cover
Contact Name
Anak Agung Ayu Sri Ratih Yulianasari
Contact Email
jurnalanala@gmail.com
Phone
+6285738776698
Journal Mail Official
jurnalanala@undwi.ac.id
Editorial Address
JALAN KAMBOJA NO 17, DENPASAR - BALI
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Anala
Published by Universitas Dwijendra
ISSN : 19075286     EISSN : 27225682     DOI : 10.46650
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Anala is a peer-reviewed academic journal published by the Faculty of Engineering at Dwijendra University, Denpasar, Bali, Indonesia (P-ISSN: 1907-5286; E-ISSN: 2722-5682). The aim of the journal is to publish original and high-quality articles in the field of architecture, landscape architecture, interior design, building science, building construction, civil engineering and the built environment. Jurnal Anala is published twice a year, in February and September. We accept original articles that have not been previously published elsewhere and are not currently under review for publication.
Articles 130 Documents
KEUNIKAN ARSITEKTUR PURA DALEM SEGARA MADHU DESA PAKRAMAN JAGARAGA, SINGARAJA Ni Luh Ugi Surya Savitri; Desak Made Sukma Widiyani, S.T., M.T.; Anak Agung Ayu Sri Ratih Yulianasari, S.T., M.Ars
Jurnal Anala Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.9.2.1155.22-28

Abstract

Pada umumnya pura satu dengan lainnya akan memiliki ciri khas ataupun keunikan yang berbeda. Seperti contohnya salah satu pura yang berlokasi di Buleleng. Pura Dalem Segara Madhu Desa Jagaraga tersebut salah satu pura yang menjadi destinasi pariwisata bagi turis lokal atau mancanegara. Keunikan Arsitektur dari pura ini memiliki daya tarik bagi para wisatawan. Tulisan ini mengungkapkan kekayaan dan keunikan arsitektur maupun sejarah yang terdapat pada Pura Dalem Segara Madhu tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, sebagai prosedur riset yang memanfaatkan data deskriptif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan pelaku yang dapat diamati. Pura Dalem Segara Madhu tersebut menjadi saksi Perang Jagaraga yang terjadi pada tahu 1848-1849. Pura Dalem Segara Madhu juga memiliki keunikan di ragam hiasnya, seperti ragam hias yang cenderung meruncing ciri khas ukiran Buleleng atau ukiran dengan gaya Bali Utara berupa tumbuhan merambat dan motif bunga. Terdapat pula relief yang menggambarkan kapal laut yang diserang monster laut, orang yang mengendarai mobil. Keunikan tersebut menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat untuk berkunjung ke Pura Dalem Segara Madhu Desa Jagaraga. Relief yang terdapat di Pura Dalem Segara Madhu menceritakan kehidupan masyarakat Bali saat penjajahan Belanda. Keunikan tersebut yang menjadi sebuah identitas yang mecirikan Pura Dalem Segara Madhu
Penerapan Eco Airport Pada Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai I Komang Yasa Pastika; Dr. Ir. Putu Gde Ery Suardana, M.Erg.
Jurnal Anala Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.9.2.1156.29-36

Abstract

Meningkatnya aktifitas di bandar udara berpengaruh terhadap meningkatnya lalu lintas udara yang dapat berpengaruh terhadap kualitas udara lokal yang dapat menggangu kesehatan masyarakat, ini karena berdasarkan Intergoernmental panel on climate change (IPCC) tahun 1992, transportasi udara menyumbang sekitar 3,5% dari total anthroponegic radiative forcing, di indonesia sendiri telah di atur di dalam peraturan pemerintah nomor 40 tahun 2012 tentang pembangunan dan kelestarian lingkungan hidup Bandar Udara. Untuk penerapan eco airpot, dimana eco airport merupakan bandar udara yang telah menjalani pengukuran yang terukur terhadap aspek-aspek yang berpotensi menyebabkan dampak lingkungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan eco airport pada bandar udara I Gusti Ngurah Rai, Di Indonesia terdapat lima bandar udara yang telah menerapkan eco airport di antaranya Soekarno Hatta (jakarta), Ngurah Rai (Denpasar), Hang Nadim (Batam), Juanda (Surabaya), dan Sultan Mahmud Badarudin II (Palembang), dalam penerapan eco airport terdapat dua langkah yang di lakukan di antaranya Pembentukan eco airport council dan Penyusunan airport environment plan (AEvP). Dalam penentuan penyusunan AEvP terdapat Konsep dasar yang menjadi penentu diantaranya adalah udara, energi, kebisingan/getaran, air, limbah, lingkungan alamiah, di bandar Udara I Gusti Ngurah Rai sendiri telah menerapkan komponen-komponen pendukung dalam terlaksananya eco airport di antaranya telah menggunakan penggunaan kendaraan listrik, pemanfaatan energi alami, pemanfaatan air hujan, pengelolaan limbah, dan penanaman pohon
REDESAIN GEDUNG TERMINAL UBUNG DENGAN PENDEKATAN ECO-FUTURISTIC Yosef Edric Chance Immanuel
Jurnal Anala Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.9.2.1157.37-45

Abstract

Terminal adalah prasarana transportasi jalan untuk keperluan memuat dan menurunkan orang dan atau barang serta mengatur kedatangan dan pemberangkatan kendaraan umum yang merupakan salah satu wujud simpul jaringan transportasi.Proses Perancangan Kembali Terminal Ubung Kota Denpasar ini menggunakan acuan standar dari SPM (Standar Pelayanan Minimum)Terminal Angkutan Umum Tahun 2012, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: 31 Tahun 1995 Tentang Terminal Transportasi Jalan dan menggunakan tema Eco-Futuristic Architecture untuk di terapkan di Gedung Terminal Ubung .Tema ini diharapkan dapat memperbaiki kekurangan yang ada pada Terminal Ubung ini sehingga dapat sebuah perancangan terminal baru dan sesuai dengan tema yang dapat memfasilitasi/melayani semua golongan masyarakat dalam melakukan aktifitas moda transportasi dengan baik dan lancar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, sebagai prosedur riset yang memanfaatkan data deskriptif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan pelaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survei kelapangan serta mewawancarai beberapa pengguna fasilitas dan pengelola dari terminal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses penerapan konsep dari Gedung Terminal Ubung di Kota Denpasar,dan untuk merancang kembali terminal bus Ubung dengan tema eco-futuristic
ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA BUDUK KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG I Wayan Putra Irawan; Ir. I Ketut Adhimastra, M.Erg.
Jurnal Anala Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.9.2.1159.46-54

Abstract

Sampah merupakan sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat maupun cair. Pesatnya perkembangan penduduk, menyebabkan jumlah sampah hasil aktivitas penduduk dari tahun ke tahun semakin meningkat khususnya di Desa Buduk Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Permasalahan dari penelitian ini adalah proses pengolahaan sampah di Desa Buduk mulai dengan pewadahan yang tidak tersedia, pengumpulan, pemindahan pengangkutan, pengolahan dan pembuangan akhir yang dilakukan belum sesuai mekanisme. Tujuan dari penilitian adalah untuk mengetahui bagaimana sistem pengolahan sampah yang ada di Desa Buduk Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif bisa dipahami sebagai prosedur riset yang memanfaatkan data deskriptif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan pelaku yang dapat diamati. Teknik penelitian yang dilakukan dengan cara survei lapangan, focus group discussion yang melibatkan partisipan, wawancara terbuka, dan studi literatur. Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perbekel Buduk, Ketua BUMDes Buduk Mitra Winangun dan yang terkait di desa. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengelolaan sampah di Desa tersebut masih kurang baik hal ini dikarenakan tidak adanya lahan untuk pengelolaaan sampah, fasilitas sarana dan prasarana yang masih belum memadai, dan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah akan pentingnya pengelolaan sampah dengan baik dan benar. Saran yang bisa diberikan adalah dengan melakukan sosialisasi tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar, jadwal rutin gotong royong bersih desa dan memasukkan anggaran untuk pembangunan yang akan digunakan untuk tempat pengelolaan sampah.
FITUR DESAIN PADA APLIKASI ZOOM SEBAGAI PENDUKUNG KONSULTAN ARSITEKTUR DI ERA PANDEMI Ni Kadek Yuni Utami; Nyoman Gema Endra Persada
Jurnal Anala Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.10.1.1195.1-8

Abstract

Since 2020, the Covid-19 pandemic has made “work from home” regulation implemented in almost all Indonesian companies to prevent the transmission of the virus among workers. Companies including architectural consultants then use online video conference applications such as Zoom to support coordination in work in the pandemic era. Architectural consultants used into conventional methods such as direct discussions, sketches, or drawing discussion with printed documents are then required to adapt to online media. The purpose of this study is to determine the design features of the Zoom application that are able to support the productivity of architectural consulting firms. This research provides information for architecture consultants to find out the types of design features can be used during online conferences. The method in this study is a descriptive qualitative, where the researcher observes the use of the Zoom on an architectural consultant and analyzes its suitability with the needs of an architectural consultant. This research shows that design features in the Zoom application such as screen share, whiteboard and file sharing are effective to help architectural consulting firms work in the pandemic era.
KAJIAN PENERAPAN BRAND IDENTITY PADA ELEMEN DESAIN INTERIOR NOOK RESTAURANT – SEMINYAK I Gusti Ayu Canny Utami; Ni Wayan Ardiarani Utami
Jurnal Anala Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.10.1.1196.9-15

Abstract

Brand identity sebuah restaurant merupakan faktor penting yang mempengaruhi pilihan pengunjung. Perubahan gaya hidup dan cara menikmati restaurant saat ini mengakibatkan rasa makanan bukan lagi sebuah indentitas utama yang menjadi bahan pertimbangan, melainkan keseluruhan experience yang dialami panca indra selama berada di restaurant. Hal tersebut mengakibatkan semakin pesatnya pertumbuhan tematik restaurant di Seminyak yang merupakan salah satu daerah tujuan wisata. Penelitian ini mengkaji aplikasi penerapan konsep brand identity pada elemen desain interior Nook Restaurant – Seminyak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif melalui analisis indikator pembentuk brand identity dan elemen desain interior. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung dan kajian teori. Brand identity secara fisik dan psikologis pada elemen desain interior Nook Restaurant secara efektif diterapkan secara tangible dan intangible. Secara tangible penerapan brand identity pada elemen design interior tampak pada penggunaan warna brand, bentuk furniture dan aksesoris, pemilihan texture dan material. Secara intangible, konsep natural dan nuansa ruang alami dikuatkan dengan penataan system pencahayaan dan penghawaan yang baik. Dapat disimpulkan bahwa implementasi konsep brand identity yang tepat pada elemen desain interior Nook Restaurant mampu meningkatkan brand image dan velue restaurant. Kata Kunci: Brand Identity, Elemen Desain, Interior, Restaurant
PENDEKATAN KONTEKSTUAL PESISIR PANTAI DALAN RANCANGAN ARSITEKTURAL BEACH CLUB DI PANTAI BALANGAN, BALI I Kadek Merta Wijaya
Jurnal Anala Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.10.1.1215.38-47

Abstract

Beach club menjadi fasilitas wisata yang digandrungi oleh para wisatawan yang menginginkan untuk menghabiskan waktu sepanjang hari dipinggir pantai dengan berkumpul, bercengkrama, menari mengikuti alunan music, berjemur, dan menikmati miniman dan makanan. Karakter kegiatannya membutuhkan ruang terbuka dan semi terbuka untuk menikmati pesona pantai seperti teriknya matahari, deburan ombak, maupun sunset. Kondisi tersebut memerlukan rancangan fasilitas untuk mewadahi kegiatan dan juga merespons kontekstual pesisir pantai yang memiliki cuaca yang panas dan kering. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan konsep skematik rancangan beach club yang merespons kontekstual pesisir pantai. Lokus kajian berada di Pantai Balangan sebagai salah satu pantai di Bali yang memiliki pasir putih dan bertebing, memiliki hamparan laut yang biru serta keindahan sunset. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) melalui tahapan kajian terhadap karakter aktifitas dan fungsi beach club serta kondisi eksisting Pantai Balangan. Selanjutnya merumuskan konsep rancangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kontekstual Pantai Balangan. Penelitian ini menghasilkan skematik desain bentuk, material, dan sistem struktur bangunan yang mampu merespon kondisi kontekstual pantai yaitu tekanan angin, iklim panas dan kering serta aspek korosi di daerah pantai.
DESAIN PARKIR GEDUNG KULIAH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA Hardi Saputra Simbolon; Petrisly Perkasa, ST., MT; Ni Putu Diah Agustin Permanasuri, ST., M.Ars
Jurnal Anala Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.10.1.1216.16-27

Abstract

Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan adalah salah satu program studi yang ada di Universitas Palangka Raya. Gedung Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Palangka Raya terletak di jalan B.kotin dan merupakan salah satu bangunan dengan konsep minimalis yang terhitung baru dan masih kurang sarana prasarana pendukung. Salah satu prasana yang masih kurang adalah fasilitas parkir kampus. Fasilitas parkir di kampus memiliki peran penting untuk memenuhi kebutuhan warga kampus khususnya untuk mahasiswa yang menggunakan kendaraan pribadi akibat dari tingginya tingkat mobiltas. Semakin banyaknya mahasiswa yang membawa kendaraan ke kampus, keberadaaan tempat parkir menjadi hal yang sangat penting. Fasilitas parkir pada dasarnya adalah lokasi yang ditentukan sebagai tempat pemberhentian kendaraan yang tidak bersifat sementara untuk melakukan kegiatan pada suatu kurun waktu 2021)(Dinas Perhubungan, 1996). Permasalahan parkir di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan sebagai berikut : posisi parkir kendaraan mahasiswa yang tidak teratur seperti memarkirkan kendaraan nya di bawah pohon, persis di depan gedung kuliah dan ditempat-tempat lainya yang seharusnya bukan tempat parkir, dan juga sekarang letak Jurusan Pendidikan Teknologi Kejuruan yaitu berada di Gedung Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, maka mahasiswa/dosen yang datang dari Program Studi Pendidikan Teknik Mesin untuk urusan di Jurusan bahkan tamu kampus akan menjadi tambahan pengguna kendaraan yang akan parkir di halaman kampus Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah desain yang mendesainkan layout parkir untuk memenuhi kriteria kampus yang tertata rapi(Sachari, 2000) Dalam melaksanakan perencanaan desain parkir, peneliti menggunakan perangkat lunak AutoCAD , SketchUp dan Lumion, untuk mempermudah perancangan parkir. Parkir didesain menggunakan konsep mendesainkan layout parkir sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, dosen, serta tamu kampus . Desain parkir menggunakan konsep pendekatan Arsitektur Dayak, serta mengandung kearifan lokal suku suku dayak, kearifan lokal tanah gambut, pohon dan tanaman endemik Kalimantan Tengah. Pola parkir yang digunakan ialah tegak lurus dengan kapasitas 149 orang/pengguna ( 96 unit motor dan 53 unit mobil serta memakai asumsi jika 1 orang/pengguna membawa kendaraannya masing-masing), dengan persentase mencapai angka 75%.
ARSITEKTUR LINGKUNGAN PADA RUMAH ADAT BALE GAJAH TUMPANG SALU DI DESA SIDATAPA I Gede Mudita; Ir. I Ketut Adhimastra, M.Erg.; Arya Bagus Mahadwijati Wijaatmaja, S.T., M.T.; Frysa Wiriantari, S.T., M.T
Jurnal Anala Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.10.1.1217.28-37

Abstract

Desain arsitektur yang baik adalah desain yang dapat menyesuaikan dengan lingkungan di sekitarnya. Hal ini sangat terlihat pada bangunan Rumah Adat Bale Gajah Tumpang Salu di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Desa Sidatapa merupakan salah satu Desa Bali Aga yang ada di Bali. Bale Gajah Tumpang Salu adalah bangunan Tradisional Bali Aga yang sangat unik yaitu seluruh bagian ruang dalam satu bangunan dapat menampung aktifitas penghuni dalam berkehidupan sosial, ekonomi, spiritual, budaya, dan keamanan. Hal ini berbeda dengan konsep tata ruang bangunan tradisional Bali pada umumnya, yang terdiri dari banyak massa yang mengacu pada aturan Asta Kosala – Kosali. Bangunan Bale Gajah Tumpang Salu pada saat ini keberadaannya sudah sangat langka, sebagian besar sudah digantikan dengan bangunan rumah tinggal biasa yang lebih modern. Hal ini menjadi ancaman bagi kelestarian rumah adat asli Bali Aga di Desa Sidatapa.
SEJARAH DAN MAKNA MENJANGAN SELUANGAN warel alit sabudi; Dr. Ir. PG. Ery Suardana, M.Erg.; Desak MD Sukma Widiyani, S.T, M.T.; Anak Agung Ayu Sri Ratih Yulianasari, S.T., M.Ars.
Jurnal Anala Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.10.1.1218.48-53

Abstract

Bali merupakan mayoritas pemeluk Agama Hindu dimana pada jaman dahulu Hindu tidak terlepas dari kedatangan Majapahit dengan membawa pengaruh tatanan arsitektur, yaitu tatanan Kayangan Tiga dan Sanggah Pamerajan. Sanggah Pamerajan Memiliki beberapa pelinggih, salah satunya pelinggih menjangan seluang yang memiliki keunikan memiliki kepala menjangan (rusa) yang jarang masyarakat pahami makna dari Pelinggih Menjangan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, sebagai acuan riset yang memanfaatkan data berupa kata-kata tulis atau lisan dan wawancara dengan beberapa orang yang memiliki pelinggih menjangan seluang , serta studi literatur berupa buku ataupun internet sehingga data yang terkumpul akan dilakukan analisis untuk menperoleh kesimpulan yang dapat menjawab permasalahan yang ditemukan penulis. Tujuan dari penelitian adalah membahas tentang sejarah dan makna pada pelinggih menjangan seluang dengan tujuan agar masyarakat dapat memahami sejarah pelinggih menjangan seluang

Page 10 of 13 | Total Record : 130