BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
100 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2 (2024)"
:
100 Documents
clear
SOSIALISASI PENERAPAN AKUNTANSI SEDERHANA PADA UMKM KEMPLANG DESA MUARA BARU KECAMATAN PEMULUTAN KABUPATEN OGAN ILIR
Ahmad Rifky Hardiansyah;
Emilia Gustini
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i2.8579
Penerapan akuntansi sederhana penting bagi suatu usaha. Pembukuan laporan keuangan adalah kumpulan data keuangan yang digunakan untuk kegiatan internal dan eksternal perusahaan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang penerapan akuntansi sederhana pada UMKM kemplang, terutama di Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan berbagai langkah-langkah. Pertama, observasi dilakukan mengamati dan mencatat gejala-gejala yang ada di lingkungan Desa Muara Baru. Selanjutnya, dengan melalui tahap wawancara dengan pelaku UMKM untuk memudahkan penyebaran materi penyuluhan. Hasil dari penyuluhan adalah para pelaku UMKM kemplang di Desa Muara Baru menjadi lebih memahami dan menyadari pentingnya menerapkan akuntansi dan pencatatan pembukuan keuangan pada bisnis mereka.
PEMANFAATAN TALI RAFIA MENJADI KERAJINAN BUNGA HIAS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA
Nur Azizil;
Affandy Ibrahim;
Muh. Fahrul Nur Hidayat;
Ainun Iccang;
Andi Nurzabila;
Samsinar Samsinar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i2.8607
Tali rafia merupakan bahan baku yang umum digunakan dalam industri pertanian dan pengemasan. Namun potensi tali rafia tidak hanya terbatas pada dua bidang tersebut. Di balik kesederhanaannya, tali rafia menawarkan fleksibilitas dan kemudahan pengolahan yang memungkinkan para pengrajin tangan untuk berkreasi menghasilkan berbagai macam bunga hias unik dan menarik. Di era modern yang serba cepat, dimana material sintetis mendominasi dunia desain, tali rafia mungkin terlihat ketinggalan zaman. Namun, tali rafia justru sedang mengalami kebangkitan yang tenang. Kelangkaannya, keserbagunaan, dan daya tahan yang mengejutkan kini mulai diakui oleh generasi pengrajin dan seniman baru. Tujuan dari program kreatifitas mahasiswa kewirausahaan (PKM-K) adalah meningkatkan semangat mahasiswa untuk berwirausaha dalam mengolah tali rafia menjadi suatu produk kerajinan bunga hias yang memiliki nilai jual. Metode pelaksanaan pada program kreativitas mahasiswa kewirausahaan (PKM-K) ini yang digunakan yaitu input, proses, output, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pembuatan produk ini dimulai dari tahap produksi yaitu menyiapkan bahan dan alat hingga produk siap dipasarkan, output dari proses pembuatan produk ini yakni siap dipasarkan kepada konsumen, terakhir evaluasi yaitu melakukan pengecekan produk yang telah selesai, lalu melihat kekurangan yang membuat konsumen merasa kurang puas. Kesimpulan dari kegiatan PKM-K ini yaitu untuk memanfaatkan tali rafia menjadi bunga hias yang unik dan menarik serta bernilai jual.
Sosialisasi dan Pratek Pengolahan Limbah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair (POC)
Susana Oren Leulaleng;
Claudia Theresieni Dety Samara;
Susana Pranesti Nggumba;
Erly Grizca Boelan;
Aloisius Masan Kopon;
Anselmus Boy Baunsele
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i2.8610
Sampah organik adalah barang/bahan yang dianggap tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik/pengguna sebelumnya namun masih dapat dimanfaatkan apabila dikelola dengan tata cara yang benar. Pengolahan sampah organik perlu diperhatikan hal ini disebabkan karena ketika terjadi pembusukan akses terhadap oksigen akan semakin berkurang karena jumlah FFV sangat banyak. Hal ini menciptakan metana sebagai produk sampingan yang lebih berbahaya daripada karbon dioksida. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman bagi masyarakat mengenai pengolahan sampah organik yaitu salah satunya menjadi pupuk organik cair (POC) yang memiliki banyak manfaat. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Uel, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Peserta dalam kegiatan ini adalah kelompok tani Olifit yang berjumlah 15 orang. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan praktek pembuatan POC. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta mendapat pengetahuan mengenai pembuatan POC dengan memanfaatkan limbah-limbah rumah tangga.
Perancangan dan Pembangunan Atap Lokasi Pemilahan Sampah Anorganik RT 16 RW 04 Desa Banyuraden
Hafidzul Azmi;
Anita Widianti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i2.8672
Permasalahan sampah rumah tangga sering terjadi di banyak permukiman di Indonesia. Akibat sampah yang tidak dikelola dengan baik menyebabkan kualitas lingkungan menurun dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Padahal sampah dapat dikelola: sampah organik dibuat kompos dan sampah anorganik dipilah berdasarkan jenisnya dan didaur ulang. Pemilahan sampah anorganik dapat dilakukan secara bersama-sama seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu PKK RT 16 di Desa Banyuraden. Pemilahan dilakukan setiap 2 minggu sekali pada hari Minggu pagi di ruang terbuka tanpa atap di samping balai RT. Sayangnya, ketiadaan atap pada lokasi pemilahan membuat ketidaknyamanan bagi warga tersebut. Akibatnya antusias dan keikutsertaan warga menurun dan permasalahan sampah menjadi tidak terselesaikan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah merancang dan membangun atap lokasi pemilahan sampah anorganik guna mewujudkan tempat pemilahan sampah yang nyaman. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi diskusi dengan pengurus RT, survei lokasi, perancangan struktur atap, dan pembangunan atap. Dari proses perancangan dihasilkan gambar desain atap yang sesuai. Dengan selesainya pembangunan atap, keikutsertaan kegiatan pemilahan sampah meningkat dan pelaksanaannya menjadi lebih optimal karena tidak bergantung lagi terhadap kondisi cuaca.
Pendidikan Konservasi Laut Bagi Anak-anak Dalam Mendukung Konservasi Perairan di Pesisir Desa Labuhan Kuris
Akbar Sapilin;
Neri Kautsari;
Syamsul Bahri;
Yudi Ahdianysah;
Syaifuddin Iskandar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i2.8675
Peningkatan kerusakan ekosistem pesisir dan laut telah adalah permasalahan yang terjadi di pesisir Desa Labuhan Kuris. Beberapa upaya telah dilakukan dalam pengelolaan pesisir, namun rendahnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan menyebabkan gagalnya program-program perlindungan lingkungan. Partisipasi warga dalam aksi konservasi laut tidak akan berhasil jika para pemangku kepentingan, termasuk warga, tidak memiliki cukup pengetahuan dan kemauan untuk mengambil tindakan. Tujuan dari kegiatan ini ialah untuk meningkatkan pemahaman konservasi laut pada usia anak-anak. Kegiatan dilakukan di dua Sekolah yaitu Sekolah Dasar Negeri (SDN) Labuhan Kuris dan SDN Labuhan Terata. Kedua SD tersebut terletak di Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Sasaran dari kegiatan ini ialah anak-anak kelas 4 hingga kelas 6. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi awal dengan pemerintah Desa dan Guru, survey tingkat pemahaman awal anak-anak terkait laut, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi tingkat pemahaman anak-anak pasca kegiatan. Evaluasi tingkat pemahaman anak-anak dilakukan dengan metode pre-test dan post-test, tanya jawab dan diskusi. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi. Total waktu pelaksanaan kegiatan adalah 6 bulan. Hasil kegiatan ini menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman tentang konservasi laut. Hal ini dibuktikan dari peningkatan nilai post-tes. Kedepannya, pemahaman konservasi laut diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan komprehensif
Pelatihan Pembuatan E-Modul Interaktif Berbasis Teknologi Informasi untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru SMK Swasta GKPS 2 Pematangsiantar
Eva Pratiwi Pane;
Eduward Situmorang;
Ady Frenly Simanullang;
Theresia Monika Siahaan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i2.8678
Pembelajaran yang terjadi di sekolah mitra biasanya didominasi oleh peran guru dan kurang memperhatikan pengembangan potensi serta karakter siswa. Guru menghadapi tantangan dalam memberikan pembelajaran tambahan kepada siswa yang belum mencapai pemahaman penuh dalam pelajarannya. Banyak guru yang belum mahir dalam menggunakan literasi digital. Solusi yang ditawarkan dalam pemecahan masalah prioritas mitra adalah melalui penyelenggaraan pelatihan untuk merancang modul e-learning interaktif menggunakan teknologi informasi. Siswa yang belum menyelesaikan pembelajaran dapat memanfaatkan e-modul interaktif untuk belajar secara mandiri di rumah. E-modul pembelajaran interaktif tidak hanya berguna untuk pembelajaran remedial, tetapi juga efektif digunakan baik dalam pembelajaran kelompok maupun individu di kelas. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memungkinkan guru dapat menciptakan e-modul pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi Flip PDF Professional dan juga membuat soal ujian berbasis teknologi informasi. Kegiatan ini melibatkan penggunaan metode presentasi, diskusi, dan latihan praktis dalam pembuatan e-modul interaktif. Peserta pelatihan diminta untuk mengisi angket pada awal sesi untuk mengevaluasi pengetahuan mereka tentang bahan ajar berbasis teknologi informasi sebelum kegiatan dimulai. Setelah itu, peserta akan mendapatkan pelatihan intensif dan pendampingan dalam proses pembuatan e-modul pembelajaran interaktif menggunakan teknologi informasi. Diharapkan bahwa hasil dari pelatihan dan pendampingan ini akan meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan materi pembelajaran menggunakan aplikasi Flip PDF Professional.
Pendampingan Pembuatan SPP-IRT Hasil Produk Olahan Kelompok Wanita Tani Melati di Desa Suranadi
Rifani Nur Sindy Setiawan;
Anna Apriana Hidayanti;
Sri Mulyawati;
Eka Nurminda Dewi Mandalika;
Ni Made Nike Zeamita Widiyanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i2.8680
Desa Suranadi cukup dikenal oleh wisatawan Nusantara dengan produk olahan kulinernya. Pada desa tersebut terdapat beberapa Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) yang memproduksi produk olahan buah. Hal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk kegiatan berwirausaha yang tinggi. UMKM merupakan salah satu pilar penopang perekonomian nasional dan kekuatan ekonomi suatu daerah. Salah satu dokumen legalitas usaha yang perlu dimiliki oleh pelaku UMKM adalah izin SPP-IRT. Dengan adanya SPP-IRT menunjukkan bahwa suatu badan usaha tersebut telah legal dan sah secara hukum dalam proses kegiatan usahanya. Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati adalah salah satu UMKM yang terdapat di Desa Suranadi. Selama menjalankan usahanya KWT Melati pernah memiliki izin SPP-IRT untuk produk dodol buah. SPP-IRT itu didapatkan oleh KWT Melati dengan bantuan Dinas Koperasi saat awal usahanya dimulai. Namun saat survey awal yang dilakukan oleh tim pengabdian Universitas Mataram (UNRAM), pihak KWT Melati menyatakan bahwa SPP-IRT yang dimilikinya telah kadaluarsa dan belum diperpanjang. Oleh karena itu, tim pengabdian UNRAM bertujuan untuk memberi pendampingan pembuatan SPP-IRT untuk hasil olahan KWT Melati. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual produk, kepercayaan, serta minat beli konsumen.
Penyuluhan Asi Eksklusif dan Tablet Tambah Darah Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Bara Batu, Kabupaten Pangkep Tahun 2023
Zalsah Puteri Annisa Syahrani;
Dyah Furnama Aqida;
Heldi Anjelina Malolo;
Wulan Aprilia Utami;
Nur Afifah Basrani Rajab;
Zikrul Sa'ban;
Rosa Devitha Ayu
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i2.8681
Stunting menjadi salah satu prioritas permasalahan kesehatan khsusnya di Desa Bara Batu, Kecamatan Labakkang, Kabupaten pangkep. Stunting merupakan sebuah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan pada ibu hamil perlu mendapat perhatian untuk mencegah terjadinya stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan asi eksklusif dan tablet tambah darah sebagai upaya pencegahan stunting dengan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan responden di Desa Bara Batu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan one group pre dan post-test. Penarikan sampel menggunakan non probability random sampling dengan metode accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pre test, post test dan media leaflet tentang penyuluhan asi eksklusif dan ttd sebagai upaya pencegahan stunting. Analisis data menggunakan analisis univariat (umur, jenis kelamin dan distribusi jawaban pre-test dan post test) dan analisis bivariat (uji Wilcoxon dan MC-Nemar). Hasil penyuluhan menunjukkan karakteristik responden dengan rata-rata di usia reproduktif 36-45 tahun. Hasil penelitian terakait perbedaan pengetahuan yang signifikan pada responden nilai (Pvalue=0,000) sebelum dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan dengan media leaflet. Simpulan, penyuluhan asi eksklusif dan tablet tambah darah sebagai upaya pencegahan stunting dengan media leaflet berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan responden.
Edukasi Pola Komunikasi dalam Keluarga Kristen (Relasi Remaja – Orang Tua)
Maria Natalia Loban;
Marleny R. Riada
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i2.8685
Berbagai permasalahan tentu ada dalam setiap fase kehidupan, demikian juga dalam keluarga. Salah satu permasalahan yang dialami yaitu masalah komunikasi antara remaja dan orang tua. Masalah komunikasi yang dialami seperti kurangnya keterbukaan diri, tidak adanya rasa saling percaya antara remaja dan orang tua, juga menolak nasihat orang tua. Permasalahan komunikasi ini tentu memerlukan perhatian dan pemahaman dari setiap orang tua, sehingga dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema edukasi pola komunikasi dalam keluarga kristen. Kegiatan ini bertujuan untuk menguraikan berbagai tantangan atau permasalahan komunikasi dan memberikan pemahaman tentang pola komunikasi remaja dan orang tua. Kegiatan ini menggunakan metode diskusi dan berbagi pengalaman. Melalui komunikasi ini orang tua mendapat pemahaman baru terkait pola komunikasi remaja dan orang tua, masalah dan cara penyelesaian masalah komunikasi, serta mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman antar orang tua juga bersama tim pengabdian kepada masyarakat
Pengolahan Kedelai menjadi Susu Kedelai Herbal Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga di Desa Kedungbetik
Kaila Nur Laila;
Sulistiani Mashitoh;
Hepy Hyma Puspytasari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jb.v5i2.8687
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah wujud nyata kegiatan mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni aspek pengabdian. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat di kelurahan Kedungbetik kecamatan Kesamben, maka terjadi sinergi antara mahasiswa dengan masyarakat sebagai wujud mengoptimalkan ekonomi masyarakat. Melalui pelatihan dengan memanfaatkan salah satu potensi alam unggulan desa Kedungbetik yakni kedelai. Metode penelitian melibatkan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap proses produksi susu kedelai herbal serta dampaknya terhadap peningkatan pendapatan keluarga. Pelatihan ini bertujuan untuk mengkaji proses pengolahan kedelai menjadi susu kedelai herbal sebagai strategi untuk meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Kedungbetik. Pelatihan ini juga mengeksplorasi aspek kesehatan dari susu kedelai herbal sebagai produk inovatif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengolahan kedelai menjadi susu kedelai herbal dapat menjadi alternatif yang berpotensi untuk diversifikasi produk dan peningkatan nilai tambah bagi petani kedelai di Desa Kedungbetik. Selain itu, produk ini memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat setempat dengan kandungan herbal yang digunakan. Melalui penerapan inovasi ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga dan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi Desa Kedungbetik