Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 10 No. 01 (2022): Juni"
:
8 Documents
clear
GREEN ECONOMY: RECONCEPTION OF ISLAMIC ECONOMIC'S JUSTICE PRINCIPLE
Ni'matul Ulya, Husna
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4659
Changes and environmental damage due to economic activity in an economic system that impacts the scarcity of natural resources give rise to a new concept of a green economic system that continues the concept of sustainable development. The green economy can be understood by one keyword of justice for inter and intra-generation. In Islamic economics, this concept already existed before the thought of sustainable development in 1987 and green economy in 1989. This research aims to analyse and compare the concept of justice from the green economy and Islamic economics perspective using a qualitative approach in literature research from various secondary sources (books, articles, rules, and internet data). This study shows a relationship in the concept of value or the principle of justice in the green economy or Islamic economics conception. The equation lies in how the goal will be achieved. The difference in conception between the two lies on which the two systems are based and the epistemology of both. Green economics is rooted in the development of western economics, starting from Adam Smith and followed by other western economic scientists. In contrast, Islamic economics is based on the Qur'an and Hadith. The community’s welfare is determined by economic activities that maintain justice for inter and intra-generation in all fields. Keywords: green economy, sustainable development, justice, Islamic economy
DINAMIKA DAN POLA PEMBENTUKAN WOMEN ENTREPRENUER PADA KELUARGA ALUMNI MIGRAN (KAMI) KABUPATEN PONOROGO
Ririn Tri Puspita Ningrum
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4784
Abstrak: Kesejahteraan dan percepatan pertumbuhan ekonomi sebagaimana tuntutan masyarakat ekonomi ASEAN tidak terlepas munculnya diskusi-diskusi kritis tentang perempuan dan pekerja perempuan migran. Di satu sisi, pekerja perempuan terutama pekerja migran Indonesia menyumbang signifikansi devisa Negara yang besar. Di sisi lain, pekerja migrant perempuan masih sulit terlepas dari problematika gender dan diskursus sakralitas budaya patriarkhis masyarakat konservatif. Upaya perempuan untuk ikut berkontribusi pada keterpenuhan ekonomi keluarga dalam konsep women entrepreneur melalui ranah publik sering menabrak tembok tebal peliknya relasi gender keluarga dan konservatisme budaya patriarkhis masyarakat. Penelitian ini berupaya memotret bagaimana praktik tiga objek material variabel tersebut di atas yakni relasi gender, sakralitas budaya patriarkhis dan pembentukan women entrepreneur terutama yang terjadi pada anggota KAMI Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan persepsi emic kualitatif untuk menyingkap makna di balik fenomena yan tampak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam konteks budaya patriarkhi, pola relasi gender yang terjadi dalam keluarga pada umumnya menempatkan laki-laki (suami) sebagai otoritas pemegang kuasa dalam rumah tangga. Purna pekerja migrant anggota KAMI Ponorogo yang memutuskan untuk tidak kembali bekerja keluar negeri memiliki pola relasi gender yang lebih terbuka dan egaliter. Hal tersebut dikarenakan telah terjadinya proses asimilasi dan akulturasi pemahaman gender hasil dari pengalaman pekerja migrant perempuan yang telah ia lalui dan saksikan sebagai asisten rumah tangga pada pola relasi gender yang terjadi pada keluarga majikan di mana pekerja migrant tersebut bekerja. Pola relasi gender yang lebih terbuka dan tidak sexist serta tidak patriarkhis membentuk konsep relasi gender yang baru di keluarganya dimana peran domestik perempuan mulai kabur dan di satu sisi peran publiknya semakin menguat. Kata Kunci: Relasi Gender, Patriarkhis, Women Entrepreneur, Alumni Migran
Harmonisasi HARMONISASI EKONOMI ISLAM DAN EKONOMI PANCASILA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH INDONESIA
Marsudi, Kenlies Era Rosalina;
Amanda Tikha Santriati
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4813
Ekonomi Pancasila merupakan sebuah konsep pemikiran mengenai perencanaan dan pelaksanaan perekonomian tingkat nasional dengan kerangka pikir yang berlandaskan penjabaran nilai-nilai yang ada dalam paradigma Pancasila. Penururuan stabilitas perekonomian di Indonesia saat ini semakin menunjukkan bahwa implementasi ekonomi Pancasila sendiri telah melenceng dan condong pada sistem perekonomian liberalis kapital yang akhirnya menyebabkan terjadinya ketimpangan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu sistem ekonomi Islam yang bersumber dari tatanan nilai ajaran agama Islam dirasa perlu dikaji lebih dalam sebagai sebuah solusi bagi keadaan ini mengingat nilai-nilai Islam merupakan salahsatu sumber nilai yang digunakan sebagai pembentukan hukum positif atau kebijakan-kebijakan peraturan yang ada di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini menganalisis harmonisasi dari ekonomi Islam dan ekonomi Pancasila terhadap berbagai kebijakan pemerintah dalam menghadapi gempuran liberalis kapital global. Metode penelitian menggunakan studi literatur, dengan memaparkan teori yang berhubungan dengan judul yang diperoleh dari buku, jurnal dan media online. Penelitian ini menemukan bahwasannya ekonomi Islam dan ekonomi Pancasila jika disandingkan sesungguhnya memiliki tujuan yang sama yaitu kesejahteraan dan keadilan bagi semua orang. Sistem ekonomi Islam dan sistem ekonomi Pancasila pada dasarnya jika dikolaborasikan dengan baik akan menciptakan sebuah perekonomian nasional yang stabil, kuat dan handal. Hal lain yang tidak kalah pentingnya untuk mewujudkan sinkronisasi ekonomi Pancasila dan ekonomi Islam ini membuahkan hasil yang baik adalah dukungan dan komitmen pemerintah dalam hal membuat kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Bagaimana Harmonisasi teori ekonomi islam dan ekonomi Pancasila dalam berbagai kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah indonesia menjadi hal yang perlu untuk dipahami dan segera diwujudkan mengingat gencaran ekonomi liberal yang semakin kuat di masa ini.
Revitalisasi Kelembagaan Bumdes Dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian dan Ketahananan Desa
Ash-shidiqqi, Ellectrananda;
Lusia Indrastuti
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4663
UU No. 6 Tahun 2014 mengenai Desa adalah spirit baru untuk BUMDes bertransformasi jadi lembaga perekonomian yang vital. Posisi ini amat strategis untuk BUMDes selaku lembaga ekonomi dan lembaga sosial yang berpotensi menjadikan masyarakat desa diberdayakan. BUMDes penting dilakukan pengkajaian kajian yang menggali tentang permasalahan seputar BUMDes masih sangat minim, apalagi yang menggali dengan spesifik. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah memotret BUMDes serta membandingkannya di waktu bersamaan. Perbandingan BUMDes yang bisa berkembang serta bertahan dengan BUMDes yang kurang tidak berkembang. Perbandingan yang dihasilkan berguna untuk bahan revitalisasi kelembagaan guna menjasikan ketahanan serta kemandirian desa menjadi semakin meningkat.
PENGARUH E-WOM, EASE OF USE AND TRUST TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA ONLINE MELALUI LIFESTYLE PADA PENGGUNA E-COMMERCE SHOPEE DI SURAKARTA
handayani, asih;
Aris Eddy Sarwono;
Desinta Pratiwi
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4665
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM), Ease of Use dan Trust terhadap Lifestyle serta dampaknya terhadap keputusan pembelian pelanggan Shopee di Surakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ease of Use, E-WOM, Trust berpengaruh terhadap gaya hidup. E-WOM dan Trust berpengaruh terhadap keputusan pembelian tetapi berbeda dengan Ease of Use tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Kesimpulannya, Lifestyle merupakan variabel intervening yang dapat memediasi pengaruh variabel E-WOM dan Ease of Use terhadap keputusan pembelian.
Pelajaran Agama Pada Tingkat Primary School (Studi Komparatif Indonesia Dan Amerika)
Niswatin Khoiriyah;
Nur Kholis;
Nur Maslikhatun Nisak
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4828
Setiap negara mengeluarkan kebijakan berkaitan dengan pendidikan yang meliputi kurikulum dan tata kelola. Salah satu sisi yang dapat dijadikan sebuah contoh dari Negara Amerika Serikat pada baiknya pengelolaan lembaga pendidikan. Sejarah masuknya Islam serta perkembangannya di Amerika Serikat mengungkapkan hal menarik untuk dipelajari. Artikel ini membahas tentang materi pelajaran agama tingkat pendidikan anak usia dini studi kasus Indonesia dan Amerika. Kajian ini memberikan gambaran tentang perbandingan pelajaran agama di sekolah Indonesia dan Amerika. Metode penelitian menggunakan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi pendidikan agama di Amerika tentang sejarah agama-agama sedangkan untuk isi dari kitab setiap agama serta keyakinannya tidak diperbolehkan diajarkan di sekolah umum karena amerika menganut sistem Freedom of Religon, agama merupakan usur yang bersifat pribadi. Di sekolah yang berbasis agama diperbolehkan mengajarkan pendidikan agama sesuai basis lembaga pendidikannya. Sedangkan di Indonesia karena negera dengan penganut Islam terbesar dunia maka pendidikan agama Islam diajarkan pada sekolah berbasis agama islam dan sekolah umum. Kata Kunci : Primary School, Pendidikan Agama Amerika dan Indonesia
A Kontribusi Ilmu Balaghah terhadap Makna dan Sastra yang Terkandung dalam Ayat-Ayat Al-Qur’an : The Contribution of Balaghah Science to the Meaning and Literature Contained in the Verses of the Qur'an
Shabriyah, Nabila Shema;
Muhammad Nuruddien
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4830
Terbelakangnya kaum Arab zaman dahulu yang mempunyai pikiran dan percaya bahwa al-Qur’an bukanlah berasal dari wahyu Allah tetapi berasal dari Nabi Muhammad SAW sendiri. Hal tersebut membuat para ilmuwan-ilmuwan muslim atau teolog mengkaji lebih dalam kebahasaan dan kesusastraan yang terdapat dalam al-Qur’an dan ternyata bahasa al-Qur’an memang menggunakan bahasa yang sangat tinggi dan sangat agung. Dari situ barulah kaum Arab zaman dahulu mempercayai bahwasanya al-Qur’an merupakan sumber wahyu yang berasal dari Allah SWT. Hal tersebut membuat ilmu kesusastraan dan balaghah berkembang semakin pesat hingga sekarang. ilmu tersebut dinamakan ilmu Balaghah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatid dengan pendekatan induktif, yang kemudian melalui pengumpulan data yang dilakukan dengan literature review, mengutip, dan menganalisis terhadap sumber-sumber data yang terkait. Keterkaitan dan relevansi ilmu Balaghah terhadap al-Qur’an sangat minim sekali dibahas baik didalam artikel-artikel ilmiah. Banyaknya penelitian yang mengkaji mengenai pengaplikasian surat-surat tertentu ke dalam cabang ilmu balaghah, apa saja cabang dari ilmu balaghah, membuat kurangnya artikel yang membahas mengenai bagaimana kontribusi ilmu balaghah sendiri didalam pemaknaan ayat-ayat Al-Qur’an. Penelitian ini fokus pada kontribusi ilmu balaghah terhadap makna dan sastra yang terkandung didalam Al-Qur’an.
PERNIKAHAN DAN DISPENSASI (Kajian Analitik Maslahah terhadap Problematika di Pengadilan Agama Ponorogo Tahun 2020)
M. Muhsin
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4896
Penelitian ini melihat bagaimana Hakim dalam memutuskan perkara tentang dispensasi pernikahan di Pengadilan Agama Ponorogo tahun 2020. Di mana ditemui permohonan dispensasi pernikahan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan jumlah perkara yang masuk selama bulan Januari sampai Desember mencapai 236 perkara. Dalam hal ini hakim memutuskan perkara tersebut dengan berbagai cara salah satunya dengan menggunakan Maslahah Mursalah. Maka dari itu, peneliti menganalisisnya dengan penelitian lapangan (field research) di Pengadilan Agama Kabupaten Ponorogo menggunakan pendekatan kualitatif dengan berfikir induktif dan memanfaatkan teori Maslahah Mursalah. Dari hasil penelitian dapat diesimpulkan, pertama, maksud dan tujuan dispensasi perkawinan adalah untuk membantu calon suami dan istri serta menghindari dosa zina yang dilarang oleh agama. Kedua, hakim dalam memutuskan untuk setiap putusan atau penetapan yang dibuat dalam suatu perkara yang mempunyai alasan hukum, yakni didasarkan pada atas masalah dispensasi nikah ini adalah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yang mengatur tentang batasan usia untuk menikah, dan penetapan hakim juga berdasarkan prinsip fiqhiyah.