Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
The journal acts as a medium of publication the result of research covering the learning innovation theme from the elementary to higher education level. The journal also acts as a medium of disseminating research thought conducted by teachers and lecturers. In substance, the articles published in the journal are projected to inspire circles of education in conducting innovation in the teaching and learning process.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016"
:
14 Documents
clear
KAJIAN KONSEPTUAL HUBUNGAN TERAPEUTIK DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PROSES KONSELING
Petrus, Jerizal -
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penulisan artikel ini adalah ingin memperlihatkan kajian teoritis tentang konsep hubungan terapeutik dan faktor-faktor umum yang mempengaruhi keberhasilan proses konseling. Artinya, dengan kajian ini kiranya dapat mengingatkan atau menyegarkan kembali pemahaman teoritik dan praktik konseling dalam membangun hubungan yang membantu. Selain itu, dalam kajian ini juga akan diperlihatkan kondisi empiris terkait dengan faktor -faktor umum yang mempengaruhi keberhasilan proses konseling. Faktor -faktor umum yang dimaksud adalah faktor model atau teknik yang digunakan dalam proses konseling, faktor harapan dan ekspektasi klien, faktor hubungan terapeutik, dan faktor ekstra terapeutik klien. Harapannya, kajian ini dapat menjadi sarana informasi bagi konselor dalam mengembangkan keterampilan-keterampilan konseling khususnya dalam membangun hubungan dengan konseling.
KEEFEKTIFAN MEDIA KARTU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN
Khotimah, Khusnul -;
Tuzihan, Zakiyah -
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menulis cerpen dengan metode kartu kata pada siswa kelas XI SMK Islam Randudongkal, (2) Untuk membuktikan jika metode media kartu kata efektif dan dapat meningkatkan hasil pembelajaran menulis puisi. Masalah yang dikaji oleh peneliti adalah: (1) Bagaimanakah pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan media kartu kata pada siswa kelas XI di SMK Islah Randudongkal ? (2) Bagaimanakah keefektifan media kartu kata dalam pembelajaran menulis cerpen pada siswa kelas XI SMK Islam Randudongkal ?. Data penelitian diperoleh dari hasil tes menulis cerpen. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata nilai kelompok eksperimen diperoleh t sebesar 15,26 dengan ttabel 1,68 dan rata-rata nilai kelompok kontrol diperoleh thitung sebesar 14,55 dengan ttabel 1,68. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pembelajaran menulis cerpen menggunakan media kartu kata dan tanpa menggunakan media kartu kata sama-sama efektif tetapi lebih efektif yang menggunakan media kartu kata dalam proses pembelajarannya, karena: (1) media kartu kata mampu memotivasi siswa untuk lebih kreatif dalam mengembangkan kosa kata yang mereka kuasai. (2) siswa akan lebih termotivasi kembali untuk menambah setiap kosa kata yang belum dikuasai.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATERI AJAR FAKTOR-FAKTOR YANG MEMBATALKAN SHALAT
-, Jumadi -
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih banyak ditemukan hasil belajar siswa yang belum mencapai KKM dan proses belajar mengajar yang dilaksanakan guru kurang efektif. kemudian dilakukan penelitian tentang penerapan pembelajaran kontekstual pada kompetensi hal-hal yang membatalkan shalat. Diharapkan dengan adanya perbaikan metode pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus perbaikan. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas hanya mencapai 77,5 dan ketuntasan belajar dari 24 siswa adalah 15 siswa yang tuntas atau 62,5%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, ketercapaian nilai rata-rata mengalami peningkatan menjadi 85,41 dengan 23 siswa dinyatakan tuntas. Sedangkan nilai rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I mencapai 4,3 dan mengalami kennaikan menjadi 5,0 pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa pada kompetensi hal-hal yang membatalkan shalat.
PENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MENYUSUN BUTIR SOAL BERMUTU MELALUI PROGRAM WORKSHOP
Anggraeni, Lili -
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian yang didasari oleh fenomena masih banyaknya guru yang mengalami kesulitan dalam merencanakan dan mengadakan ulangan harian. Selain itu, guru sering tidak menyadari penilaian yang dilakukan melalui ulangan harian tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran dan proses pembelajaran. Sehingga dilakukan sebuah riset mengenai peningkatan kemampuan guru dalam menyusun soal ulangan harian melalui workshop. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Responden yang diteliti berjumlah 8 guru. Pada siklus 1 diperoleh rata-rata sebesar 2.9 atau 72.5% guru memenuhi kriteria, kemudian siklus 2 memperoleh rata-rata 3.8 atau 90% memenuhi kriteria. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan kompetensi guru dalam menyusun butir soal ulangan harian melalui kegiatan workshop.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT PADA MATERI AJAR SIMETRI DAN PENCERMINAN BANGUN DATAR
-, Maryadi -
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi simetri dan pencerminan bangun datar, hal ini ditunjukkan dengan hasil ulangan Matematika dengan nilai rata-rata yaitu 64,4, belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Matematika materi simetri dan pencerminan bangun datar melalui model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I, persentasenya mencapai 66% kemudian pada siklus II persentase aktivitas siswa meningkat menjadi 84%. Hasil belajar siswa pada siklus I menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hasil belajar pada Siklus I terdapat 19 siswa atau 76% yang tuntas dan 6 siswa atau 24% belum tuntas. Hasil yang diperoleh pada siklus II adalah 96% atau 24 siswa telah tuntas dan masih terdapat 1 siswa atau 4% yang belum tuntas belajarnya.
PENERAPAN TEKNIK PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE DALAM MATERI AJAR MACAM-MACAM SUMBER ENERGI
-, Ratno -
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar dan motivasi siswa kelas IV dalam mengikuti pembelajaran materi ajar macam-macam sumber energi. Masalah tersebut terjadi karena guru belum menggunakan teknik yang tepat dalam pembelajaran tersebut. Oleh karena itu, penelituan ini menerapkan teknik pembelajaran example non example pada materi ajar macam-macam sumber energi. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dengan metode observasi dan tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan yaitu dengan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa dari 25 siswa pada siklus I rata-rata kelas 69 dengan prosentase ketuntasan mencapai 64%. Pada siklus II keberhasilan siswa meningkat, yaitu rata-rata hasil belajar mencapai 84,6 dengan prosentase ketuntasan mencapai 88%. Hal tersebut menunjukkan bahwa teknik pembelajaran example non example dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam materi ajar macam-macam sumber energi.
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MELALUI SISTEM PEMBINAAN PROFESIONAL GURU
-, Munawar -
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan pembinaan profesional yang dilakukan oleh kepala sekolah harus mampu mengubah, mengembangkan dan memperbaiki pola pembelajaran dalam setiap kegiatan proses belajar mengajar berlangsung. Oleh karena itu kepala sekolah harus berusaha semaksimal mungkin dalam melakukan tugas supervisinya dengan menggunakan teknik pembinaan yang tepat, serta menindaklanjuti hasil pembinaan terhadap guru yang menjadi tanggungjawab kepala sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui supervisi kelas dapat meningkatkan keterampilan dalam mengajar guru. Penelitian ini adalah tindakan sekolah yang dilakukan kepala sekolah selama 2 siklus. subjek penelitian adalah 8 orang guru, instrumen menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan persentasi untuk mengukur keberhasilan penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas maka diketahui bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 59% sedangkan pada siklus II sebesar70,71%, sehingga dapat disimpulkan terdapat peningkatan ke arah yang lebih baik pada aktivitas belajarnya.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA
-, Rukoyah -
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Motivasi belajar siswa kelas V SDN Ketanggungan 04 ketika mengikuti pembelajaran IPA rendah. Berdasarkan identifikasi masalah diketahui bahwa masalah utama yang menyebabkan motivasi belajar siswa rendah karena metode pembelajaran yang digunakan guru kurang tepat. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan metode eksperimen. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif dengan guru kelas. Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis & McTaggart dalam 2 siklus, yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat setelah diberi tindakan melalui metode eksperimen. Awalnya, pada pra tindakan diketahui hanya 32% siswa yang dikategorikan memiliki motivasi tinggi. Pada siklus I meningkat menjadi 48% dan meningkat menjadi 88% pada siklus II.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENYUSUN RPP
-, Samino -
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Melalui penelitian tindakan sekolah ini, peneliti berupaya untuk mengembangkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui workshop. Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan dalam dua siklus yang terdiri atas empat tahap, yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru SDN Kebandingan 01 Kec. Kedungbanteng Kab. Tegal yang berjumlah 8 orang. Guru tersebut menjadi peserta workshop penyusunan RPP. Teknik pengumpulan data yang digunakan, meliputi: observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian pada kondisi awal, guru yang mampu menyusun dokumen RPP dengan kriteria layak hanya 1 orang (12,5%), pada siklus I guru yang mampu menyusun dokumen RPP dengan kriteria layak menjadi 2 orang atau 25%, pada siklus II guru yang mampu menyusun dokumen RPP dengan kriteria layak menjadi 8 orang atau 100%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa workshop dapat meningkatkan kompetensi guru SD dalam menyususn RPP.
PENERAPAN STRATEGI TANDUR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA
-, Waskhudin -
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 1, No 2 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini didasari pada rendahnya motivasi belajar siswa kelas V SDN Kemurang Kulon 02 Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes ketika mengikuti pembelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui strategi Tandur. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan selama dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Alat yang digunakan yaitu lembar observasi dan lembar angket. Observasi digunakan guru untuk mengamati secara langsung motivasi belajar siswa ketika mengikuti pembelajaran Matematika, sedangkan angket digunakan untuk mengetahui prosentase peningkatan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan setiap siklus. Pada prasiklus motivasi belajar siswa hanya sebesar 14,25%. Pada siklus I meningkat menjadi 71,42%. Perilaku siswa menjadi semakin aktif dan tertarik mengikuti pembelajaran. Hal tersebut membuktikan bahwa strategi Tandur dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Matematika.