Articles
DAMPAK PLAY STATION TERHADAP PERILAKU AGRESIF PESERTA DIDIK DAN UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASINYA DI SMP N 10 PADANG
Hidayat, Rahmat;
Anidar, Jum
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 4, No 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/atj.v4i2.498
Permasalahan dalam penelitian adalah banyak peserta didik yang hobi bermain play station, dengan hobinya tersebut banyak dampak negatif yang ditimbulkannya. Peserta didik banyak berperilaku yang tidak ada kelembutan bahkan telah melakukan kekerasan. Ketika di luar kelas ada peserta didik yang berkelahi dengan temannya sampai melukai. Jenis penelitian adalah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menggambarkan fakta dan realita secara aktual dan akurat mengenai keadaan di lapangan. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian bahwa jenis game yang sering dimainkan oleh peserta didik antara lain sepak bola, naruto dan smack down. Bentuk perilaku agresif yang ditimbulkan play station menyakiti atau merusak diri sendiri dan orang lain. Dampak play station terhadap perilaku agresif peserta didik adalah banyak peserta didik yang memiliki perilaku agresif sesudah main play tation. Sedangkan upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi peserta didik yang memiliki kecanduan play station dan perilaku agresif adalah memanggil ke ruangan BK untuk konseling individual.
Teori Belajar Menurut Aliran Kognitif Serta Implikasinya Dalam Pembelajaran
Anidar, Jum
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 3, No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/atj.v3i2.528
 elajar adalah suatu proses psikis yang berlangsung dalam interaksi antara subjek dengan lingkungannya dan menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, ketrampilan, sikap dan kebiasaan yang bersifat relatif konstan/tetap baik melalui pengalaman, latihan maupun praktek. Salah satu teori belajar yang berkembang dan dipakai di dunia pendidikan adalah teori belajar kognitif. Diantara teori belajar kognitif tersebut adalah Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget, Teori Perkembangan Kognitif Vygotsky, Teori Kognitif menurut Lewin (teori medan) dan Teori Kognitif menurut Jerome Bruner.
Resiliensi Anak Asuh di Sekolah : Studi Terhadap Peserta Didik Yang Tinggal Dirumah Asuh “Yayasan Bening Nurani†(YABNI) Padang
Wati, Melinda;
Azwar, Welhendri;
Anidar, Jum;
Permatasari, Yuli
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 5, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/atj.v5i2.1140
Tinggal di Yayasan Bening Nurani (YABNI) memberikan kecendrungan anak menjadi jenuh, sepi, minder dan tidak memiliki harapan yang baik untuk masa depan karena tidak adanya kehadiran dan keterlibatan orang tua dalam perkembangan anak. Namun, peserta didik yang tinggal di YABNI mampu resilien dengan kondisi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa faktor pembentuk resiliensi peserta didik yang berasal dari rumah asuh YABNI Padang. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan subyek penelitian menggunakan purposive sampling yaitu peserta didik yang masih sekolah pada tingkat SMP dan SMA yang memiliki resiliensi disekolah. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Penelitian menemukan bahwa faktor dominan dari lahirnya resiliensi adalah faktor I AM, yang mengendalikan (drive) faktor yang lain (I HAVE dan I CAN). Artinya kekuatan personal (I AM) mampu menjadikan peserta didik beradaptasi secara positif dalam situasi sulit apapun yang mereka hadapi.
HUBUNGAN ANTARA FRUSTRASI DENGAN PERILAKU AGRESIF PESERTA DIDIK KELAS IX DI MTsN 1 PESISIR SELATAN
Anwar, Dzil Fadli;
Anidar, Jum
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 4, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/atj.v4i1.515
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frustrasi dengan perilaku agresif peserta didik kelas IX MTsN 1 Pesisir Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Instrumen penelitian ini menggunakan skala frustrasi dan skala perilaku agresif. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Product Moment yang sebelumnya diawali dengan uji prasyarat yaitu uji normalitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat frustrasi peserta didik kelas IX yang berjumlah 35 orang sebagai sampel, berada pada tingkat menengah ke atas dengan persentase 86% dan begitu pula dengan perilaku agresifnya dengan persentase 92%. Berdasarkan hasil uji korelasi antara frustrasi dengan perilaku agresif diperoleh hasil rhitung sebesar 0,516. Nilai rtabel pada taraf signifikan 5% = 0,334 dan untuk nilai signifikan 1% = 0,430, sehingga dengan demikian rhitung > rtabel yang artinya ada hubungan positif dan signifikan antara frustrasi dengan perilaku agresif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi frustrasi maka semakin tinggi pula perilaku agresif peserta didik kelas IX di MTsN 1 Pesisir Selatan.
HUBUNGAN KOMUNIKASI DALAM KELUARGA DENGAN SIKAP SOSIAL PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 8 TARUSAN
Vici Afrina;
Hadeli Hadeli;
Jum Anidar
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 7, No 2 (2021): Juli- Desember 2021
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/atj.v7i2.2366
Penelitian ini dilatar belakangi karena banyak terjadi permasalahan dengan sikap sosial peserta didik, diantaranya suka menyendiri, peserta didik belum mampu bertanya dalam proses pembelajaran, kurang aktif dalam diskusi kelompok, memilih teman yang akrab saat pembagian kelompok, berkata kasar dengan temannya, adanya rasa minder dan kurang percaya diri saat bergaul dengan teman-temanya serta tidak memiliki sopan santun.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hubungan komunikasi dalam keluarga dengan sikap sosial peserta didik di SMP Negeri 8 Tarusan. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 148 orang dan jumlah sampel 60 orang yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian ini adalah angket. Data diolah dengan menggunakan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 20, serta dianalisis dengan menggunakan rumus product moment correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Komunikasi dalam keluarga peserta didik tergolong dalam kategori sedang dengan persentase 31,66%, (2) Sikap sosial peserta didik tergolong dalam kategori sedang dengan persentase 23,33%. (3) Dari hasil pengolahan data didapatkan hubungan yang signifikan antara komunikasi dalam keluarga dengan sikap sosial peserta didik di SMP Negeri 8 Tarusan dengan arah hubungan yang positif.
STUDI DESKRIPTIF KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PESERTA DIDIK KELAS IX SMP NEGERI 03 BAYANG
Zetra Fauzi;
Martin Kustati;
Jum Anidar
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 7, No 1 (2021): Januari-juni 2021
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/atj.v7i1.2359
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan komunikasi antarpribadi yang dihadapi peserta didik di sekolah. Komunikasi antar pribadi peserta didik dengan orang disekitar lingkungan sekolah belum berjalan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Komunikasi AntarPribadi Peserta Didik Kelas IX di SMP Negeri 03 Bayang dari segi keterbukaan, dari segi empati, dari segi sikap mendukung, dari segi sikap positif serta dari segi kesamaan dan kesetaraan. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 67 orang peserta didik yang diambil mengunakan metode total sampling dari kelas IX di Negeri 03 Bayang yang menjadi populasi penelitian. Angket tentang komunikasi antarpribadi disebarkan kepada 67 orang peserta didik tersebut yang selanjutnya data diolah dengan menggunakan SPSS Versi 20. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil tingkat kategori komunikasi antarpribadi peserta didik yaitu sangat tinggi (2 orang), tinggi (1 orang), sedang (20 orang), rendah (28 orang), dan sangat rendah (16 orang). Sedangkan bila ditinjau dari segi keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan maka komunikasi antarpribadi peserta didik masuk dalam kategori sedang.
EFEKTIVITAS KURIKULUM JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM KONSENTRASI BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM (Studi tentang Kesesuaian Kurikulum dengan Lapangan Kerja Alumni)
Jum Anidar
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 4, No 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/atj.v4i2.500
Keberhasilan sebuah institusi yaitu mampu menghasilkan lulusan yang dapat mengamalkan ilmu dalam bidangnya di masyarakat. Hal ini sejalan dengan salah satu tujuan pembelajaran agar peserta didiknya dapat berguna serta bermanfaat dalam menyumbangkan keahliannya sesuai dengan bidangnya. Rumusan masalah penelitian adalah apakah kompetensi alumni Manajemen Pendidikan Islam Konsentrasi Bimbingan dan Konseling Islam sudah efektif dalam mempersiapkan alumni di dunia kerja? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi alumni MPI konsentrasi BKI dan tanggapan stakeholder. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif, dengan metode penelitian Mixed methods. Sumber datanya adalah: pimpinan sekolah/madrasah, guru BK (stakeholder), dan alumni. Populasi penelitian ini adalah seluruh alumni Jurusan MPI Konsentrasi BKI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Imam Bonjol Padang dari tahun 2005 sampai 2016 yang berjumlah 518 orang dan sampel 52 orang. Hasil Penelitian menunjukkan Pekerjaan alumni yang sesuai dengan pendidikan dan spesifikasi keilmuan sebanyak 96,2%. Masa tunggu sebelum mendapatkan pekerjaan, pada umumnya adalah 00 – 0,6 bulan, sebanyak 80,8%, Rata-rata tanggapan pihak pengguna lulusan tentang kompetensi alumni jurusan Manajemen Pendidikan Islam Konsentrasi Bimbingan dan Konseling Islam adalah pada rentang sangat baik dan baik.
HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 6 KOTA PADANG
Novri Sagita Lestari;
Ilpi Zukdi;
Jum Anidar
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 6, No 1 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/atj.v6i1.1753
Prestasi belajar ujian MID Semester Ganjil peserta didik pada Tahun Pelajaran 2019/2020 ada peserta didik yang mendapatkan nilai dibawah KKM yaitu 35,5% dan ada juga peserta didik yang mendapatkan nilai diatas KKM yaitu 64,5% dari 200 peserta didik kelas VIII. Dengan melihat fenomena di atas, maka penelitian ini difokuskan pada hubungan lingkungan keluarga dengan prestasi belajar peserta didik kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.6, VIII.8, VIII.10, VIII.11, VIII.13 VIII.15 yang berjumlah 200 peserta didik. Dengan jumlah sampel sebanyak 133 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel Lingkungan Keluarga (X) dan variabel Prestasi Belajar (Y). Instrumen dalam penelitian ini adalah angket tentang Lingkungan keluarga dan dokumentasi yaitu tentang Prestasi Belajar. Data diolah dengan menggunakan SPSS versi 20.00 serta dianalisis dengan menggunakan rumus Product Moment Correlation Coefesien Karl Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: ada hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan keluarga dengan prestasi belajar, dimana hasil r hitung 0,506 lebih besar dari r tabel 0,159. Hasil penelitian menunjukkan semakin baik lingkungan keluarga maka semakin tinggi pula prestasi belajar peserta didik.
STRATEGI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM ENGENTASKAN PERILAKU AGRESIF PESERTA DIDIK PADA KELAS VIII MTsN 3 KOTO TANGAH PADANG
Jum Anidar;
Fadila Rida Ikhwani
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 3, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/atj.v3i1.538
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan peserta didik yang kurang menghargai atau menghormati antar sesama selain itu selalu mengedepankan perilaku agresif tanpa memikirkan akibat dan kerugian yang terjadi disekitarnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "Bagaimana strategi guru bimbingan dan konseling dalam mengentaskan perilaku agresif peserta didik pada kelas VIII di MTsN 3 Koto Tangah Padang? Sedangkan batasan masalah dalam penelitian ini adalah (a)Strategi pembinaan oleh guru bimbingan dan konseling dalam mengentaskan perilaku agresif peserta didik pada kelas VIII di MTsN 3 Koto Tangah Padang,(b) Strategi katarsis oleh guru bimbingan dan konseling dalam mengentaskan perilaku agresif peserta didik pada kelas VIII di MTsN 3 Koto Tangah Padang. ,(c) Strategi pengenalan model non-agresi oleh guru bimbingan dan konseling dalam mengentaskan perilaku agresif peserta didik pada kelas VIII di MTsN 3 Koto Tangah Padang, (d) Strategi pelatihan keterampilan sosial oleh guru bimbingan dan konseling dalam mengentaskan perilaku agresif peserta didik pada kelas VIII di MTsN 3 Koto Tangah Padang.Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini antara lain guru bimbingan dan peserta didik MTsN 3 Koto Tangah Padang . Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan maka dapat disimpulkan bahwa Strategi pembinaan guru BK selalu memberikan nasehat dan motivasi pada peserta didik jauh dari perilaku agresif selain dari nasehat dan motivasi, guru BK menerapkan sistem point pada peserta didik untuk menghafal surat-surat pendek.Strategi Katarsis, strategi ini juga diterapkan di MTsN 3 Koto Tangah Padang, tetapi meilihat dari hasilnya yang tidak bertahan lama dalam meredam perilaku agresif, karena jika ingatan kebencian itu tumbuh perilaku agresif pun timbul kembali. Tetapi strategi ini dapat bermanfaat untuk jangka pendek Strategi pengenalan model non agresi, strategi ini menjadikan peserta didik kearah perilaku yang baik sehingga perilaku non agresi lebih mendominasi di dalam diri peserta didik dari pada perilaku agresif. Strategi ini mampu melatih peserta didik bersifat tolong-menolong, berempati, dan bersimpati. Strategi keterampilan sosial sangat banyak manfaat yang didapatkan selain dari berkurangnya perilaku agresif, peserta didik mampu mengembangkan potensinya pada kegiatan ekstrakurikuler disekolah. agar peserta didik tidak terfikirkan untuk berperilaku agresi.
Pengembangan Sikap Belajar Peserta Didik Kelas VIII Melalui Layanan Konseling Kelompok oleh Guru Bimbingan dan Konseling Di SMPN 30 Padang
Apriana Nofriastuti Rasdiany;
Jum Anidar
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 5, No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/atj.v5i1.753
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang belum mempunyai sikap belajar yang baik. Rumusan masalah penelitian bagaimana pengembangan sikap belajar peserta didik kelas VIII melalui layanan konseling kelompok oleh guru bimbingan dan konseling di SMPN 30 Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan perencanaan, tahap dan hasil dari layanan konseling kelompok yang dilaksanakan oleh guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan sikap belajar peserta didik kelas VIII di SMPN 30 Padang. Jenis penelitian ini adalah Field Research dengan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Sedangkan teknik dan alat pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan, 1) Perencanaan layanan konseling kelompok dilakukan dengan beberapa tahap yaitu: membentuk kelompok, meyakinkan peserta didik dalam mengembangkan sikap belajar melalui layanan konseling kelompok, menetapkan jumlah peserta layanan konseling kelompok sebanyak 8 orang serta kegiatan layanan konseling kelompok diadakan setelah pulang sekolah di ruang yang nyaman seperti di ruang kelas yang kosong, melengkapi administrasi pelaksanaan konseling kelompok.; 2) Tahap pelaksanaan layanan konseling kelompok dilakukan melalui empat tahap yaitu: tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan dan tahap pengakhiran; 3) Hasil pelaksanaan layanan konseling kelompok yaitu sudah ada perubahan peserta didik dari cara menghargai dan memperhatikan guru saat menerangkan pelajaran, segan bersikap tidak baik dan diberikan tindak lanjut berupa pemanggilan ke ruang guru bimbingan dan konseling secara individual.