cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 312 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024)" : 312 Documents clear
Pendampingan Penyelesaian Bullying Sebagai Upaya Preventif Terjadinya Perundungan Di SMK Lab Business School Kota Tangerang Siti Humulhaer; Putri Hafidati; Annie Myranika; Achmad Thorik; Sukhebi Mofea
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8047

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini  bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan  pemahaman  siswa  terkait  dengan  perilaku  perundungan  atau  bullying.  Kegiatan  pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan pendampingan penyelesaian bullying sebagai upaya preventif terjadinya perundungan di SMK Lab Business School. Melalui kegiatan ini diharapkan guru atau pihak sekolah dapat menyampaikan informasi terkait dengan cara meminimalisir perundungan yang terjadi di sekolah terhadap para siswa. Adapun peserta di dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 40 orang yang terdiri dari perwakilan Wakasek berjumlah 3, perwakilan Wali Kelas berjumlah 2, perwakilan BP/BK berjumlah 2, dan perwakilan Ketua kelas dan Wakil berjumlah 30 dari SMK Lab Business School. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa siswa dan siswi dari SMK Lab Business School dapat memahami arti bullying itu tidak boleh dilakukan antar sesama, serta dampak yang ditimbulkan akibat bullying sesama teman di sekolah. Selain itu pihak sekolah dapat memberikan pemahaman kepada murid-murid SMK Lab Business School mengenai bulyying di sekolah
Beyond Promotions: Penguatan Ketahanan Keuangan Melalui Edukasi Kesadaran Konsumen Terhadap Gencaran Promosi Paylater Dienni Ruhjatini Sholihah; Siwi Nugraheni; Ardhiani Fadila
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8067

Abstract

Dalam menjalankan peran sebagai penopang utama keluarga, ibu rumah tangga tidak hanya dihadapkan pada tantangan ekonomi yang kompleks, tetapi juga mengimplementasikan solusi melalui pemahaman yang lebih baik terhadap layanan paylater yang semakin berkembang di Indonesia. Fenomena ini muncul sebagai respons terhadap perubahan perilaku konsumen yang beralih ke pembelian online. Dengan pemahaman yang ditingkatkan, terutama di kalangan ibu rumah tangga, mengenai risiko dan dampak dari penggunaan layanan paylater, langkah-langkah konkret telah diambil untuk memastikan stabilitas keuangan keluarga. Pengabdian masyarakat difokuskan pada penyediaan edukasi mendalam mengenai konsep, risiko, dan manfaat layanan paylater. Program ini melibatkan ibu rumah tangga sebagai mitra dalam serangkaian kegiatan edukasi yang menitikberatkan pada peningkatan pemahaman konsumen mengenai promosi pemasaran, terutama layanan paylater. Dalam implementasinya, metode edukasi mencakup penyampaian teori melalui ceramah, pemberian penugasan, sesi kuis dan tanya jawab, serta pengembangan pemahaman melalui perencanaan keuangan rumah tangga. Dengan telah diimplementasikannya program ini, hasil yang terlihat adalah peningkatan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan keluarga, pemahaman yang lebih baik mengenai risiko paylater, dan kemampuan mereka dalam membuat keputusan konsumen yang lebih bijak. Sebagai solusi praktis, edukasi ini memberikan kontribusi yang nyata terhadap peningkatan literasi keuangan dan kemandirian finansial, menjadikan ibu rumah tangga sebagai agen perubahan positif dalam struktur ekonomi keluarga
Pelatihan Teknik Kalibrasi, Penentuan Dosis dan Aplikasi Pestisida Umar Dani; Yayan Sumekar; Dedi Widayat; Yuyun Yuwariah; Deni Kurniadie; Uum Umiyati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8073

Abstract

Penyuluh pertanian berperan penting dalam memberikan informasi dan bantuan teknis kepada petani dan pemangku kepentingan bidang pertanian. Pelatihan teknik kalibrasi alat semprot, penentuan dosis dan aplikasi pestisida bagi penyuluh pertanian menjadi strategis. Pelatihan ini bertujuan agar penyuluh pertanian memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk membimbing petani dalam memaksimalkan manfaat pestisida dan meminimalkan dampak negatifnya. Metode Pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan praktik lapangan. Hasil pelatihan menunjukkan Pelatihan teknik kalibrasi, penentuan dosis dan aplikasi pestisida telah memberi manfaat bagi penyuluh pertanian, Kabupaten Majalengka dalam melaksanakan penyuluhan dan bimbingan kepada petani. Selain itu, melalui kegiatan pelatihan diperoleh hasil: (1) tingkat kehadiran peserta selama pelatihan sebesar 100%, (2) tingkat aktivitas/respon peserta selama kegiatan pelatihan sebesar 100%, (3) tingkat capaian pengetahuan peserta pelatihan sebesar 83%, dan (4) tingkat capaian keterampilan peserta pelatihan sebesar 80%.
Pelatihan Pembuatan dan Pemberian PMT Pangan Lokal Melalui Program Otas di Oesapa Selatan Meirina S Loaloka; Anak Agung Ayu Mirah Adi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8077

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Indonesia termasuk dalam urutan tertinggi kasus stunting dengan prevalensi 37,2 % dibandingkan negara-negara tetangga lain. Indonesia menargetkan angka stunting turun hingga 14% pada tahun 2024, sementara angka stunting di tahun 2021 mencapai 24%. Dampak dari kejadian stunting adalah adanya peningkatan angka kesakitan dan kematian pada anak, pertumbuhan postur tubuh atau tinggi badan yang tidak optimal dibandingkan umur anak, terganggunya perkembangan motorik, meningkatkan angka kejadian penyakit degeneratif, performa belajar yang kurang optimal dan yang lebih jauh lagi adalah peningkatan biaya Kesehatan. Pemerintah Kota Kupang dalam upaya menekan angka prevalensi Stunting dibawah 10% di tahun 2024 melakukan kerja konvergensi atau kerjasama lintas sektoral dalam lingkup Pentahelix (Pemerintah, PT, Swasta, Masyarakat, dan Media Masa). Program orang tua asuh merupakan salah satu bentuk kepedulian dan upaya yang dilakukan dengan melibatkan semua sektor dalam percepatan pencegahan dan penanganan balita stunting. Kelurahan yang dijadikan tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat adalah Oesapa Selatan Kota Kupang, dengan tujuan ikut berperan dalam pencegahan dan penanganan stunting melalui Program Orang Tua Asuh Anak Stunting dengan memberikan makanan tambahan disertai dengan pelatihan pembuatan PMT pangan lokal kepada ibu balita.
Optimalisasi Kegunaan Ruang Pada Area Kerja dan Sirkulasi Untuk Memaksimalkan Kegiatan Pengguna Pada SD Darul Hikam, Dago, Bandung Fajarsani Retno Palupi; Rizka Rachmawati; Titihan Sarihati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8105

Abstract

Lembaga pendidikan dimulai dari tingkat yang paling dasar sampai paling atas sudah sepatutnya memiliki fasilitas pendidikan yang memenuhi kebutuhan pengguna dan aktivitasnya. Hal ini dapat dipenuhi dengan mempertimbangkan banyak aspek desain. Beberapa diantaranya dengan menerapkan analisis dan prinsip ergonomi, estetika, serta fungsi kepada beberapa aspek desain yang ada pada area atau ruang administrasi serta area sirkulasi. Program PKM ini diawali dengan adanya kegiatan pengambilan data pada lokasi institusi mitra, selanjutnya data diolah untuk mendapatkan beberapa alternatif desain yang akan diajukan kepada mitra dan sekaligus mendata beberapa masukan terkait alternative desain. Tim PKM  Telkom University dalam hal ini mendampingi mitra dalam segi desain untuk pengisi kelengkapan ruangan dengan mempertimbangkan aktivitas yang dilaksanakan dari awal hari sampai kegiatan selesai.
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Zahir Accounting di SMA Muhammadiyah 4 Jakarta Andi Amri; Ade Putri Muliya; Aryo Alamsyah; Whiz Alriz Luth’v Alriz Luth’v
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8121

Abstract

Accounting computerisation is the process of processing accounting data from manual to automatic using computer media which aims as a tool to facilitate effective and efficient recording work. The use of accounting computers has been widely used in various companies and even introduced in vocational schools, one of which is MYOB Accounting. However, among high school students this is something new. This is evidenced by the low understanding of students, especially SMA Muhammadiyah 4 Jakarta, in using accounting computer applications. In addition, the software chosen is Zahir Accounting which is not popular among academics but this application is an Indonesian product that should be introduced in education in schools and lectures. The purpose of this service is to provide training to Economics teachers and students of SMA Muhammadiyah 4 Jakarta regarding the use of the Zahir Accounting application. At least the theoretical in using this application can be well understood to all audiences. Respondents involved were definitely Economics teachers and social studies students with a total of 45 people. The results of the service show that the service activities are carried out in 5 steps, namely the start-up, socialisation, preparation, implementation, and evaluation stages. Based on these five stages, it can be obtained that there is an increase in knowledge and practicum in using the Zahir Accounting application so that in the future there will be an increase in productivity and management of teachers and students at SMA Muhammadiyah 4 Jakarta. Meanwhile, the results of this service can be a recommendation for the leadership of SMA Muhammadiyah 4 Jakarta in improving the skills and abilities of teachers and students in using Zahir Accounting which will later be included as one of the materials in the syllabus.
PAGELARAN UMKM EXPO SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK KERUPUK ANTIAS DESA PAKAPASAN HILIR Azka Tasya Kamila; Hanup Alzahra; Yoyo Zakaria; Erina Erina; Mega Silviani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8126

Abstract

Kurangnya branding pada produk makanan khas menjadi salah satu penghambat pemasaran suatu produk. Salah satunya terjadi produk khas Desa Pakapasan Hilir Kecamatan Hantara yaitu kerupuk antias. Kurangnya pengenalan  kerupuk antias sebagai sala satu makanan khas menjadi salah satu penghambat pemasaran ke pasar luar. Salah satu kegiatan yang dapat memperkenalkan produk adalah pagelaran Expo UMKM yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN STKIP Muhammadiyah Kuningan. Expo yang diikuti para pelaku UMKM ini terbukti berhasil dalam memperkenalkan usaha produk khas daerah ke pasar luas.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara terhadap para pelaku UMKM dan observasi langsung produksi antias. Hasil dari penelitian ini adalah dengan adanya Expo UMKM yang diadakan oleh mahasiswa KKN produk antias cukup dikenal masyarakat sebagai makanan khas atau produk unggulan Desa Pakapasan Hilir
Pemanfaatan Limbah Urine Sapi Sebagai Pupuk Organik Cair Melalui Fermentasi Di Kelurahan Poboya Kota Palu Sulawesi Tengah Sri Sudewi; Ratnawati Ratnawati; Kasman Jaya; Abdul Rahim Saleh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8138

Abstract

Kelompok Tani Taruna Mas Kelurahan Poboya Kota Palu merupakan kelompok tani aktif dalam melaksanakan usaha peternakan dan masih menggunakan pupuk serta pestisida kimia dalam proses budidaya pertaniannya. Limbah peternakan yang dihasilkan dari usaha tersebut saat ini belum termanfaatkan secara optimal, padahal berpotensi untuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik padat dan cair. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Poboya bertujuan untuk memberikan motivasi, solusi dan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kecakapan kepada kelompok tani dalam pemanfaatan dan pembuatan limbah urin sapi menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan melalui proses fermentasi. Adapun metode yang diterapkan dalam kegiatan PKM ini meliputi a) Pemberian Materi/Penyuluhan; b) Pelatihan dan Pendampingan; c) Tahapan Demonstrasi; d) Indikator Keberhasilan; e) Monitoring dan Evaluasi. Hasil kegiatan yang dilaksanakan berjalan baik sesuai dengan target tujuan yang diharapkan. Terjadi peningkatan pemahaman, pengetahuan serta keterampilan peserta yang signifikan sebesar 98%. Hal ini terlihat dari antusias selama proses kegiatan berlangsung serta setelah kegiatan berakhir melalui monitoring dan evaluasi. Pemanfaatan limbah urin sapi menjadi pupuk organik cair merupakan sebuah alternatif upaya dalam mengurangi ketergantungan petani terhadap penggunaan pupuk dan pestisida kimia.
Penyusunan Modul Ajar Berkarakter Hots Berbasis Kurikulum Merdeka Pada Guru SMA Negeri 1 Air Joman Karimaliana Karimaliana; Dewi Astuti; Neni Agustina
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8153

Abstract

Penyusunan modul ajar saat ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Hal ini dikarenakan penerapan modul dapat mengondisikan kegiatan pembelajaran lebih terencana dengan baik, mandiri, tuntas dan dengan hasil (output) yang jelas, sehingga pendidik dapat membantu sekolah  dalam  mewujudkan  pembelajaran  yang  berkualitas.  Namun,  kenyataannya  banyak  pendidik  yang kesulitan dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa khususnya berkarakter Hots. Ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan kurangnya pelatihan bagi guru dalam membuat modul ajar berkarakter Hots berbasis kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka berfokus pada kebebasan dan pemikiran kreatif untuk menciptakan generasi pembelajar sepanjang hayat yang berkepribadian sebagai Pelajar Pancasila. Oleh karena itu, kegiatan  PKM  ini  bertujuan untuk memberikan pengetahuan  dan  keterampilan  kepada  guru-guru SMA Negeri 1 Air Joman dalam  merancang  modul  ajar berkarakter Hots berbasis Kurikulum  Merdeka. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, praktik dan diskusi. Langkah-langkah dalam kegiatan PKM yaitu 1) persiapan, 2) pelaksanaan, 3) refleksi. Data dikumpulkan melalui angket. Hasil pelaksanaan kegiatan PKM menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan peserta kegiatan antusias dalam mengikuti pelatihan. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa 75,8% peserta kegiatan menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat menambah pengetahuan dan pemahaman tentang modul ajar berkarakter Hots berbasis  Kurikulum Merdeka dan 85,3% menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat melatih keterampilan pendidik dalam membuat modul ajar berkarakter Hots berbasis  Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini mampu memberikan sumbangsih bagi guru dalam menghasilkan modul ajar berkarakter Hots berbasis  Kurikulum Merdeka untuk digunakan dalam proses pembelajaran
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Dalam Menjaga Kelestarian Wilayah Pesisir Pantai Nirwan Junus; Karlin Z Mamu; Sri Olawati Suaib
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.8155

Abstract

Sampah dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat jika tidak dikendalikan. Permasalahan sampah menjadi masalah yang cukup serius, salah satunya di Kelurahan Pohe yang di kenal dengan objek wisata “Pantai Indah Tangga 2000. Sampah yang dibuang sembarangan tanpa pengelolaan yang baik akan mencemari lingkungan pesisir pantai. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir pantai yang menjadi objek wisata ini tercermin dari aktifitas masyarakat yang membuang sampah baik di bawah jembatan, di selokan bahkan di sepanjang pesisir pantai, sehingga menyebabkan pesisir pantai menjadi kotor. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, sehingga masyarakat peka didalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir pantai. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat diwilayah pesisir dilakukan dalam bentuk memberikan penyuluhan hukum tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir pantai, dengan cara memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan hukum Lingkungan Hidup dan regulasi tentang pengelolaan sampah sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan pesisir pantai.