cover
Contact Name
Ni Wayan Swarniti
Contact Email
jurnalaccarya@gmail.com
Phone
+6285739637227
Journal Mail Official
jurnalaccarya@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kamboja No.17, Dangin Puri Kangin, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali - Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Widya Accarya
Published by Universitas Dwijendra
ISSN : 20850018     EISSN : 27228339     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Accarya, 2085-0018 (Print ISSN), 2722-8339 (Electronic ISSN) is the Journal of Education who published research articles and of theoretical articles in education which published by Faculty of Teacher Training and Pedagogy, Dwijendra University. The journal is published twice a year every April and October published by Faculty of Teacher Training and Pedagogy. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: • Education • Language Teaching and Learning • Classroom Action Research • Morphology • Syntax • Phonology • Semantic • Pragmatic • Discourse Analysis • Translation • Comparative Linguistics History • Applied Linguistic
Articles 202 Documents
PENERAPAN METODE TANYA JAWAB DENGAN VARIASI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PPKN PADA SISWA KELAS VII D SMP DWIJENDRA DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Mas Darwati, I G A; Padu Jabu, Veronika Rambu
Widya Accarya Vol 11 No 1 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.698 KB) | DOI: 10.46650/wa.11.1.835.63-73

Abstract

Abstrak Dalam proses pendidikan metode mempunyai kedudukan yang begitu penting dalam upayamencapai tujuankarena metode merupakan sarana penunjang yang membantu kelancaran jalannya proses belajar mengajar. Metode adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun dapat terapai secara optimal. Adapun rumusan masalah yaitu: Berdasarkan permasalahan di atas, rumusan masalah dalam penelitian tindakan kelas ini adalah Apakah melalui upaya penerapan metode Tanya jawab bervariasi media pembelajaran hasil belajar siswa akan, meningkat pada matapelajaran PPKn pada siswa kelas VII D SMP Dwijendra Denpasar tahun pelajaran 2018/2019?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan untuk meningkatkan penerapan metode Tanya jawab bervariasi media pembelajaran dalam hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn pada siswa kelas VII D SMP Dwijendra Denpasar tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilakukan dengan 2 siklus yaitu siklus pertama dan siklus kedua.metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah test, observasi, data lapangan. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data diperoleh bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan metode Tanya jawab dengan variasi media pembelajaran di kelas VII D SMP Dwijendra Denpasar dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa ditandai dengan meningkatkan hasil belajar siswa pada setiap test akhir siklus. Tingkatan rata-rata pencapaian skor saat pre test sebesar 7.338% rata-rata pencapaian skor saat test siklus 1 sebesar 7.725% dan rata-rata pencapaian skor saat test siklus 2 sebesar.8,612%.Sedangkan ketuntasan belajar siswa saat pre test sebesar 45,16 dan post siklus 2 meningkat dengan signitifkan sebesar 93.54% berdasarkan hasil belajar siswa di uraikan dapat di simpulkan bahwa, proses pembelajaran menggunakan penerapan metode Tanya jawab dengan variasi media pembelajaran sangat efektif bila di terapkan di sekolah (dikelas). Kata kunci:  Metode tanya jawab, variasi media pembelajaran, hasil belajar Abstract In the process of education the method has a very important position in trying to achieve goals because the method is a supporting tool that helps the smooth running of the learning process. The method is a method used to implement a plan that has been prepared in real activities so that the objectives that have been prepared can be achieved optimally. The formulation of the problem are: Based on the problems above, the formulation of the problem in this class action research is whether through the application of the question and answer method varies the learning media of student learning outcomes will, increase in PPKn subjects in class VII D students at Dwijendra Denpasar Middle School in 2018/2019 ? This study aims to determine the efforts made to improve the application of the question and answer method of varying learning media in student learning outcomes in PPKn subjects in class VII D of SMP Dwijendra Denpasar in the academic year 2018/2019. This research was conducted in 2 cycles, the first cycle and the second cycle. The methods used in data collection were test, observation, field data. Analysis of the data used is descriptive quantitative. The results of the analysis of the data obtained that the implementation of learning by applying the question and answer method with a variety of learning media in class VII D of Dwijendra Denpasar Junior High School can improve student learning activities and outcomes. Increased student activity and learning outcomes are marked by increasing student learning outcomes at each end of the test cycle. The average level of achievement score when pre-test amounted to 7,338% the average achievement score during the first cycle test was 7,725% and the average achievement score during the second cycle test was 8,612%. While the completeness of student learning during pre-test was 45,16 and post cycle 2 increased with a significance of 93.54% based on student learning outcomes described can be concluded that, the learning process using the question and answer method with a variety of instructional media is very effective when applied at school (in class). Keywords: Question and answer method, variations in learning media, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS XI IPS1 SMA DWIJENDRA DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Rindawan, I Ketut; Roku Wanggu, Apriani
Widya Accarya Vol 11 No 1 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.768 KB) | DOI: 10.46650/wa.11.1.836.74-83

Abstract

Abstrak Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing cocok diterapkan di kelas XI IPS 1 SMA Dwijendra Denpasar karena menurut pendapat para siswa kelas XI IPS1 SMA Dwijendra Denpasar, mereka masih senang belajar sambil bermain. Model pembelajaran ini mampu mendorong siswa lebih aktif dan kreatif dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan uraian tersebut peneliti bermaksud melakukan penelitian dengan judul ?Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas XI IPS 1 SMA Dwijendra Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019?. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan selama dua siklus dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPS 1 SMA Dwijendra Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 35 siswa, rumusan masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah apakah penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Dapat Meningkatkan Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Dwijendra Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada mata pelajaran PPKn melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Dwijendra Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi partisipasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan persentase. Analisis ini dilakukan dengan cara menghitung persentase masing-masing indikator dan rata-rata keseluruhan indikator, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing dapat meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas XI IPS 1 SMA Dwijendra Denpasar Tahun Pelajaran 2018/2019 yang dibuktikan dengan adanya peningkatan skor di setiap indikator Hasil Belajar PPKn dari siklus I ke siklus II, serta peningkatan skor rata-rata hasil belajar PPKn dari siklus I sebesar 80,24% menjadi 91,84% pada siklus II atau meningkat sebesar 11,6%. Kata Kunci: Snowball Throwing, Hasil Belajar PPKn Abstract The use of the Snowball Throwing Cooperative Learning Model is suitable to be applied in class XI IPS 1 of SMA Dwijendra Denpasar because in the opinion of students of class XI IPS1 of Dwijendra Denpasar High School, they still enjoy learning while playing. This learning model is able to encourage students to be more active and creative in learning activities. Based on the description, the researcher intends to conduct research with the title "Application of the Snowball Throwing Cooperative Learning Model to Improve Student Learning Outcomes in Civics Class XI IPS 1 Subjects at SMA Dwijendra Denpasar in 2018/2019 Academic Year". This research is a Class Action Research conducted over two cycles with research subjects in class XI IPS 1 of SMA Dwijendra Denpasar in the 2018/2019 Academic Year totaling 35 students, the formulation of the problem raised in this study was whether the application of the Snowball Throwing Cooperative Learning Model Can Improve Learning Outcomes in Civics Class XI IPS 1 High School Students Dwijendra Denpasar Academic Year 2018/2019?. This study aims to improve Student Learning Outcomes in Civics subjects through the Implementation of the Snowball Throwing Cooperative Learning Model in class XI IPS 1 students at Dwijendra Denpasar High School in 2018/2019 Academic Year. Data collection techniques used in this study were observation of participation, and documentation. The data analysis technique used is quantitative data analysis with percentages. This analysis is done by calculating the percentage of each indicator and the average of all indicators, presenting data, and drawing conclusions. The results showed that the implementation of the Snowball Throwing Cooperative Learning Model could improve Student Learning Outcomes in Civics Class XI IPS 1 Subjects in SMA Dwijendra Denpasar Academic Year 2018/2019 as evidenced by an increase in scores in each indicator of Civics Learning Outcomes from cycle I to cycle II, and an increase in the average score of PPKn learning outcomes from the first cycle by 80.24% to 91.84% in the second cycle or an increase of 11.6%. Keywords: Snowball Throwing, Learning Outcomes in Civics
PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PELAKSANAAN UPACARA ADAT PURUNG TA KADONGA RATU PADA MASYARAKAT DESA MAKATAKERI KECAMATAN KATIKUTANA KABUPATEN SUMBA TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (NNT) Sila, I Made; Purana, I Made; Bauru Awa, Arni Rambu
Widya Accarya Vol 11 No 1 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.374 KB) | DOI: 10.46650/wa.11.1.837.84-96

Abstract

Abstrak Purung Ta Kadonga Ratu (Turun di Lemba Imam) merupakan ritual adat yang dilakukan masyarakat Sumba setiap tahun sekali untuk memperingati para leluhur yang dianggap memiliki kekuatan magis dan dapat memprediksi kesuburan hasil pertanian masyarakat. Ritual adat Purung Ta Kadonga Ratu (Turun di Lemba Imam) sebelum dilaksanakan terlebih dahulu dilakukan acara pemotongan kerbau jantan yang bahasa adatnya ?Haka Raja Rewa?yang artinya ukuran tanduk kerbau yang akan dipotong untuk memberikan persembahan kepada leluhur. Acara ritual adat Purung ta Kadonga Ratu (Turun di Lemba Imam) di lakukan di sebuah tempat yang tinggi yang dirasa cocok oleh tua adat (?Ama Walu Adung, Ina Walu Kerung?) yang dianggap sebagai kepala suku atau penanggung jawab untuk semua suku dalam melakukan ritual. Tempat dilakukan ritual adat Purung ta Kadonga Ratu (Turun di Lemba Imam) diberi nama?Laitarung?. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalnya adalah pelaksanaan Nilai-nilai Pancasila apa saja yang terkandung dalam upacara adat Purung Ta Kadonga Ratu pada masyarakat Desa Makatakeri Kecamatan Katikutana Kabupaten Sumba Tengah, Bagaimana proses pelaksanaan Upacara Adat Purung ta Kadonga Ratu pada kehidupan masyarakat sehari¬-hari di Desa Makatakeri Kecamatan Katikutana Kabupaten Sumba Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang Penerapan Nilai-Nilai Pancasila  Dalam Pelaksanaan Upacara Adat Purung Ta Kadonga Ratu Pada Masyarakat Desa Makatakeri  Kecamatan  Katikutana Kabupaten Sumba Tengah, Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah Teknik wawancara, teknik observasi, teknik dokumentasi Metode atau teknik yang digunakan untuk menganalisi data adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menyatakan bahwa Upacara adat ini dilakukan dengan mengacungkan dua tombak pusaka keramat yang panjangnya kurang lebih 7 meter yang diacungkan ke langit untuk menjebol bendungan di langit untuk mendatangkan atau menurunkan hujan. Kedua tombak keramaat itu yakni Loda Pari dan Mehang Karaga. Apabila dalam lomba mengangkat tombak yang mengarah kelangit dan yang menang pertama adalah ?Nibu loda pari? maka diprediksikan hasil pertanian subur dan musim hujan juga beraturan yang bahasa adatnya ?hawewanaga pungina, kabobunaga ratina?. Kalau ?nibu mehang karaga? yang menang pertama maka diprediksikan hasil pertanian tidak subur dan akan ada kelaparan besar melanda pulau Sumba yang bahasa adatnya?danakerimawaka tuwa danahimawaka watu, nyeka pagaliparawigika waiga bakukapata wewi wawi bakukanuka wewi kauki?. Kata Kunci: Penerapan Nilai-Nilai Pancasila, Upacara Adat Purung Ta Kadonga Ratu     Abstract Purung Ta Kadonga Ratu (Descended in Lemba Imam) is a traditional ritual that is carried out by the Sumba people every year to commemorate the ancestors who are considered to have magical powers and can predict the fertility of the agricultural produce of the community. Purung Ta Kadonga Ratu's traditional ritual (Going down at Lemba Imam) before the male buffalo slaughtering ceremony for which the customary language is "Haka Raja Rewa" means the size of the buffalo horn that will be cut to make offerings to the ancestors. Purung ta Kadonga Ratu (Down in Lemba Imam) traditional rituals are held in a high place that is considered suitable by the traditional elders ("Ama Walu Adung, Ina Walu Kerung") who are considered as tribal chiefs or responsible for all tribes in carrying out ritual. The place where Purung ta Kadonga Ratu (Descended in Lemba Imam) traditional ritual is named "Laitarung". Based on this background, the mass formulation is the implementation of any Pancasila Values ??contained in the Purung Ta Kadonga Ratu traditional ceremony in the people of Makatakeri Village, Katikutana Subdistrict, Central Sumba Regency, How is the process of implementing Purung ta Kadonga Ratu Traditional Ceremony in people's daily lives ¬ in Makatakeri Village, Katikutana District, Central Sumba Regency. The purpose of this study was to find out more about the Implementation of Pancasila Values ??in the Implementation of the Purung Ta Kadonga Ratu Ceremony in the Makatakeri Village Community Katikutana Subdistrict, Central Sumba, Data collection techniques used in this study were interview techniques, observation techniques, documentation techniques Method or the technique used to analyze data is a qualitative descriptive method. The results of the study stated that this traditional ceremony was carried out by brandishing two sacred heirloom spears that were approximately 7 meters in length that were stretched toward the sky to break down dams in the sky to bring or bring down rain. The two religious spears were Loda Pari and Mehang Karaga. If in the race to lift the spear that leads to the sky and the first winner is "Nibu loda pari" then it is predicted that fertile agricultural products and the rainy season are also regular with the traditional language "hawewanaga pungina, kabobunaga ratina". If "nibu mehang karaga" wins first, it is predicted that agricultural products are infertile and there will be a huge famine in the island of Sumba, the customary language "danakerimawaka tuwa and Ibrahimawaka watu, wiping pagaliparawigika waiga bakukapata wewi wawi bakukanuka wewi kauki". Keywords: Implementation of Pancasila Values, Purung Ta Kadonga Ratu Traditional Ceremony
PENGARUH PENERAPAN KURIKULUM 2013 TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS VII H SMP DWIJENDRA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Sutika, I Made; Sutika, I Made; Sudiartha, I Nengah; Marawali, Adrianus Djaiwu
Widya Accarya Vol 11 No 1 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.234 KB) | DOI: 10.46650/wa.11.1.838.97-106

Abstract

Abstrak Dimensi pertama memandang kurikulum sebagai rencana kegiatan belajar bagi siswa disekolah atau sebagai perangkat tujuan yang ingin dicapai. Suatu kurikulum dapat menunjuk pada suatu dokumen yang berisi rumusan tentang tujuan, bahan ajar, kegiatan belajar mengajar, jadwal, dan evaluasi. Dimensi kedua, memandang kurikulum suatu sistem yang mencakup struktur personalia dan prosedur kerja bagaimana cara menyusun kurikulum, melaksanakan, mengevaluasi, dan menyempurnakan. Dimensi yang ketiga memandang kurikulum sebagai bidang studi, yaitu bidang studi kurikulum. Namun, dalam kurikulum 2013 ini lebih bertumpu kepada kualitas guru sebagai implementator di lapangan. Adapun rumusan masalah yaitu: 1) Bagaiaman pengaruh penerapan kurikulum 2013 berpengaruh terhadap pembentukan karakter siswa Kelas VII H SMP Dwijendra Denpasar tahun pelajaran 2018/2019? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Kurikulum 2013 terhadap pembentukan karakter siswa kelas VII H SMP Dwijendra Denpasar tahun pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembaran angket dan pedoman wawancara. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan kurikulum 2013 terhadap pembentukan karakter siswa sangat penting. Untuk meningkatkan kualitas kerakter siswa di sekolah guru-guru dapat memberikan keteladanan kepada siswa, memberikan motivasi dan bimbingan yang baik kepada siswa sehingga siswa termotivasi untuk berkarakter dan penyampaian materi yang behubungan dengan kedisiplinan contohnya materi tentang norma-norma. Pemberian hukuman kepada siswa yang melanggar diusahakan selalu bersifat membangun dan mendidik. Perlakuan itu merupakan solusi yang bijak dalam mendisiplinkan siswa di sekolah. Penerapan kurikulum 2013 terhadap pembentukan karakter siswa yaitu sikap yang ada pada diri siswa sendiri, lingkungan dan pola penenaman disiplin dalam keluarga. upaya yang dilakukan guru-guru dalam mengatasi pengaruh tersebut yakni membangun kerjasama dengan orang tua, pihak sekolah dalam. Kata kunci: Penerapan Kurikulum 2013, Pembentukan Karakter Siswa   Abstract The first dimension views the curriculum as a plan of learning activities for students at school or as a set of goals to be achieved. A curriculum can refer to a document that contains the formulation of objectives, teaching materials, teaching and learning activities, schedules, and evaluations. The second dimension, looking at the curriculum of a system that includes the personnel structure and work procedures on how to structure the curriculum, implement, evaluate, and improve. The third dimension views the curriculum as a field of study, namely the field of curriculum studies. However, in the 2013 curriculum it is more reliant on the quality of teachers as implementers in the field. The formulation of the problem are: 1) How does the influence of the implementation of the 2013 curriculum affect the character formation of Class VII H students of SMP Dwijendra Denpasar in the academic year 2018/2019? This study aims to determine the effect of the implementation of the 2013 Curriculum on the character building of VII H class students at Dwijendra Denpasar Middle School in 2018/2019. Data collection techniques include interviews, observation, documentation. Research instruments include questionnaire sheets and interview guidelines. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that the application of the 2013 curriculum to the formation of student character is very important. To improve the quality of students' characteristics in schools teachers can provide role models to students, provide motivation and good guidance to students so students are motivated to character and delivery of material related to discipline, for example material about norms. Penalties to students who violate the endeavor are always constructive and educational. The treatment is a wise solution in disciplining students at school. The application of the 2013 curriculum to the formation of student character is the attitude that exists in students themselves, the environment and the pattern of discipline in the family. the efforts made by the teachers in overcoming this influence are building cooperation with parents, the inner school. Keywords: Implementation of 2013 Curriculum, Formation of Student Character
AN ERROR ANALYSIS IN USING SIMPLE PAST TENSE IN INCIDENT REPORT E-MAILS BY KIDS CLUB SOFITEL STAFF Yoga Widiadnya, I Gusti Ngurah Bagus
Widya Accarya Vol 11 No 1 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.208 KB) | DOI: 10.46650/wa.11.1.840.107-111

Abstract

Abstract This research aimed to find out the common errors of word order especially in using verb, to be, and noun phrase in writing incident report emails made by Kids club Sofitel staffs. The problem statement of this research was ?what are the types and the sources of error on the use of simple past tense in Kids club incident reports by email writing?. The objective of this research was to find out the types and the sources of errors that often occurred in the use of simple past tense in incident reports made by Kids club Sofitel staffs. To analyze the data, the researcher used descriptive qualitative method and used error analysis procedure to make clear explanation. The error collected was classified based on Dulay Strategy Taxonomy. The participants of this study consist of five staffs from Kids club Sofitel Bali Nusa Dua. By this analysis, the researcher found errors as follows: there were 132 errors were found in the staff?s incident reports. The total errors of Omission were 64 errors, Addition were 5 errors and Mis-formation were 63 errors and also 109 errors of Intralingual transfer and 23 errors of Interlingual transfer. So could be concluded that the most of error found was Omission and lowest of error found was Addition and the most of sources of error was Intralingual transfer. Keywords: Error Analysis, Simple Past Tense, E-mail.   Abstrak Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan umum urutan kata terutama dalam menggunakan kata kerja, menjadi, dan frasa kata benda dalam menulis email laporan kejadian yang dibuat oleh staf Kids club Sofitel. Pernyataan masalah dari penelitian ini adalah "apa jenis dan sumber kesalahan tentang penggunaan simple past tense dalam laporan insiden Kids club dengan menulis email". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan sumber kesalahan yang sering terjadi dalam penggunaan simple past tense dalam laporan insiden yang dibuat oleh staf Kids club Sofitel. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan prosedur analisis kesalahan untuk membuat penjelasan yang jelas. Kesalahan yang dikumpulkan diklasifikasikan berdasarkan Dulay Strategy Taxonomy. Peserta penelitian ini terdiri dari lima staf dari Kids club Sofitel Bali Nusa Dua. Dengan analisis ini, peneliti menemukan kesalahan sebagai berikut: ada 132 kesalahan ditemukan dalam laporan insiden staf. Total kesalahan Kelalaian adalah 64 kesalahan, Penambahan 5 kesalahan dan Kesalahan informasi adalah 63 kesalahan dan juga 109 kesalahan transfer Intralingual dan 23 kesalahan transfer Interlingual. Jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar kesalahan yang ditemukan adalah Kelalaian dan kesalahan terendah yang ditemukan adalah Penambahan dan sebagian besar sumber kesalahan adalah transfer Intralingual. Kata kunci: Analisis Kesalahan, Simple Past Tense, E-mail.
PENGARUH KOMUNIKASI, KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN STIE BIITM SAHID BALI Astawa, I Wayan; Astawa, I Wayan
Widya Accarya Vol 11 No 1 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.998 KB) | DOI: 10.46650/wa.11.1.841.112-119

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan di STIE BIITM Sahid Bali dengan melihat pengaruh komunikasi, kompensasi dan lingkungan fisik terhadap kinerja tenaga kependidikan di dalamnya. Penelitian menggunakan data kuantitatif dengan mengukur dari kriteria komunikasi, kompensasi, dan lingkungan fisik. Data akan dianalisis secara kuantitatif dengan analisis korelasi berganda, regresi linier berganda, determinasi, uji signifikansi simultan dan parsial. Terdapat pengaruh secara simultan yang signifikan dari komunikasi, kompensasi dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja tenaga kependidikan di STIE BIITM SAHID BALI Ini dapat dilihat dari hasil koefisien korelasi berganda diperoleh adalah 0,852 dan F-hitung 34,769 lebih besar dari F-tabel 2,70 berarti berada pada daerah pernolakan Ho, maka Ho ditolak atau Hi diterima. pengaruh yang positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan antara komunikasi, kompensasi dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja tenaga kependidikan di STIE BIITM SAHID BALI, variabel-variabel tersebut tetap dipertahankan dan bila memungkinkan untuk ditingkatkan misalnya dengan menerapkan komunikasi yang lebih efektif, meningkatkan kompensasi jika keuangan perusashaan memungkikan dan memprogramkan perbaikan lingkungan kerja fisik. Kata kunci: komunikasi, kompensasi, lingkungan fisik, kinerja   Abstract This research was conducted at STIE BIITM Sahid Bali by looking at the effect of communication, compensation and the physical environment on the performance of the teaching staff in it. The study used quantitative data by measuring the communication criteria, compensation, and physical environment. Data were analyzed quantitatively by multiple correlation analysis, multiple linear regression, determination, simultaneous and partial significance tests. There is a significant simultaneous effect of communication, compensation and physical work environment on the performance of teaching staff in STIE BIITM SAHID BALI This can be seen from the results of the multiple correlation coefficient obtained is 0.852 and F-count 34.769 is greater than F-table 2.70 means it is located in the Ho reign area, then Ho is rejected or Hi is accepted. positive and significant influence, both partially and simultaneously between communication, compensation and the physical work environment on the performance of the teaching staff at STIE BIITM SAHID BALI, these variables are maintained and if possible to be improved for example by applying more effective communication, increasing compensation if corporate finance enables and programs improvements to the physical work environment. Keywords: communication, compensation, physical environment, performance
PROCESSES IN REPORT TEXT: AN ANALYSIS OF SYSTEMIC FUNCTIONAL LINGUISTIC ON TRANSITIVITY Sutrisna, Gede
Widya Accarya Vol 11 No 1 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.905 KB) | DOI: 10.46650/wa.11.1.863.10-16

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses transitivitas yang paling dominan digunakan dalam teks report dan kaitannya dengan prinsip dasar teks report. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan penerapan teori Linguistik Sistemik Fungsional pada transitivitas. Data dalam penelitian ini merupakan 29 klausa yang diperoleh dari teks report yang digunakan dalam Ujian Nasional kelas sembilan SMP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keenam jenis proses transitivitas digunakan dalam teks report. Namun, proses yang paling banyak digunakan adalah material (44%) dan relasional (31%). Hal ini menandakan kedua proses tersebut berperan penting dalam memberikan informasi dan gambaran yang jelas sehingga para pembaca mampu memahami obyek yang dijelaskan dalam teks report. Kata Kunci: teks report, transitivitas, linguistik sistemik fungsional   Abstract This research aimed at investigating the most dominant of transitivity process used in report text and how it relates with the nature of report text. It employed descriptive qualitative design and applied Systemic Functional Linguistics on Transitivity. The data were 29 clauses taken from report texts used in ninth grade?s National Exam. The result of this research revealed that six types of transitivity processes found in the report texts. Yet, material (44%) and relational (31%) were found to dominate the rest of the processes. This implied that those two processes serve important roles in providing clear information and description for the readers to understand the object being described in report text. Keywords: report text, transitivity, systemic functional linguistics
PENDIDIKAN KARAKTER: STUDI KASUS PERANAN KELUARGA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK IBU SUNAH DI TANJUNG BENOA Santika, I Gusti Ngurah; Kartika, I Made; Rini Wahyuni, Ni Wayan
Widya Accarya Vol 10 No 1 (2019): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.294 KB) | DOI: 10.46650/wa.10.1.864.%p

Abstract

ABSTRACT   The first education that obtained by a child comes from family. Family is the first and principal institution for a child. As the smallest social institution, family is a society complex miniature. Because of family a child experiences social process. Therefore, family has strategic and fundamental roles in performing or developing child?s character. However, there is not all families could carry out their role optimally in forming child?s character. Genetic factor, family economic conditions, family integrity, methods of educate children, and the social environment are some factors that not only influence the role of the family in forming character but also it causes the different characters between a child in one family and child in another family. Based on the background above, the researcher focused on the role of the family in forming children? characters of Sunah Mother in Tanjung Benoa. The data collection is done by observation and interviews methods where the results of data processing are presented in descriptive analysis that is arranged systematically. The results of this study indicates that the role of the family in forming children character? of Sunah Mother in Tanjung Benoa does not run optimally as it should, because it is caused by the unbalance of those factors.   Key Word: family, character.   ABSTRAK   Pendidikan yang pertama kali diperoleh seorang anak berawal dari keluarga. Keluarga merupakan institusi pendidikan pertama dan utama bagi seorang anak. Sebagai lembaga sosial terkecil, keluarga merupakan miniatur masyarakat yang kompleks. Karena dimulai dari keluarga lah seorang anak mengalami proses sosialisasi. Dengan demikian, keluarga memiliki peranan yang strategis dan fundamental dalam membentuk serta mengembangkan kepribadian ataupun karakter anak. Tetapi faktanya tidak semua keluarga dapat melaksanakan perannya secara maksimal dalam pembentukan karakter anak. Faktor genetik, kondisi ekonomi keluarga, keutuhan keluarga, metode mendidik anak-anak, dan lingkungan sosial merupakan beberapa faktor yang bukan hanya sekedar mempengaruhi peranan keluarga dalam membentuk karakter tetapi juga menjadi penyebab perbedaan karakter antara satu anak pada satu keluarga dengan anak pada keluarga yang lainnya. Berdasarkan latar belakang di atas, maka akan diteliti Peranan Keluarga Terhadap Pembentukan Karakter Anak-Anak Ibu Sunah di Tanjung Benoa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara dimana hasil pengolahan data disajikan dengan deskriptif analisis yang disusun secara sistematis. Hasil penelitian ini menunjukan peranan keluaga terhadap pembentukan karakter anak-anak Ibu Sunah di Tanjung Benoa tidak berjalan optimal sebagaimana mestinya, karena disebabkan oleh timpangnya faktor-faktor tersebut.   Kata kunci : keluarga, karakter.
the Balinese Pop Song which was Semiotic Heuristic study Ni Wayan Sariani; Rasna, I Wayan
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.878.120-129

Abstract

Abstract. This research was about Balinese pop song which was Semiotic Heuristic study. The research underlined was the fact that occurred in the Balinese popular songs as a part of the literary work featured new vocabularies as well as old vocabularies modification and also a combination of vocabularies from other languages such as Indonesian and English, considered as the "Deviate" composition from the rules of standard grammar and literary conventions. The purpose of this research was to describe the phenomenon of linguistic structure in Balinese popular song texts and the philosophical meaning of the texts Balinese popular song based on semiotic-heuristic analysis. To be able to describe these purposes, semiotic theory and structuralism were used. This research used descriptive qualitative method. The data source was derived from two texts of Balinese popular songs entitled “Suksma Hyang Widhi” by Dek Ulik” and "Bungan Sandat" by AA Made Cakra. Both of these popular songs used different styles. The song of "Bungan Sandat" mostly used words based on the rules of language and literature that was, poetic. While the song titled "Suksma Hyang Widhi” mostly used a lot of ordinary words such as language used in daily life. There appeared some deviate words found out of the rules of grammar or literary conventions; however there were also words appropriately right based on the rules of language and literature, namely poetic, romantic, by symbolic and philosophical language styles. Based on the result analysis of those two songs heuristically towards the two texts of Balinese Pop songs were found the existence of violations of linguistic rules both grammatically, syntagmatically, paradigmatically, semantically and composition of these two Balinese popular songs. Keywords: the text of balinese popular song, semiotic-heuristi, philosophical meaning
PENGGUNAAN STRATEGI THINK-TALK-WRITE (TTW) DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA 1 SEMESTER 1 SMA N 1 KUTA UTARA TAHUN PELAJARAN 2019-2020 Putra, I Wayan
Widya Accarya Vol 11 No 2 (2020): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.11.2.892.130-138

Abstract

ABSTRAK Penelitian iniu bertujuan (1) untuk mendeskripsikan berhasil atau tidaknya penggunaan Strategi Think-Talk-Write (TTW) Dengan Model Problem Based Learning yang efektif untuk meningkatkan aktivitas menulis teks editorial peserta didik Kelas XII MIPA 1 Semester Ganjil SMA N 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2019-2020. (2) Untuk mendeskripsikan berhasil atau tidaknya penggunaan Strategi Think-Talk-Write (TTW) Dengan Model Problem Based Learning yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar menulis teks editorial peserta didik Kelas XII MIPA 1 Semester Ganjil SMA N 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2019-2020. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 1, SMA N 1 Kuta Utara Semester Ganjil SMA N 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2019-2020. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, wawancara dan angket (kuisioner). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriftif kualitatif dan deskrifitif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Think-Talk-Write (TTW) dengan Model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan menulis teks editorial. Peningkatan ini dapat diketahui dari peningkatan skor siswa. Skor tes pratindakan hanya mencapai 61,20. Setelah diadakannya siklus I skor rata-rata 62,92 dan pada siklus II skor rata-rata 84,86. Peningkatan ini terjadi karena langkah-langkah yang digunakan dalam kegiatan menulis teks editorial menggunakan Strategi Think-Talk-Write (TTW) dengan Model Problem Based Learning sangat tepat. Siswa kelas XII MIPA 1 memberikan respon yang positif terhadap penggunaan Strategi Think-Talk-Write (TTW) dengan Model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan menulis teks editorial. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menyarankan kepada guiru pengajar mata pelajaran bahasa Indonesia, sejauh memungkinkan agar menggunakan Strategi Think-Talk-Write (TTW) dengan Model Problem Based Learning dalam pembelajaran menulis teks editorial sesuai dengan rancangan tindakan yang telah dipaparkan dan dilakukan peneliti. Kata kunci : strategi Think-Talk-Write (TTW), model Problem Based Learning, editorial