Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
The journal acts as a medium of publication the result of research covering the learning innovation theme from the elementary to higher education level. The journal also acts as a medium of disseminating research thought conducted by teachers and lecturers. In substance, the articles published in the journal are projected to inspire circles of education in conducting innovation in the teaching and learning process.
Articles
243 Documents
PENERAPAN SUPERVISI KLINIS UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALITAS GURU MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTEKSTUAL
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 7, No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan bahwa banyak guru yang belum profesional dalam melaksanakan proses pembelajaran. Permasalahan dalam penelitian tindakan Sekolah ini adalah apakah dengan melaksanakan supervisi klinis dapat meningkatkan kompetensi guru SD Negeri Karanganyar 01 dalam menyampaikan proses pembelajaran. Tindakan apa yang harus dilaksanakan oleh Kepala Sekolah untuk meningkatkan kompetensi guru SD Negeri Karanganyar 01 dalam menyampaikan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme guru dan meminimalkan kesalahan-kesalahan pada guru dalam proses pembelajaran pada umumnya dan guru SD Negeri Karanganyar 01 pada khususnya. Manfaat penelitian ini bagi guru meningkatkan kompetensi profesional dan mengetahui kondisi guru dalam proses pembelajaran guna pembinaan dan pembimbingan secara terus menerus terampil dalam menerapkan model pembelajaran. Meningkatkan kompetensi profesional dalam melaksanakan proses pembelajaran menjadi referensi bagi penelitian serupa. Untuk menyelesaikan masalah yang timbul sebagai upaya pemecahannya adalah dilaksanakan penelitian tindakan sekolah yang dibagi dalam dua siklus. Simpulan yang diperoleh setelah penelitian ini adalah dengan menerapkan supervisi klinis dapat meningkatkan profesionalisme guru dalam proses pembelajaran. Disarankan agar pembelajaran berhasil, bagi guru diharapkan dalam menyampaikan pembelajaran selalu menggunakan model dan media pembelajaran yang tepat sehingga guru selalu aktif dan kemampuan guru dapat ditingkatkan.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 7, No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keberhasilan pengimplementasian suatu strategi pembelajaran akan bergantung pada keterampilan guru dalam menggunakan metode, teknik, dan taktik pembelajaran. Keterampilan dasar mengajar sangat diperlukan, agar guru dapat melaksanakan perannya dalam proses pembelajaran secara efektif dan efisien. Di samping itu, keterampilan dasar merupakan syarat mutlak agar guru bisa mengimplementasikan berbagai strategi pembelajaran di kelas. Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penerapan model pembelaajaran koperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) dalam meningkatkan kemampuan guru. Dalam penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kemampuan guru untuk mencapai standar ideal. Dari 61,52 % pada Siklus l, dapat meningkat menjadi 75,21 % pada siklus II, dan siklus ke III meningkat menjadi 85,86 %. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa pembinaan Pengawas melalui supervisi akademik adalah efektif dapat meningkatkan kinerja guru di MA Binaan Wilayah Kemenag Kec. Demak Kab.Demak.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS EKSPOSISI MELALUI MODEL MENULIS BERBASIS GENRE
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 7, No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Capaian hasil pembelajaran menulis teks eksposisi kelas X MIPA 3 di SMA Negeri 1 Sulang belum juga menampakkan hasil yang baik. Rendahnya kemampuan siswa terlihat kesulitan siswa membuat tesis/pernyataan pendapat, kesulitan siswa menyusun paragraf yang padu, kesulitan membuat kalimat yang efektif serta kesalahan penggunaan PUEBI pada teks. Tujuan penelitian adalah meningkatkan keterampilan siswa menulis teks eksposisi melalui model menulis berbasis genre. Prosedur penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk menjaring kemampuan siswa dalam menyusun teks eksposisi dengan instrumen penelitian berupa tes pengambilan nilai keterampilan dengan format penilaian unjuk kerja. Data penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif persentase. Hasil pembelajaran dengan penerapan model menulis berbasis genre pada siklus I meningkat sebesar 59% dari tahap prasiklus. Setelah diterapkan model menulis berbasis genre kemampuan siswa dalam menyusun tesis, mengembangkan argumen dan menyusun teks eksposisi secara sistematis meningkat. Peningkatan rata-rata nilai siswa kelas X MIPA 3 pada siklus I belum sesuai dengan indikator keberhasilan pembelajaran. Oleh karena itu perlu dilanjutkan pembelajaran tahap siklus II dengan hasil rata-rata hasil belajar siswa meningkat sebesar 18%. Peningkatan tersebut terlihat dari meningkatnya kemampuan siswa dalam menyusun tesis, pengembangan argumen serta kemampuan menyusun eksposisi secara sistematis.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE PADA MAPEL EKONOMI
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 7, No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN), merumuskan tujuan pembelajaran nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas hidup manusia secara utuh dan menyeluruh. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan sebuah upaya untuk meningkatkan keberhasilan belajar siswa. Salah satunya yaitu melakukan evaluasi terhadap proses pengajaran yang dilakukan pada siswa kelas XII IIS SMA Negeri 2 Simpang Kiri. Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran kooperatif metode Think Pair Share dalam meningkatkan kemampuan pengajaran seorang guru. Metode yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus, mulai dari perencanaan tindakan, implementasi tindakan, observasi, dan refleksi. Dalam penelitian tindakan ini diperoleh hasil peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus I (33, 33% ), siklus II (66,66%), dan siklus III (93,33%). Dari hasil penelitian tindakan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaraan kooperatif Think Pair Share mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Dengan adanya penelitian tindakan kelas pada siswa kelas XII IIS SMA Negeri 2 Simpang Kiri dapat bermanfaat bagi peserta didik dan khususnya para jajaran guru agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN “IOC” PADA MATERI AJAR PRINSIP DAN PRAKTIK EKONOMI ISLAM MAPEL PAI & BUDI PEKERTI
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 7, No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan yang sering muncul dalam pembelajaran PAI adalah masih rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep PAI yang diajarkan guru. Salah satu bentuk pembelajaran yang bisa diterapkan pada siswa adalah metode inside outside circle. Dalam metode Inside Outside Circle termasuk salah satu metode pembelajaran koperatif (cooperative learning) dimana pengelompokan menjadi unsur utamanya. Tujuan penelitian antara lain menganaisis peningkatan prestasi belajar, mengetahui motivasi belajar, dan meningkatkan penguasaan mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti pada materi ajar prinsip dan praktik ekonomi Islam. Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan, maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart. Dari perolehan dan pengolahan data pengelolaan pembelajaran, dapat dilihat aspek-aspek yang diamati pada kegiatan belajar mengajar (siklus III) yang dilaksanakan oleh guru dengan menerapkan metode pembelajaran inside outside circle mendapatkan penilaian cukup baik dari pengamat adalah memotivasi siswa, membimbing siswa merumuskan kesimpulan/menemukan konsep, dan pengelolaan waktu. Kesimpulan penelitian bahawa model inside outside circle memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar, meningkatkan motivasi belajar, meningkatkan penguasaan mata pelajaran serta pemahaman makna yang terkandung di dalamnya.
PENERAPAN BIMBINGAN BERKELANJUTAN BERBASIS ZOOM MEETING UNTUK MENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PEMBELAJARAN
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 7, No 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Standar kompetensi guru adalah ukuran untuk mendapatkan pendidik yang baik, profesional, serta memiliki kompetensi untuk melaksanakan fungsi, tujuan sekolah, dan tujuan pendidikan. Salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh guru adalah keandalan dalam menyusun perencanaan program pembelajaran. Perencanaan program pembelajaran merupakan suatu penetapan yang memuat komponen-komponen pembelajaran secara sistematis. Adapun tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat suatu peningkatan kompetensi pada guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) setelah dilakukan bimbingan berkelanjutan melalui media zoom. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan sekolah (PTS) siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian siklus I diperoleh hasil berupa kenaikan rata-rata nilai guru dalam menyusun RPP sebanyak 77.12 dengan persentase nilai diatas 80 mencapai 68%. Sedangkan berdasarkan hasil penelitian siklus II diperoleh hasil rata-rata nilai guru dalam menyusun RPP sebanyak 86.96 dengan persentase 88%. Sehingga berdasarkan hasil penelitian siklus I dan siklus II diketahui bahwasannya terdapat peningkatan nilai guru dalam menyusun RPP sebanyak 20%.
PENINGKATAN KOMPETENSI BELAJAR INDUKSI MAGNET DAN ELEKTROMAGNETIK MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS PROBLEM POSING
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 8, No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
In learning Physics, students are often faced with materials that are abstract and verbal. The impact of these conditions causes students to be unable to understand the material, less active, creative, and unable to work on more varied questions. have an impact on learning outcomes that have not been completed. The goal to be achieved in this study is to apply problem posing cooperative models to increase the creativity of Magnetic and Electromagnetic Induction materials; describe the increase in results Classroom action research was carried out in two cycles. Each cycle consists of four stages, including preparation, action, training and evaluation, as well as reflection analysis. The first and second cycles consisted of three meetings The results of the action were able to increase the average creativity of students from a less average to very good. Acquiring the value of learning outcomes before the action averaged 66.91 which was completed only 50.00% increased the average value to 73.38 and which was completed 70.58% with KKM 75. After reflection in the second cycle, the learning outcomes at the end of the cycle test showed an increase in the class average of 78.08 and 88.23% completeness. From the results of the discussion it can be concluded that with problem posing-based cooperative learning the creativity of students increases, so that learning outcomes also increase.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN SISWA PADA MATERI WAWASAN NUSANTARA DENGAN MODEL DEBAT
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 8, No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Minat dan partisipasi aktif siswa kelas X MIPA 2 MAN 2 Semarang kurang dalam proses pembelajaran yang berakibat perolehan nilai. Nilai PKn yang dicapai pada ulangan harian pertama terendah dari 11 kelas dengan nilai rata-rata 27, jumlah siswa yang kompeten 3, 33 tidak kompeten dengan ketuntasan 8,3%, KKM di bawah 75. Ketuntasan belajar menengah diharapkan 85%. Masalah yang akan dikaji dengan menggunakan Model Debat untuk meningkatkan kompetensi siswa pada materi Wawasan Nusantara sesuai dengan kompetensi dasar mata pelajaran PKn adalah mengkarakterisasi makna penting Wawasan Nusantara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalam waktu 4 bulan dari bulan Januari sampai dengan April 2022 dengan menggunakan dua siklus. Subyek penelitian berjumlah 34 orang. Berdasarkan hasil temuan disimpulkan bahwa penggunaan Model Debat dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep pembelajaran Wawasan Nusantara dapat meningkatkan minat dan peran aktif siswa. Disarankan kepada guru PKn agar kreatif dalam inovasi pembelajaran dan mencoba menggunakan Model Debat dalam pembelajaran PKn.
“DEMO BULAN JULI” UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI BELAJAR SISWA PADA OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT KELAS VI
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 8, No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui Demonstrasikan Bukti Langsung Jual Beli (Demo Bulan Juli) bagi siswa kelas VI MI Negeri 3 Banjarnegara pada materi operasi hitung bilangan bulat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas, dengan melakukan dua tindakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian penggunaan metode Demo Bulan Juli dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari pra siklus aktivitas tinggi 7 siswa menjadi 19 siswa pada akhir siklus II. Hasil belajar meningkat dari pra siklus nilai rata-rata 65,65 menjadi nilai rata-rata 80,86 pada akhir siklus II berarti telah terjadi peningkatan nilai sebesar 15,21. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Metode Demonstrasikan Bukti Langsung Jual Beli (Demo Bulan Juli) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM TATA SURYA DENGAN METODE DISKUSI BERBANTUAN DADU KUSORA
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 8, No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa kelas VI pada materi sistem tata surya yang disebabkan proses pembelajaran yang dilakukan guru masih menggunakan metode ceramah, tidak ada tanya jawab dan diskusi kelompok, serta tidak ada media yang digunakan guru dalam materi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran, peningkatan hasil belajar, serta perubahan perilaku yang menyertai peningkatan hasil belajar IPA materi sistem tata surya menggunakan metode diskusi berbantuan dadu kusora. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa kelas VI SDN Sriwedari 2 tahun pelajaran 2017/2018. Dari hasil pengolahan data Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan metode diskusi berbantuan dadu kusora, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode diskusi berbantuan dadu kusora memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran IPA materi sistem tata surya, karena dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam proses pelaksanaan pembelajaran, hasil belajar, serta perubahan perilaku yang menyertai peningkatan hasil belajar siswa.