cover
Contact Name
Yulingga Nanda Hanief
Contact Email
info@apopi.org
Phone
+6285784192666
Journal Mail Official
info@apopi.org
Editorial Address
Sreet of Dukuh Menanggal XII No 4, Surabaya, East Java, Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Physical Activity (JPA)
ISSN : -     EISSN : 2716487X     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of sport. Journal of Physical Activity (JPA) particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows: 1. Physical Education 2. Sports Tourism 3. Sport Coaching 4. Physical Activities 5. Sports Biomechanics 6. Sports Pedagogy 7. Sports Physiology 8. Sports Psychology 9. Traditional Sports
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Teknik Dasar Lempar Cakram Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Bantuan Media Pembelajaran Video pada Siswa Kelas X Putu Agus Ardika Dharma Saputra; I Putu Eri Kresnayadi; Maryoto Subekti
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar lempar cakram melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan bantuan media pembelajaran video. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus mengikuti model Kemmis dan McTaggart, dengan subjek 36 siswa kelas X 1 SMA Negeri 5 Denpasar tahun pelajaran 2025/2026. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes keterampilan menggunakan rubrik penilaian tiga aspek gerakan, yaitu sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar klasikal dari 44,44% pada siklus 1 (16 dari 36 siswa) menjadi 86,11% pada siklus 2 (31 dari 36 siswa), sehingga indikator keberhasilan minimal 80% siswa tuntas telah tercapai. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model STAD yang dipadukan dengan media video pembelajaran efektif membantu siswa mengamati, memahami, dan menguasai tahapan teknik lempar cakram secara kolaboratif. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan bantuan media video pembelajaran sebagai alternatif strategi pembelajaran atletik di sekolah menengah.
Pengaruh Weight Training dan Zumba Dance Terhadap Persentase Kadar Lemak Pada Tubuh Wanita Dewasa Peserta Dewata Gym Denpasar Tahun 2026 Anastasia Suryani; I Gusti Putu Ngurah Adi Santika; I Gede Agus Adi Saputra
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.145

Abstract

Berdasarkan observasi awal di Dewata Gym Denpasar terhadap 42 member perempuan usia madya (40–65 tahun), ditemukan bahwa zumba dance jauh lebih diminati sebagai aktivitas aerobik kelompok dibandingkan latihan beban (weight training), namun efektivitasnya dalam menurunkan kadar lemak tubuh belum teruji secara empiris. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh dan beda pengaruh kedua metode latihan tersebut terhadap persentase kadar lemak tubuh total (whole body fat). Penelitian menggunakan rancangan eksperimen semu (quasi-experimental) dengan Non-Equivalent Control Group Design. Sampel berjumlah 20 orang wanita dewasa madya yang dipilih secara purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik ordinal pairing. Perlakuan diberikan selama 8 minggu (32 sesi). Kadar lemak tubuh diukur menggunakan timbangan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) terkalibrasi. Data dianalisis dengan uji t berpasangan dan uji t independen setelah data dinyatakan normal dan homogen. Hasil menunjukkan kelompok zumba dance hanya menurunkan lemak tubuh sebesar 0,04% (t = 0,137; Sig. = 0,894 > 0,05) sehingga tidak signifikan, sedangkan kelompok weight training menurunkan lemak tubuh sebesar 2,00% (t = 6,353; Sig. = 0,000 < 0,05; d = 2,01) sehingga signifikan. Uji t independen menghasilkan Sig. = 0,000 (< 0,05) dengan Cohen's d = 2,04, yang berarti weight trainingterbukti secara signifikan lebih efektif dibandingkan zumba dance dalam menurunkan persentase kadar lemak tubuh total pada wanita dewasa peserta Dewata Gym Denpasar tahun 2026.
Implementasi Gerak Dasar Lokomotor Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PJOK Teknik Dasar Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V.B SD Negeri 2 Ubung Komang Ngurah Darmika; Ni Luh Putu Indrawathi; I Putu Agus Budi Sudarsana
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.161

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak penerapan gerakan lokomotor dalam mengajarkan teknik dasar passing bawah bola voli kepada siswa kelas V.B di SDN 2 Ubung selama tahun ajaran 2025–2026. Pada tahap tes awal, sebagian besar siswa belum mampu melakukan passing dengan teknik bawah. Kurangnya keseimbangan, koordinasi gerakan yang kurang baik, serta keterbatasan dalam menyesuaikan posisi tubuh terhadap lintasan bola—ditambah dengan proses pembelajaran yang terlalu berpusat pada guru—diidentifikasi sebagai penyebab utama masalah tersebut. Setiap siklus dalam PTK ini mencakup langkah perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, serta refleksi. Studi ini subjeknya ialah 26 siswa. Data yang diperoleh dari tes keterampilan dan lembar observasi aktivitas pembelajaran dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berdasarkan tingkat penguasaan individu maupun kelas. Tingkat penguasaan pembelajaran secara keseluruhan di kelas tersebut meningkat sebesar 34,61%, yakni dari 57,69% menjadi 92,30%, selama pelaksanaan siklus pertama dan kedua. Temuan ini menunjukkan penggunaan gerakan lokomotor mampu meningkatkan akurasi teknik passing bawah, sinkronisasi gerakan, stabilitas, serta kecepatan dalam mengubah posisi tubuh. Maka karenanya, melatih siswa sekolah dasar dengan gerakan lokomotor—alih-alih memanfaatkan latihan PJOK konvensional—dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli mereka.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Teknik Dasar Bounce Pass dalamPermainan Bola Basket Pada Murid Kelas X Ni Komang Arik Prasetiawati; I Putu Eri Kresnayadi; Ni Luh Putu Indrawathi
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.162

Abstract

Studi ini urgensinya ialah guna untuk mengetahui peningkatan hasil belajar teknik dasar bounce pass dalam permainan bola basket pada murid kelas X-B SMA Negeri 1 Abiansemal tahun pelajaran 2025/2026 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Pada tahap tes awal, sebagian besar murid belum mampu melakukan teknik dasar bounce pass. Jumlah murid yang terlalu banyak dalam 1 kelas—ditambah dengan proses pembelajaran yang terlalu berpusat pada guru—diidentifikasi sebagai penyebab utama masalah tersebut. Setiap siklus dalam PTK ini mencakup langkah perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, serta refleksi. Studi ini subjeknya ialah 36 murid. Data yang diperoleh dari nilai sikap dan lembar observasi aktivitas pembelajaran dianalisis menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang menekankan pengalaman belajar langsung dan mudah diterapkan dalam pengajaran berdasarkan tingkat penguasaan individu maupun kelas. Tingkat penguasaan pembelajaran secara keseluruhan di kelas tersebut meningkat sebesar 50,00%, yakni dari 36,11% menjadi 86,11%, selama pelaksanaan siklus pertama dan kedua. Temuan ini menunjukkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar teknik dasar bounce pass. Maka karenanya, melatih murid SMA dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD—alih-alih memanfaatkan latihan PJOK konvensional—dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar bounce pass mereka.
Peningkatan Hasil Belajar Servis Backhand Bulutangkis melalui Model STAD pada Peserta Didik Kelas XI Hidayatus Sholihin; I Kadek Yudha Pranata; Kadek Suryadi Artawan
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.152

Abstract

Temuan kajian dilaksanakan untuk menunjang capaian studi pelajar di teori teknik dasar servis backhand permainan bulutangkis melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada pelajar kelas XI 2 SMA Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini didasarkan pada masih minim capaian studi pelajar, yang dimana masih ada pelajar yang belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 65. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang banyak dilakukan oleh tenaga pendidik guru yang menyebabkan keterlibatan pelajar dalam belajar tidak maksimal. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam temuan kajian yang berlangsung dengan dua siklus yang terdiri dari 38 peserta didik sebagai subjek. Temuan kajian dihasilkan melewati uji kinerja teknik dasar servis backhand yang mencakup aspek sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif berdasarkan persentase ketuntasan belajar secara klasikal. Temuan kajian didapati terdapat kenaikan keberhasilan studi pada siklus, yakni 21,1% di tahap observasi awal mendapati 26,3% di Siklus I, kemudian meningkat secara signifikan hingga mencapai 89,5% pada Siklus II. Dari capaian itu maka dinyatakan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif dalam menunjang hasil studi teknik dasar servis backhand permainan bulutangkis pada pelajar kelas XI 2 SMA Negeri 5 Denpasar.
Pengaruh Media Pembelajaran Digital Berbasis AI (Canva) Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Bola Basket Farhan Dias Cahya Dinata; Vega Mareta Sceisarriya; Nendra Febrianto
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.170

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan mendorong guru untuk memanfaatkan media pembelajaran yang lebih inovatif guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar peserta didik dan menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran digital berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui aplikasi Canva terhadap motivasi belajar dalam pembelajaran bola basket di SDN 2 Ngantru Trenggalek.  Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Posttest-Only Control Group Design. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi belajar berdasarkan indikator Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji Mann–Whitney U dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Nilai signifikansi sebesar 0,034 (< 0,05) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran digital berbasis AI (Canva) terhadap motivasi belajar peserta didik. Dengan demikian, media pembelajaran digital berbasis AI (Canva) berpengaruh positif terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran bola basket dan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan inovatif.
Profil Kondisi Fisik Siswa Ekstrakurikuler Futsal di SMP Negeri 5 Trenggalek Muhammad Sukron Fikri Abror; Nendra Febrianto; Vega Mareta Sceisarriya
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler futsal di SMP Negeri 5 Trenggalek sebagai dasar perancangan program latihan. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik survei, penelitian ini melibatkan 35 siswa (sampel jenuh). Instrumen yang digunakan meliputi Multistage Fitness Test (MFT), push-up 60 detik, standing broad jump, Illinois Agility Run Test, dan sprint 30 meter. Hasil penelitian menunjukkan: daya tahan jantung paru mayoritas kurang (62,86%), kekuatan otot lengan tergolong baik dan sedang (masing-masing 28,57%), daya ledak tungkai tergolong sedang (45,72%), kelincahan sangat baik (37,14%) dan baik (34,29%), sedangkan kecepatan seluruh siswa (100%) sangat kurang. Kesimpulannya, kekuatan otot lengan, daya ledak tungkai, dan kelincahan siswa sudah memadai, namun daya tahan kardiorespirasi dan kecepatan sangat perlu ditingkatkan melalui latihan spesifik.