cover
Contact Name
jurnal syntax admiration
Contact Email
syntaxadmiration@gmail.com
Phone
+6282320242017
Journal Mail Official
syntaxadmiration@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence No.H-1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
jurnal syntax admiration
ISSN : 27227782     EISSN : 27225356     DOI : https://doi.org/10.36418
Syntax Admiration. Jurnal Syntax Admiration adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Syntax Admiration akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial teknik. Artikel yang diterbitkan adalah artikel dari penelitian, studi atau studi ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku-buku ilmiah.
Articles 1,381 Documents
Sistem Kendali Daya Listrik Berbasis PZEM-004T dan Blynk Achmad Zuchriadi; Ferdyanto; James Julian
Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 8 (2020): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v1i8.146

Abstract

UMKM di Indonesia berkembang sangat pesat dimana pada tahun 2015 berjumlah 59,7 juta UMKM. UMKM memberikan kontribusi sebesar 62,6% terhadap PDB dan menyerap tenaga kerja nasional sebesar 97%. Pertumbuhan ini disisi lain menuntut UMKM melakukan berbagai inovasi agar mampu bersaing dan salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan efisiensi biaya operasional. Biaya operasional yang memiliki kontribusi besar adalah biaya pemakaian daya listrik. Sebagai solusi akan dilakukan monitoring pemakaian daya listrik dengan bantuan teknologi IoT (Internet of Things). Monitoring daya listrik dengan mengamati kejadian yang bersifat anomali dijadikan acuan untuk melakukan penghematan. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk melakukan efisiensi pemakaian daya listrik bagi pemilik UMKM agar memiliki daya saing tinggi. Pemakaian teknologi IoT menjadi keharusan mengingat kemampuannya dalam berbagai bidang
Peran Bhabinkamtibmas dalam Melakukan Bimbingan Pasca Diversi Heny Moedji Rahayu; Fenty U Puluhulawa; Lusi Margareth Tijow
Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 8 (2020): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v1i8.147

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran Bhabinkamtibmas dalam melakukan bimbingan pasca diversi, dan beserta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan-pendekatan perundang-undangan (statue approach), serta pendekatan kasus (case Aproach) yang berkenaan dengan implementasi peran kepolisian dalam melakukan bimbingan pasca diversi. Hasil penelitian menunjukkan peran Bhabinkamtibmas dalam melakukan bimbingan pasca diversi telah dijalankan sesuai yang diamanatkan oleh undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, namun implementasinya masih ada masyarakat yang tidak puas dengan kinerja kepolisian, terutama pihak korban. Adapun kendala yang dihadapi Bhabinkamtibmas dalam melakukan bimbingan pasca diversi yaitu stigma masyarakat terhadap kinerja kepolisian dalam penanganan perkara anak yang berkonflik dengan hukum, kurangnya sosialisasi terhadap Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, kuatnya keinginan korban untuk memberikan sanksi hukum terhadap pelaku
Peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam Perlindungan Anak yang Berhadapan dengan Hukum Adrian Sofyan
Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 8 (2020): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v1i8.148

Abstract

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1997 tentang Peradilan Anak, pada tahun 2012 diganti dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak selanjutnya dikenal dengan (SPPA), hal ini membawa harapan yang baik terhadap permasalahan hukum yang dihadapi oleh anak. Diharapkan dengan hadirnya Undang-undang Nomor 11 tahun 2012 dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), yang semakin hari, semakin meningkat dengan berbagai macam kasus. Balai Pemasyarakatan yang adalah unit pelaksana teknis pemasyarakatan yang melaksanakan tugas dan fungsi penelitian kemasyarakatan, pembimbingan, pengawasan, dan pendampingan”. Dalam hal ini Bapas mempunyai tugas dan fungsi untuk melaksanakan pendampingan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum sejak saat dalam proses penyidikan sampai pada pelaksanaan putusan hakim. Sebagai manusia, anak sebagai anggota masyarakat, juga mempunyai hak untuk dilindungi dan dihargai dan tidak diperlakukan dengan sewenang- wenang oleh orang yang lebih dewasa terutama dalam hal ini oleh masyarakat, yang diharapkan dapat membantu mengawasi anak yang berhadapan dengan hukum. Peran serta Pembimbing Kemasyarakatan sangat perlu untuk mendampingi anak dalam menjembatani kebutuhan anak yang sedang berhadapan dengan hukum. Pada proses pembuatan berita acara di Kepolisian misalnya, selain didampingi oleh orang tua dan penasehat hukum, perlu juga didampingi oleh Ketua Rukun Tetangga atau Ketua Rukun Warga yang mengetahui sikap dan laku anak ditengah masyarakatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pembimbing kemasyarakatan yang belum optimal, dapat menyebabkan hak-hak anak untuk mendapat keadilan dan perlindungan tidak dapat terpenuhi. Anak akan kembali melakukan pelanggaran hukum, apabila anak kembali pada lingkungan awal saat anak melakukan tindak pidana. Sehingga selain pengawasan dari orang tua, pendampingan oleh Pembimbing Kemasyarakatan terhadap anak yang belum melakukan tindak pidana maupun yang telah selesai menjalani pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak, perlu ditingkatkan, khususnya peran Pembimbing Kemasyarakatan terhadap ABH.
Bimbingan Sosial sebagai Tindak Lanjut Pembinaan pada Klien (ABH) Anak Berhadapan dengan Hukum Korban Penyalahgunaan Napza oleh Pembimbing Kemasyarakatan BAPAS Herlin Warliyah; Adrian Sofyan
Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 8 (2020): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v1i8.149

Abstract

Balai Pemasyarakatan (BAPAS) merupakan suatu Lembaga yang memiliki peran sangat penting dalam tindak pidana yang dilakukan oleh Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Tugas pokok Bapas adalah melaksanakan Penelitian Kemasyarakatan memberikan Pembimbingan, Pendampingan dan Pengawasan yang dilaksanakan oleh Pembimbing Kemasyarakatan selanjutnya disebut PK. Pada Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) Nomor 11 tahun 2012 pasal 64 angka 1, dijelaskan bahwa Pembimbing Kemasyarakatan (PK) adalah Pejabat Fungsional Penegak Hukum yang melaksanakan Penelitian Kemasyarakatan dan melakukan Pembimbingan, Pendampingan dan Pengawasan terhadap anak dalam proses Sistem Peradilan Anak. Bimbingan Sosial yang dilakukan oleh Pembimbing kemasyarakatan merupakan tanggung jawab yang harus di laksanakan dalam proses Pembimbingan Anak Yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) ketika yang bersangkutan telah menyelesaikan masa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Penanganan Anak yang Berhadapan dengan Hukum telah diatur dalam undang-undang namun ada kendala yang dihadapi oleh Pembimbing Kemasyarakatan dalam hal Pembimbingan terhadap Anak yaitu kurangnya peran serta keluarga dalam memberikan perhatian dan pembimbingan anak, ditambah factor pola asuh anak yang masih rendah. Menurut Hetherington dan Poke (1993) “Pola Asuh merupakan bagaimana orang tua berinteraksi dengan anak secara total yang meliputi proses pemeliharaan, perlindungan dan pengajaran bagi anak”. Anak yang telah melalui proses hukum dan telah menjalani hukumannya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan telah kembali ketengah-tengah keluarganya sangat membutuhkan penerimaan, serta pengawasan yang wajar dari keluarganya, sehingga anak dapat merasakan penerimaan dan perlindungan untuk mendapatkan rasa amannya dari keluarga yang baik dan wajar, agar Anak dapat menata kehidupannya dengan lebih baik lagi.
Analisis Pemilihan Metode Routing untuk Meminimasi Jarak Tempuh dalam Proses Order Picking Di PT. Puninar Anji NYK Logistik Indonesia Aditya Fajar Nugraha; Wahyudin; Winarno
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i1.150

Abstract

Order picking adalah salah satu permasalahan yang sangat penting dan patut untuk segera ditemukan solusinya. Letak permasalahan yang ada di order picking ialah waktu dan jarak tempuh yang harus dilalui oleh operator. Untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu dengan menggunakan routing methods. Dalam routing methods kita dapat menggunakan beberapa metode seperti, s-shape, largest gap, combined, dan optimal  untuk melakukan perbandingan metode mana yang lebih baik. Penelitian yang di lakukan di PT. Puninar Anji NYK Logistik Indonesia selain berfokus pada waktu dan jarak, penelitian ini juga berfokus pada bagaimana pengaruhnya kedua faktor tersebut terhadap biaya yang dikeluarkan untuk melakukan order picking. Semakin sedikit waktu dan pendek jarak yang dihasilkan semakin sedikit pula biaya yang dikeluarkan, meskipun itu tidak terlalu signifikan. Dalam penelitian ini juga terdapat metode replikasi yang digunakan untuk mengetahui perbandingan dan bagaimana pengarunya terhadap jarak dan waktu tempuh, serta biaya yang dikeluarkan apabila terdapat order yang berbeda dimulai dari 60-100 order picking.
Pengaruh Servant Leadership dan Budaya Organisasi terhadap Komitmen Afektif Serta Organization Citizenship Behavior Pegawai Andella Nur Handayani; Sukisno S Riadi; Dirga Lestari AS
Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 8 (2020): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v1i8.151

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kausalitas dengan menggunakan data primer dan data sekunder, sedangkan objek penelitian pada penelitian ini adalah seluruh aparatur sipil negara di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Samarinda. Dalam rangka menguji analisis hipotesis, penulis mengggunakan alat analisis jalur dengan menggunakan smartPLS. Hasil analisis menunjukan bahwa servant leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif pegawai. Servant leadership berpengaruh tidak signifikan terhadap organizational citizenship behavior pegawai. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif pegawai.
Analisa Laporan Keuangan dalam Menilai Kinerja Keuangan PT. Mulia Industrindo.Tbk Ali Mustofa; Bambang Santoso Marsoem
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i1.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Mulia Industrindo, Tbk ditinjau dari rasio solvabilitas, likuiditas, profitabilitas. Parameter ini untuk menilai suatu kinerja perusahaan PT. Mulia Industrindo, Tbk dari tahun 2014 sampai 2019 yang merupakan pendekatan keuangan dari laporan keuangan. Rasio keuangan sendiri adalah hal yang penting untuk diperhatikan dalam menjalankan sebuah perusahaan. Rasio keuangan dipakai sebagai salah satu tolok ukur untuk mengetahui posisi keuangan dan keberhasilan sebuah perusahaan yang dapat diterapkan sebagai pedoman pada saat mengambil keputusan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dari browsing di internet laporan keuangan PT. Mulia Industrindo, Tbk yang telah diterbitkan ke public. Berdasarkan analisis rasio keuangan yang diperoleh dari IDX/Bursa Efek Indonesia dapat diinterpretasikan terhadap item-item yang terdapat dalam laporan keuangan PT. Mulia Industrindo, Tbk. kemudian hasilnya dihitung untuk menilai kinerja keuangan perusahaan. Hasil analisis likuiditas menunjukan bahwa kinerja perusahaan cukup baik, sedang hasil analisis solvabilitas menunjukan perusahaan dapat membiayai dengan modal sendiri, dan hasil analisis profitabilitas menunjukan hasil laba meningkat dan hasil yang baik.
Pertanggungjawaban Direksi BUMN (Persero) yang Melakukan Perjanjian Kerjasama Tanpa Persetujuan RUPS yang Mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara Ahmad Mawardi Nur
Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 8 (2020): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v1i8.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan merumuskan akibat hukum perjanjian kerjasama korporasi yang dilakukan direksi tanpa melalui persetujuan dari RUPS ditinjau berdasarkan UU BUMN dan hukum perjanjian serta untuk mengetahui dan merumuskan pertanggungjawaban hukum Direksi BUMN (Persero) yang melakukan perjanjian kerjasama tanpa melalui persetujuan dari RUPS yang mengakibatkan kerugian keuangan negara berdasarkan UU BUMN, UUPT dan UU Keuangan Negara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan meneliti data sekunder, bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier serta data primer yang diperoleh dari hasil wawancara. Spesifikasi penulisan ini adalah deskriptif analitis yaitu menggambarkan, menelaah dan menganalisis secara sistematis, secara faktual serta secara akurat dari objek penulisan itu sendiri. Tahap penulisan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Metode analisis data penelitian ini normatif kualitatif. Berdasarkan hasil analisa diperoleh kesimpulan pertama, akibat hukum terhadap perjanjian kerja sama yang dilakukan direksi tanpa melalui persetujuan dari RUPS adalah perjanjian tersebut tidak memenuhi syarat sah perjanjian pada Pasal 1320 KUHPerdata yaitu terkait syarat cakap untuk mengadakan suatu perjanjian sehingga perjanjian tersebut dapat dibatalkan. Kedua, pertanggungjawaban hukum Direksi BUMN (Persero) yang melakukan perjanjian kerja sama tanpa melalui persetujuan dari RUPS sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara adalah direksi bertanggung jawab atas kerugian tersebut secara pribadi selama terbukti melakukan perbuatan yang melampaui kewenangannya (ultra vires) dan melanggar Pasal 97 ayat (2) UU PT dengan tidak melaksanakan tugas dan wewenangnya dengan penuh tanggung jawab dan iktikad baik.
Pengaruh Pengadaan, Keahlian dan Budaya Organisasi terhadap Pengembangan Karir Pegawai pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Erik Hidayat; Irwan Zulkarnaen; Hery Muljono
Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 8 (2020): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v1i8.154

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh pengadaan pegawai, keahlian pegawai dan budaya organisasi, terhadap pengembangan karier pegawai suku Dinas Pendidikan kota Bogor. Terdapat 67 pegawai yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasilnya adalah: (1) Pengadaan secara langsung mempengaruhi pengembangan karier pegawai; (2) Keahlian pegawai secara langsung mempengaruhi pengembangan parier pegawai; (3) Budaya organisasi berpengaruh langsung terhadap pengembangan karier pegawai. Berdasarkan penelitian ini, faktor-faktor pengadaan pegawai, keahlian dan budaya organisasi terhadap pengembangan karier pegawai harus dikembangkan oleh pemerintah kabupaten kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia.
Memahamkan Siswa tentang Materi Luas Bangun Datar dengan Pendekatan Open Ended Menggunakan Model Potongan Keramik Kelas VII Sekolah Indonesia Mashuri Mashuri
Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 8 (2020): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v1i8.155

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan mendeskripsikan pembelajaran yang dapat memahamkan siswa tentang luas daerah bangun datar dengan pendekatan open ended menggunakan model potongan keramik. Langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan open-ended yang dapat memahamkan siswa tentang materi luas bangun datar adalah: (1) guru memberi masalah open-ended, (2) siswa menyelesaikan masalah open ended secara individu, (3) siswa melakukan diskusi kelompok untuk membahas hasil kerja individu setiap anggota kelompok lalu dipilih salah satu hasil kerja individu yang termudah disertai pemberian alasan (Reasoning), dan (4) siswa melakukan diskusi kelas, dengan cara perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Hasil penelitian ini memperlihatkan adanya beberapa informasi berikut: (1) pekerjaan siswa pada tes awal, dan tes akhir tindakan menunjukkan bahwa kesalahan konsep maupun kesalahan prosedur mula-mula banyak dijumpai pada siklus I dan sudah berkurang pada siklus II, dan siswa semakin paham materi luas bangun datar, (2) hasil observasi menunjukkan bahwa aktifitas pembelajaran berlangsung dengan kriteria baik pada siklus I dan meningkat menjadi sangat baik pada siklus II. (3) respon siswa terhadap pembelajaran materi luas daerah bangun datar dengan pendekatan open ended menggunakan model potongan keramik meningkat dari 88,85% pada siklus I menjadi 89,17% pada siklus II , (4) keenam siswa subyek wawancara yang terdiri dari masing-masing dua siswa dari kelompok bawah, tengah dan atas menyatakan senang setelah mengikuti pembelajaran materi luas daerah bangun datar dengan pendekatan open ended menggunakan model potongan keramik. luas bangun datar

Page 11 of 139 | Total Record : 1381


Filter by Year

2020 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Admiration Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Admiration Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 9 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 7 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 12 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 11 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 9 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 8 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 7 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 3 (2023): Syntax Admiration Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 12 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 11 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 10 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 9 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 8 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 7 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 4 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 11 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 9 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 8 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 7 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 6 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 5 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 4 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 8 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 7 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 6 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 5 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 4 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 3 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Admiration More Issue