cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281213076611
Journal Mail Official
mpak.pps@uki.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Shanan
ISSN : 25498061     EISSN : 27224678     DOI : https://doi.org/10.33541/shanan
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Shanan bertujuan untuk menerbitkan hasil penelitian dosen-dosen dan para alumni Prodi Magister Pendidikan Agama Kristen serta para pendidik agama di luar UKI. Jurnal Shanan pertama kali diterbitkan pada bulan Maret 2017 melalui penerbit UKI Press dengan nomor ISSN 2549-8061. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Magister Pendidikan Agama Kristen UKI yang dimaksudkan untuk mempublikasikan karya-karya penelitian dosen, alumni, dan para pendidik agama Kristen di luar UKI. Jurnal ini memuat artikel-artikel penelitian yang berfokus pada pengembangan ilmu dan praktik pendidikan agama Kristen di lingkup gereja, keluarga, dan sekolah. Jurnal Shanan ditebitkan secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu Maret dan Oktober. Fokus jurnal Shanan adalah Pendidikan Agama Kristen sedangkan cakupannya adalah Desain Program, Strategi Pembelajaran dan Kurikulum, Sejarah dan Filsafat, Teologi, Metodologi Pendidikan, Pendidikan dalam Masyarakat Majemuk, Evaluasi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Etika Profesi Guru, yang semuanya terkait dengan Pendidikan Agama Kristen.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 111 Documents
Strategi Penguatan Integritas Akademik dalam Pendidikan Kristen di Era Digital Erwin Sudarmono Simanjuntak; Josep Tatang; Desi Sianipar; Sozanolo Telaumbanua; Esti Regina Boiliu
Jurnal Shanan Vol. 7 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v7i2.5315

Abstract

Ketika dunia pendidikan terus berkembang dalam era digital, integritas akademik menjadi suatu aspek penting, terutama dalam konteks Pendidikan Kristen. Penelitian ini mengkaji tantangan dan peluang yang muncul dalam menjaga integritas akademik di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Latar belakang penelitian ini merinci transformasi pendidikan Kristen yang dihadapi oleh digitalisasi, dengan menyoroti pengaruhnya terhadap integritas akademik. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi yang dapat memperkuat integritas akademik dalam konteks pendidikan Kristen di era digital. Metode penelitian ini melibatkan studi pustaka mendalam, memeriksa teori-teori relevan dan penelitian terkait untuk menggali informasi yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas akademik dalam pendidikan Kristen di era digital dapat ditingkatkan melalui pendekatan holistik yang melibatkan institusi pendidikan, pendidik, peserta didik, orang tua, dan semua stakeholders lainnya. Dalam konteks ini, literasi digital, pembelajaran etika, dan pengembangan kebijakan yang mendukung integritas akademik adalah langkah-langkah kunci. Selain itu, kolaborasi antara lembaga pendidikan Kristen, gereja, orang tua, dan semua stakeholders lainnya berperan penting dalam memperkuat integritas akademik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dengan menerapkan pendekatan holistik, integritas akademik dalam pendidikan Kristen dapat dijaga dan diperkuat di era digital, dan memastikan bahwa nilai-nilai moral dan spiritual tetap menjadi landasan utama dalam proses pendidikan.
Peran Orang Tua dalam Mengajar Anak yang Tidak Menerima Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Doni Ariani Leowandri Liu
Jurnal Shanan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v8i1.4593

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang dihadapi oleh anak-anak yang beragama Kristen Protestan di Desa Tafuli, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam proses pembelajaran di sekolah, anak-anak yang beragama Kristen Protestan tidak memperoleh mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Sebagai pengganti mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen, mereka diwajibkan mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik. Hal ini berdampak pada pemahaman anak-anak, di mana mereka lebih memahami Pendidikan Agama Katolik daripada Pendidikan Agama Kristen. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif, sumber datanya adalah orang tua berjumlah 5 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam Pendidikan Agama Kristen anak. Terbukti bahwa orang tua di Desa Tafuli, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur menjalankan peran sebagai pengajar, pendidik, pembimbing, fasilitator, motivator dan teladan.
Peran Orang Tua dalam Mengajar Anak yang Tidak Menerima Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Doni Ariani Leowandri Liu
Jurnal Shanan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v8i1.4593

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang dihadapi oleh anak-anak yang beragama Kristen Protestan di Desa Tafuli, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam proses pembelajaran di sekolah, anak-anak yang beragama Kristen Protestan tidak memperoleh mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Sebagai pengganti mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen, mereka diwajibkan mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik. Hal ini berdampak pada pemahaman anak-anak, di mana mereka lebih memahami Pendidikan Agama Katolik daripada Pendidikan Agama Kristen. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif, sumber datanya adalah orang tua berjumlah 5 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam Pendidikan Agama Kristen anak. Terbukti bahwa orang tua di Desa Tafuli, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur menjalankan peran sebagai pengajar, pendidik, pembimbing, fasilitator, motivator dan teladan.
Kreativitas Guru Pendidikan Agama Kristen Menggunakan Teknologi Digital Sebagai Media Pembelajaran yang Menyenangkan di SMK Wira Harapan – Bali Penta Astari Prasetya; Agusthina Siahaya; Mercy F. Halamury
Jurnal Shanan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v8i1.5083

Abstract

Suasana belajar yang kurang menyenangkan dapat dipengaruhi oleh kreativitas seorang guru Pendidikan Agama Kristen dalam menggunakan teknologi digital sebagai media pembelajaran. Dalam menghadapi peserta didik di era digital, guru Pendidikan Agama kristen diharapkan memilik kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital dengan lebih kreatif sebagai media pembelajaran agar suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisa kreativitas guru pendidikan agama kristen dalam menggunakan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang menyenangkan di SMK Wira Harapan – Bali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menghasilkan: Pertama, kreativitas guru dalam menggunakan teknologi digital sebagai media pembelajaran, perlu ditingkatkan dan dilatih. Sebab, kreativitas guru sangat membatu proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Kedua, bentuk media pembelajaran sebagai model hipotetik teknologi digital, antara lain: media pembelajaran berbasis power point animasi; internet dengan pembuatan ebook dan materi ajar berbentuk poster melalui aplikasi canva; media berbasis audio visual melalui plotagon; dan media pembelajaran berbasis adroid. Ketiga, faktor penghambat kreativitas guru antara lain: faktor usia; kurangnya kemampuan atau keterampilan guru untuk menggunakan teknologi digital, suasana belajar dalam kelas dan alokasi waktu pembelajaran yang lebih singkat.
Kreativitas Guru Pendidikan Agama Kristen Menggunakan Teknologi Digital Sebagai Media Pembelajaran yang Menyenangkan di SMK Wira Harapan – Bali Penta Astari Prasetya; Agusthina Siahaya; Mercy F. Halamury
Jurnal Shanan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v8i1.5083

Abstract

Suasana belajar yang kurang menyenangkan dapat dipengaruhi oleh kreativitas seorang guru Pendidikan Agama Kristen dalam menggunakan teknologi digital sebagai media pembelajaran. Dalam menghadapi peserta didik di era digital, guru Pendidikan Agama kristen diharapkan memilik kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital dengan lebih kreatif sebagai media pembelajaran agar suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisa kreativitas guru pendidikan agama kristen dalam menggunakan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang menyenangkan di SMK Wira Harapan – Bali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menghasilkan: Pertama, kreativitas guru dalam menggunakan teknologi digital sebagai media pembelajaran, perlu ditingkatkan dan dilatih. Sebab, kreativitas guru sangat membatu proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Kedua, bentuk media pembelajaran sebagai model hipotetik teknologi digital, antara lain: media pembelajaran berbasis power point animasi; internet dengan pembuatan ebook dan materi ajar berbentuk poster melalui aplikasi canva; media berbasis audio visual melalui plotagon; dan media pembelajaran berbasis adroid. Ketiga, faktor penghambat kreativitas guru antara lain: faktor usia; kurangnya kemampuan atau keterampilan guru untuk menggunakan teknologi digital, suasana belajar dalam kelas dan alokasi waktu pembelajaran yang lebih singkat.
Pengaruh Pendidikan Kristen, Keteladanan, dan Komunikasi Orang Tua Terhadap Pembentukan Karakter Anak Samuel Lengkong; Mega Sinta Wulus
Jurnal Shanan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v8i1.5119

Abstract

Sejumlah anak yang ada di GPdI Wilayah XVII Maesa sebagian anak yang memiliki karakter yang baik dan sebagian karakternya kurang baik. Menjadi pertanyaannya adalah apakah karakter anak-anak itu diakibatkan oleh karena orang tua melaksanakan pendidikan kristen, keteladanan, dan komunikasi? Tujuan dalam peneltian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kristen, keteladanan, dan komunikasi orang tua terhadap pembentukkan karakter anak. Di dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kuantitaif. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program komputer SPSS 22,0 for windows. Hasil penelitian ini didapatkan nilai Adjusted R. Square sebesar 0,564, maka berkesimpulan bahwa sumbangan pengaruh Variabel independen terhadap Variabel dependen secara simultan (bersama-sama) sebesar 56,4 %.
Pengaruh Pendidikan Kristen, Keteladanan, dan Komunikasi Orang Tua Terhadap Pembentukan Karakter Anak Samuel Lengkong; Mega Sinta Wulus
Jurnal Shanan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v8i1.5119

Abstract

Sejumlah anak yang ada di GPdI Wilayah XVII Maesa sebagian anak yang memiliki karakter yang baik dan sebagian karakternya kurang baik. Menjadi pertanyaannya adalah apakah karakter anak-anak itu diakibatkan oleh karena orang tua melaksanakan pendidikan kristen, keteladanan, dan komunikasi? Tujuan dalam peneltian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kristen, keteladanan, dan komunikasi orang tua terhadap pembentukkan karakter anak. Di dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kuantitaif. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program komputer SPSS 22,0 for windows. Hasil penelitian ini didapatkan nilai Adjusted R. Square sebesar 0,564, maka berkesimpulan bahwa sumbangan pengaruh Variabel independen terhadap Variabel dependen secara simultan (bersama-sama) sebesar 56,4 %.
Keluarga Tanpa Keturunan: Implementasi Pendidikan Agama Kristen Dalam Menjaga Kebahagiaan Resiani Simamora
Jurnal Shanan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v8i1.5507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain manajemen dalam menjaga kebahagiaan pada keluarga tanpa keturunan sebagai implementasi dari pendidikan agama kristen. Faktor ketidakhadiran keturunan dapat membuat keluarga tidak bahagia. Pendidikan agama dan psikologi menemukan masalah perceraian dan tekanan batin dialami oleh keluarga yang tidak dikaruniai keturunan. Pendidikan agama kristen yang diharapkan mampu mengendalikan masalah perceraian belum dapat mendidik keluarga tanpa keturunan dengan desain manajemen yang tepat. Pendidikan psikologi menilai stigma negatif dan tekanan dari keluarga dan lingkungan sosial, mampu membuat keluarga tanpa keturunan mengalami tekanan batin dan kurang percaya diri. Oleh karena itu, melalui studi literatur, penelitian ini melalui empat poin utama yaitu, pemahaman, problematika, faktor, dan implikasi desain manajemen pendidikan agama Kristen untuk menjaga kebahagiaan keluarga tanpa keturunan. Hasil dari penelitian ini bahwa desain manajemen pendidikan agama Kristen adalah solusi yang tepat untuk menjaga kebahagiaan keluarga tanpa keturunan. Kesimpulannya yaitu menerapkan desain manajemen pendidikan agama Kristen oleh keluarga tanpa keturunan di dalam keluarga dan lingkungan sosial.
Keluarga Tanpa Keturunan: Implementasi Pendidikan Agama Kristen Dalam Menjaga Kebahagiaan Resiani Simamora
Jurnal Shanan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v8i1.5507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain manajemen dalam menjaga kebahagiaan pada keluarga tanpa keturunan sebagai implementasi dari pendidikan agama kristen. Faktor ketidakhadiran keturunan dapat membuat keluarga tidak bahagia. Pendidikan agama dan psikologi menemukan masalah perceraian dan tekanan batin dialami oleh keluarga yang tidak dikaruniai keturunan. Pendidikan agama kristen yang diharapkan mampu mengendalikan masalah perceraian belum dapat mendidik keluarga tanpa keturunan dengan desain manajemen yang tepat. Pendidikan psikologi menilai stigma negatif dan tekanan dari keluarga dan lingkungan sosial, mampu membuat keluarga tanpa keturunan mengalami tekanan batin dan kurang percaya diri. Oleh karena itu, melalui studi literatur, penelitian ini melalui empat poin utama yaitu, pemahaman, problematika, faktor, dan implikasi desain manajemen pendidikan agama Kristen untuk menjaga kebahagiaan keluarga tanpa keturunan. Hasil dari penelitian ini bahwa desain manajemen pendidikan agama Kristen adalah solusi yang tepat untuk menjaga kebahagiaan keluarga tanpa keturunan. Kesimpulannya yaitu menerapkan desain manajemen pendidikan agama Kristen oleh keluarga tanpa keturunan di dalam keluarga dan lingkungan sosial.
Strategi Manajemen Kelas Pendidikan Agama Kristen Yang Kolaboratif dan Berbasis Literasi Digital Doni Abadi Nababan; Joice Patty; Stephany Brigitha Sopacua; Desi Sianipar
Jurnal Shanan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v8i1.5559

Abstract

Manajemen kelas di era digital semakin menantang dan krusial oleh karena penggunaan teknologi informasi dan komunikasi telah banyak mengubah paradigma pembelajaran, memperkenalkan metode-metode baru, dan memberikan jangkauan yang luas terhadap sumber belajar. Dalam konteks pendidikan agama Kristen, teknologi informasi dan komunikasi dapat berperan dalam memelihara prinsip-prinsip dan nilai-nilai Kristen secara inovatif. Akan tetapi belum semua pendidik dan peserta didik memiliki literasi digital yang memadai. Sebagian telah memiliki pemahaman literasi digital yang tinggi, sementara yang lain belum optimal dalam aksesibilitas ke berbagai sumber belajar yang berbasis digital. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengelolaan kelas dalam konteks pendidikan agama Kristen yang kolaboratif serta dapat meningkatkan literasi digital. Penelitian ini menerapkan metode penelitian studi literatur dan netnografi. Berdasarkan penelitian ini, penerapan strategi manajemen kelas pendidikan agama Kristen yang kolaboratif dan berbasis literasi digital adalah dengan menyediakan bahan-bahan belajar digital yang mudah dijangkau, disimpan, serta dibagikan melalui internet kapan dan di mana saja; menyediakan fasilitas pendukung pembelajaran yang kolaboratif dan berbasis digital; meningkatkan kompetensi digital para pendidik dan peserta didik; menyediakan learning management system yang mudah diakses dan digunakan oleh semua peserta didik baik untuk belajar dan evaluasi; serta melakukan kolaborasi dengan banyak pihak untuk mendukung keberhasilan pembelajaran.

Page 10 of 12 | Total Record : 111