cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 342 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2023)" : 342 Documents clear
Sosialisasi Hukum Terhadap Pemahaman Pengguna Media Sosial Bagi Siswa di Madrasah Aliyah DDI Lonja Rahmia Rachman; Maulana Amin Tahir; Irzha Friskanov. S
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6499

Abstract

Media sosial merupakan media teknologi yang dibantu lewat jaringan sebagai wadah interaksi dalam dunia maya dan dapat menghubungkan seseorang untuk mendapatkan informasi atau mencari informasi. Media sosial juga sering digunakan untuk membangun citra diri. Kegiatan penyuluhan hukum ini diperuntukan siswa-siswi Madrasah Aliyah DDI Lonja Kabupaten Sigi untuk dapat lebih bijak dalam penggunaan media sosial. Juga memberikan pemahaman hukum berkaitan dengan peraturan perundang-undangan informasi dan transaksi elektronik. Kegiatan sosialisasi ini menggunakan metode ceramah dan diskusi yang dilakukan yakni tanya jawab. Kesimpulannya adalah perlunya pelajar memahami penggunaan media sosial dan pemahaman hukum yang cukup agar pengguna lebih bijak dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan. Maka akan mewujudkan nilai kesadaran hukum bagi pelajar dan dapat mencegah tindak pidana di masa yang akan datang
Optimalisasi Penggunaan Aplikasi Keuangan Sederhana Dalam Mengelola Laporan Keuangan Secara Digital Pada UMKM Firli Agusetiawan Shavab; Titis Nistia Sari; Fiesty Utami; Adih Supriadi; Edy Arisondha
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6500

Abstract

Laporan keuangan sangatlah penting bagi UMKM namun masih terdapat UMKM yang meghiraukan pencatatan transaksi keungan, Bersumber informasi dari Badan Pusat Statistik jumlah UMKM di Kabupaten Serang kurang lebih 26.909  diantaranya masih terdapat UMKM menulis secara manual di buku serta masih terdapat UMKM belum memiliki pengetahuan tentang aplikasi keuangan sederhana yang dapat membantu mereka dalam membuat laporan keuangan. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukan sosialiasi dan pelatihan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pendampingan dan pelatihan optimalisasi penggunaan aplikasi keuangan sederhana dalam mengelola laporan keuangan secara digital pada UMKM di Desa Citaman Kecamatan Ciomas. Pengabdian masyarakat ini menggunakan,  1) Pengamatan, 2) Design 3) Pelatihan, 4) Pengawasan dan evaluasi. Dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan peserta sangat antusias mengikuti proses kegiatan sampai akhir, pada pelatihan membahas aplikasi SIAPIK. Hasil pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu UMKM di Desa Citaman sekarang memiliki pengetahuan, mempunyai akun, memiliki kemampuan, dan keterampilan untuk menggunakan aplikasi keuangan sederhana seperti SIAPIK.
EDUKASI CERDAS GO GREEN CONCEPT UNTUK GENERASI YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN DI SMPN 2 BATI BATI Susilawati Susilawati; Eny Dwi Pujawati; Hafizianor Hafizianor; Nova Purwanti; Muhammad Rizky Arisandi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6503

Abstract

Pada hakikatnya sumberdaya alam diamanatkan pengelolaannya, pemanfatannya dan pelestariannya kepada manusia.  Pemanfaatan sampah organik dan demplot TOGA untuk mewujudkan Go Green Concept di sekolah diharapkan dapat melestarian lingkungan, menumbuhkan partisipasi dan peran serta masyarakat khususnya siswa generasi muda untuk menjaga lingkungan. Kecamatan Bati-Bati memiliki jumlah penduduk cukup banyak. Pesatnya pertumbuhan permukiman dan penduduk di Bati-Bati berdampak terhadap tingginya produksi sampah rumah tangga, namun tidak didukung oleh ketersediaan armada pengangkut sampah. SMPN 2 Bati-Bati merupakan salah satu sekolah yang berkeinginan mendukung lingkungan hijau dan sehat, namun belum memiliki pengetahuan dan keterampilan mengolah dan memanfaatkan sampah organik. Solusi yang ditawarkan yaitu melalui pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos dan pemanfaatan sudut halaman sekolah dengan demplot TOGA sehingga dapat mengurangi volume sampah, meningkatkan nilai ekonomi dari sampah, dan mewujudnya go green concept di sekolah. Diharapkan dari pengabdian ini dapat memberikan edukasi tentang lingkungan hidup kepada peserta didik seperti edukasi tentang solusi menjaga kestabilan alam. Kegiatan berwawasan lingkungan pada program pengabdian ini dikemas dalam suatu metode pembelajaran dengan Go Green Concept yang mengajak peserta didik untuk memahami lingkungan dan menjaga kelestariannya dengan beberapa cara seperti pengenalan jenis sampah, pembuatan kompos serta demplot TOGA
Pengembangan E-Raport untuk Meningkatkan Pelayanan Pelaporan Nilai Siswa Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kab Minahasa Pujo Hari Saputro; Wahyuni Fithratul Zalmi; Reinhard Komansilan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6518

Abstract

Berdasarkan kurikulum pembelajaran 2013, penggunaan pelaporan nilai elektronik / e-rapor merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas pada pendidikan yang dilaksanakan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud). hal tersebut terbukti secara bertahap pada kota-kota besar di Indonesia E-Rapor sudah diharuskan diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan. Penerapan E-Rapor diharapkan mampu memberikan transparansi penilaian dan komitmen pengajar dalam memberikan penilaian sesuai dengan kewajibannya. Namun demikian bagi daerah-daerah yang berada diluar kota besar khususnya pulau Jawa, masih banyak kebijakan-kebijakan yang masih sulit diimplementasikan dikarenakan faktor infrastruktur dan juga kendala biaya. Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) merupakan kelompok taman kanak-kanak (TK) yang beranggotan beberapa TK seKabupaten Minahasa. Selama ini anggota KKRA dalam memberikan rapor bagi siswa masih manual dengan mengumpulkan seluruh hasil karya harian siswa dan disatukan dengan penilaian lain yang akan diberikan pada akhir semester, hal ini tentu kurang efektif karena dengan banyaknya proses latihan dan belajar berakibat pada rapor yang diberikan terlalu tebal dan memakan banyak biaya, selain itu dengan sistem pelaporan hasil belajar siswa setiap harinya kepada wali siswa yang diberikan pada akhir semester dirasa kurang efektif dikarenakan wali tidak bisa langsung memberikan bantuan belajar siswa dirumah berdasarkan apa yang dilakukan disekolah setiap harinya. E-rapor selain menjadikan proses pendidikan lebih efektif dan mampu meningkatkan proses pembelajaran, diharapkan juga mampu menjadi inovasi bagi sekolah khususnya taman kanak-kanak yang selama ini masih dianggap menjadi jenjang pendidikan yang kurang perlu untuk diperhatikan. Target luaran yang akan dicapai diantaranya kelompok KKRA mampu memberikan pelayanan berupa pelaporan pertumbuhan anak di sekolah secara rutin setiap harinya serta rapor yang diberikan sudah berupa digital dan lebih mudah dalam pengarsipan.
Pemanfaatan Teknologi Pencuci Asap dan Bioblok Kompos untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi dan Lingkungan Muhammad Noviansyah Aridito; Enda Apriani; Andriya Risdwiyanto; Dadang Tri Sukma; Dwi Orsa Piani; Sonia Natalia
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6526

Abstract

Sampah di Yogyakarta, terutama kabupaten Bantul saat ini menjadi ancaman serius yang sangat mendesak. KSM Pilah Berkah Imogiri Bersih merupakan entitas yang saat ini membantu menangani permasalahan sampah lebih dari 1 ton/hari yang selaras dengan Program Bantul Bersih Sampah 2025. KSM Pilah Berkah memiliki peralatan pengolahan sampah, yakni mesin pilah sampah otomatis, mesin press dan mesin incinerator. Kendala utama, yakni pada pengolahan sampah residu dan organik yang menghasilkan asap mengganggu dan sampah organik yang menimbulkan bau dan lindi. Bila dibuang ke TPA Piyungan, biaya operasional yang tinggi, yakni 9-10 juta/bulan serta Program Bantul Bersama tidak tercapai. Tujuan dari program ini, yakni pemanfaatan teknologi pencuci asap (wet scrubber) untuk mereduksi jumlah asap sehingga dapat beroperasi dan biaya dapat diefisiensi. Teknologi ini sudah teruji untuk menurunkan asap. Pemanfaatan teknologi bioblok kompos (dry compost) digunakan untuk mengolah sampah organik hasil mesin pilah otomatis menjadi agregat kompos blok yang formulasinya disesuaikan sebagai media tanam yang tercetak dan kering, sehingga tidak menimbulkan bau dan langsung bisa dikemas, disimpan dan dipasarkan kepada konsumen. Bioblok kompos akan menjadi produk unggulan dengan harga Rp 5000-Rp 10.000/pcs yang dipasarkan oleh KSM melalui peningkatan kapasitas sistem manajemen produksi bersih dan pemasaran digital ke target masyarakat sehingga menjadi tambahan pemasukan bagi KSM.
Pelatihan Guru dalam Menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Blended Learning untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 3 Kolaka Ernawati Ernawati; Susi Astiantih; Tri Maniarta Sari; Irajuana Haidar; A.S. Alonemarera
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6529

Abstract

SMP Negeri 3 Kolaka sebagai mitra dalam PKM ini merupakan salah satu Satuan Pendidikan yang ada di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara yang rencana akan menerapkan kurikulum “Merdeka Belajar” pada tahun 2024, namun harus dimulai dari kesiapan guru-gurunya terlebih dahulu, karena guru sebagai bagian integral dalam impelementasi kurikulum ini. Secara umum mitra memiliki kompetensi yang rendah dalam menguasai dan menerapkan model pembelajaran sesuai dengan kurikulum merdeka belajar, mitra kurang mempelajari dan memahami model pembelajaran yang bersifat student centered berbasis blended learning, serta belum adanya mitra yang mengikuti program pelatihan sekolah penggerak yang akan mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar. Untuk itu, tujuan PKM dilaksanakan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning, sebagai upaya mendukung percepatan implementasi kurikulum merdeka belajar. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan sosialisasi, selanjutnya melatih dan mendampingi mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning di antaranya model pembelajaran inkuiri, PBL, PjBL, kooperatif, dan flipped classroom. Berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif terhadap hasil PkM yang telah dilaksanakan diperoleh: kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning berada pada kategori baik (skor rata-rata 3,1). Sedangkan mitra yang memberikan respon positif sebesar 86,67%, sehingga dapat disimpulkan jika kegiatan PkM yang dilaksanakan berhasil sesuai tujuan.
Potensi Pengembangan Bisnis dalam Menyongsong Pesta Demokrasi 2024 Bagi Kalangan Pemuda di Desa Sukawati Gianyar Dewa Gde Yoga Permana; Anak Agung Ayu Intan Wulandari; Gita Apsari Dewi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6538

Abstract

Dalam situasi pesta demokrasi ini banyak kegiatan yang dilakukan oleh para calon anggota legislatif seperti promosi, dan dalam promosi tersebut mereka memerlukan banyak perlengkapan dan juga biaya yang dikeluarkan untuk promosi tidak sedikit, maka dari itu banyak peluang bisnis yang bermunculan pada saat masa kampanye tersebut. Peluang peluang bisnis tersebut harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha, apabila tidak maka mereka akan kalah dengan pelaku usaha baru yang bermunculan untuk mengambil pasar dari para calon legislatif tersebut. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan agar para pemuda dapat menilai dan memilih peluang bisnis yang tepat serta memanfaatkan peluang bisnis tersebut untuk mendapatkan keuntungan dan juga dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian.  Metode yang kami laksanakan dengan observasi lapangan dengan mengunjungi Kantor Desa Sukawati. Kesimpulan dari pengabdian ini yaitu para pemuda dan pemudi memahi mengenai peluang bisnis yang baik dalam pesta demokrasi. Penulis mengimbau bahwa masih perlunya tindakan nyata dari para pemuda untuk melihat peluang bisnis tersebut sebagai suatu kesempatan yang harus dimanfaatkan dalam masa demokrasi tahun 2024.
Desain Akuntansi Kelompok Ternak Kelani Br. Petapan Dusun Swelagiri, Desa Aan, Kabupaten Klungkung I Putu Budi Anggiriawan; I Gede Surya Pratama
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6539

Abstract

Daging babi merupakan salah satu jenis daging yang paling banyak dikonsumsi masyarakat di Provinsi Bali. Hal ini tidak terlepas dari adat dan budaya masyarakat Bali yang banyak menggunakan daging babi sebagai pelengkap dalam pelaksanaannya. Selain itu, memelihara babi sudah menjadi kebiasaan bahkan tradisi di setiap keluarga terutama di daerah perdesaan. Berkaca dari kebutuhan yang ada dan latar belakang budaya tersebut, banyak bermunculan peternak-peternak babi dalam skala kecil maupun besar hampir di semua kabupaten di Bali. Kemunculan usaha peternakan babi ini menjadi angin segar sebagai penyeimbang sumber pendapatan masyarakat Bali yang didominasi berasal dari sektor pariwisata. Seiring dengan perkembangan kebutuhan babi di Bali, hal tersebut disambut sebagai potensi usaha bagi beberapa masyarakat. Salah satunya adalah Kelompok Ternak Kelani yang berlokasi di Br. Petapan, Dusun Swelagiri, Desa Aan, Kab. Klungkung. Namun dalam perjalanannya usaha ini masih menemukan kendala. Kendala yang pertama adalah keterbatasan modal sehingga proses produksi masih terbatas. Kedua adalah kelompok ini tidak pernah membuat laporan keuangan sehingga tidak bisa diketahui perkembangan usaha atau kinerja dari kelompok ini. Ketiga adalah distribusi serta pemasaran produk yang masih dilakukan secara konvensional. Solusi yang ditawarkan untuk masalah ini adalah 1) pelatihan penghitungan harga pokok dan pencatatan transaksi 2) pemberian sosialisasi dan pendampingan terkait strategi pemasaran untuk meningkatkan pangsa pasar menggunakan strategi marketing mix dan juga digital marketing yang dilakukan untuk mengatasi kendala terkait keterbatasan cakupan wilayah pemasaran 3) penyediaan sarana dan prasarana penunjang produksi.  
Peningkatan Literasi Uang Tidak Layak Edar (UTLE) kepada Generasi Z untuk Menunjang Stabilitas Perekonomian Indonesia Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani; Bellya Lulu'il Husna; Anak Agung Ngurah Eddy Supriyadinata
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6540

Abstract

Uang merupakan suatu hal yang penting bagi kehidupan manusia sepanjang zaman. Tetapi, tidak semua orang mengerti bagaimana cara mengenali, menjaga, dan merawat uang dengan baik dan benar. Namun, jika tanpa adanya uang sebagai alat pembayaran yang sah, masyarakat tidak lagi dapat melakukan transaksi perekonomian dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Edukasi Peningkatan Literasi Generasi Z terhadap Uang Tidak Layak Edar (UTLE) pun menjadi suatu kepentingan yang wajib dipahami. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga, merawat, serta mengelola uang dengan baik dikarenakan seringkali kita temukan UTLE, baik itu berupa uang lusuh dan rusak dalam perputaran transaksi perekonomian di masyarakat. Edukasi ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan oleh Pengabdi dengan menggandeng mitra yakni Bank Indonesia Provinsi Bali yang terfokus pada generasi Z, khususnya mahasiswa yakni generasi muda penerus bangsa sebagai agent of change yang diharap dapat memperkuat pemahaman juga memotivasi masyarakat sekitar agar dapat selalu menjaga kualitas rupiah yang baik beredar di masyarakat yang bermuara pada kegunaannya dalam menunjang stabilitas perekonomian yang berkelanjutan di masa mendatang
Peningkatan Pemahaman QRIS Sebagai Pembayaran Digital Bagi Nasabah UMKM Bank BPD Bali Cabang Renon Ni Kadek Citra Endita; I Nengah Wirsa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6541

Abstract

Penggunaan e-money dan e-wallet di Indonesia semakin meningkat, karena dianggap dapat mempermudah transaksi pembayaran Bank indonesia merilis QRIS sebagai standar yang ditetapkan untuk QR-code di Indonesia. QRIS merupakan kode QR yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan sudah distandarisasi sehingga dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran berbasis kode QR. Banyak perbankan saat ini telah mengimplementasikan program QRIS, salah satunya yaitu Bank BPD Bali Cabang Renon. Sistem pembayaran melalui QRIS diterima baik oleh UMKM dan penggunan, namun di sisi lain ada juga yang meragukan keamanan dan efektivitas system ini. Dimana, banyak nasabah UMKM Bank BPD Bali Cabang Renon yang mengalami kendala dalam menggunakan QRIS sebagai alat Pembayaran digital. Hal ini karena kurangan pemahaman nasabah UMKM terhadap system penggunaan QRIS. Untuk mengatasi masalah tersebut maka metode dilakukan dengan memberikan penjelasan mengenai system penggunaan QRIS kepada nasabah UMKM yang akan membuat QRIS. Dari penjelasan yang diberikan, diharpkan dapat meningkatkan pemahaman nasabah UMKM mengenai system penggunaan QRIS. Dengan meningkatnya pemahaman nasabah UMKM mengenai system penggunaan QRIS telah membuktikan bahwa semakin sedikit nasabah UMKM yang datang ke Bank BPD Bali untuk melakukan pengaduan menganai kendala yang ada pada transaksi QRIS