cover
Contact Name
Teguh Wibowo
Contact Email
jec@walisongo.ac.id
Phone
+6285640307383
Journal Mail Official
jec@walisongo.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka Km. 02 Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Educational Chemistry (JEC)
Core Subject : Science, Education,
Journal of Educational Chemistry (JEC) is a journal managed by Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang (the Chemistry Education Department of Science and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University). This Journal aims to accommodate all the writings of theoretical studies and research in the field of chemical education. This journal is published twice a year. Researchers and educational practitioners are welcome to disseminate their writings through this journal. Scope of writings published in this journal include: Learning chemistry Evaluation of chemistry education Chemistry education policy Integrating islamic value in chemistry education
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019)" : 14 Documents clear
PENGEMBANGAN MODUL KIMIA SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES (SSI) MATERI REAKSI REDUKSI OKSIDASI Sofiana, Sofiana; Wibowo, Teguh
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1132.506 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4382

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar pada materi reaksi reduksi oksidasi yang dialami peserta didik akibat terbatasnya jumlah bahan ajar yang dapat digunakan secara mandiri, kurangnya variasi bahan ajar yang digunakan guru, dan rendahnya motivasi belajar peserta didik karena menganggap mata pelajaran kimia adalah mata pelajaran yang sulit, dan  tidak berkaitan langsung dengan kehidupan, khususnya materi reaksi reduksi oksidasi. Hal ini ditunjukkan oleh adanya 58,9% peserta didik yang menyatakan materi reaksi reduksi oksidasi adalah materi yang sulit. Bahan ajar yang memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar menurut kecepatan masing-masing adalah modul. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul yang memuat pembelajaran kontekstual dengan pendekatan socio-scientific issues (SSI). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Subjek penelitian pengembangan ini adalah 9 peserta didik kelas X MIA 2 MA Al-Irsyad Gajah. Hasil penilaian kualitas modul yang dilakukan oleh validator ahli materi diperoleh sebesar 84,60% dengan kategori sangat valid. Penilaian validator ahli media sebesar 91,00% dengan kategori sangat valid, dan respon peserta didik sebesar 80,69%. Sedangkan rata-rata skor untuk uji keterbacaan modul sebesar 68,88% dengan kategori keterbacaan tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan layak digunakan dan diimplementasikan pada kelas besar.
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM BERBASIS GREEN CHEMISTRY PADA MATERI STOIKIOMETRI KELAS X DI SMA N 7 SEMARANG Yuniar, Siska Aditya; Zammi, Muhammad; Suryandari, Ervin Tri
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1229.565 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4235

Abstract

Penelitian pengembangan petunjuk praktikum berbasis green chemistry pada materi stoikiometri dilandaskan pada karakteristik  peserta didik yang lebih menyukai metode praktikum, namun di sekolah belum memiliki petunjuk praktikum yang dapat menyesuaikan waktu pelaksanaan praktikum dengan jam pelajaran di sekolah. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode ADDIE  yang terdiri dari tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluations. Produk divalidasi oleh dua dosen ahli materi dan dua dosen ahli media, kemudian dilakukan uji keterbacaan oleh guru dan peserta didik, dan diuji cobakan pada kelas kecil. Subjek uji keterbacaan yaitu satu guru mata pelajaran kimia serta tiga peserta didik kelas XI IPA SMA N 7 Semarang, dan subjek uji coba kelas kecil yaitu sembilan peserta didik kelas XI IPA SMA N 7 Semarang. Hasil penilaian validasi ahli materi didapatkan indeks validitas 0,902 dengan kategori sangat tinggi, dan penilaian validasi ahli media mendapat indeks validitas sebesar 0,984 dengan kategori sangat tinggi.  Pada uji keterbacaan oleh guru didapatkan kategori sangat baik dengan presentase sebesar 96,47%. Pada uji keterbacaan oleh peserta didik didapatkan presentase sebesar 95,83% dengan kategori sangat baik. Respon peserta didik memperlihatkan kategori sangat baik dengan presentase sebesar 94,29%.
PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS TEACHING FACTORY PADA MATERI REDOKS TERINTEGRASI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK FABRIKASI LOGAM DAN MANUFAKTUR Fahmi, Khoerussani Nur
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.253 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4433

Abstract

Penelitian ini didasarkan karena kurangnya sumber belajar kimia yang dihubungkan dengan materi kejuruan SMK serta didasarkan pada pembelajaran teaching factory yang diterapkan di sekolah belum berjalan maksimal karena tidak ada produk yang dihasilkan dalam pembelajaran kimia. Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan modul pembelajaran kimia berbasis teaching factory pada Materi Redoks Terintegrasi Kompetensi Keahlian Teknik Fabrikasi Logam dan Manufaktur serta untuk mengetahui kualitas modul yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan jenis penelitian RnD (Research and Development) dengan model pengembangan 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan meliputi tahapan define, design, develop, dan disseminate. Tetapi pada penelitian ini hanya sampai pada tahap develop bagian initial testing. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMK Negeri 7 Semarang kompetensi keahlian TFM. Hasil uji kualitas modul menunjukkan bahwa modul dikategorikan sangat layak oleh validator materi dan media dengan nilai koefisien Aiken?s V sebesar 0,89. Hasil respon angket tanggapan peserta didik dikategorikan baik dengan nilai skor rata-rata  83,11. Berdasarkan data tersebut, modul kimia berbasis teaching factory terintegrasi kompetensi kahlian TFM dinyatakan layak untuk digunakan.
KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PESERTA DIDIK KELAS XI DENGAN MODEL (EXPERIENTIAL LEARNING) PADA MATERI TITRASI ASAM BASA khoirussaadah, khoir saadah; Hakim, Fachri
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.293 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4260

Abstract

Tren dalam studi matematika dan sains internasional menunjukkan 95% peserta didik Indonesia berada pada kemampuan berpikir tingkat tinggi yang rendah. Upaya untuk menyikapi hal ini, perlu dilakukan inovasi untuk meningkatkan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Model pembelajaran (Experiential Learning) merupakan salah satu model pembelajaran yang menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif, dan pembelajaran yang dikaitkan dengan pengalaman lansung mampu meningkatkan penguasaan konsep peserta didik dan akan berpengaruh terhadap berpikir tingkat tinggi peserta didik. Jenis penelitian eksperimen, sampel penelitian yaitu peserta didik kelas XI IPA 1 kelas kontrol dan kelas XI IPA 2 kelas eksperimen. Instrumen pengumpulan data berupa soal pretest, posttest dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan berpikir tingkat tinggi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran berbasis pengalaman (Experiential Learning) dengan peserta didik yang menggunakan metode konvensional. Hal tersebut sesuai dengan hasil pretest  peserta didik mampu  menjawab 25% soal jenjang  C4, 51%  soal jenjang C5, dan 52% soal jenjnag C6, setelah   menggunakan model pembelajaran berbasis pengalaman (Experiential Learning) mengalami kenaikan dimana peserta didik kelas eksperimen mampu menjawab 44% soal jenjang C4, 74% soal jenjang C5, dan 72% jenjang soal C6.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR KIMIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCO WINSHOP Lestari, Sri
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.088 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4557

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Disco Winshop terhadap peningkatan hasil belajar dan keaktifan peserta didik kelas X MIPA 2 pada materi Ikatan Kimia di SMA Negeri 1 Pamotan. Penelitian ini dilakukan pada 2 siklus, tiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek Penelitian adalah peserta didik kelas X MIPA 2 SMA Negeri 1 Pamotan yang berjumlah 35 orang yang terdiri dari 12 peserta didik laki-laki dan 23 peserta didik perempuan. Analisis data menggunakan Teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan keaktifan peserta didik pada materi ikatan kimia. Pada siklus I diperoleh skor rata-rata hasil belajar 64, ketuntasan klasikal 57%, dan aktivitas peserta didik 81,71%. Pada siklus II diperoleh skor rata-rata hasil belajar 85, ketuntasan klasikal 74%, dan aktivitas peserta didik 91,33%.
PENGEMBANGAN MODUL BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MATERI ELEKTROKIMIA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK Aeni, Nur
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.5 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4321

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya kasus degradasi  moral di kalangan peserta didik seperti kasus tawuran dan kebiasaan mencontek, kurangnya sumber belajar kimia SMK serta sumber belajar yang tersedia belum terintegrasi dengan program keahlian peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan modul pembelajaran elektokimia bermuatan pendidikan karakter program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Penelitian pengembangan ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4D dari Thiagarajan. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X program keahlian TITL SMK N 5 Semarang. Karakteristik modul Hasil uji kualitas modul menurut ahli materi dan media pada tahap 1 menunjukkan bahwa modul cukup layak dengan skor rerata 0,76. Pada tahap 2 mengalami peningkatan sebesar 0,8 dengan kategori sangat layak. Persentase respon/tanggapan peserta didik sebesar 85,3% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan data hasil uji validasi dan tanggapan peserta didik maka dapat disimpulkan bahwa modul kimia bermuatan pendidikan karakter program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik layak dan dapat digunakan sebagai sumber belajar peserta didik.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTI LEVEL REPRESENTASI (MLR) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM KOLOID KELAS XI MAN KENDAL Dwi Astuti, Indah; Mulyatun, Mulyatun
JEC: Journal of Educational Chemistry Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4524.542 KB) | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan pembelajaran multimedia berbasis MLR pada materi sistem koloid. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan bentuk Pretest-posstest Control Group Design dengan pengambilan sampel dalam kelompok cluster random sampling. Nilai rata-rata hasil belajar yang diperoleh dari kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut adalah 74,85 dengan persentase ketuntasan 71% dan 65,97 dengan persentase ketuntasan 33%. Berdasarkan hasil uji t-test pada = 5% dan dk = 56 diperoleh thitung> ttabel = 4,475> 2,003, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar antara kelas eksperimen dan kontrol. Selanjutnya dari hasil analisis sisi kanan, diperoleh thitung> ttabel = 4,475> 1,672 dengan dk = 57 dan pada = 5%. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia menggunakan multimedia berbasis pembelajaran MLR pada materi koloid efektif diterapkan pada pembelajaran kimia, dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA di MAN Kendal.
Pengembangan Modul Kimia Socio-Scientific Issues (SSI) Materi Reaksi Reduksi Oksidasi Sofiana Sofiana; Teguh Wibowo
Journal of Educational Chemistry (JEC) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4382

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar pada materi reaksi reduksi oksidasi yang dialami peserta didik akibat terbatasnya jumlah bahan ajar yang dapat digunakan secara mandiri, kurangnya variasi bahan ajar yang digunakan guru, dan rendahnya motivasi belajar peserta didik karena menganggap mata pelajaran kimia adalah mata pelajaran yang sulit, dan  tidak berkaitan langsung dengan kehidupan, khususnya materi reaksi reduksi oksidasi. Hal ini ditunjukkan oleh adanya 58,9% peserta didik yang menyatakan materi reaksi reduksi oksidasi adalah materi yang sulit. Bahan ajar yang memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar menurut kecepatan masing-masing adalah modul. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul yang memuat pembelajaran kontekstual dengan pendekatan socio-scientific issues (SSI). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Subjek penelitian pengembangan ini adalah 9 peserta didik kelas X MIA 2 MA Al-Irsyad Gajah. Hasil penilaian kualitas modul yang dilakukan oleh validator ahli materi diperoleh sebesar 84,60% dengan kategori sangat valid. Penilaian validator ahli media sebesar 91,00% dengan kategori sangat valid, dan respon peserta didik sebesar 80,69%. Sedangkan rata-rata skor untuk uji keterbacaan modul sebesar 68,88% dengan kategori keterbacaan tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan layak digunakan dan diimplementasikan pada kelas besar.
Pengembangan Petunjuk Praktikum berbasis Green Chemistry pada Materi Stoikiometri Kelas X di SMAN 7 Semarang Siska Aditya Yuniar; Muhammad Zammi; Ervin Tri Suryandari
Journal of Educational Chemistry (JEC) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4235

Abstract

Penelitian pengembangan petunjuk praktikum berbasis green chemistry pada materi stoikiometri dilandaskan pada karakteristik  peserta didik yang lebih menyukai metode praktikum, namun di sekolah belum memiliki petunjuk praktikum yang dapat menyesuaikan waktu pelaksanaan praktikum dengan jam pelajaran di sekolah. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode ADDIE  yang terdiri dari tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluations. Produk divalidasi oleh dua dosen ahli materi dan dua dosen ahli media, kemudian dilakukan uji keterbacaan oleh guru dan peserta didik, dan diuji cobakan pada kelas kecil. Subjek uji keterbacaan yaitu satu guru mata pelajaran kimia serta tiga peserta didik kelas XI IPA SMA N 7 Semarang, dan subjek uji coba kelas kecil yaitu sembilan peserta didik kelas XI IPA SMA N 7 Semarang. Hasil penilaian validasi ahli materi didapatkan indeks validitas 0,902 dengan kategori sangat tinggi, dan penilaian validasi ahli media mendapat indeks validitas sebesar 0,984 dengan kategori sangat tinggi.  Pada uji keterbacaan oleh guru didapatkan kategori sangat baik dengan presentase sebesar 96,47%. Pada uji keterbacaan oleh peserta didik didapatkan presentase sebesar 95,83% dengan kategori sangat baik. Respon peserta didik memperlihatkan kategori sangat baik dengan presentase sebesar 94,29%.
Pengembangan Modul Kimia Berbasis Teaching Factory pada materi Redoks Terintegrasi Kompetensi Keahlian Teknik Fabrikasi Logam dan Manufaktur Khoerussani Nur Fahmi
Journal of Educational Chemistry (JEC) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Chemistry Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jec.2019.1.2.4433

Abstract

Penelitian ini didasarkan karena kurangnya sumber belajar kimia yang dihubungkan dengan materi kejuruan SMK serta didasarkan pada pembelajaran teaching factory yang diterapkan di sekolah belum berjalan maksimal karena tidak ada produk yang dihasilkan dalam pembelajaran kimia. Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan modul pembelajaran kimia berbasis teaching factory pada Materi Redoks Terintegrasi Kompetensi Keahlian Teknik Fabrikasi Logam dan Manufaktur serta untuk mengetahui kualitas modul yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan jenis penelitian RnD (Research and Development) dengan model pengembangan 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan meliputi tahapan define, design, develop, dan disseminate. Tetapi pada penelitian ini hanya sampai pada tahap develop bagian initial testing. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMK Negeri 7 Semarang kompetensi keahlian TFM. Hasil uji kualitas modul menunjukkan bahwa modul dikategorikan sangat layak oleh validator materi dan media dengan nilai koefisien Aiken’s V sebesar 0,89. Hasil respon angket tanggapan peserta didik dikategorikan baik dengan nilai skor rata-rata  83,11. Berdasarkan data tersebut, modul kimia berbasis teaching factory terintegrasi kompetensi kahlian TFM dinyatakan layak untuk digunakan.

Page 1 of 2 | Total Record : 14