cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Phone
+6285220520401
Journal Mail Official
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jln. R.E. Martadinata No. 150 Tlp. (0265) 772192
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wahana Pendidikan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23552425     EISSN : 27156796     DOI : 10.25157
Core Subject : Education,
Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Agustus). P-ISSN: 2355-2425 dan E-ISSN : 2715-6796 Wahana Pendidikan is a high-quality open access peer-reviewed research journal published by the Teaching and Education Faculty of Galuh University (UNIGAL). Wahana Pendidikan provides a platform that welcomes and recognizes high-quality original empirical research articles on education written by researchers, academics, professionals and practitioners from around the world.
Articles 316 Documents
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN KEMAMPUAN PROFESIONAL GURU TERHADAP MUTU PROSES PEMBELAJARAN (STUDI KASUS DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN CIKONENG, CIAMIS) Desi Nurani
Wahana Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i2.5700

Abstract

The study aims to analyze the influence of headmaster academic supervision towards teacher profesionalism and its relation to learning process quality at elementary schools in Indonesia. The study assumes that headmaster academic supervision gives effects on teacher professionalism and that kind of well-supervised teacher professional best practices will consequently affect learning process quality. The method used in this study is descriptive method with a quantitative approach. Totally taken 30 elementary school headmasters and elementary school teachers randomly selected in this case study were 155 people. Questionnaires and interviews were intended to investigate the subjects’ points of views about academic supervision and teacher professionalism and its relation to learning process quality. Descriptive analysis uses a Weighted Means Scored and hypothesis analysis using SPSS. Professional indicators as reflected in teaching documents such lesson plans help the study figure out their real teacher competence. Quantitative analysis using SPSS indicated that the school principal's academic supervision had a positive and significant influence on the ability of professional teachers with a low category, and the teacher's professional ability had a positive and significant influence on the learning process with a low category. The study recommend that the teachers increase their professionalism in teaching specifically in enhancing interaction with students. Further study should focus on how principals follow up their supervision results to increase teaching process quality. Keywords:   Headmaster Academic Supervision, Learning Process Quality, Teacher Profesionalism
ANALISIS MASALAH DAN KEBUTUHAN PEMBELAJARAN KORESPONDENSI PADA SMK KOMPETENSI KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sutirman Sutirman; Rosidah Rosidah; Arwan Nur Ramadhan
Wahana Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i2.5943

Abstract

The article of this study describes the problems and needs on Correspondence learning at Office Administration Vocational Schools in the Special Region of Yogyakarta. The research was conducted with qualitative approach. Data collection using interview technique and focus group discussion. The subjects consisted of teachers of Correspondence subjects at Office Administration Vocational Schools in Special Region of Yogyakarta. The result of the research shows that there are problems in Correspondence learning at Office Administration Vocational Schools in Yogyakarta Special Region on curriculum, teacher, student, media, teaching materials, and method. To solve these problems, the teachers of Correspondence at Office Administration Vocational Schools in Yogyakarta Special Region need the latest technical guidance of curriculum, business English training, media of Correspondence learningbased on information technology, and Correspondence learning material according to the latest curriculum.Artikel hasil penelitian ini memaparkan permasalahan dan kebutuhan pembelajaran Korespondensi pada SMK Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan focus group discussion. Subyek penelitian terdiri atas guru-guru mata pelajaran Korespondensi SMK Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan ada permasalahan dalam pembelajaran Korespondensi SMK Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran di Daerah Istimewa Yogyakarta pada aspek kurikulum, guru, siswa, media, bahan ajar, dan metode. Untuk mengatasi permasalahan tersebut guru mata pelajaran Korespondensi SMK Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran di Daerah Istimewa Yogyakarta membutuhkan bimbingan teknis kurikulum terbaru, pelatihan bahasa Inggris bisnis, media pembelajaran Korespondensi berbasis teknologi informasi, dan bahan ajar pembelajaran Korespondensi yang sesuai dengan kurikulum terbaru.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TUTURAN PELAYANAN KTP DI KANTOR KECAMATAN PANGKAH KABUPATEN TEGAL DAN IMPLIKASINYA Ita Amalia; Leli Triana; Syamsul Anwar
Wahana Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i2.5640

Abstract

The purpose of this study was to determine the form of code creators and code mixing in one's social interaction to make language variations, the factors that influence creators and code mixing in the making of ID cards, Tegal Regency, and their application to Indonesian language learning in high school. Qualitative descriptive approach is the approach used. Sources of data are speeches that occur in the service of making ID cards in Pangkah District, Tegal Regency. Provision of research data using observational and technical methods of observing, free-of-conversation. Based on the research results, there are code switching and code mixing. Code switching and code mixing are divided into two types, namely code switching into exit code switching. Researchers focus more on researching code-switching and internal code-switching, internal code-switching contains 21 data, for internal code-mixing there are 22 data. The factors that influence the occurrence of code switching and code mixing in the ID card making service in Pangkah District, Tegal Regency, are the narrative factor, the narrative factor, the presence of three people, and the topic of conversation. The implication for learning Indonesian in high school is the negotiation text material.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud alih kode dan campur kode dalam tuturan pelayanan KTP di kantor Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode pada pelayanan KTP di kantor Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kulitatif merupakan pendekatan yang digunakan. Sumber data pada penelitian adalah tuturan langsung yang terjadi dalam pelayanan KTP di kantor Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Teknik penyediaan data menggunkan metode teknis simak bebas libat cakap. Analisis data dengan menggunakan metode padan, teknik yang digunakan adalah teknk pilah unsur penentu. Berdasarkan hasil penelitian terdapat alih kode dan campur kode. Alih kode dan campur kode terbagi menjadi dua jenis yaitu alih kode ke dalam alih kode keluar. Peneliti lebih fokus meneliti pada alih kode dan campur kode ke dalam, alih kode ke dalam terdapat 21 data, untuk campur kode ke  dalam terdapat 22 data. Faktor yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode pada pelayanan pembuatan KTP di Kecamatan Pangkah, Kabupaaaten Tegal, yaitu faktor penutur, faktor lawan tutur, faktor hadirnya orang ke tiga, dan topik pembicaraan. Implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA yaitu materi teks negoisasi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATERI WIRAUSAHA PRODUK KERAJINAN DARI LIMBAH PADA SISWA KELAS XII TKJ 2 SMK NEGERI 1 PANGANDARAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Hernawan, Wawan
Wahana Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i2.4688

Abstract

Entrepreneurship of decorative handicraft products from waste is one of the materials contained in the subjects of Craft and Entrepreneurship at level XII. The use of traditional learning models in learning the material results in activeness and student learning outcomes are not optimal. The purpose of this study was to describe the learning process through the Project based learning (PjBL) learning model to improve the activeness and learning outcomes of students in class XII TKJ 2 SMK Negeri 1 Pangandaran in the academic year 2019/2020 on Entrepreneurial decoration craft products from waste. The variable that was the target of change in this study was the activeness and learning outcomes of students of class XII TKJ 2 SMK Negeri 1 Pangandaran in the academic year 2019/2020 about entrepreneurship of handicraft decoration products from waste while the action variables used in this study were the Project based learning (PjBL) learning model. The form of this research is classroom action research which takes place in two cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, action, observation and reflection. The research subjects were students of class XII TKJ 2 SMK Negeri 1 Pangandaran in the academic year 2019/2020, amounting to 35 people. Data collection techniques used were observation and tests. The data analysis technique used is qualitatively consisting of three main stages, namely data reduction, data exposure and conclusion drawing. The results of this study stated that the Project based learning (PjBL) learning model was proven to be able to increase the activeness and learning outcomes of students of class XII TKJ 2 SMK Negeri 1 Pangandaran in the academic year 2019/2020 on entrepreneurial materials for decoration craft products from waste. The results stated that there was an increase in the level of mastery of the material (average grade) of 8.5%. While an increase in the percentage of mastery learning by 80%. In addition, Project based learning (PjBL) learning model is proven to be able to improve the behavior of students of class XII TKJ 2 when the learning process is taking place. They are more able to actively participate in every learning activity, show motivation and interest to learn, have a sense of togetherness, do tasks enthusiastically, be able to establish harmonious cooperation with group friends, have high self-confidence, follow learning happily, able express ideas / ideas / opinions.
UPAYA PEMENUHAN PENDIDIKAN MENENGAH UNIVERSAL OLEH ORANG TUA TUNGGAL PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 ROTE BARAT LAUT Victorio Reinaldy Nalle
Wahana Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i2.5703

Abstract

Efforts to fulfil universal secondary eduation by single parents of students of SMA Negeri 1 Rote Barat Laut. Single parents play role out position of father and mother to provide the 12-year compulsory education. Not all students at SMA Negeri 1 Rote Barat Laut who need help felt the implementation of the Smart Indonesia Program (Program Indonesia Pintar) and the exemption of committee fee payments. The problem in this study is the role of single parents of students who are studying at SMA Negeri 1 Rote Barat Laut. This research is a qualitative, phenomenological study that focuses on subjective experiences and interpretations of respondents. From this research, it can be known that single parents play a dual role as father or mother to replace someone who does not exist because of death, divorce, or one person leaving his responsibility as a parent. However, with economic and health limitations, single parents are still committed to sending their children to the high school level. With little control over the child, because children raised by single parents tend to be independent who can control themselves and can help single parents earn a living.Upaya pemenuhan pendidikan menengah universal oleh orang tua tunggal peserta didik SMA Negeri 1 Rote Barat Laut. Orang tua tunggal memerankan posisi sebagai ayah dan ibu untuk memberikan pendidikan wajib 12 tahun. Tidak semua perserta didik di SMA Negeri 1 Rote Barat Laut yang membutuhkan bantuan merasakan implementasi dari Program Indonesia Pintar dan pembebasan pembayaran iuran komite. Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah peranan orang tua tunggal dari peserta didik yang menempuh pendidikan di SMA Negeri 1. Rote Barat Laut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, fenomenologis yang berfokus pada pengalaman subjektif dan intepretasi dari responden. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa orang tua tunggal menjalankan peran ganda sebagai ayah atau ibu menggantikan sosok yang tidak ada karena kematian, perceraian, atau salah seorang meninggalkan tanggung jawabnya sebagai orang tua. Akan tetapi dengan keterbatasan ekonomi dan kesehatan orang tua tunggal tetap berkomitmen menyekolahkan anak ke jenjang Sekolah Menengah Atas. Dengan sedikit pengontrolan kepada anak, karena anak yang dibesarkan oleh orang tua tunggal cenderung mandiri yang dapat mengontrol diri sendiri dan dapat membantu orang tua tunggal mencari nafkah.
TINGKAT DAYA TAHAN OTOT TUNGKAI SISWA PADA EKSTRAKURIKULER FUTSAL Gumilar Armawijaya; Hendra Rustiawan; Adang Sudrazat
Wahana Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i2.5585

Abstract

This study aims to determine how to know the level of leg muscle endurance of students in futsal extracurricular. The research method used was ex-post facto. The population of this studied was the male students of MAN 3 Ciamis Regency in extracurricular futsal class X and XI, totaling 40 participants. The research instrument used to collect data was the wall squat test. Based on data analysis using SPSS series 24, the results of data processing consist of 1. There was a significant effect of the class X futsal extracurricular group on leg muscle endurance in students of MAN 3 Ciamis, 2. There was a significant influence on the class XI futsal extracurricular group of students on Leg muscle endurance in students of MAN 3 Ciamis, 3. There was a difference between the X class futsal extracurricular group and the XI futsal extracurricular group on the leg muscle endurance in students of the MAN 3 Ciamis. Conclusion: The class X futsal extracurricular group and the class XI futsal extracurricular group had a significant effect on increasing leg muscle endurance in MAN 3 students, Ciamis. Suggestion: This research is expected to be a source of reference for other researchers so that research in the same field is growing, especially in increasing leg muscle endurance.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat daya tahan otot tungkai siswa pada ekstrakurikuler futsal. Metode penelitian yang digunakan adalah ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah siswa putra MAN 3 Kabupaten Ciamis kelas ekstrakurikuler futsal kelas X dan kelas XI yang berjumlah sebanyak 40 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wall squat test. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS serie 22, hasil pengolahan data terdiri dari 1. Terdapat pengaruh yang signifikan kelompok ekstrakurikuler futsal kelas X siswa terhadap daya tahan otot tungkai pada Siswa MAN 3 Kabupaten Ciamis, 2. Terdapat pengaruh yang signifikan kelompok ekstrakurikuler futsal kelas XI siswa terhadap daya tahan otot tungkai pada Siswa MAN 3 Kabupaten Ciamis, 3. Terdapat perbedaan antara kelompok ekstrakurikuler futsal kelas X dengan kelompok ekstrakurikuler futsal kelas XI terhadap daya tahan otot tungkai pada Siswa MAN 3 Kabupaten Ciamis. Saran : Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu sumber referensi bagi peneliti lain agar penelitian pada bidang yang sama semakin berkembang terutama pada peningkatan daya tahan otot tungkai.
PENDEKATAN SCIENTIFIK DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH MELALUI PENGGUNAAN NOVEL SEJARAH DI KELAS XI SMA N 4 SIDOARJO Luluk Masruroh
Wahana Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v9i1.6869

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan scientifik dalam pembelajaran sejarah melalui penggunaan novel sejarah. Metode yang digunakan pada penulisan artikel ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan kegiatan belajar mengajar semua mata pelajaran di SMA Negeri 4 Sidoarjo untuk kelas XI berdasarkan penerapan Kurikulum 2013 yang menekankan pada kegiatan siswa yang terpusat pada siswa (student centered). Berkaitan dengan hal tersebut kegiatan belajar mengajar Sejarah juga dituntut untuk mampu mendorong peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran, sehingga pelajaran Sejarah yang selama ini dianggap membosankan akan terasa lebih menyenangkan. Dalam hal ini guru mengajar materi Sejarah dengan menekankan pada kegiatan siswa dengan menggunakan novel Sejarah. Pembelajaran dengan menggunakan novel sejarah sejalan dengan kurikulum sejarah 2013 yang memakai pendekatan scientific. Hal ini dapat dilihat bahwa langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan novel sejarah intinya sama dengan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan scientific. Pada langkah pertama pembelajaran novel sejarah siswa diminta untuk menentukan topik yang akan dibahas. Pada langkah yang kedua siswa menyeleksi novel sejarah yang relevan hal ini dapat dilakukan dengan saling bertanya antar siswa atau siswa kepada guru. Langkah ketiga memberikan latar belakang sejarah bagi fiksi sejarah yaitu dengan mendiskusikan berbagai hal terkait dengan isi cerita dari novel sejarah tersebut. Langkah keempat yaitu menganalisis fiksi sejarah ini digunakan dengan berbagai kegiatan pengayaan sesuai dengan kegiatan mengasosiasi. 
BENTUK-BENTUK PERILAKU VERBAL ABUSE YANG DILAKUKAN ORANG TUA PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI DESA SUKAREJA KECAMATAN WARUREJA KABUPATEN TEGAL DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA siti nur janah; Agus Riyanto; Khusnul Khotimah
Wahana Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v9i1.6516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku verbal abuse yang dilakukan orang tua pada anak usia prasekolah di desa Sukareja, kecamatan Warureja, kabupaten Tegal, dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskritif kualitatif. Pada penelitiam ini, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Adapun jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini yaitu sebanyak 6 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak, menggunakan  teknik simak bebas cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Analisis data menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu dan teknik hubung banding bedakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ditemukan adanya verbal abuse yang dilakukan orang tua ada anak usia prasekolah di desa Sukareja, kecamatan Warureja, kabupaten Tegal dengan berbagai macam bentuk. Bentuk-bentuk verbal abuse yang ditemukan yaitu (a) tidak sayang atau dingin 21,4%, (b) intimidasi 52,3%, (c) mengecilkan atau mempermalukan anak 11,9%, (d) kebiasaan mencela anak 7,1%, (e) tidak mengindahkan atau menolak anak 4,7%, dan (f) hukuman ekstrem 2,3%. Penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.
MANAJEMEN KURIKULUM PERGURUAN TINGGI DI ERA INDUSTRI 4.0 Romdah Romansyah; Sari Rahayu; Hendi S Muchtar; Rita Sulastini
Wahana Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v9i1.6866

Abstract

Era industri 4.0 membawa arah perubahan dalam berbagai aspek kehidupan ekonomi, sosial, budaya bahka dunia pendidikan sehingga diperlukan kemampuan perguruan tinggi untuk bisa adaptif dan relevan dengan dunia kerja atau dunia industri. Oleh sebab itu perkembangan yang terjadi menyebabkan dalam dunia kerja harus membuat perubahan, kompetensi dan keterampilan yang mempunyai kompetensi. Mahasiswa diarahkan dan dibentuk dalam kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkolaborasi dalam mengoptimalkan perannya di era industri 4.0 ini. Kegiatan dalam proses pembelajaran harus diarahkan pada pemenuhan keterampilan teknologi yang berbasis data. Oleh sebab itu, perguruan tinggi harus meminij program strudinya yang  terencana dan tertuang didalam struktur kurikulum. Maka dari itu manajemen kurikulum perguruan tinggi perlu direvisi agar bisa mencetak lulusan yang memiliki kompetensi dan dapat bersaing dan menjawab tuntutan era indutri 4.0. Perguruan tinggi harus melakukan perubahan dalam manajemen kurikulum secara tepat guna bisa menjawab tuntutan dan tantangan tersebut. Mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi kurikulum.
PEMANFAATAN MUSEUM TAMBAKSARI SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS X MAN 6 CIAMIS TAHUN AJARAN 2018/2019 Bela Nurul Kusuma Dewi; Sri Pajriah; Wulan Sondarika
Wahana Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v9i1.6860

Abstract

ABSTRAKMuseum Tambaksari merupakan salah satu objek wisata sejarah dan edukasi di kota Ciamis yang memberikan informasi dan pengetahuan mengenai geologi atau ilmu bumi, seperti bebatuan serta fosil tulang-belulang. Pembelajaran sejarah dengan melakukan kunjungan ke museum dapat memberikan pengetahuan sejarah bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan Museum Tambaksari sebagai sumber belajar sejarah, serta kendala yang dihadapi guru sejarah dan siswa dalam memanfaatkan Museum Tambaksari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan fokus penelitian pada pemanfaatan Museum Tambaksari sebagai sumber belajar sejarah siswa kelas X MAN 6 Ciamis tahun ajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi literatur dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Museum Tambaksari sebagai sumber belajar sejarah harus sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengacu pada Kurikulum 2013 yaitu materi Zaman Pra-Aksara dengan Kompetensi Dasar (3.2) memahami corak kehidupan masyarakat pada Zaman Pra-Aksara dan (4.2) menyajikan hasil penalaran mengenai corak kehidupan masyarakat pada Zaman Pra-Aksara dalam bentuk tulisan. Kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa yaitu terdapat dalam hal keterbatasan waktu, perizinan dari pihak sekolah, ruangan museum yang kecil, serta petugas museum yang bukan orang berijazah disiplin ilmu sejarah. Kata kunci: Pemanfaatan, Museum Tambaksari, Sumber Belajar Sejarah  ABSTRACTTambaksari Museum is one of historical and education object at Ciamis city that give information and knowledge about geology or geography, like a rocks and fossil bones. History learning through visiting to museum can give aducation about history for studens. The purpose of this research are to knowledge the utilization of Tambaksari Museum as historical learning resource, and problem that confronting by history teacher and studens to exploit Tambaksari Museum. This research use research method qualitative descriptive and the research focus to utilization of Tambaksari Museum as historical learning resource X grade studens of MAN 6 Ciamis school year 2018/2019. Data collection technique through observation, interview, literature and documentation. The result of this research to adduce that utulization of Tambaksari Museum as historical learning resource must be accordance to Learning Administration Program (RPP) based on 2013 Curriculum that is Pre-Literacy material with basic competencis (3.2) to comprehed the life style of society at Pre-Literacy and (4.2) prepare the reasoning result about life style of society at Pre-Literacy on writring form. The problem that confronting by teacher and studens are time limitation, licensing from school, small museum room, and museum officer who is not a person has diploma in history. Keywords: Utilization, Tambaksari Museum, Historical Learning Resources