cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Phone
+6285220520401
Journal Mail Official
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jln. R.E. Martadinata No. 150 Tlp. (0265) 772192
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wahana Pendidikan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23552425     EISSN : 27156796     DOI : 10.25157
Core Subject : Education,
Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Agustus). P-ISSN: 2355-2425 dan E-ISSN : 2715-6796 Wahana Pendidikan is a high-quality open access peer-reviewed research journal published by the Teaching and Education Faculty of Galuh University (UNIGAL). Wahana Pendidikan provides a platform that welcomes and recognizes high-quality original empirical research articles on education written by researchers, academics, professionals and practitioners from around the world.
Articles 318 Documents
Analisis Faktor Sosio-Kultural Penyebab Rendahnya Minat Belajar Anak di Pasraman Widya Bhakti Yasa Ketut, Budiyasa Putu; Suwindia, I Gede; Ardiyasa, I Nyoman Suka
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.19286

Abstract

Pendidikan melalui pasraman memegang peran strategis dalam membentuk karakter spiritual generasi muda, khususnya di daerah minoritas seperti Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor sosio-kultural yang menyebabkan rendahnya partisipasi siswa di Pasraman Widya Bhakti Yasa, Desa Alengge Agung, Kabupaten Konawe Selatan. Pasraman yang terdaftar resmi di Kementerian Agama ini melayani siswa SD, SMP, dan SMA dengan sistem pembelajaran tiga sesi akibat keterbatasan tenaga pendidik dan fasilitas (menggunakan wantilan pura). Meski memiliki 120 siswa, minat belajar cenderung menurun, bertolak belakang dengan tujuan awal pendiriannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa faktor penyebab rendahnya partisipasi, antara lain: (1) pengaruh lingkungan sosial yang kurang mendukung, (2) keterbatasan sarana-prasarana, (3) metode pembelajaran kurang variatif, serta (4) kompetensi guru yang perlu ditingkatkan. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif tentang tantangan pendidikan agama Hindu di daerah minoritas dan menjadi dasar rekomendasi bagi 
Kajian Etnopaedagogik Piodalan Ageng di Desa Adat Penglatan harimbawa, Susantha Putu; Atmaja, I Nengah Bawa; Sanjaya, Putu
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.19290

Abstract

 Penelitian ini mengeksplorasi Piodalan Ageng (ritual besar pura desa) di Bali sebagai living curriculum berbasis konsep Desa Drsta (tatanan kosmologis), menggunakan pendekatan kualitatif reflektif. Sumber data penelitian diantaranya sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Fokusnya pada: (1) Proses etnopedagogik ritual sebagai aktualisasi nilai melalui dinamika simbolik, naratif, dan performatif lintas generasi; (2) Mekanisme internalisasi nilai karakter (religiusitas, ayahan banjar (gotong royong), etika sosial berbasis dharma) dari persiapan hingga sineb (37 hari), khususnya transformasi kesadaran generasi muda. Metode melibatkan observasi partisipan mendalam, wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat multigenerasi, analisis dokumen adat, serta triangulasi. Temuan kunci: Piodalan Ageng mengintegrasikan empat dimensi etnopedagogik holistik: Spiritual-religius (mantra, persembahan, penyucian diri); Seni-budaya sakral (kreasi estetis bernuansa religius); Sosial-kolektif (penguatan kohesi sosial lewat ayahan banjar); Etika-susila (kedisiplinan, kejujuran, keselarasan norma adat-religius). Kesimpulan utama: Ritual ini berfungsi sebagai wahana transformatif pembentuk karakter, di mana keterlibatan prosedural (partisipasi aktif) dan refleksi konseptual menjadi kunci efektivitas transmisi nilai. Penelitian mengidentifikasi faktor pendukung/hambatan pembelajaran kultural dan mendukung revitalisasi pendidikan berbasis kearifan lokal Bali dengan memanfaatkan mekanisme kultural yang teruji.
Pengembangan Tes Bertingkat Berbasis Android Mengenai Tier Test Literacy Financial Untuk Menganalisis Kemampuan Literasi Finansial Calon Guru Akuntansi Susanti, Yuyun; Sidiq, Purnomo; Yani, Ian
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.21907

Abstract

Penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi Tier Test Literacy Financial berbasis Android untuk menganalisis kemampuan literasi finansial calon guru Akuntansi. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan analisis deskriptif kuantitatif dan wawancara kualitatif. Data dikumpulkan melalui tes literasi finansial bertingkat dan instrumen yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat 3, nilai rata-rata mahasiswa adalah 83,2 dengan rentang 62–98, sedangkan pada tingkat 4 rata-rata mencapai 89,6 dengan rentang 76–98. Temuan ini menunjukkan bahwa tes bertingkat berbasis Android efektif digunakan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan literasi finansial mahasiswa. Struktur tiered feedback juga mendorong refleksi, argumentasi, serta pemahaman konsep yang lebih mendalam. Penelitian ini menyiratkan bahwa integrasi tes bertingkat berbasis Android dalam perkuliahan dapat memperkuat kompetensi literasi finansial serta mempersiapkan calon guru menghadapi tantangan era ekonomi digital.
Manajemen POAC pada Kurikulum Sekolah di Madyama Widyalaya Jnana Dharma Sastra Desa Umejero Arta, I Gusti Putu Pradnyana; Hadriani, Ni Luh Gede; Sanjaya, Putu
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.19650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) pada manajemen kurikulum di Madyama Widyalaya Jnana Dharma Sastra Umejero. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan purposif. Sumber data penelitian yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Hasil menunjukkan: Perencanaan (P) dilakukan via perbandingan kurikulum dan workshop; Pengorganisasian (O) melalui rapat awal tahun ajaran; Pelaksanaan (A) berupa observasi kelas untuk memantau aktivitas pembelajaran dan interaksi guru-siswa; Pengawasan (C) dilaksanakan dalam supervisi kelas oleh kepala widyalaya. Simpulannya, analisis POAC terwujud dalam penyusunan program kerja, perangkat ajar, observasi kelas, dan evaluasi.
Peningkatan Kemandirian Belajar melalui Project-Based Learning (PjBL) Berbasis Artificial Intelligent (AI) pada Mata Kuliah Critical Reading and Literacy Tarwana, Wawan; Muharam, Zaky Ahmad
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.18196

Abstract

Membaca kritis merupakan keterampilan esensial dalam pendidikan tinggi yang menuntut mahasiswa tidak hanya memahami teks, tetapi juga mampu menganalisis, mengevaluasi, dan merefleksikan informasi secara mandiri. Dalam konteks ini, kemandirian belajar menjadi faktor penting yang mendorong inisiatif, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir reflektif mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Project-Based Learning (PjBL) berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam mata kuliah Critical Reading and Literacy, dengan fokus pada bentuk interaksi mahasiswa dengan AI serta persepsi mereka terhadap peran AI dalam membentuk kemandirian belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipan, wawancara mendalam, kuesioner, dan analisis dokumentasi. Data dianalisis secara tematik dan deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL berbasis AI melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang sistematis mampu mendukung pengembangan keterampilan membaca kritis, literasi digital, dan kemandirian belajar mahasiswa, khususnya dalam aspek inisiatif belajar, pengelolaan waktu, dan refleksi diri. Pemanfaatan AI seperti ChatGPT membantu mahasiswa dalam pencarian informasi, analisis teks, dan penulisan akademik, sementara pendampingan dosen berperan penting dalam menjaga orientasi berpikir kritis dan eksplorasi mandiri. Efektivitas pendekatan ini dipengaruhi oleh desain proyek, dukungan pembelajaran, kesiapan mahasiswa, serta ketersediaan fasilitas teknologi.
Nilai-Nilai Pendidikan Pada Pelaksanaan Upacara Nawur Penempuh di Pemulungan Agung Ketut, Artawan Putu; Suweta, I Made; Sanjaya, Putu
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v12i2.19283

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai Pendidikan pada upacara nawur Penempuh. Penelitian ini memilih lokasi desa Adat Selat Pandan Banten, Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teori relegi, teori nilai dan teori strutural fungsional. Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian dalam mendapatkan data adalah observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi serta dianalisis dengan dengan teknik tri angulasi data, sehingga diperoleh data yang sahih, valid dan sitematis. Hasil hanalisis dari penelitian ini dapat diperoleh gambaran sebagai berikut : (1)Tujuan pemertahanan pelaksanaan teradisi upacara Nawur Penempuh meliputi : Pemertahanan teologi Hindu, pemertahanan kebersamaaan, pemertahanan dalam simbol nawur Penempuh dan pelestarian warisan budaya leluhur,(2) Nilai-nilai Pendidikan Hindu pada Teradisi Upacara Nawur Penempuh meliputi nilai pendidikan sraddha, nilai pendidikan etika susila,nilai pendidikan estetika, nilai pendidikan Religius, dan nilai Pendidikan kasih sayang.(3) Implikasi upacara nawur penempuh terhadap sikap religiusitas warga desa selat meliputi : Adanya peran Upacara Nawur Penempuh dalam meningkatkan sikap religiusitas pada masyarakat, Adanya implikasi upacara nawur Penempuh terhadap kehidupan keagamaan masyarakat, dan Adanya peran tokoh adat dan agama dalam pelestarian teradisi upacara Nawur Penempuh kepada generasi muda yang dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Pemanfaatan Nilai-Nilai Perjuangan K.H Ruhiat Melawan Penjajah Belanda dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI SMa Terpadu Manahijul Huda Zannah, Selvi Nuraniyatu; Pajriah, Sri; Suryana, Aan
Wahana Pendidikan Vol 12, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.21375

Abstract

 Pelajaran sejarah di sekolah tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan kepada siswa, tetapi juga meningkatkan kesadaran mereka terhadap peristiwa sejarah sebagai warga negara dan anggota masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan biografi, nilai perjuangan, serta pemanfaatan nilai perjuangan K.H. Ruhiat dalam pembelajaran sejarah di kelas XI SMA Terpadu Manahijul Huda. K.H. Ruhiat merupakan tokoh lokal pendiri Pondok Pesantren Cipasung yang berperan penting dalam bidang pendidikan serta perlawanan terhadap penjajah Belanda pada masa pergerakan hingga kemerdekaan (1930–1949). Nilai perjuangan yang dikaji meliputi keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, keagamaan, dan semangat kebangsaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru sejarah, dan siswa kelas XI, sedangkan data sekunder dari buku, artikel, dokumen pembelajaran, dan penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai perjuangan K.H. Ruhiat dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah dengan mengintegrasikan sejarah lokal pada materi proklamasi kemerdekaan melalui model Project Based Learning (PJBL) yang dipadukan dengan Social Emotional Learning (SEL). Metode ini mampu meningkatkan pemahaman siswa, menumbuhkan cinta tanah air, memperkuat karakter berbasis budaya lokal, serta membuat siswa lebih aktif dan guru lebih kreatifKata Kunci: Kh.Ruhiat, Nilai Perjuangan, Pembelajaran Sejarah
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS (Think Pair Share) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah di SMKN 1 Buduran Fajriyah, Izzatul; Abdil Aziz, Muhammad Faris; Maria, Vanya Indrinesia Saraswati
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.18471

Abstract

Pemilihan metode dalam proses pembelajaran merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah. TPS (Think Pair Share) memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerja sendiri serta bekerja sama dengan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan mengetahui pengaruh model pembelajaran tipe TPS (Think Pair Share) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di SMKN 1 Buduran tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bersifat kuantitatif. Penelitian ini menggunakan sampel dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen, dimana kelas eksperimen mendapatkan perlakuan model pembelajaran TPS (Think Pair Share). Hasil penelitian dan analisa data yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa: Lembar observasi yang diterapkan sesuai aktivitas pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) menunjukkan adanya peningkatan aktivitas (berpikir, berpasangan, berbagi) dalam proses belajar pada kelas eksperimen. Hasil  sebesar 3,021 sedangkan pada taraf signifikan 0,05 sebesar 1,669. Dengan membandingkan t yang diperoleh dalam perhitungan . Maka dapat diketahui bahwa > yaitu : 3,021 > 1,669. Dengan demikian dalam hal ini didapatkan ketentuan bila >  maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di SMKN 1 Buduran.