cover
Contact Name
Jurnal altaujih
Contact Email
altaujih@uinib.ac.id
Phone
+6281266784647
Journal Mail Official
altaujih@uinib.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI IMAM BONJOL PADANG Jl. Mahmud Yunus Lubuk Lintah Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami
ISSN : 25020625     EISSN : 27157571     DOI : -
Jurnal AL-TAUJIH adalah jurnal pengembangan kajian keilimuan bimbingan dan konseling Islam, kajian pendidikan konseling, dan berbagai kajian bimbingan konseling dalam berbagai pendekatan yang diterbitkan oleh salah satu Program Studi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang. Sebagai salah satu wadah literasi akademik, jurnal ini memberikan kesempatan bagi dosen, praktisi, guru, pengamat dan ahli di bidang bimbingan dan konseling. Tulisan dalam jurnal ini berupa (a) Kumpulan/akumulasi pengetahuan baru, (b) Pengamatan empirik, (c) Pengembangan gagasan atau usulan baru, (d) hasil penelitian, (e) Artikel konseptual dan telaah (review) buku baru.
Articles 189 Documents
Pendidikan Karakter Berbasis Keislaman dan Keindonesiaan Muhammad Kosim
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 3, No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v3i2.535

Abstract

 Setiap manusia dilahirkan memiliki fitrah, agar manusia tetap berada pada fitrahnya dan potensi dasarnya yang suci berkembang optimal, maka dibutuhkan tarbiyah wa ta’lim atau proses pendidikan yang terencana dan berkelanjutan sesuai dengan tuntunan Islam. Ada lima nilai utama karakter yang menjadi sentral Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) untuk diterapkan dan dikembangkan di sekolah, yaitu karakter religius, nasionalis, integritas, gotong-royong, dan mandiri. Pendidikan karakter harus dibangun di atas landasan keislaman dan keindonesiaan, secara total taat pada ajaran Islam dan berpihak pada bangsa Indonesia. Pendidikan karakter berbasis keislaman dilakukan secara optimal, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun sekolah. Mengoptimalkan pendidikan empat pilar kebangsaan dan menguatkan ruhaniyah guru efektif di samping loyalitasnya pada NKRI, merupakan bentuk pendidikan karakter berbasis keindonesiaan dan keislaman.
KUALITAS HUBUNGAN ANTAR PRIBADI KONSELOR Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 3, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v3i1.593

Abstract

 Konseling realitas bertumpu pada ide sentral bahwa kita memilih sendiri perilaku kita dan oleh karena itu kita bertanggung jawab tidak hanya atas apa yang kita lakukan tetapi juga atas bagaimana kita berpikir dan merasakan. Arah sasaran umum dari sistem konselingnya adalah menyediakan suatu kondisi yang akan menolong klien untuk bisa mengembangkan kekuatan psikologis untuk mengevaluasi perilakunya sekarang, dan untuk bisa mendapatkan perilaku yang lebih efektif. Proses belajar berperilaku efektif ini dapat difasilitasi dengan menciptakan lingkungan konseling yang hangat, bisa menerima, dan aplikasi berbagai prosedur konseling. Kualitas hubungan antar pribadi konselor dan klien ini dalam konseling realitas akan sangat menentukan dalam: (1) Mempermudah memahamkan klien tentang Teori Kontrol, (2) Memaksimalkan fungsi dan peranan konselor, (3) Mewujudkan konsep Jantera Konseling Cycle of Counseling yang baik, (4) Menerapkan dengan baik teknik- teknik khusus dalam konseling realitas.
Pembinaan Anak Autis Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Padang Marta Suhendra
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 1, No 1 (2015): Januari-Juni 2015
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v1i1.924

Abstract

Children with autism at Vocational High School 4 Padang has some achievements both in class and the level of West Sumatra. children with autism at SMK 4 Padang been the first winner in its class and champion race Graphic Design West Sumatra level. With all their flaws, children with autism are capable of achievement beat friends in a normal class background. This research uses descriptive method with qualitative approach is a case study that describes the facts and the reality of actual and accurate information on the state of the field. Data were collected using observation and interview techniques. Based on this study it can be concluded that the success of children with autism can not be separated from the coaching is done guidance and counseling teachers, parents, teachers, friends of children with autism and the cooperation between parents and teachers. Cooperation that teachers with parents explained to the school environment on the existence of autistic children in SMKN 4 Padang, responding to the presence of children with autism and understand the behavior of children with autism. The success of children with autism gain achievements in the classroom and the level of West Sumatra can not be separated from the coaching role of parents who never gave up her lead even accompany their children to school on the morning after school. Tutor and counseling teacher always discuss with the teachers of subjects in the classroom of children with autism, about the development of the behavior of children with autism, children with autism learn and how to solve problems caused by the behavior of children with autism.
Peran Guru BK dalam Upaya Menangani Penyimpangan Seksual Siswa Ahmad Masrur Firosad
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 2, No 1 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v2i1.940

Abstract

The entire high school students is a teenager in which at his age he experienced the transition from kids, teens to adulthood. Many things that make teenagers irregularities, in particular is a sexual perversion, namely teenage sexual behavior before marriage dilakuakan. Teachers Counseling as a counselor at the school in existence has a strategic role in addressing these problems can fulfill their role by conducting orientrasi services, information, and guidance and counseling groups. Teacher guidance and counseling can not perform its own role but must involve all parties in addressing this issue, including school parties as the principal subject teacher and homeroom teacher, parents, the community, and the students themselves.
Pendekatan Psikologi Agama Dalam Pendidikan Karakter Menurut Al-Qur’an Surah al-A’râf 50-52 Zulheldi, Zulheldi
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 5, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v5i2.1134

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu masalah utama yang ingin diselesaikan oleh al-Qur'an. Jika disebutkan dengan kata-kata atau kalimat sederhana, masalah manusia pertama yang dikunjungi oleh al-Qur'an adalah masalah moral, yang dalam kapasitas tertentu bisa disebut dengan karakter. Rasulullah SAW. sendiri menegaskan bahwa ia diutus oleh Allah adalah untuk membuat manusia yang berkarakter baik. Selain mengasah logika, pendekatan psikologis (dalam hal ini, tentu saja psikologi agama) sangat diandalkan oleh al-Qur'an dalam menggantikan kebrutalan komunitas Arab Jahiliyah dengan kesalehan. Mempengaruhi jiwa seseorang untuk takut melakukan dosa dan melipatgandakan kebaikan adalah cara hebat yang ditunjukkan oleh ayat 50-52 dari Surat al-A'raf. Allah mencoba mengendalikan jiwa seseorang sedemikian rupa sehingga ia benar-benar menjaga jarak dari semua kerusakan yang dapat menyeretnya ke neraka.
HUBUNGAN ANTARA DETERMINASI DIRI DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI MAN 3 KOTA PADANG Utami, Nofriligia; Kustati, Martin; Zeky, Asri Atuz
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 6, No 1 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v6i1.1756

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan determinasi diri dengan hasil belajar pada peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 3 Kota Padang dengan populasi sebanyak 256 orang dan jumlah sampel sebanyak 72 orang. Pengambilan sampel diambil dengan menggunakan probability random sampling menggunakan rumus slovin dengan error sampling 10%. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner tentang determinasi diri dan nilai rapor. Berdasarkan pengujian hipotesis antar kedua variabel didapatkan koefisien korelasi sebesar 0.503, artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara determinasi diri dengan nilai hasil belajar peserta didik. Semakin tinggi tingkat determinasi diri peserta didik maka semakin tinggi juga nilai hasil belajar yang didapatkannya, begitu pula sebaliknya. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan bagi pihak sekolah khususnya bagi guru Bimbingan Konseling (BK) untuk memahami determinasi diri serta dapat dijadikan bahan acuan untuk menyusun program layanan BK agar peserta didik dapat memahami determinasi diri dan memiliki kesadaran untuk meningkatkan determinasi diri untuk mencapai nilai hasil belajar yang lebih baik.
DAMPAK PLAY STATION TERHADAP PERILAKU AGRESIF PESERTA DIDIK DAN UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASINYA DI SMP N 10 PADANG Hidayat, Rahmat; Anidar, Jum
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 4, No 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v4i2.498

Abstract

Permasalahan dalam penelitian adalah banyak peserta didik yang hobi bermain play station, dengan hobinya tersebut banyak dampak negatif yang ditimbulkannya. Peserta didik banyak  berperilaku yang tidak ada kelembutan bahkan telah melakukan kekerasan. Ketika di luar kelas ada peserta didik yang berkelahi dengan temannya sampai melukai. Jenis penelitian adalah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menggambarkan fakta dan realita secara aktual dan akurat mengenai keadaan di lapangan. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan  wawancara. Hasil penelitian bahwa jenis game yang sering dimainkan oleh peserta didik antara lain sepak bola, naruto dan smack down. Bentuk perilaku  agresif yang ditimbulkan play station menyakiti atau merusak diri sendiri dan orang lain. Dampak play station terhadap perilaku agresif peserta didik adalah banyak peserta didik yang memiliki perilaku agresif sesudah main play tation. Sedangkan upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi peserta didik yang memiliki kecanduan play station dan perilaku agresif adalah memanggil ke ruangan BK untuk konseling individual.
Konseling Lintas Budaya dalam Perspektif Budaya Indonesia Syahril Syahril
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 4, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v4i1.514

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat keragaman budaya yang sangat kompleks. Seiring dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam masyarakat khususnya pada era globalisasi ini, pertemuan serta benturan-benturan budaya seringkali tidak dapat dihindarkan. Hal ini akan berdampak pada layanan bimbingan dan konseling yang menyebabkan “Perjumpaan budaya” (cultural encounter) antara konselor dan klien yang berbeda budaya tidak dapat dihindari. Untuk itu, seorang konselor dituntut untuk memiliki kepekaan budaya dan melepaskan diri dari bias-bias budaya, mengerti dan dapat mengapresiasi diversitas budaya, dan memiliki keterampilan-keterampilan yang responsif secara kultural, karena dalam konseling lintas budaya yang melibatkan konselor dan klien yang berasal dari latar belakang budaya yang berbeda, sangat rawan terjadinya bias-bias budaya menyebabkan konseling tidak berjalan efektif. Dalam konteks budaya Indonesia salah satu komponen budaya yang perlu menjadi perhatian seorang konselor adalah yang berkaitan dengan orientasi nilai budaya, yang disebut oleh Koentjaraningrat sebagai mentalitas. Pemahaman terhadap orientasi nilai budaya ini akan sangat membantu seorang konselor dalam memberikan bimbingan dan konseling kepada kliennya secara efektif.
PERSEPSI PESERTA DIDIK TENTANG PENGUASAAN TEKNIK KONSELING INDIVIDUAL OLEH GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Zulvia Trinova,; Putri Silvia
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 3, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v3i1.540

Abstract

This research was motivated that the teacher of guidance and counseling minimally applied the individual counseling technique in conducting counseling to the learners. The teacher of guidance and counseling mostly used technique of giving advice only. Beside that, learners did not trust the teacher guidance and counseling to reveal all their problems because the teacher was less friendly in welcoming the learners. The formulation of the problem in this research was how the perception of learners about the mastery of individual counseling techniques applied by guidance and counseling teachers in SMP N 2 Bayang. The limitations of the problem of this study is the perception of learners about the mastery of welcoming techniques, empathy techniques, open questions techniques employed by teachers guidance and counseling in individual counseling in SMP N 2 Bayang. This study aims to determine the perceptions of learners about the mastery of welcoming techniques, empathy techniques, open questions technique used by teachers guidance and counseling in individual counseling in SMP N 2 Bayang.This research method was descriptive quantitative by using percentage formula and the instrument was questionnaire. The technique is taking the sample was Purpossive Sampling. The results revealed that the perception of learners about the mastery of welcoming student techniques by teachers guidance and counseling in SMP N 2 Bayang was classified as less well. The perception of learners about mastery of empathy techniques to learners by teacher guidance and counseling at SMP N 2 Bayang was classified quite well. The student's perception about mastery of open questioning technique to learners by teacher guidance and counseling at SMP N 2 Bayang was classified as less good.
Hakekat Dan Konsep Dasar Psikologi Pendidikan, Belajar Dan Pembelajaran Serta Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya Tas’adi, Rasel
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 5, No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v5i1.759

Abstract

Psikologi pendidikan merupakan bagian dari psikologi khusus yang membahas   penerapan prinsip dan metode psikologi untuk mengkaji perkembangan, belajar, motivasi, pembelajaran, penilaian, dan isu-isu terkait lainnya yang mempengaruhi interaksi belajar mengajar. Maka dari itu psikologi psikologi pendidikan sangat penting dalam menunjang proses belajar dan pembelajaran. Dengan memahami psikologi pendidikan, seorang guru melalui pendekatan-pendekatan psikologisnya dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik. Psikologi pendidikan berguna untuk membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran, membantu pendidik dalam memahami karakteristik peserta didik, memahami proses belajar peserta didik, Memilih dan menggunakan berbagai strategi dalam pembelajaran dan membantu pendidik untuk melakukan penilaian terhadap kegiatan belajar atau perolehan hasil belajar yang telah dicapai peserta didik. Psikologi pendidikan memberikan acuan dalam upaya perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran yang didasarkan pada potensi, tahap perkembangan, kebutuhan, latar belakang, kemampuan dan kecepatan belajar peserta didik sesuai dengan jenis, tingkatan, standar, dan tujuan pendidikan.

Page 2 of 19 | Total Record : 189