar Matematika Teknik (Materi Aljabar Melalui) Problem Solving Mahasiswa Teknologi Elektro Medis Muhammadiyah Makassar Hasmah; St.Fatimang; Rosmawati Abdul Maing
Widya Accarya Vol 14 No 1 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.1.1406.79-82

Abstract

Input mahasiswa baru Program Studi Elektro-Medis berasal dari lulusan Sekolah Menengah Atas jurusan IPA, IPS, dan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan. Perbedaan latar belakang mahasiswa baru menentukan daya serap mahasiswa terhadap materi mata kuliah matematika khususnya materi aljabar sehingga perlu diketahui hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan metode kuantitatif yang menggunakan statistik inferensial yang dipadukan dengan metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar mahasiswa pada matari aljabar. Uji statistik yang digunakan adalah uji Indefenden samples Test. Sampel yang digunakan berjumlah 60 mahasiswa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perbandingan hasil belajar materi aljabar mahasiswa baru antara lulusan IPA dan IPS menunjukkan signifikansi 0,131, antara lulusan IPA dengan SMK menunjukkan signifikansi 0,819, dan lulusan IPS dan SMK 0,200. Hal ini menunjukkan tidak perbedaan rata-rata hasil belajar materi aljabar antara lulusan Sekolah Menengah Atas jurusan IPA, IPS dan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan. Setelah ditelusuri kurangnya tatap muka selama masa pembelajaran dengan cara daring mempengaruhi hasil belajar mahasiswa pada materi aljabar.melalui metode problem solving
Implementasi Pendidikan Karakter Di Universitas Mahendradatta – Bali Putri Anggreni
Widya Accarya Vol 14 No 1 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.1.1407.83-91

Abstract

Penumbuhan karakter di perguruan tinggi sangat perlu dilakukan, karena perguruan tinggi mampu menjadi wahana yang strategis dan fleksibel yang memungkinkan semua mahasiswa dengan latar belakang sosial budaya ekonomi yang beragam, bisa dilatih untuk saling beradaptasi dan berinteraksi sesama sehingga terbentuk karakter yang baik. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan nilai-nilai karakter apa saja yang ingin ditumbuhkan pada mahasiswa; (2) Untuk menjelaskan cara mengimplementasikan pendidikan untuk menumbuhkan nilai-nilai karakter tersebut pada mahasiswa di Universitas Mahendradatta - Bali. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan melakukan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan uji kredibilitas, dependabilitas, transferabilitas, dan konfirmabilitas. Tahap penelitian lapangan dilakukan dengan tahap pra lapangan, di lapangan, analisis data, dan penyusunan laporan. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Nilai-nilai yang ditumbuhkan pada mahasiswa di Universitas Mahendradatta – Bali, yaitu Tri Kaya Parisudha yang merupakan nilai-nilai karakter dari kearifan lokal dengan mengutamakan aspek religiusnya. (2) Cara mengimplementasikan pendidikan dengan menumbuhkan nilai-nilai karakter tersebut pada mahasiswa, yaitu dengan: (a) Sosialisasi baik dari pihak yayasan, universitas, fakultas, program studi dan para dosen; (b) Keteladanan yang dicontohkan oleh pimpinan yayasan, pimpinan perguruan tinggi, dosen, staf, dan pemberian penghargaan bagi dosen dan mahasiswa berprestasi; (3) Pembiasaan yang dijadikan kegiatan kampus, seperti menyelaraskan berpikir yang benar, berkata yang benar, dan berbuat yang benar guna mewujudkan pribadi yang santun, cerdas, dan berkarakter mulia berdasarkan dharma.
Building Students' Critical Thinking Skill through Problem-Based Learning Model Paulus Haniko; Yenny Anggreini Sarumaha; Erwinsyah Satria; Nurmadina Hs; Anas
Widya Accarya Vol 14 No 1 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.1.1409.92-98

Abstract

Reality showed that one of the common problems being faced in the world of education at various levels of school is the low level of students' critical thinking skill. The low level of students' critical thinking skill is caused by the learning model applied in learning by the teacher being unable to stimulate students to improve their critical thinking skill. The purpose of this research was to build students' critical thinking skill through the implementation of a problem-based learning model. The method used in this research was a library research method or approach. The type of research used in this research was library research. Data collection in this research was carried out using documentation and literature study techniques, namely reviewing several journals, books, theses, scientific works sourced from the internet as a source of information that can be studied according to the theme of this research. The data obtained were then analyzed in depth to then be presented descriptively. The results of this research indicated that the implementation of problem-based learning model can build students' critical thinking skill. Because this learning model provides or bases problems as a starting point for students to investigate, inquire and solve. In this learning, students are gradually able to build concepts and principles from a material with their own abilities that integrate skills and knowledge that have been previously understood. Through this learning model students are active and have the opportunity to find and apply their own ideas in solving problems, thereby supporting students to develop their critical thinking skill.
Analisis Kompetensi Sosial Guru Menurut Ahmad Syalaby Ani Kurniawati
Widya Accarya Vol 14 No 2 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.2.1362.99-105

Abstract

Kompetensi sosial guru merupakan salah satu dari empat kompetensi kepribadian yang harus dimiliki oleh seorang guru. Kajian ini dilakuan dalam upaya mengurangi catatan panjang mengenai berbagai permasalahan dalam lingungan pendidikan yang ada di Indonesia. Karena salah satu kunci untuk memperbaiki system pendidikan saat ini adalah dengan memperbaiki kualitas pengejarnya. Salah satu pendapat mengenai kompetensi sosial yang harus dimiliki oleh seorang guru telah di kemukakan oleh Ahmad Tsalby. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian kepustakaan dengan analisis isi yang mengacu pada sumber primer buku karya Ahmad Tsalby yang berjudul At-Tarbiyah Al-Islamiyah Nadmuha, Falsafatuha, Tarikhuha dan jurnal terkait. Indikator Kompetensi Sosial Menurut Ahmad Syalaby meliputi kompetensi guru dalam menulis karya ilmiah, keterampilan berinteraksi dengan siswa, komunikasi guru dan orang tua, serta hubungan antara guru dengan masyarakat