cover
Contact Name
Ni Wayan Swarniti
Contact Email
jurnalaccarya@gmail.com
Phone
+6285739637227
Journal Mail Official
jurnalaccarya@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kamboja No.17, Dangin Puri Kangin, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali - Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Widya Accarya
Published by Universitas Dwijendra
ISSN : 20850018     EISSN : 27228339     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Accarya, 2085-0018 (Print ISSN), 2722-8339 (Electronic ISSN) is the Journal of Education who published research articles and of theoretical articles in education which published by Faculty of Teacher Training and Pedagogy, Dwijendra University. The journal is published twice a year every April and October published by Faculty of Teacher Training and Pedagogy. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: • Education • Language Teaching and Learning • Classroom Action Research • Morphology • Syntax • Phonology • Semantic • Pragmatic • Discourse Analysis • Translation • Comparative Linguistics History • Applied Linguistic
Articles 202 Documents
DISKRIMINASI DALAM NOVEL ANAK SEMUA BANGSA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Tri Lestari, Gita; Mulyati, Sri; Ika Sari, Vita
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.893.139-146

Abstract

Abstrak Novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer. Novel ini berlatar belakang kolonial Hindia Belanda. Pada kenyataannya, dalam kehidupan manusia sering terjadi banyak kasus diskriminasi yang dilakukan oleh para penguasa dan dialami oleh kaum tertindas. Diskriminasi pada novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer tercermin dalam gambaran betapa menderita dan terpuruknya bangsa pribumi Jawa akibat kekejaman yang dilakukan penjajah Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk diskriminasi dalam novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan kualitatif digunakan pada penelitian ini, dengan jenis penelitian deskriptif.. Penelitian ini menggunakan sumber data dari novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer dengan wujud datanya yaitu penggalan wacana dan kalimat yang mengandung diskriminasi. Hasil penelitian ditemukan 48 data yang mengandung empat bentuk diskriminasi, yaitu diskriminasi suku/etnis, ras dan agama/keyakinan sebanyak 26 data (54,17%), diskriminasi berdasarkan jenis kelamin dan gender sebanyak 8 data (16,67%), diskriminasi terhadap penderita penyakit menular sebanyak 2 data (4,16%), dan diskriminasi karena kasta sosial sebanyak 12 data (25,00%). Kata kunci: diskriminasi, novel dan implikasi. Abstract Novel Children of All Nations by Pramoedya Ananta Toer. This novel has a colonial background in the Dutch East Indies. In fact, in human life cases of discrimination often occur by the authorities and experienced by the oppressed. Discrimination in Pramoedya Ananta Toer's novel Anak Semua Bangsa is reflected in the description of the suffering and decline of the Javanese indigenous people due to atrocities committed by the Dutch colonialists. This study aims to describe the forms of discrimination in the novel Children of All Nations by Pramoedya Ananta Toer and their implications in learning Indonesian in high school. This research uses a qualitative approach, a type of descriptive research. The source of data in this study is the novel Children of All Nations by Pramoedya Ananta Toer with the form of data that is discourse fragments and sentences that contain discrimination. The results found 48 data containing four forms of discrimination, namely ethnic / ethnic, racial and religious / belief discrimination as much as 26 data (54.17%), discrimination based on gender and gender as much as 8 data (16.67%), discrimination against infectious disease sufferers as much as 2 data (4.16%), and discrimination because of social caste as many as 12 data (25.00%). Keywords: discrimination, novels and implications.
GANGGUAN BERBAHASA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DAN IMPLIKASINYA BAGI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SLB NEGERI 1 PEMALANG NUGRAHAENI, AGUSTYA DYAH; EKO PURWANTO, BURHAN; KHOTIMAH, KHUSNUL
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.894.147-157

Abstract

Abstrak Penelitian ini berisikan tentang gambaran umum mengenai gangguan berbahasa pada anak berkebutuhan khusus dan implikasinya bagi pembelajaran bahasa Indonesia di SLB Negeri 1 Pemalang. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui jenis gangguan berbahasa pada anak berkebutuhan khusus dan implikasinya bagi pembelajaran Bahasa Indonesia di SLB Negeri 1 Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data adalah guru atau karyawan di SLB Negeri 1 Pemalang dengan wujud data hasil peserta didik selama mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah yang diperoleh peneliti melalui wawancara yang berupa kartu data, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tiga teknik yaitu pengklasifikasian, pendeskripsian serta penyimpulan kemudian penyajian hasil analisis yaitu menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis gangguan Bahasa yang dialami oleh anak di SLB Negeri 1 Pemalang pada dasarnya mereka adalah anak penyandang disabilitas tunanetra, tunarunguwicara, tunadaksa, dan tunagrahita. Gangguan bahasa pada anak tunanetra terletak pada pemahaman serta perasaan mereka kurang baik dimana bahasa yang digunakan dalam komunkasi harus bisa dinalar. Gangguan bahasa pada anak tunarunguwicara terletak pada pendengaran dan bicaranya sehingga terhambatnya komunikasi lisan/verbal baik secara berbicara ataupun memahami pembicaraan orang lain. Gangguan bahasa pada anak tunadaksa terletak pada kelainan/kerusakan pada otak yang dapat mengakibatkan gangguan gerak, kecerdasan, perilaku, adaptasi, komunikasi, koordinasi, dan persepsi. Gangguan bahasa pada anak tunagrahita terletak pada keterbelakangan intelektual yang disebabkan oleh beberapa faktor terkait yang dapat menyebabkan penderitanya memiliki kecerdasan intelektual di bawah rata-rata, keterbatasan dalam fungsi intelektual yang diantaranya yaitu kecerdasan penalaran, penyelesaian masalah, keterampilan kognitif, dan pembelajaran. Gangguan bahasa pada anak berkebtuhan khusus jika diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia keduanya saling berkaitan Kata Kunci: Gangguan Berbahasa, Anak Berkebutuhan Khusus, Pembelajaran Bahasa Indonesia. Abstrack This study contains an overview of the language disorder in children with special needs and the implications for Indonesian language study in SLB Negeri 1 Pemalang. The purpose of this research is to know the type of language disorder in children with special needs and the implications for learning Bahasa Indonesia in SLB Negeri 1 Pemalang. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The data source is the teacher or employee of SLB Negeri 1 Pemalang with the form of students ' results during the learning activities in schools obtained by researchers through interviews in the form of data cards, and documentation. Data collection techniques using observation techniques, interviews and documentation studies. Data analysis techniques using three techniques, namely classifying, descriptant and presentation and then presenting the results of analysis is using informal methods. The results showed that the type of language disorder experienced by children in the state SLB 1 Pemalang Basically they are children with impaired disability, Tunarunguwicara, Tunadaksa, and disabled. Language disorder in the blind child lies in the understanding and feeling they lack better where the language used in the communication should be normalable. Language disorders in the child's Tunarunguwicara lies in the hearing and speech so that the abuse of verbal /verbal communication either speak or understand the talks of others. The child's language disorder lies in the abnormalities/damage to the brain that can result in impaired motion, intelligence, behaviour, adaptation, communication, coordination, and perception. The language disorder in children of disabled lies in the intellectual retardation caused by several related factors that can cause the sufferer to have below average intellectual intelligence, limitation in intellectual function such as intelligence reasoning, problem solving, cognitive skills, and learning. Language disorders in children are special when implied in Indonesian language learning are interconnected. Keywords: Language, disorder, children with special needs, Indonesian language learning.
ASPEK HUMOR DALAM AKUN INSTAGRAM @NUGARISLUCU DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Srikandini, Ayuningtias; Putwanto, Burhan Eko; Riyanto, Agus
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.895.158-164

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi internet yang terus mengalir dan tidak terbendung sebagai inovasi dalam dakwah atau menyebarkan informasi yang mengandung nilai-nilai agama dapat dikatakan efektif. Penyampaian dalam proses dakwah itu terdapat berbagai macam teknik yang dapat dilakukan oleh penceramah agar pesan yang dibawakan dapat tersampaikan dengan baik oleh penceramah, salah satunya adalah humor pada postingan instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja aspek humor pada postingan akun instagram @nugarislucu dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data penelitian yaitu akun instagram @nugarislurus. Wujud data yaitu penggalan wacana dan kalimat Teknik pengumpulan data yaitu teknik simak dan teknik catat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian diperoleh 36 data yang mengandung aspek humor dalam postingan akun Instagram @nugarislucu bulan Maret dan Mei, antara lain affiliative humor sebanyak 6 postingan (16,67%), self-enhancing humor sebanyak 7 postingan (19,44%), aggresive humor sebanyak 17 postingan (47, 22%) dan self-defeating humor sebanyak 6 postingan (16,67%). Kata kunci: humor, instagram dan pembalajaran bahasa. Abstract The development of internet technology that continues to flow and is unstoppable as innovation in propaganda or disseminating information that contains religious values ​​can be said to be effective. Submission of the preaching process and even then there are various kinds of techniques that can be carried out by the lecturer so that the message delivered can be conveyed well by the audience, one of which is humor on Instagram posts. This study aims to determine what aspects of humor on the Instagram account post @ nugarislucu and its implications in learning Indonesian in high school. This study uses a qualitative approach, the source of research data is the Instagram account @ugarislurus. The data form is a fragment of discourse and sentences Data collection techniques are listening techniques and note taking techniques. The data obtained were analyzed using descriptive methods. The results obtained 36 data containing aspects of humor in Instagram @ nugarislucu Instagram posts in March and May, including 6 affiliative humor posts (16.67%), self-enhancing humor as many as 7 posts (19.44%), aggressive humor as many as 17 posts (47, 22%) and self-defeating humor as many as 6 posts (16.67%). Keywords: humor, instagram and language learning.
KEPALA SEKOLAH DALAM KONSEP KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN: SUATU KAJIAN TEORITIS Santika, I Gusti Ngurah
Widya Accarya Vol 7 No 1 (2017): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam institusi pendidikan pun kepemimpinan yang dijalankan kepala sekolah memiliki kedudukan dan peran yang sangat menentukan bagi keberhasilan lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan dan peran kepemimpinan kepala sekolah ditinjau dari aspek teoritisnya. Kemudian ingin mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala terhadap keberhasilan institusi pendidikan dalam mencapai tujuannya. Dalam penyusunan penelitian ini, peneliti tidak langsung turun kelapangan untuk melakukan survei, namun peneliti memperoleh data hanya dengan menggunakan metode studi literatur, yaitu dengan cara mengumpulkan literatur yang bersumber dari buku, jurnal, dan sumber lainnya yang berhubungan kepemimpinan kepala sekolah dalam institusi pendidikan secara teoritis. Adapun hasil penelitian ini menunjukan (1) Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan merupakan motor penggerak penentu arah kebijakan sekolah, serta menentukan bagaimana tujuan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya dapat direalisasikan, dituntut untuk senantiasa meningkatkan kinerja. (2) Kepemimpinan kepala sekolah mempunyai kedudukan dan peran yang dominan dalam menentukan arah pencapaian keberhasilan sekolah. Bila kepala sekolah mampu dengan cerdas memberdayakan segala potensi yang ada di sekolah, maka tujuan yang dicita-citakan akan mudah terwujud. Kata Kunci: Kepala Sekolah, Kepemimpinan Pendidikan, Kajian Teoritis.
STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS SDM MASYARAKAT DESA PADANGSAMBIAN KAJA MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASISKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN UNTUK MEMBEBASKANNYA DARI BENCANA BANJIR Santika, I Gusti Ngurah
Widya Accarya Vol 9 No 2 (2018): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui strategi apakah yang harus diterapkan masyarakat Desa Padangsambian Kaja agar terbebas dari bencana banjir; (2) untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan kualitas SDM dalam upaya membebaskan masyarakat Desa Padangsambian Kaja dari bencana banjir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara yang didukung dengan studi dokumentasi atau literatur. Adapun hasil penelitian ini menunjukan; (1) dengan menerapkan strategi pendidikan karakter yang berbasis keteladanan; (2) perlunya penanaman pendidikan karakter kepada masyarakat Desa Padangsambian Kaja melalui penggalakan semangat gotong royong; (4) membentuk karakter yang peduli lingkungan dengan membenahi atau memperbaiki infrastruktur yang fungsinya mendorong kesadaran atau kepedulian kolektif masyarakat Desa Padangsambian Kaja terhadap lingkungannya; (5) mengkampayekan secara besar-besaran, slogan-slogan yang bernada positif dan bersifat edukatif yang isinya mengajak, mengetuk, dan membangkitkan karakter kepedulian masyarakat Desa Padangsambian Kaja terhadap lingukungannya; (6) Desa Padangsambian Kaja dapat menetapkan peraturan dan menentukan langkah-langkah represif, misalnya memberikan punishment kepada warga yang tidak sadar terhadap kelestarian lingkungannya. Kata Kunci: kualitas SDM, pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, bencana banjir Abstract This research aimed (1) to find out what strategies the Padangsambian Kaja Village community should implement in order to be free from floods; (2) to find out how to improve the quality of human resources in an effort to free the people of Padangsambian Kaja Village from floods. The method used in this research was descriptive qualitative research. Data collection methods used were observation and interviews which were supported by documentation or literature studies. The results of this research indicated; (1) by implementing exemplary based character education strategies; (2) the need to instill character education in the people of Padangsambian Kaja Village through promoting the spirit of mutual cooperation; (4) forming a character that cares about the environment by fixing or repairing infrastructure whose function is to encourage awareness or collective concern of the people of Padangsambian Kaja Village towards their environment; (5) campaigning on a large scale, positive and educational slogans that invite, tap, and evoke the character of concern for the people of Padangsambian Kaja Village towards their support; (6) Padangsambian Kaja Village can stipulate regulations and determine repressive measures, for example giving punishment to residents who are not aware of the preservation of their environment. Keywords: quality of human resources, character education, environmental awareness, flood disaster
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUESTION STUDENT HAVE (QSH) BERBANTUAN PERMAINAN BINGO TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS V DI SD TEGALJAYA Winaya, I Made Astra; Eka Kurniati, Putu
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.943.165-177

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan penulis untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematika siswa kelas V antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Question Student Have (QSH) berbantuan permainan bingo dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di SD Tegaljaya dengan populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Tegaljaya sejumlah 109 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang terdiri atas 45 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes pemahaman konsep, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji-t. Berdasarkan analisis data dengan uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar -2,704 dengan signifikansi (sig) sama dengan 0,011, sehingga nilai sig. (0,011) lebih kecil daripada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep matematika siswa kelas V antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Question Student Have (QSH) berbantuan permainan bingo dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukkan model pembelajaran Question Student Have (QSH) berbantuan permainan bingo berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas V di SD Tegaljaya. Kata-kata kunci: question student have, bingo, pemahaman konsep matematika
STRATEGI GURU DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI DI KALANGAN ANAK I Made Sutika; Sudiarta, I Nengah; Anita Putri Irmawati
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.944.178-187

Abstract

ABSTRAK Kemampuan berkomunikasi pada anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah dari keluarga dan lingkungan sekitarnyanya. Pada usia 4-6 tahun anak memasuki masa emas karena anak cepat menyerap hal-hal diajarkan,di usia tersebut anak memasuki jenjang taman kanak-kanak yaitu jenjang pendidikan formal yang dilakukan dengan memberi materi-materi khusus anak usia dini yang berupa rangsangan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak serta meningkatkan daya cipta anak dan memacu belajar mengenal berbagai ilmu pengetahuan melalui pendekatan nilai budi bahasa, agama, sosial, emosional, fisik, motorik, kognitif, bahasa, seni dan kemandirian. Semua dirancang sebagai upaya mengembangkan daya pikir dan peranan anak dalam hidupnya. Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian untuk mengetahui strategi yang diterapkan guru taman kanak-kanak serta mengetahui hambatan apa saja yang ditemui guru selama proses pembelajaran. Dalam penelitian yang berjudul “Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Dikalangan Anak Usia Dini (Studi Di Taman Kanak-Kanak.Bakti 2 Denpasar)” ini, menggunakan pendekatan kualitatif dan rancangan deskriptif. Subjek penelitian adalah para Guru di Taman Kanak-Kanak. Bakti 2 Denpasar. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa guru dapat memahami karakter anak memperhatikan kebiasaan sehari-hari, sehingga guru dapat mengetahui apa yang harus dilakukan yang sesuai karakter anak tersebut. Guru juga menerapkan cara-cara yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi siswa yaitu dengan melakukan tanya jawab, bercerita, karya wisata, bermain peran/sosiodrama, bercakap-cakap juga bernyanyi. Guru juga harus mempunyai sifat ramah, sabar, serta mempunyai tutur kata yang baik agar siswa dapat mengerti dan menerima berbagai materi yang diajarkan dengan baik. Selain metode diatas guru menggunakan alat peraga sebagai penunjang saat proses pembelajaran. Adapun hambatan yang sering ditemui oleh guru adalah pelafalan yang belum jelas, siswa belum mengerti isi pembicaraan sehingga upaya guru untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi menjadi sedikit terhambat. Kata kunci : Strategi Guru, Kemampuan Berkomunikasi, Anak Usia Dini ABSTRACT Minithesis, 2018, Anita Putri Irmawati, Student ID Number 013.301.0.023, Strategy of Teacher in Improving Communication Ability among Children (Case Study in Bakti 2 Kindergarten Denpasar), 60 pages, Advisor I Drs. I Wayan Kotaniartha, S.H., M.H., Advisor II Dra. Anak Agung Rai Tirtawati, M.Si. The ability to communicate in children is influenced by various factors; one of it is from the family and the environment. At the age of 4-6 years old, the children enter the golden age because children quickly absorb things that are taught. At that age children enter kindergarten, which is a formal educational level in which special materials relating to early childhood are given in the form of stimulation, to help the growth and development of children, increase children's creativity, and help them to learn about various sciences through approaches to language, religion, society, emotions, the physical world, motor functions, cognition, language, arts and independence. All are designed as an effort to develop children's thinking and their roles. Therefore, it is important to conduct research to find out the strategies applied by kindergarten teachers and find out what obstacles teachers encounter during the teaching and learning process. In a study entitled "Strategy of Teacher in Improving Communication Ability among Children (Case Study in Bakti 2 Kindergarten Denpasar)", using a qualitative approach and descriptive design. The research subjects were the teachers in Bakti 2 Kindergarten Denpasar. Data collection was done through observation, interview and documentation techniques. The collected data was analyzed with qualitative descriptive techniques. The results of the study indicate that the teacher can recognize the characters of students by paying attention to their daily habits, so that the teacher can find a course of action according to the character of the student. The teacher also implements some methods that can improve students' communication skills, namely by asking questions, telling stories, tourism work, role playing / socio drama, chatting and singing. The teacher must also be friendly, patient, and choose appropriate words so that students can understand and accept various well-taught material. In addition to the method above the teacher uses teaching aids as supports during the teaching and learning process. The obstacle that is often encountered by the teacher is pronunciation that is not yet clear, students have not understood the content of the conversation so that the teacher's efforts to improve their communication skills become a little hampered. Keywords: Teacher Strategy, Communication Ability, Early Childhood
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTU MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN TRADISIONAL CUBLAK-CUBLAK SUWENG UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD BINA TUNAS Oktavia Dwi Wuyung Sari; Karang Widiastuti, Ni Luh Gede
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.946.188-197

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dalam pembelajaran matematika melalui implementasi kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantu media pembelajaran permainan tradisional cublak-cublak suweng. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif antara guru dengan peneliti pada mata pelajaran matematika. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Bina Tunas yang berjumlah 6 siswa yang terdiri dari 3 siswa perempuan dan 3 siswa laki-laki. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantu media pembelajaran permainan tradisional cublak-cublak suweng untuk meningkatkan motivasi belajar dalam pembelajaran matematika kelas IV SD Bina Tunas. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase skor rata-rata motivasi belajar matematika sebesar pada siklus I sebesar 69,66% dan pada siklus II sebesar 84,83%. Terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 15,17%. Hasil analisis data siklus II menunjukkan bahwa skor tersebut sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan yaitu minimal tinggi. Terdapat 5 indikator dengan 4 deskripsi motivasi belajar dalam penelitian ini dan kelima indikator tersebut telah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan minimal tinggi. Kata Kunci: Teams Games Tournament (TGT), Media Pembelajaran Permainan Tradisional Cublak-cublak Suweng, Motivasi Belajar Matematika ABSTRACT This research aimed to increase learning motivation in mathematic learning through implement a cooperative learning model, the type of teams games tournament (TGT) was assisted by the learning media of cublak-cublak suweng traditional games. Assisted by traditional learning media cublak-cublak suweng in learning motivation for fourth grade mathematics learning at SD Bina Tunas. This research was a classroom action research which was carried out collaboratively between teachers and researchers in mathematics. The subjects in this research were the fourth grade students of SD Bina Tunas, totaling 6 students consisting of 3 female students and 3 male students. Data collection methods in this research using observation and documentation. The research instrument used was the observation sheet and documentation. The data analysis technique used in this research was descriptive quantitative data analysis. Based on the results of the research, it was concluded that the cooperative learning model of the Teams Games Tournament (TGT) type was assisted by the learning media of cublak-cublak suweng traditional games to increase learning motivation in the fourth grade mathematics learning of SD Bina Tunas. It was indicated by an increase in the percentage of the average score of learning motivation for mathematics in the first cycle of 69.66% and 84.83% in the second cycle. There was an increase from cycle I to cycle II of 15.17%. The results of cycle II data analysis indicated that the score had reached the specified success indicator, which was at least high. There were 5 indicators with 4 descriptions of learning motivation in this research and the five indicators had reached the specified minimum high success indicator. Keywords: Teams Games Tournament (TGT), Learning Media for Traditional Games Cublak-cublak Suweng, Motivation to Learn Mathematics
AN ANALYSIS OF TEACHERS’ PERSPECTIVE ON STUDENTS’ SPEAKING SKILL PROBLEMS AT TENTH GRADE STUDENTS OF SMK DWIJENDRA DENPASAR IN THE ACADEMIC YEAR 2019/2020 Ebidona, Yuliana; Yuniari, Ni Made
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.947.198-207

Abstract

Abstract This research aimed to know the students' problems in speaking skills at the tenth-grade students of SMK Dwijendra Denpasar Based on Teachers’ perspective, this research was a qualitative case study. The subjects of this research were two English Language teachers of SMK Dwijendra Denpasar. They were data collected through some instrument namely observation, an interview guide, recording, analysis documents, and interviewing. The findings showed that they were three difficulties faced by students when learning English was the level of mastery of vocabulary students have very less and Grammatical Errors in speaking, students experience difficulties and errors, especially in arranging sentences correctly. The strategies used by teachers to overcome students' problems in their ability to speak English were through strategies 1) small group discussions 2) Reading, 3) Practicing Dialogue and Retelling, 4) Translation According to the subject, 5) staring at the dictionary, 6) taking notes, 7) Provides opportunities for students to use vocabulary in real life contexts. The efforts made by teachers to make teaching and learning activities in English classes more interesting were1) by collaborating learning with games related to teaching materials. 2) play a word game. 3) provides opportunities for students to use vocabulary in real life contexts. Keywords: Teacher's perspective, speaking skills, Students’ problems Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan siswa dalam keterampilan berbicara pada siswa kelas X SMK Dwijendra Denpasar bersadarkan perspektif Guru. Penelitian ini merupakan studi kasus kualitatif. Subjek penelitian ini adalah dua orang guru Bahasa Inggris SMK Dwijendra Denpasar. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa instrumen yaitu observasi, pedoman wawancara, pencatatan, analisis dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga kesulitan yang dihadapi siswa ketika belajar bahasa Inggris dimana tingkat penguasaan kosakata siswa sangat kurang dan Grammatical Errors dalam berbicara, siswa mengalami kesulitan dan kesalahan terutama dalam menyusun kalimat dengan benar. Strategi yang digunakan guru untuk mengatasi masalah siswa dalam kemampuan berbahasa Inggris adalah melalui strategi 1) Diskusi Kelompok Kecil 2) Membaca, 3) Berlatih Dialog dan Menceritakan Kembali, 4) Penerjemahan Sesuai Mata Pelajaran, 5) Menatap Kamus, 6) mencatat, 7) Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menggunakan kosakata dalam konteks kehidupan nyata. Upaya yang dilakukan oleh guru untuk membuat kegiatan belajar mengajar di kelas bahasa Inggris lebih menarik adalah 1) dengan mengkolaborasikan pembelajaran dengan permainan yang berkaitan dengan bahan ajar. 2) Mainkan permainan kata. 3) memberikan kesempatan kepada siswa untuk menggunakan kosakata dalam konteks kehidupan nyata. Kata kunci Perspektif Guru, Keterampilan Berbicara, Masalah Siswa
THE USE OF POSSE (PREDICT, ORGANIZE, SEARCH, SUMMARIZE, AND EVALUATE) STRATEGY TO IMPROVE STUDENTS’ READING COMPREHENSION IN NARRATIVE TEXT AT THE TENTH GRADE OF SMK PGRI 2 DENPASAR IN THE ACADEMIC YEAR 2019/2020 Vety Isma Ulfa; Indah Triana Juliari, I Gusti Ayu
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.964.208-215

Abstract

Abstract This research aims to improve the tenth grade students’ reading comprehension by using POSSE strategy in SMK PGRI 2 Denpasar. It was an action research study which consisted of two cycles.The subjects of the research were students of X grade AK2 of SMK PGRI 2 Denpasar in the academic year 2019/2020. The qualitative data were collected by anlyzing the results of observation and interviewed the students on the learning process. The procedure of the research consisted of some stages, namely: planning, action, observation, and reflection. The instruments used of this research were observation sheet, interview guide, and tests. The method of collecting data were used interview, documentation, observation and test. The results of this research showed that the use of POSSE strategy was succesfully improve the students’ reading comprehension. Based on the quantitative data, the students’ mean scores for the reading comprehension improved from 55 in pre-test to 69 in post test 1 and 79 in post test 2. Meanwhile, from interviewed the students about the use of POSSE strategy showed that it helped the students to understand narrative text and helped them enrich their vocabulary knowledge. Besides that, the use of POSSE strategy could attract their attention in teaching and learning process. Keywords: Reading Comprehension, Narrative Text, POSSE strategy. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa kelas sepuluh dengan menggunakan strategi POSSE di SMK PGRI 2 Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 skilus. Subjek penelitian ini adalah terdiri dari 35 siswa kelas X AK2 di SMK PGRI 2 Denpasar tahun ajaran 2019/2020. Data kualitatif dikumpulkan melalui menganalisis hasil observasi dan interview siswa terhadap proses pembelajaran. Prosedur penelitian terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrument dari penelitian ini menggunakan lembar observasi, pedoman wawancara, dan tes. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, observasi, dan tes evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan strategi POSSE berhasil untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa. Berdasarkan data kuantitatif, nilai rata-rata siswa untuk pemahaman membaca meningkat dari 55 di pre-test, menja1di 69 di post-test 1, dan 79 di post-test 2. Sementara itu, hasil wawancara para siswa tentang penggunaan strategi POSSE menunjukkan bahwa dapat membantu siswa untuk memahami teks naratif dan membantu mereka memperbanyak pengetahuan kosa kata. Selain itu, penggunaan strategi POSSE dapat menarik perhatian mereka dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci: Pemahaman membaca, teks naratif, strategi POSSE.