cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
betty.masruroh@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jrpf.journal@um.ac.id
Editorial Address
Physics Department Faculty of Mathematics and Science Universitas Negeri Malang Jl. Semarang No.5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 25487183     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The scope of this journal covers all areas included in physics and science education including (but not limited to): Innovative Pedagogical Approaches in Physics Education Physics Education in Industrial Revolution 4.0 Physics Learning Media Lesson Study Physics Teacher Professionality Development Physics Assessment Theoretical Review
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017): November" : 9 Documents clear
Tingkat Pemecahan Masalah Siswa Pada Pokok Bahasan Tumbukan ( Impuls Momentum) Shinta Dewi Susanti; Fariduz Zaman
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.765 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemecahan masalah fisika siswa pada materi impuls momentum .Penelitian dilakukan pada siswa XI MIA SMA AN –NUR  bululawang kabupaten Malang. Sampel dalam penelitian ini terdiri satu kelas yaitu XI MIA 6 yang terdiri dari 23 siswa. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Pengambilan data mengenai pemecahan masalah siswapada meteri impuls momentum dilakukan melalui tes. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil sebagai berikut Useful description (deskripsi permasalahan)  64% termasuk dalam criteria tinggi (T),  Physic approach (pengenalan konsep)  75%  termasuk dalam criteria sangat tinggi (ST), kemampuan Specific application of physic (penggunaan konsep) dan Mathematical procedure (proses matematis) 76%  termasuk dalam criteria sangat tinggi (ST),dan kemampuan Logical progression (urutan logika)  33%  termasuk dalam criteria rendah (R). Secara keseluruhan poin rata rata yang diperoleh untuk kemampuan pemecahan masalah adalah  62% dimana hal ini tergolong tinggi (T)
Analisis Hubungan Motivasi Belajar Dengan Pemahaman Konsep Gerak Lurus Mahasiswa Pendidikan Fisika Mochammad Yusuf; Muhammad Dicky Hidayatullah; Ilham Tri Pamungkas
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.762 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memahami hubungan antara motivasi belajar dengan pemahaman konsep. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto korelasional. Analisis perbandingan antara motivasi belajar dengan pemahaman konsep gerak lurus diperoleh hubungan yang linear dengan positif dan signifikan dengan koefisien determinasi 29,1% yang menunjukkan hubungan signifikan atau kontribusi motivasi belajar sebesar 29,1% terhadap pemahaman konsep gerak lurus. Hasil uji regresi menghasilkan persamaan regresi y = -32.260 + 1,649x yang berarti setiap skor motivasi belajar memiliki kontribusi sebesar 1,649 poin terhadap pemahaman konsep gerak lurus. Hasil ini relevan dengan penelitian lain.
Pengembangan Instrumen Tes Pemahaman Konsep Hukum Gravitasi Universal Rian Priyadi; Krisna Suryanti
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.624 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p36-41

Abstract

Saat ini, ada banyak penelitian yang mengembangkan instrumen evaluasi pemahaman konsep siswa dalam bidang fisika. Semakin banyak ketersediaan instrumen tes yang terpublikasikan maka akan mempermudah peneliti lain untuk mengkaji lebih dalam tingkat pemahaman konsep siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen tes pemahaman siswa yang digunakan sebagai alternatif lain dalam upaya mendiagnosis pemahaman konsep siswa. Metodologi dalam pengembangan ini menggunakan tiga tahapan yang meliputi self-evaluation, prototyping, dan filed test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 soal valid dengan tingkat reliabilitas sebesar 0.708. 
Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Fisika Pada Konsep Osilasi Pegas-Massa Menggunakan Certainty Of Response Index (CRI) Rizqy Nur Ayu Putri; Indah Suryaningrum; Agus Suyudi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5468.672 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada mahasiswa pendidikan fisika. Sebagai calon guru fisika, idealnya mahasiswa fisika telah siap dan memiliki pemahaman konsep fisika yang mewadahi. Beberapa peneliti sebelumnya berasumsi bahwa fisika merupakan salah satu materi yang tergolong sukar dipahami karena banyak menggunakan notasi matematis. Sehingga banyak mahasiswa fisika yang terindikasi miskonsepsi. Penelitian ini berfokus pada penguasaan konsep osilasi pegas-massa yang memiliki beberapa persamaan matematis. Penelitian ini menggunakan soal jenis three tier-test. Metode analisis miskonsepsi pada penelitian ini menggunakan Certainty of Response Index. Penelitian ini dilakukan pada 23 mahasiswa pendidikan fisika secara langsung. Hasil analisis menunjukkan sebanyak 30,43% mahasiswa mengalami miskonsepsi. Hal ini dikategorikan sebagai miskonsepsi tingkat sedang. Terjadinya miskonsepsi pada penelitian ini diakibatkan penguasaan konsep yang belum benar sehingga mahasiswa tidak konsisten dalam menyelesaikan soal yang telah diberikan.
Identifikasi Kesulitan Siswa SMA Pada Materi Gerak Lurus Yuli Maulidya Pratiwi; Agus Suyudi; Zulmasula Zulmasula
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.984 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan siswa SMA dalam menyelesaikan persoalan gerak lurus. Penelitian dilakukan pada 87 siswa SMA kelas X MIA yang telah menempuh materi gerak lurus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dengan instrumen berupa soal pilihan ganda berjumlah 10 butir. Hasil tes menunjukkan bahwa skor rata – rata siswa adalah 60,07. Kesulitan yang sering terjadi pada siswa yaitu dalam menyelesaikan persoalan mengenai grafik hubungan jarak dengan waktu dan grafik hubungan kecepatan dengan waktu, peristiwa yang terjadi jika sebuah benda mengalami perlambatan atau percepatan, serta konsep kerangka acuan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam mengatasi kesulitan – kesulitan siswa dalam menyelesaikan persoalan gerak lurus.
Analisis Penguasaan Konsep Kelajuan dalam Gerak Lurus Siswa SMA Rania Nukhba; Anisa Ulfa Yana; Agus Suyudi; Deny Pra Setyo
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.58 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penguasaan konsep kelajuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 34 siswa SMA di Kota Malang dengan memanfaatkan quizizz. Hasil dari penelitian ini didapatkan penguasaan konsep kelajuan siswa memiliki skor rata-rata 47,06 dan berada pada kategori sedang. Hasil analisis setiap nomer terdapat 41,18% siswa menjawab benar pada permasalahan konsep dasar kelajuan. Untuk penguasaan konsep kelajuan pada gerak vertikal 44,12% siswa menjawab benar pada soal kedua, 55,88% siswa menjawab benar pada soal ketiga, 47,06% siswa menjawab benar pada soal keempat. Hal ini disebabkan oleh penguasaan konsep yang belum benar sehingga mengakibatkan ketidak konsistenan siswa dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan. 
Analisis Pemahaman Konsep Mahasiswa pada Materi Gerak Lurus Wiwik Handayani; Ely Rahmawati; Agus Suyudi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.928 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pemahaman konsep mahasiswa calon guru fisika pada materi gerak lurus. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa Universitas Negeri Malang Program Studi S1 Pendidikan Fisika angkatan 2017 offering AC yang berjumlah 23 orang. Instrumen soal yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 4 soal dengan bentuk pilihan ganda. Hasil tes mahasiswa dikategorikan tingkat pemahamannya. Berdasarkan pengkategorian tingkat pemahaman konsep, kebanyakan mahasiswa memiliki pemahaman sebagian dengan miskonsepsi spesifik (PSMS). Dari analisis opsi jawaban yang dipilih, mahasiswa masih memiliki pemahaman yang kurang pada materi perpindahan, jarak, kecepatan dan percepatan.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Memecahan Masalah Fisika Materi Usaha dan Energi Neng Dyah Surya Pratama; Agus Suyudi; Halimatus Sakdiah; Faisal Bahar
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.711 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah dan mendeskripsikan profil kesulitan siswa materi usaha dan energi. Data dikumpulkan dengan metode tes dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menurut tahapan pemecahan masalah Selcuk, kemampuan pemecahan masalah siswa setiap tahap, yaitu : (1) Pada tahap memahami  masalah 36.5 %. Penyebabnya siswa tidak memahami masalah yang diberikan. (2) Pada tahap merencanakan  solusi 16%. Dikarenakan siswa tidak memahami konsep yang akan digunakan. (3) Pada tahap melaksanakan rencana 11%. Salah menuliskan diketahui dan ditanyakan, mengakibatkan kesulitan dalam melaksanakan rencana yang sudah dibuat. (4) sedangkan,pada tahap memeriksa dan mengevaluasi 0%. Penyebabnya siswa kurang teliti memeriksa kelengkapan jawaban, tanda, satuan, dan nilai.
Analisis Kemampuan Siswa SMA Kelas XI dalam Memecahkan Masalah Pada Materi Fluida Statis Anantya Venny Nadhini; Agus Suyudi; Enjang Mei Nandari; Siska Futihatul Husna
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.556 KB) | DOI: 10.17977/um058v2i2p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah pada materi fluida statis. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen soal uraian dengan 5 butir soal pemecahan masalah. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik perhitungan rata-rata. Soal diberikan kepada 22 siswa kelas XI MIA yang telah menempuh mata pelajaran fluida statis. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan terkait kemampuan pemecahan masalah dan masih tergolong rendah. Indikator menerapkan strategi masih tergolong rendah berdasarkan rubrik penilaian. Sehingga diperlukan pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.

Page 1 of 1 | Total Record : 9