cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 208 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2023)" : 208 Documents clear
Edukasi Basic Android Dalam Mendukung Pembelajaran Pada Siswa SMA Muhammadiyah 8 Cerme Putri Aisyiyah Rakhma Devi; Harunur Rosyid
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5906

Abstract

Android merupakan sistem operasi pada smartphone bersifat open source dan didasarkan pada sistem operasi Linux. Android dapat digunakan oleh siapa saja di perangkat mereka. Android menyediakan platform terbuka untuk membuat aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan untuk digunakan di berbagai perangkat seluler. Karena minimnya pengetahuan siswa SMA Muhammadiyah 8 Cerme tentang android membuat siswa belum mengetahui manfaat teknologi android dalam kehidupan sehari-hari sehingga siswa belum mampu membuat suatu aplikasi berbasis android sederhana karena siswa belum memahami dasar dari android itu sendiri. Metode yang diterapkan adalah metode edukasi dengan memberikan materi dan pelatihan baik hard skill maupun soft skill. Hasil kegiatan tentang pengenalan adroid pada siswa SMA Muhammadiyah 8 Cerme berdasarkan pengamatan di lapangan padasaat narasumber menjelaskan materi, siswa sangat antusias bertanya. Terbukti dari 54 siswa yang mengikuti, 35 siswa telah memperoleh nilai yang baik, hal ini dapat disimpulkan bahwa 65% memenuhi indikator keberhasilan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan kedepannya siswa SMA Muhammadiyah 8 cerme mampu membuat aplikasi Android sederhana yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan membantu memecahkan masalah secara individu maupun sekolah dengan menggunakan teknologi secara positif. Kata Kunci: , Edukasi, Pengabdian masyarakat
Pemanfaatan Briket Biomassa Untuk Meningkatkan Produksi Tempe dan Menghemat Bahan Bakar Sallolo Suluh; Theresyam Kabanga; Frans Robert Bethoni; Dennis Lorenza; Risa Lasarus; Chendri Johan; Lery Alfriany Salo; Christof Geraldi Simon; Formanto Paliling
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5909

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu pengrajin tahu-tempe yang beralamat di Kelurahan Tallung lipu, Rantepao. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan briket arang bambu petung sebagai bahan bakar penganti kayu bakar yang sering digunakan pengrajin tahu-tempe ini untuk meminimalkan penggunaan kayu bakar yang proses pembelian sudah meningkat. Metode pengabdian dilakukan dengan metode experimental dengan memanfaatkan bambu petung sebagai bahan bakar penganti kayu. Dimana di awali dengan demonstrasi pembuatan briket mulai proses pengarangan, penghalusan arang, pencampuran serta pencetakan briket. Kemudian penerapannya briket sebagai bahan bakar pada tungku pemanasan pengrajin dalam memasak bahan dasar tahu-tempe. Setelah dilakukan demonstrasi langsung terlihat masyarakat dalam ini pengrajin tahu-tempe merasa puas dengan penyalaan briket arang itu sendiri karena penyalaan bertahan lama dalam memasak bahan-dasar tempe yang menghemat produksi tempe mereka.
Budidaya Sayur Non Pestisida Di Pekarangan Rumah Sebagai Solusi Kemandirian Pangan Rumah Tangga Theresyam Kabanga; Sallolo Suluh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5913

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Lemo Kabupaten Tana Toraja dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran warga masyarakat tentang pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayur non pestisida sebagai solusi kemandirian pangan rumah tangga. Kegiatan ini dilaksakan dosen bersama dengan mahasiswa KKT UKI Toraja selama dua bulan. Metode yang digunakan yaitu metode partisipatif dimana mahasiswa dan masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan budidaya sayur nonpestisida di pekarangan rumah/tongkonan. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini yaitu terlaksananya kegiatan budidaya sayur non pestisida di pekarangan rumah/tongkonan di semua lingkungan. Dengan terlaksananya kegiatan budidaya sayur non pestisidadi pekarangan rumah dapat meningkatkan kemandirian pangan bagi warga Kelurahan Lemo.
Pendampingan dan Implementasi Program Kampus Mengajar Dalam Meningkatkan Literasi Dan Numerasi Di SD Islam Ar-Rahman, Bekasi Asri Widyasanti; Fridyana Klise Hermiati; Fenty Nur Aisyah; Vika Nurafni Handayani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5917

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa, khususnya di tingkat sekolah dasar, agar dapat beradaptasi dengan berbagai konteks kehidupan, baik secara pribadi, sosial maupun profesional. Kampus mengajar merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang melibatkan mahasiswa untuk ditugaskan di tingkat sekolah dasar di Indonesia dengan target untuk meningkatkan kuaitas pembelajaran terutama dalam literasi dan numerasi siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan dalam pelaksanaan program Kampus Mengajar yang terkait proses peningkatan ketrampilan literasi dan numerasi siswa. Kegiatan ini dilakukan di SD Islam Ar-Rahman, Kota Bekasi yang 90% siswanya adalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan jenis penelitian kualitatif. Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan monitoring dan evaluasi hasil. Hasil yang diperoleh yaitu pelaksanaan program kerja secara keseluruhan berjalan secara efektif, efisien, dan tepat waktu sehingga membawa perubahan ke arah yang lebih positif bagi SD Islam Ar-Rahman. Edukasi yang terapkan diantaranya penciptaan media pembelajaran yang menarik, penataan perpus dan pojok baca, pengadaptasian teknologi sekolah, serta pendampingan guru dalam pembelajaran. Terkait pemahaman literasi dan numerasi siswa dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman literasi dan numerasi antara satu siswa dengan siswa lainnya berbeda-beda, hal ini disebabkan proses pembelajaran, kebutuhan, dan karakteristik siswa yang berbeda. Berdasarkan proses pembelajaran yang telah dilakukan, diketahui bahwa seluruh siswa di SD Islam Ar-Rahman menyukai kegiatan belajar sambil bermain dan menggunakan benda-benda konkrit.
Optimalisasi Ketrampilan Digital Content Creator Pemuda Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro Handoko Sosro Hadi Wijoyo; Moh Mustofa; Fauzian Noor
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5919

Abstract

Conten Creator saat ini banyak diminati untuk menjadi pekerjaan sampingan, bahkan menjadi pekerjaan utama, fokus dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberi pelatihan pembuatan konten video yang bertujuan untuk memperkuat keterampilan para pemuda desa Mojodelik yang tergabung dalam karang taruna desa, hal ini bertujuan  untuk berbagai keperluan menambah skil dan pemasaran wisata desa di desa tersebut terlebih kepala desanya telah berkomitmen nantinya akan di proyeksikan mempromosikan UMKM yang ada disesanya, dengan menggunakan media digital, pelatihan dilakukan secara offline dengan menggunakan metode belajar berbasis proyek. Dalam metode ini, para peserta mengumpulkan informasi, berpikir kritis, menganalisis, memproduksi dan mengevaluasi proyek tersebut, pelaksanaan selama dua bulan dengan materi yang terstruktur yang dibagi menjadi dua,, sesi pertama mereka mendapat wawasan tentang peluang, kaidah, sampai hukum di undang undang IT, sesi kedua di bulan ke dua mereka diajari secara teknis membuat sebuah konten, peserta cukup antusias dan mengikuti bimbingan teknis sampai selesai, tugas akhir mereka adalah membuat sebuah proyek kelompok, banyak kreatifitas muncul dan ide baru dalam membuat konten, mereka dapat membagikan hasil produksi kontenya pada media sosial yang mereka kuasai hingga nantinya akan memberikan dampak ekonomi, pengembangan soft skill ini dapat mereka bagikan untuk generasi selanjutnya di pengurusan karang taruna
Pelatihan Keterampilan Menjual (Selling Skill) Untuk Pelaku Usaha Mikro-Kecil di Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang Kota Semarang Nunik Kusnilawati; Anandha Anandha; Nining Hidayah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5926

Abstract

Setelah mulai  berwirausaha, diperlukan soft skill untuk mulai mempertahankan dan mengembangkan usaha. Soft skill yang sangat strategis bagi wirausahawan adalah selling skill, yang diperlukan untuk keberhasilan menjual produk kepada konsumen sehingga perputaran modal usaha dapat terjaga seperti yang diharapkan. Pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan selling skill ini diselenggarakan di Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang Kota Semarang  dengan mitra ibu-ibu Pelaku Usaha Mikro-Kecil. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan tentang teknik dan strategi menjual produk industri/jasa yang telah digeluti dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki, termasuk potensi lingkungan Kelurahan Meteseh. Disarankan agar kegiatan pengabdian dengan topik aspek-aspek yang mendukung keberhasilan wirausaha dapat dilaksanakan berkelanjutan sehingga usaha bisnis mikro-kecil yang telah mulai tumbuh dapat berkembang, sehingga dapat menambah penghasilan/pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pengabdian kepada masyarakat  ini menghasilkan beberapa luaran yaitu artikel jurnal ilmiah, dipublikasikan pada media elektronik, terdaftar HKI, dan bahan ajar
Peningkatan kognitif pencegahan stunting pada Kader Linggasari Ciamis Ima Sukmawati; Yuyun Rahayu; Elis Noviati; Rudi Kurniawan; Heni Marliany; Rosmiati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5935

Abstract

Latar belakang: Stunting adalah keadaan dimana tinggi badan berdasarkan umur rendah, atau keadaan dimana tubuh anak lebih pendek dibandingkan dengan anak lain seusianya. Pada jangka panjang stunting  menyebabkan gangguan perkembangan motorik dan kognitif, fungsi-fungsi tubuh tidak seimbang, postur tubuh tidak maksimal saat dewasa dan saat tua beresiko terkena penyakit berhubungan dengan pola makan. Salah satu pencegahan stunting adalah dengan peningkatan pengetahuan pada kader. Tujuan : tujuan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan kognitif pada kader sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Linggasari. Metode :  (i) Identifikasi tingkat pengetahuan kader tentang stunting (ii) Sosialisasi melalui penkes dan leaflet, dan (iii) Evaluasi. Hasil : Jumlah kader yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebanyak 25 orang. Dari evaluasi kegiatan diperoleh kader telah memahami tentang pencegahan stunting dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan. Kesimpulan : Pengabdian masyarakat terkait peningkatan kognitif di Linggarsari dihadiri oleh 25 kader dengan hasil terdapat peningkatan kognitif terkait pencegahan stunting
RUMAH ASI DAN PENERAPAN BACK MASSAGE TREATMENT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI Hinda Novianti; Annif Munjidah; Rizki Amalia; Yunik Windarti; Ratna Ariesta Dwi Andriani; Nadya Gebrina; Evi tasya azaroh; Nur Azmiel; Yulida Revitasari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5945

Abstract

Pencapaian ASI Eksklusif di Indonesia saat ini sudah cukup baik. WHO mencatat 74,5% ibu di Indonesia telah memberikan ASI eksklusif. Pada tahun 2015 kelurahan Wonokromo, Surabaya terpilih sebagai kelurahan siaga aktif terbaik di tingkat propinsi Jawa Timur. Keberhasilan Kampung ASI ini dikembangkan lagi dengan Program Rumah ASI. Dengan keberhasilan Rumah ASI tersebut, tim pengabdian masyarakat memberikan sosialisasi terkait manajemen Rumah ASI bagi mahasiswa dari negara dengan prevalensi ASI eksklusif yang lebih rendah dari Indonesia yaitu Thailand.Menurut WHO, data pencapaian ASI Eksklusif di Thailand hanya 14% pada 2020, ditargetkan mencapai 50% pada 2025 mendatang. Keberlanjutan dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa dari Naresuan University Thailand dapat menginisiasi adanya program penunjang seperti Rumah ASI di negaranya sehingga dapat meningkatkan pemberian ASI eksklusif. Metode yang digunakan dalam kegiataan ini adalah sosialisasi tentang manajemen Rumah ASI dan praktik back massage treatment untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menysusui. Kegiatan bertempat di RW 3 Kelurahan Wonokromo, dan diikuti oleh 13 orang mahasiswa dan 3 orang dosen Naresuan University Thailand dan 10 kader kelurahan Wonokromo. Evaluasi untuk mengukur pengetahuan dinilai dengan menggunakan kuesioner pretest yang dibagikan sebelum materi diberikan dan kuesioner posttest yang dibagikan setelah materi diberikan. Keterampilan dinilai dengan menggunakan checklist standar prosedur operasional pelayanan dan penggunaan fasilitas Rumah ASI dan checklist standar prosedur operasional back massage treatment setelah simulasi diberikan.  Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang manajemen Rumah ASI yaitu sebesar 84,25% mahasiswa  mempunyai pengetahuan yang baik sesudah diberikan materi manajemen rumah ASI dan 87,5% mahasiswa Thailand ini memiliki ketrampilan yang baik dalam melakukan back massage treatment
Implementasi Literasi Digital Dalam Penguatan Industri Ekonomi Berbasis Digitalisasi Komang Tri Werthi; Anak Agung Gde Agung Nanda Perwira; Kadek Masakazu
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5947

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat. Perusahaan-perusahaan ataupun pembisnis harus memiliki kesiapan untuk terus mengikuti perkembangan teknologi tersebut agar dapat bertahan di dalam industri. Teknologi saat ini menjadi salah satu kebutuhan bahkan internet sudah menjadi basic uman needs. Dengan demikian semakin banyak masyarakat yang menggunakan internet maka semakin diperlukannya literasi digital guna mempersiapkan SDM Indonesia yang cakap, bijak dan mampu memanfaatkan teknologi dalam upaya pengembangan ekonomi. Pada era digitalisasi ini semua sektor harus mampu mengikuti perkembangan digitalisasi untuk dapat bertahan, menjadi maju, atau bahkan menuju pusat ekonomi dunia. Namun demikian harus diimbangi juga dengan kecakapan sumber daya manusia yang menjalankannya sehingga sangat dibutuhkan literasi digital. Literasi digital memegang peran penting karena dengan kemampuan menggunakan teknologi informasi dalam ekonomi maka kita akan mmpu juga untuk mengikuti perkembangangan ekonomi kususnya pada industry 4.0 sehingga roda perekonomian tetap maju seiring perkembangan teknologi informasi. Maka dari itu pelatihan literasi digital dilakukan, dengan audiens mahasiswa tujuan dari kegiatan ini yaitu mempersiapkan SDM yang siap menghadapi industri ekonomi berbasis digitalisasi. Metode yang digunakan yaitu identifikasi, analisis kebutuhan serta evaluasi. Kegiatan ini berjalan dengan baik terlihat dari audiens yang sangat aktif dalam diskusi baik itu bertanya ataupun saling menanggapi kasus atau pertanyaan yang di sampaikan. Kata Kunci: Literasi Digital, Ekonomi Digital
Sosialisasi Pendekatan Secara Langsung Kepada Produsen di Pasar Persaingan Sempurna dan Pasar Persaingan Tidak Sempurna Nelva Siskawati; Nurrisky Rima Maharani; Rizki Dandi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5949

Abstract

Pasar dalam ekonomi dikatakan sebagai tempat bertemunya produsen dan konsumen dalam melakukan transaksi jual beli atas dasar kesepakatan yang bertujuan untuk mencapai keseimbangan di dalam pasar. Pasar di kelompokkan menjadi dua jenis yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna. Pasar persaingan tidak sempurna memiliki kemampuan yang cukup besar dalam mempengaruhi harga pasar dan outputnya sehingga di bagi dalam beberapa bentuk yaitu pasar monopoli, pasar oligopoli dan pasar monopolistik. Sedangkan pasar persaingan sempurna tidak memiliki kemampuan untuk mempengaruhi harga di karenakan  suatu produk dalam pasar persaingan sempurna mengikuti atas dasar harga yang berlaku, contohnya cenderung kepada pasar tradisional atau pasar yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok sehari-hari. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini memberikan efek positif dari keberadaan peran akademisi untuk membangun kedekatan secara langsung terhadap pelaku kegiatan ekonomi di pasar,serta menambah pemahaman baik dari sisi sebagai mahasiswa/i ataupun dari sisi produsen dan konsumen tentang pengetahuan lebih luas secara praktek langsung mengenai pasar tersebut