cover
Contact Name
Rumi Iqbal Doewes
Contact Email
king.doewes@staff.uns.ac.id
Phone
+6281288765432
Journal Mail Official
king.doewes@staff.uns.ac.id
Editorial Address
JPOK FKIP UNS Surakarta. Jl. Menteri Supeno 13 Manahan Surakarta 57139. Telp/Fax: (0271) 714957
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SMART SPORT
ISSN : 19790465     EISSN : 27233081     DOI : -
Core Subject : Education,
SMART SPORT merupakan jurnal yang berisikan hasil penelitian, gagasan konseptual dan aplikasi teori maupun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Olahraga
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 33 Documents
Peningkatan Pembelajaran Gerakan Smash Bulutangkis Menggunakan Media Audio Visual pada Siswa Klub PMS SOLO Rezza Adiluhung Prasetya Mahendra; Koko Prasetyo; Brian Kurniawan Widianto; Tri Sutrisno; Anjas Asmara Subekti
Smart Sport Vol 24, No 1 (2024): Smart Sport Jurnal Olahraga dan Prestasi
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v24i1.98632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran teknik smash bulutangkis menggunakan media audio visual pada siswa klub PMS Solo. Bulutangkis merupakan olahraga yang memerlukan kombinasi keterampilan teknis, kecepatan, dan ketepatan, di mana smash adalah salah satu teknik paling penting. Mengajarkan teknik smash membutuhkan pendekatan yang efektif agar siswa dapat memahami dan menguasai gerakan ini dengan baik. Teknik dasar smash melibatkan posisi tubuh yang tepat, ayunan raket yang kuat, dan koordinasi yang baik antara tubuh bagian atas dan bawah. Selain itu, jenis-jenis smash seperti forehand smash, backhand smash, dan jump smash memiliki karakteristik dan penerapan yang berbeda dalam permainan.Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif pada siswa klub PMS Solo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis video rekaman latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual, seperti video tutorial dan animasi, secara signifikan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam melakukan smash. Media ini juga memberikan umpan balik langsung, memungkinkan pengulangan tanpa batas, dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar.Kesimpulannya, integrasi media audio visual dalam pembelajaran teknik smash bulutangkis terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kinerja siswa. Pendekatan ini tidak hanya membantu siswa memahami gerakan secara lebih jelas tetapi juga menyediakan sarana untuk umpan balik yang konstruktif dan pengulangan yang fleksibel Kata kunci: Teknik Smash Bulutangkis, Media Audio Visual, Pembelajaran Bulutangkis
Pengaruh Variasi Latihan Passing Bawah Terhadap Kemampuan Passing Bawah Pada Permainan Bola Voli Muhamad Sehabudin; - - Berliana; Ridha Mustaqim
Smart Sport Vol 23, No 1 (2023): Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v23i1.98555

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil tes kemampuan passing bawah serta membandingkan variasi latihan passing bawah yang lebih efektif dari variasi latihan passing bawah ke atas, passing bawah menggunakan talang, passing bawah ke tembok, dan passing bawah berpasangan. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa ekstrakurikuler bola voli sebanyak 30 orang dan sampel sebanyak 12 orang, Treatmen pada penelitian ini diberikan selama 16 pertemuan dengan hasil 1). Terdapat pengaruh yang variasi latihan passing bawah ke atas terhadap kemampuan passing bawah pada permainan bola voli. 2). Terdapat pengaruh yang variasi latihan passing bawah dengan menggunakan alat berupa talang terhadap kemampuan passing bawah pada permainan bola voli. 3). Terdapat pengaruh yang variasi latihan passing bawah dengan menggunakan sasaran tembok terhadap kemampuan passing bawah pada permainan bola voli. 4). Terdapat pengaruh yang variasi latihan passing bawah berpasangan terhadap kemampuan passing bawah pada permainan bola voli. Berdasarkan keempat variasi latihan tersebut, variasi latihan passing bawah dengan menggunakan sasaran tembok lebih berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan passing bawah pada permainan bola voli dibandingkan dengan variasi latihan yang lainnya. Hasil analisis dengan uji statistik uji normalitas dan uji one sample t-test. Dari analisis data diperoleh nilai uji normalitas kelompok eksperimen memiliki nilai = 0.200 > 0.05. Dan nilai dari uji homogenitas 0.038 < 0.05. Peneliti berharap untuk penelitian selanjutnya agar bisa lebih baik lagi dalam melihat dan mengembangkan pengaruh variasi-variasi latihan passing bawah terhadap kemampuan passing bawah pada cabang olahraga permainan bola voli. Khususnya pada latihan passing bawah untuk menambah variasi latihan yang baik kedepannya, karena dalam penelitian ini telah dibuktikan adanya pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan passing bawah pada permainan bola voli. 
Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar Tri Sutrisno; Brian Kurniawan Widianto; Reza Adiluhung Prasetya Mahendra; Anjas Asmara Subekti
Smart Sport Vol 25, No 2 (2024): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v25i2.99819

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang memanfaatkan berbagai metode intrakurikuler untuk memastikan peserta didik mencapai potensi maksimal mereka, memperkuat pemahaman konsep dan meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data penelitan ini menggunakan analisis deskriptif. Pada analisis tersebut, data dimaknai secara deskriptif dan dituangkan secara naratif. Hasil penelitian terdapat beberapa problematika yang ditemukan saat mengimplementasikan kurikulum merdeka pada mata pelajaran PJOK di SD Negeri jetis 03. Dalam Kurikulum merdeka ini guru dituntut lebih kreatif dalam merancang modul ajar,mendesain pembelajaran, pembuatan media pembelajaran, tujuan pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran sehingga seorang guru tidak dapat lagi sembarangan dalam pembuatan RPP guna merancang KBM dalam setiap pekan. Pekerjaan sekolah tujuannya hanya sebagai penguatan profil pelajar Pancasila. Pekerjaan Sekolah tetap diberikan kepada peserta didik setiap harinya akan tetapi tidak hanya pada pembelajaran di dalam kelas. Pembelajaran juga perlu dilaksanakan di luar kelas guna meningkatkan keaktifan peserta didik dan menginovasikan dirinya. Kata Kunci: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi. 
Pengaruh Metode Pembelajaran Fisik Terhadap Passing Bawah Bola Voli Teguh Andibowo; Erik Teguh Prakoso
Smart Sport Vol 24, No 1 (2024): Smart Sport Jurnal Olahraga dan Prestasi
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v24i1.98634

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi siswa kesulitan dalam melakukan pasing bawah, karena siswa tidak memahami bagaimana cara melakukannya, bagaimana perkenaan bola dan ayunan serta posisi kaki dan tangan saat melakukan pasing bawah, hal itulah yang mendasari peneliti melakukan observasi sehingga hasil tersebut menunjukan bahwa pasing bawah memiliki tingkat kesulitan tinggi dan beragam bagi peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Slogohimo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental. Sampel untuk penelitian ini terdiri dari siswa X.A dan X.B SMA Negeri 1 Slogohimo dengan menerapkan purposive sampling. Analisis data yang diterapkan yaitu sample t-test dengan taraf signifikansi 5%. Hasil Penelitian dari 25 peserta didik X.A (praktek fisik part practice) dan 25 siswa kelas X.B (praktek fisik whole practice) diketahui terdapat peningkatan hasil belajar pasing bawah menggunakan penerapan model belajaran praktek fisik part practice dan juga praktek fisik whole practice. Kenaikan kelas part practice sebesar 19%. Kenaikan praktek fisik whole practice sebesar 17%. Simpulan penelitian ini adalah ada dampak penggunaan metode belajaran praktek fisik part practice dan praktek whole practice hal ini dikarenakan adanya kenaikan hasil belajar siswa. Namun melalui pengujian independen sampel t-test menyatakan bahwa penggunaan metode belajaran part practice dan juga praktek whole practice sama-sama berpengaruh memperbaiki niali pembelajaran pasing bawah bola voli peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Slogohimo. Kata kunci: Pembelajaran, Hasil Pembelajaran, Fisik, Bola Voli
Perbandingan Tingkat Kepercayaan Diri Olahraga Permainan Beregu Di Darat (Bola Tangan) dan Di Air (Polo Air) Jawa Barat Rizka Dewi Nurfadillah; - - Kardjono; Moch. Yamin Saputra
Smart Sport Vol 23, No 1 (2023): Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v23i1.98557

Abstract

Di dalam pembinaan olahraga, aspek psikologis atau mental merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan tercapainya prestasi. Atlet dapat menampilkan peforma terbaiknya dengan salah satu penunjang yaitu memiliki psikis dan mental yang baik untuk mencapai puncak prestasi melalui kepercayaan diri. Pada olahraga permainan beregu, khususnya bola tangan dan polo air, atlet menekankan sikap kerjasama yang terbangun karena adanya kepercayaan diri pribadi atlet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kepercayaan diri atlet olahraga permainan beregu di darat (bola tangan) putra putri dan di air (polo air) putra putri kontingen Jawa Barat pada pertandingan PON XX Papua 2021. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif koreasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengisian angket tertutup meggunakan google form. Populasi dan sampel  penelitian ini merupakan atlet bola tangan dan polo air putra & putri kontingen Jawa Barat yang berjumlah 54 orang. Teknik pengolahan data menggunakan analisis deskriftif dengan bantuan metode statistik, data tersebut ditabulasikan dalam tabel, penghitungan skor menggunakan SPSS dengan uji independent sample test. Dari analisis data diperoleh nilai keseluruhan rata-rata kepercayaan diri atlet polo air sebesar 3,94 lebih tinggi dibandingkan dengan atlet bola tangan sebesar 3,58. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbandingan tingkat kepercayaan diri olahraga permainan beregu di darat (bola tangan) putra putri dan di air (polo air) putra putri Jawa Barat. Untuk meningkatkan kesiapan mental atlet, seyogianya pelatih memberikan pembekalan dalam pembentukan mental terhadap atlet diantaranya seperti aspek kepercayaan diri dan kedisiplinan. Kata kunci: Kepercayaan diri olahraga beregu bola tangan dan polo air. 
Adaptasi Latihan Intensitas Tinggi dan Sedang Terhadap Kerusakan Sel Pada Obesitas Yanuar Dhuma Ardhiyanto
Smart Sport Vol 25, No 2 (2024): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v25i2.99820

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan random control group posttest-only design. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Institut Biosains Universitas Brawijaya Malang. Sampel yang digunakan adalah hewan coba berupa tikus jantan jenis wistar berjumlah 39 ekor, yang kemudian dibagi dalam 3 kelompok sama rata (kontrol, moderate intensity continuous training (MICT) dan high intensity interval training (HIIT). Latihan MICT berada pada intesitas 50-60% baseline, sedangkan HIIT pada intensitas 100% baseline kemampuan maksimal. Proses latihan dilakukan selama 6 minggu dengan densitas 4 kali per minggu. Pengumpulan data kadar MDA menggunakan metode Spectrophotometry. Teknik analisis data menggunakan uji Anova dan uji lanjutan Tukey HSD dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh MICT dan HIIT terhadap perubahan berat badan dan kadar Malondialdehyde. Dalam uji lanjut, metode MICT dan HIIT memiliki pengaruh positif yang sama dalam perubahan berat badan (0,876 > 0,05). Sedangkan pada kadar MDA, interaksi tiga kelompok saling memiliki perbedaan (Sig. < 0,05). MICT dinilai lebih baik karena memiliki mean 91,45±1,89 ng/mL, sedangkan HIIT dengan mean 184,07±6,19 ng/mL. Dari keseluruhan hasil, MICT lebih efektif dan aman dibandingkan HIIT dalam memperbaiki status metabolik tubuh pada subyek obesitas yang dilihat melalui hasil adaptasi kadar MDA. Kata kunci: MICT, HIIT, obesitas, kerusakan sel (malondialdehyde)
Pengembangan Model Pemanasan untuk Meningkatkan Motivasi Mahasiswa PGSD dalam Perkuliahan Pendidikan Jasmani Tri Sutrisno; Koko Prasetyo; Brian Kurniawan Widianto; Reza Adiluhung Prasetya Mahendra; Anjas Asmara Subekti
Smart Sport Vol 24, No 1 (2024): Smart Sport Jurnal Olahraga dan Prestasi
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v24i1.98635

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk (1). Menghasilkan model pengembangan pemanasan dalam pengantar pembelajaran pendidikan jasmani pada mahasiswa PGSD (2) Menguji keterlaksanaan model pengembangan pemanasan dalam pengantar pembelajaran pendidikan jasmani (3) Menguji motivasi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan pendidikan jasmani melalui pengembangan model pemanasan. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman observasi Pengumpulan data yaitu dengan observasi, terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani pada Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara semester I , Wawancara kepada dosen Pendidikan Jasmani ,studi dokumentasi, angket atau kuisioner, rekaman video kegiatan pembelajaran ketika dilapangan kemudian di konversikan ke data pengembangan kualitatif. Subjek penelitian adalah Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara semester I. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi yang dilakukan diperoleh persentase rata-rata penilaian sebesar 86,33% diterima dengan baik. Berdasarkan hasil peneltian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa model pemanasan dengan permainan kecil mampu meningkatkan motivasi mahasiswa dalam mengikuti peerkuliahan pendidikan jasmani dan model pemanasan dengan  permainan sebagai pengantar pembelajaran Pendidikan jasmani valid dan layak digunakan. Selain itu, produk yang telah dihasilkan memenuhi beberpaa aspek yaitu menarik, mudah, dan nyaman. Kata kunci : model pengembangan, pemanasan, motivasi
Sport Massage Sebagai Penanganan Cedera Olahraga Pada Pelatih Klub Futsal Kota Cirebon Wahyu Adhi Nugroho; Sri Sundari; Handayani Nila Praja; Wisnu Cah Aji
Smart Sport Vol 23, No 1 (2023): Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v23i1.98558

Abstract

Selama periode “sparring” pra-pertandingan, para pemain di klub futsal Kota Cirebon melakukan kontak fisik satu sama lain. Itu juga dapat meningkatkan risiko seseorang terluka. Karena itu, atlet berisiko lebih tinggi terluka atau salah penanganan, yang keduanya dapat menyebabkan kemunduran dalam pemulihan dan robekan otot. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menilai pengetahuan pelatih futsal tentang sport massage sebagai alat untuk manajemen cedera. Penelitian yang bersifat kuantitatif ini menggunakan teknik penelitian deskriptif non eksperimental, dan menggunakan sampel sebanyak tiga puluh pelatih futsal bersertifikat dari kota Cirebon. Berdasarkan temuan penelitian ini, pelatih futsal bersertifikat di Kota Cirebon mengetahui 91% tentang cedera, 82% tentang mencegah cedera, dan 87% tentang mengelola cedera. Kesimpulannya, penelitian ini menemukan bahwa futsal berlisensi di Kota Cirebon memiliki pemahaman yang kuat tentang cedera olahraga, pencegahan cedera, dan manajemen cedera, tetapi kurang menguasai dasar-dasar pertolongan pertama, termasuk kebutuhan pemberian RICE (Istirahat, Es , Kompresi, Ketinggian) setelah cedera (Perlindungan, Pemuatan Optimal, Es, Kompresi, Ketinggian). Kata kunci: Sport Massage, Cedera Olahraga
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Permainan Bola Basket Ahmad Septiandika Adirahma
Smart Sport Vol 23, No 1 (2023): Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v23i1.98551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar permainan bola basket melalui penerapan model Problem Based Learning. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa dan dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar siswa dan penilaian aspek pengetahuan menggunakan tes. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning dalam pembelajaran PJOK berhasil meningkatkan hasil belajar permainan bola basket. Capaian dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah sebagai berikut: 1) pada aspek sikap, pada siklus 1 semua siswa mencapai kategori baik, dan pada siklus 2, kategori sangat baik diraih oleh 4 siswa sementara kategori baik dicapai oleh 26 siswa. Aspek sikap sudah mencapai tuntas pada siklus 1. 2) Pada aspek pengetahuan, pada siklus 1 mencapai ketuntasan 66,6% dengan nilai rata-rata 74,6, sedangkan pada siklus 2 mencapai ketuntasan 100% dengan nilai rata-rata 86,4. 3) Pada aspek keterampilan, pada siklus 1 mencapai ketuntasan 73,33% dengan nilai rata-rata 78,2 dan pada siklus 2 mencapai ketuntasan 86,6% dengan nilai rata2 82,7. Kesimpulannya, penerapan Model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar permainan bola basket pada pembelajaran PJOK, terlihat dari peningkatan pada aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.   Kata kunci: Problem Based Learning, Permainan bola basket, Hasil Belajar
Perbandingan Latihan Kekuatan dengan Beban Dalam dan Beban Luar terhadap Kekuatan Otot Tungkai pada Mahasiswa Pembinaan Prestasi Atletik FKOR UNS Verdian Okky Listyanto; Bambang Wijanarko; Satria Yudi Gontara
Smart Sport Vol 24, No 1 (2024): Smart Sport Jurnal Olahraga dan Prestasi
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v24i1.98637

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan latihan kekuatan dengan menggunakan beban dalam dan beban luar terhadap kekuatan otot tungkai pada mahasiswa pembinaan prestasi atletik FKOR UNS. Penelitian ini dilakukan di FKOR UNS fitness selama 8 minggu, dengan latihan empat kali seminggu. Populasi adalah mahasiswa PP atletik FKOR UNS dan sampel terdiri dari 30 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan tes kekuatan otot tungkai menggunakan alat legpress. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji Shapiro-Wilk dan uji Independent Sample T-test. Hasil uji normalitas diperoleh nilai signifikasi pada tes awal sebesar 0,982 dan 0,964. Sedangkan pada data tes akhir sebesar 0,151 dan 0,334. Hasil uji independent sample t-test diperoleh nilai t hitung sebesar 2,187 > t tabel 2,048. Berdasarkan hasil analisis perbedaan persentase peningkatan diperoleh adanya peningkatan kekuatan otot tungkai pada kelompok dengan beban dalam dari 112,667 kg menjadi 188 kg sehingga terjadi peningkatan sebesar 75,333 kg dengan persentase 66,864%. Sedangkan kelompok dengan beban luar mengalami peningkatan kekuatan otot tungkai dari 112,333 kg menjadi 212 kg sehingga terjadi peningkatan sebesar 99,667 kg dengan persentase 88,724%. Dapat disimpulkan bahwa latihan kekuatan dengan beban luar lebih baik dalam meningkatkan kekuatan otot tungkai. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan sebesar 99,667 kg atau sebesar 88,724% pada kelompok dengan beban luar. Kata kunci: Atletik, Beban Dalam, Beban Luar, Kekuatan Otot Tungkai

Page 3 of 4 | Total Record : 33