cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+6285725630249
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127 | email : info@stikesmus.ac.id | web : www.stikesmus.ac.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Avicenna : Journal of Health Research
ISSN : 26156458     EISSN : 26156466     DOI : https://doi.org/10.36419
Core Subject : Health,
Avicenna : Journal of Health Research published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Published twice a year in March and Oktober. Contains the writings of research results with the theme health. ISSN print: 2615-6458, ISSN Online: 2615-6466. Avicenna : Journal of Health focuses on the main problems like Midwifery, Nursing, Radiology, Physiotherapy, Health Analyst, Nutrition, Health Management, Health Psychology, Anastesiologi and other related thopics. Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to peer reviewers and will go to the next selection by Blind Review Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. For each manuscript, peer reviewers will rate the substantial and technical aspects, peer reviewers who collaborate with Avicenna : Journal of Health Research.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019): Oktober" : 15 Documents clear
PENGARUH PERBANDINGAN SODIUM CARBOXY METHYL CELLULOSE (CMC Na) TERHADAP UJI FISIK GEL EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (Camelia sinensis L.) Kiki Puspitasary; Meliana Novitasari; Nova Rahma Widyaningrum
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.145 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.307

Abstract

Latar belakang : Daun teh hijau dikenal sebagai tanaman yang mengandung senyawa katekin. Senyawa katekin diketahui merupakan antioksidan yang memberikan serapan pada panjang gelombang daerah UV B (290–320) yang dapat digunakan sebagai bahan aktif sediaan tabir surya. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk membuat gel daun teh hijau serta mengetahui pengaruh perbandingan CMC Na yang digunakan sebagai gelling agent dalam menghasilkan gel dengan sifat fisik baik. Metode : Simplisia daun teh hijau dibuat ekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak daun teh hijau diformulasikan menjadi sediaan gel dengan gelling agent CMC Na, dengan perbandingan 3%, 4,5%, 6%. Gel daun teh hijau diuji sifat fisiknya meliputi homogenitas, organoleptis, daya sebar, daya lekat, dan pH. Hasil evaluasi sifat fisiknya kemudian dianalisis menggunakan uji statistik parametrik yaitu Shapiro Wilk yang dilanjut uji ANOVA satu jalan. Hasil : Hasil uji homogenitas menunjukkan hasil yang homogen. Hasil uji organoleptis menunjukkan warna mengalami perubahan dari hijau menjadi hijau kecoklatan, bau mengalami penurunan aroma, konsistensi tidak mengalami perubahan selama penyimpanan. Hasil uji daya sebar yaitu Formula I 34,22 cm2, Formula II 15,10 cm2, Formula III 9,13 cm2 setelah penyimpanan selama tiga minggu. Hasil daya lekat yaitu Formula I 21,72 detik, Formula II 41,63 detik, Formula III 61,44 detik setelah penyimpanan selama tiga minggu. Uji pH Formula I yaitu 5,23, Formula II yaitu 6,37, Formula III yaitu 8,18 setelah penyimpanan selama tiga minggu. Simpulan : Pertama, ekstrak etanol daun teh hijau (Camellia sinensis L) dapat dibuat sediaan gel dengan variasi basis CMC Na yang mempengaruhi uji evaluasi sifat fisik gel tersebut. Kedua, gel ekstrak daun teh hijau yang mempunyai sifat fisik paling baik adalah Formula II dimana menggunakan CMC Na sebanyak 4,5 %.
PENGARUH LATIHAN ASERTIF DALAM MENURUNKAN GEJALA PERILAKU KEKERASAN PADA PASIEN SKIZOPRENIA : A LITERATURE REVIEW Budi Priyanto; Iman Permana
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.268 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.298

Abstract

Latar Belakang : Perilaku kekerasan merupakan respon kemarahan maladaptif dalam bentuk perilaku menciderai diri, orang lain dan lingkungan. Perilaku kekerasan adalah alasan utama pasien masuk di rumah sakit jiwa pada pasien skizophenia yang dirawat di rumah sakit jiwa. Latihan asertif merupakan salah satu terapi spesialis untuk melatih kemampuan komunikasi interpersonal dalam berbagai situasi . Latihan asertif akan melatih individu menerima diri sebagai orang yang mengalami marah dan membantu mengekplorasi diri dalam menemukan alasan marah selain itu juga menurunkan hambatan kognitif dan afektif untuk berperilaku asertif seperti kecemasan, marah dan pikiran tidak rasional. Tujuan : Untuk menelaah pustaka terkait pengaruh latihan asertif dalam menurunkan gejala perilaku kekerasan di ruang perawatan di rumah sakit jiwa pada pasien skizophrenia. Metode : Telaah literatur dimulai dengan pencarian jurnal sesuai keywords “Assertiveness skills” OR “Assertiveness training” AND “schizofrenia”, “assertiv training” dan “perilaku kekerasan”, “assertive skills” OR “assertive training” AND “violence behavior” dilakukan pencarian pada beberapa database , yaitu Pubmed, IPI, EBSCO dari Sciencedirect, Google cendekia dll, membaca absrtak, membaca seluruh isi literatur dan mengambil kesimpulan dari literatur. Hasil : Data yang dikumpulkan berasal dari Jurnal Pubmed berjumlah 32 dengan Keywords : Assertiveness skills OR Assertiveness training AND schizofrenia . Jurnal yang berasal dari IPI dengan Keywords : assertive training : perilaku kekerasan ; 71 Keywords 3 : assertiv training dan perilaku kekerasan hasil = 0. Keywords 4 : latihan asertif dan perilaku kekerasan = 1. Jurnal yang berasal dari Proquest Keywords : assertive skills OR assertive training AND violence behavior Hasil 1 : 2830 artikel , Hasil 2 : full text, date range : 2013-2017, scholarly journals ; 397 artikel EBSCO Keywords : assertive skills OR assertive training AND violence behavior Hasil 1 : 400 artikel , Hasil 2 : ful text, date of range 2013-2017, scholarly journals ; 17, Hasil 3 : hanya 2 artikel yang membicarakan asertif skill. Jurnal yang berasal dari Sciencedirect Keywords ; assertive skills OR assertive training AND violence behavior Hasil 1: 1756, Hasi 2: ful tekt,date of rangge 2013-2017, artkle type : researc artikles 242 Artikle. Jurnal yang berasal dari Google cendekia Keyword : assertive skills OR assertive training AND violence behavior, Hasil 1 :82.500, Hasil 2 :date of rentang 2013-2017 17.200 artikle. Analisisa dari 6 jurnal penelitian menunjukkan bahwa hasil penelitian sama-sama menjelaskan bahwa latihan asertif dapat menurunkan gejala perilaku kekerasan pada pasien skizoprenia yang dirawat dirumah sakit jiwa dan menurunkan lama rawat inap pada kategori pasien krisis (intensif). Simpulkan : Pemberian latihan asertif terbukti dapat menurunkan gejala perilaku kekerasan pasien skizophrenia yang dirawat dirumah sakit jiwa
PENGARUH MOTIVASI KERJA PERAWAT TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYO SURAKARTA Karmadi Karmadi
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.213 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.303

Abstract

Latar Belakang : Pelayanan yang berkualitas di Rumah Sakit perlu didukung oleh sumber-sumber yang memadahi antara lain sumber daya manusia, standar pelayanan termasuk standar praktek keperawatan dan fasilitas. Sumber daya manusia salah satunya adalah perawat. Kinerja perawat dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal dan ekternal salah satu faktor internal yang menarik untuk diteliti adalah motivasi. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja perawat terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta. Metode : Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta yaitu sebanyak 120 perawat. Jumlah sampel yang digunakan adalah 33% x 120 perawat = 40 orang dengan metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil : erdasarkan hasil analisis data diperoleh: Pengujian pengaruh motivasi kerja perawat terhadap Kinerja perawat di Rumah Sakit Panti Walyo Surakarta diperoleh nilai t hitung 2,969 dengan probability value sebesar 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak berarti ada pengaruh yang positif dan signifikan motivasi kerja perawat terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Panti Walyo Surakarta. Hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R Square = 0,666 berarti diketahui bahwa pengaruh yang diberikan oleh variabel bebas yaitu motivasi kerja perawat terhadap variabel terikat yaitu kinerja perawat di Rumah Sakit Panti Walyo Surakarta sebesar 66,6% sedangkan sisanya (100% - 66,6%) = 33,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel yang diteliti, misalnya upah insentif, budaya organisasi, disiplin kerja, komitmen organisasi dan lain sebagainya. Simpulan : ada pengaruh yang positif dan signifikan motivasi kerja perawat terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta.
PERBEDAAN VARIASI FORMULA BASIS CMC Na TERHADAP SIFAT FISIK GEL EKSTRAK ETANOL KULIT KACANG TANAH (Arachis hypogaea L). NR. Widyaningrum; Meliana Novitasari; Kiki Puspitasary
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.84 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.308

Abstract

Latar Belakang : Kulit kacang tanah sering menjadi limbah dan kurang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Agar pemanfaatan kulit kacang tanah lebih mudah dan praktis juga menjaga keamanan pemakaian, ekstrak etanol kulit kacang tanah (EEKKT) dapat dibuat bentuk sediaan lokal yang praktis dan efisien; seperti salep, krim dan gel. Tujuan : membuat gel dari EEKKT serta mengevaluasi pengaruh variasi basis CMC Na sebagai gelling agent terhadap sifat fisik sediaan gel. Metode : Kulit kacang tanah dimaserasi dengan etanol, lalu diuapkan menjadi ekstrak kental. Kemudian dibuat gel dengan variasi konsentrasi basis gel CMC Na 4%; 5% dan 6% kemudian diuji sifat fisiknya meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat dan kemampuan proteksi. Hasil uji evaluasi sifat fisiknya kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Anova untuk mengevaluasi pengaruh variabel secara bersama-sama kemudian dilanjutkan dengan posthoc test. Hasil : Hasil organoleptis sediaan berbentuk gel kental, kenyal, berwarna coklat kehitaman, kurang begitu homogen, memiliki kemampuan proteksi dan berbau aromatis dengan pH 4,3 – 6. Daya lekat sediaan gel EEKKT berkisar antara 97 menit – 2 menit 40 detik dengan kemampuan sebar antara 14,92 – 21,78 cm2. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variasi formula memiliki perbedaan yang signifikan pada pH, daya lekat dan daya sebar beban 200 gram juga 400 gram dengan p-value > 0.05. Simpulan : Variasi basis gel mempengaruhi sifat fisik sediaan gel meliputi pH, daya lekat dan daya sebar. Uji pH dan daya lekat memenuhi SNI, sedangkan daya sebarnya tidak, terlalu kental.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Nuri Vitriawati; Dewi Arradini
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.141 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.299

Abstract

Latar Belakang : Pengetahuan tetang perilaku personal hygiene ibu adalah penting dan harus dilakukan dengan kesadaran dan kontinyu untuk memelihara kebersihan dan kesehatan diri untuk ibu dan yang terpenting adalah untuk balitanya. Mengingat balita adalah individu yang rentan, belum mandiri, dan pasif (belum bisa melakukan segala sesuatu tanpa bantuan dari ibunya). Kejadian diare yang dialami oleh balita masih banyak terjadi dikarenakan perilaku personal hygiene ibu yang masih kurang. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan perilaku personal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita di Desa Kaling, Tasikmadu. Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 297 balita, dan sampel berjumlah 75. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi square dengan α=0,05). Hasil : Perilaku personal hygiene ibu terhadap balitanya masih kurang, dan penelitian menunjukkan ada hubungan antara perilaku personal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita dengan p value = 0,000 < 0,05 dan nilai X2 hitung sebesar 26.390 sedangkan X2 tabel pada df =2 sebesar 5,991 sehingga X2 hitung > X2 tabel. Kesimpulan : Perilaku personal hygiene ibu yang buruk akan meningkatkan kejadian diare pada balita.
PENGARUH PROGRAM LIMBAT (LIMBAH SEHAT) TERHADAP KUALITAS KESEHATAN MASYARAKAT PEDESAAN Anggie Pradana Putri; Tri Yuniarti; Herry Susanto
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.97 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.304

Abstract

Latar Belakang : Indonesia Sehat yang paripurna berada dalam perjalanan realisasinya. Salah satu program yang dicanangkan pemerintah Indonesia untuk pencapaian target nasional tersebut adalah dengan membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Berdasarkan hasil Riskesdas 2017 proporsi nasional rumah tangga dengan PHBS baik adalah 32,3%. Propinsi Jawa Tengah masih merupakan salah satu propinsi yang masih berada di bawah target pelaksanaan PHBS yang baik. Kabupaten Boyolali menjadi bagian dari salah satu kabupaten berkembang di Jawa Tengah. Komposisi masyarakatnya yang majemuk dengan region yang maju menjadikan pembentukan pola kehidupan sehari-harinya beragam. Temuan terkait jamban yang kurang sehat, pengelolaan limbah ternak yang kurang baik hingga mencemari air untuk kebutuhan sehari-hari, pengelolaan sampah rumah tangga yang belum maksimal karena masih banyak ditemukan masyarakat membuang sampah di pekarangan rumah; masih menjadi pekerjaan dari tenaga kesehatan untuk mewujudkan perubahan perilaku kesehatan masyarakat Cabean Kunti, Boyolali ke arah yang lebih sehat. Inovasi pengelolaan limbah rumah tangga dan ternak yang lebih baik serta sehat (LIMBAT) diimplementasikan untuk solusi masalah tersebut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh LIMBAT terhadap kualitas kesehatan masyarakat pedesaan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experiment dengan rancangan pretest-posttest with control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh warga dukuh Rejosari, kelurahan Cabean Kunti, kecamatan Cepogo, kabupaten Boyolali. 114 kepala keluarga menjadi subyek penelitian ini. Peneliti menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data, sebelumnya dilakukan uji validitas dan realibilitas. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan pairing t-test. Hasil : Terdapat perubahan kualitas kesehatan antara sebelum perlakuan (pre-test) dan setelah perlakuan (post-test) pada kelompok kontrol (p0.000. Simpulan: Terdapat pengaruh program LIMBAT (Limbah Sehat) terhadap kualitas kesehatan masyarakat pedesaan.
PENETAPAN KADAR PEMANIS BUATAN (Na-SIKLAMAT) PADA BEBERAPA MINUMAN SERBUK INSTAN DI KOTA SURAKARTA Meliana Novitasari; Nova Rahma; Kiki Puspitasary
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.135 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.309

Abstract

Latar Belakang : Bahan kimia merupakan sesuatu yang tak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari yang sebagai bahan tambahan pada makanan dan minuman. Bahan tambahan merupakan bahan yang sengaja ditambahkan kedalam makanan dan minuman untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik. Tujuan : Untuk mengetahui kadar pemanis buatan Na-siklamat yang terdapat dalam beberapa minuman serbuk instan. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium. Hasil : Penetapan kadar pemanis buatan (Na-siklamat) pada beberapa minuman serbuk instan dikota Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kadar pemanis buatan Na-siklamat dengan metode alkalimetri yang meliputi : Uji kualitatif yang dapat mengidentifikasi Natrium siklamat dalam sampel dengan menggunakan BaCl2, HCl pekat dan NaNO2 10% akan terjadi endapan yang menunjukan adanya siklamat, uji kuantitatif yang dapat menetapkan kadar pada tiap sampel dilakukan titrasi dengan larutan NaOH 0,1 N dan akan terjadi perubahan warna pada masing-masing sampel. Simpulan : Hasil penelitian menunjukan bahwa pada 3 sampel minuman serbuk instan dengan merek berbeda yang di ambil di Kota Surakarta, semuanya mengandung Natrium siklamat dengan kadar Sampel A 0,058% atau 0,0058 gram, Sampel B 0,052% atau 0,0052 gram dan Sampel C 1,03% atau 0,0103 gram. Dari hasil yang diperoleh kadar yang paling tinggi Natrium siklamatnya ialah Sampel C, yang dimana dari ketiga sampel tersebut masih memenuhi syarat kadar yang sudah ditetapkan dalam peraturan Mentri Kesehatan RI.
EFEKTIFITAS TEKNIK RELAKSASI PROGRESIF UNTUK MENGURANGI INSOMNIA PADA USIA LANJUT Ganik Sakitri; Ratna Kusuma Astuti
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.715 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.300

Abstract

Latar Belakang : Tidur merupakan kebutuhan manusia yang teratur. Akan tetapi, sekitar 65 % usia lanjut mengalami insomnia. Insomnia pada usia lanjut dapat diatasi dengan cara non medikasi, salah satunya dengan tehnik relaksasi progresif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas tehnik relaksasi progresif untuk mengurangi insomnia pada usia lanjut di Posyandu usia lanjut desa Buntalan. Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan two group pretest and postest. Populasi dalam penelitian ini adalah usia lanjut yang mengikuti kegiatan posyandu lansia di desa buntalan. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total populasi dengan jumlah responden sebanyak 30 orang dan terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok A dilakukan tehnik relaksasi progresif setiap hari dan kelompok B dilakukan tehnik relaksasi progresif 3 kali seminggu. Pengumpulan data yang dilakukan pada saat sebelum dan sesudah dilakukan tehnik relaksasi progresif dengan menggunakan Insomnia Rating Scale. Analisa data statistik menggunakan uji Chi Square Hasil : Tehnik relaksasi progresif yang dilakukan setiap hari efektif untuk mengurangi insomnia pada usia lanjut. Hal ini dapat dilihat dari penurunan jumlah responden yang mengalami insomnia, pada kelompok sebanyak 23,08 % dan kelompok B sebanyak 61,54 %. Hasil uji statistik menunjukkan nilai χ2 hitung = 2,521 sedangkan harga χ2 tabel = 3,841 pada derajat kebebasan (df) 1, pada taraf signifikansi 0,05 maka Ho diterima artinya tehnik relaksasi progresif efektif untuk mengurangi insomnia pada usia lanjut di Posyandu usia lanjut desa Buntalan. Simpulan: Tehnik relaksasi progresif tidak efektif untuk mengurangi insomnia pada usia lanjut di Posyandu usia lanjut desa Buntalan.
PERILAKU IBU DALAM STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK DI POSYANDU JETIS JUWIRING KLATEN Siti Maesaroh; Ani Nur Fauziah
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.505 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.305

Abstract

Latar belakang : Perkembangan anak dipengaruhi oleh faktor internal dan ekternal. Faktor eksternal yang mempengaruhi perkembangan anak diantaranya adalah stimulasi. Stimulasi adalah kegiatan merangsang kemampuan dasar anak umur 0-6 tahun agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ibu dalam stimulasi perkembangan anak di Posyandu desa Jetis Juwiring Klaten Metode : Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita di Posyandu Desa Jetis Juwiring Klaten. Teknik sampling dengan menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel 51 responden. Alat pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner . Analisa data disajikan dengan distribusi frekwensi Hasil : Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden mayoritas berusia 26-30 tahun berjumlah 15 responden (29%), mayoritas berpendidikan SMA berjumlah 29 responden (57%), dan mayoritas memiliki 2 orang anak berjumlah 21 responden (41%). Perilaku ibu balita dalam stimulasi perkembangan anak dalam kategori baik 48 responden (94%), kategori cukup 3 responden (6%) dan kategori kurang tidak ada Simpulan : Perilaku ibu dalam stimulasi perkembangan anak mayoritas dalam kategori
Manchester Triage System (MTS): A REVIEW Joko Tri Atmojo; Rejo Rejo; Sri Iswahyuni; Aris Widiyanto; Aquartuti Tri Darmayanti
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.94 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.310

Abstract

Latar Belakang: Triase adalah sistem manajemen risiko klinis yang digunakan pada unit gawat darurat di seluruh rumah sakit tempat pelayanan kesehatan di dunia. Manchester Triage System (MTS) adalah sistem klasifikasi prediksi prioritas dan risiko untuk pasien yang mencari perawatan darurat dan banyak digunakan di negara Uni Eropa. Perspektif teoretis dan sistematis telah dibahas penggunaan MTS pada unit gawat darurat sangat relevan, namun pemahaman dan penerapan triase ini di Indonesia masih belum baik, dengan demikian tujuan review ini adalah untuk membahas mengenai Manchester Triage System (MTS). Tujuan: Tujuan review ini adalah untuk membahas mengenai Manchester Triage System (MTS). Metode: Review ini dilakukan penulis dengan menelusuri database diantaranya PubMed, EMBASE, dan CINAHL. Kata kunci yang digunakan: ‘Triage in emergency 'ATAU' ‘Manchester Triage Scale’ ATAU Manchester protocol” ATAU “Manchester System” ATAU “Manchester risk assessment”. Penelusuran ini dilakukan mulai dari Agustus hingga September 2019, kriteria artikel adalah: uji acak terkendali (randomized controlled trial), studi retrospektif, observasional, studi kasus, review, systematc review, dan meta analisis. Hasil: Metode MTS dirancang untuk memungkinkan praktisi kesehatan pada unit gawat darurat untuk secara cepat menetapkan prioritas klinis untuk setiap pasien dengan 5 langkah yang mengedepankan penilaian rasa sakit atau nyeri. MTS dilaporkan memiliki reliabilitas sedang dan efikasi yang dapat mendukung penerapan MTS. MTS juga telah terbukti valid untuk digunakan pada anak-anak dan orang dewasa dengan sindrom koroner dan pasien dengan emboli paru akut. MTS ditemukan inklusif untuk memprediksi penerimaan gawat darurat dan kematian dalam jangka pendek Simpulan: Bukti ilmiah menunjukan tingkat keandalan MTS dapat diterima bila diterapkan pada unit gawat darurat,

Page 1 of 2 | Total Record : 15